Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase DSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif: Demonstrasi Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi

PJOK - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Demonstrasi Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAsesmen Sumatif: Demonstrasi Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membuktikan pemahaman konsep modifikasi dengan mempresentasikan rancangan permainan yang telah dimodifikasi, menjelaskan alasan modifikasi peralatan, peraturan, dan sistem skoring yang dipilih untuk mendukung fair play dan partisipasi inklusif.
  2. Murid mampu memperagakan strategi gerak dalam permainan modifikasi yang dirancang kelompok sambil menunjukkan sikap fair play, kerja sama tim, dan partisipasi aktif seluruh anggota secara konsisten.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Dari semua modifikasi yang sudah kalian rancang bersama kelompok, menurutmu modifikasi mana yang paling berhasil membuat SEMUA orang bisa ikut bermain? Kenapa?
  2. Bayangkan kamu adalah wasit di permainan modifikasi kelompok lain — hal apa yang paling penting kamu perhatikan untuk memastikan fair play terjaga?
  3. Kalau salah satu anggota kelompokmu tidak mau berpartisipasi aktif saat demonstrasi, apa yang akan kamu lakukan sebagai rekan satu tim?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid, mengecek kehadiran, dan memastikan semua kelompok sudah siap dengan rancangan permainan modifikasi masing-masing.
  • Guru meminta murid duduk bersama kelompoknya selama 3 menit untuk meninjau ulang rancangan permainan dan membagi peran dalam presentasi serta demonstrasi (diagnostik awal: guru berkeliling mengamati kesiapan dan kelengkapan rancangan tiap kelompok).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan kepada seluruh kelas dan memberikan waktu 2–3 menit untuk diskusi singkat berpasangan sebelum beberapa murid berbagi jawaban.
  • Guru menjelaskan tujuan pertemuan hari ini: setiap kelompok akan mempresentasikan rancangan modifikasi permainan, lalu memperagakannya di lapangan, dan seluruh proses dinilai dengan rubrik yang sudah dikenal murid.
  • Guru menampilkan atau membagikan rubrik penilaian (aspek Modifikasi, Fair Play, Partisipasi) agar murid memahami kriteria penilaian sebelum asesmen dimulai.
  • Murid melakukan pemanasan dinamis terpandu selama ±5 menit yang relevan dengan jenis permainan yang akan diperagakan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok (secara bergantian) mempresentasikan rancangan permainan modifikasinya di depan kelas selama ±3–4 menit per kelompok. Presentasi mencakup: (a) jenis permainan asal, (b) apa yang dimodifikasi (peralatan, peraturan, sistem skoring), (c) alasan modifikasi tersebut mendukung fair play dan partisipasi inklusif.
  • Kelompok pendengar diberi lembar observasi singkat (atau sticky note) untuk mencatat satu hal yang mereka anggap paling menarik dari modifikasi kelompok penyaji dan satu pertanyaan klarifikasi.
  • Setelah presentasi setiap kelompok, guru membuka sesi tanya jawab singkat (1–2 pertanyaan dari kelompok lain) untuk mendorong pemikiran kritis tentang pilihan modifikasi.
  • Guru memberikan umpan balik formatif singkat setelah tiap presentasi, mengarahkan pada kejelasan alasan modifikasi dan kaitannya dengan inklusivitas.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setelah semua kelompok selesai presentasi, murid turun ke lapangan untuk memperagakan permainan modifikasi yang dirancang masing-masing kelompok secara bersamaan atau bergiliran sesuai kondisi lapangan (alokasi ±20–25 menit untuk seluruh kelompok).
  • Setiap kelompok memperagakan permainan modifikasi mereka dengan durasi ±5 menit per kelompok, melibatkan seluruh anggota kelompok secara aktif dan menerapkan peraturan modifikasi yang sudah dirancang.
  • Selama permainan berlangsung, murid wajib menunjukkan sikap fair play secara nyata: menghormati keputusan, tidak protes berlebihan, mendukung anggota yang kesulitan, dan memastikan semua anggota mendapat kesempatan berpartisipasi.
  • Kelompok yang sedang tidak bermain bertugas sebagai pengamat aktif: mengisi lembar observasi peer (format: nama kelompok yang diamati, satu contoh konkret fair play yang terlihat, satu contoh partisipasi aktif semua anggota, satu saran perbaikan).
  • Guru dan murid observer berkeliling untuk mengamati dan mencatat bukti kinerja sesuai rubrik (aspek strategi gerak, fair play, kerja sama, partisipasi aktif).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah seluruh kelompok selesai memperagakan permainan, murid kembali ke tempat duduk/lingkaran refleksi bersama kelompoknya selama ±5 menit.
  • Setiap murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan: Apa kontribusi terbaikku hari ini? Satu momen saat aku menunjukkan fair play? Satu hal yang ingin aku perbaiki jika melakukan ini lagi?).
  • Perwakilan tiap kelompok menyampaikan satu insight dari diskusi kelompok: apa yang berhasil dari rancangan modifikasi mereka dan apa yang akan diubah jika diberi kesempatan merancang ulang.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'Dari semua permainan yang kita lihat hari ini, modifikasi seperti apa yang paling efektif mendukung partisipasi semua orang?' — menghubungkan pengalaman konkret ke konsep inklusivitas yang lebih luas.
  • Murid mengisi penilaian sejawat untuk anggota kelompoknya sendiri (skala 1–4 untuk partisipasi aktif dan fair play) sebagai bagian dari asesmen as learning.

Penutup:

  • Guru merangkum kegiatan hari ini: menghubungkan presentasi dan demonstrasi yang telah dilakukan dengan tujuan pembelajaran 8.4.6.1 dan 8.4.6.2.
  • Guru menyampaikan apresiasi konkret atas upaya dan kreativitas yang ditunjukkan tiap kelompok, menyebut satu contoh spesifik dari tiap kelompok (bukan sekadar pujian umum).
  • Murid melakukan pendinginan ringan selama ±3 menit sambil guru memandu refleksi perasaan: 'Angkat tangan jika hari ini kamu merasa bangga dengan kontribusimu — apapun bentuknya.'
  • Guru menginformasikan bahwa hasil lembar observasi peer dan penilaian sejawat akan menjadi bagian dari nilai sumatif bab ini, dan lembar refleksi diri dikumpulkan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengingatkan murid bahwa prinsip modifikasi, fair play, dan partisipasi inklusif bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari, tidak hanya di kelas olahraga.
  • Berdoa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok dengan kemampuan lebih cepat/tinggi diminta menambahkan penjelasan tentang bagaimana modifikasi mereka dapat diadaptasi lebih lanjut untuk murid berkebutuhan khusus. Kelompok yang membutuhkan dukungan lebih boleh menggunakan catatan/kartu ringkasan saat presentasi dan mendapat scaffolding berupa pertanyaan panduan dari guru ('Apa yang kamu ubah? Kenapa kamu ubahnya? Apa manfaatnya untuk teman yang berbeda kemampuan?').
  • Proses: Murid dengan kebutuhan dukungan lebih dapat dipasangkan dengan rekan sebaya yang lebih percaya diri untuk memimpin bagian tertentu dari presentasi/demonstrasi. Murid yang cenderung dominan secara eksplisit diberi peran sebagai 'penjaga partisipasi' yang bertugas memastikan setiap anggota kelompok mendapat giliran bicara dan bergerak.
  • Produk: Kelompok yang menyelesaikan demonstrasi lebih cepat dapat diminta membuat variasi permainan kedua secara spontan dengan mengubah satu aturan tambahan dan menjelaskan dampaknya. Kelompok yang membutuhkan lebih banyak waktu diperbolehkan memperpanjang durasi demonstrasi mereka dengan mengurangi sesi tanya jawab, selama semua anggota tetap aktif berpartisipasi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru berkeliling saat kelompok meninjau rancangan permainan (3 menit pertama): mengamati kelengkapan dokumen rancangan, kesiapan peran tiap anggota, dan tingkat kepercayaan diri dalam menjelaskan pilihan modifikasi.
  • Tanya jawab pemantik lisan di awal: guru mencatat respons murid untuk memetakan pemahaman awal tentang kaitan modifikasi dengan inklusivitas dan fair play sebelum asesmen sumatif dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru selama presentasi tiap kelompok: mencatat apakah murid dapat menjelaskan alasan modifikasi secara logis dan mengaitkannya dengan fair play/inklusivitas.
  • Lembar observasi peer: murid mengisi saat mengamati kelompok lain demonstrasi, melatih kemampuan analitis dan mendorong keterlibatan aktif seluruh kelas.
  • Umpan balik formatif lisan dari guru setelah tiap presentasi: mengarahkan tanpa menghakimi, berfokus pada penguatan pemahaman konsep modifikasi dan inklusivitas.
  • Pengamatan guru di lapangan saat demonstrasi berlangsung: mencatat bukti konkret fair play (keputusan, komunikasi, dukungan antar anggota) dan partisipasi aktif semua anggota kelompok.

Akhir:

  • Penilaian menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang / Mulai / Berkembang / Sangat Berkembang) untuk aspek Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi — berdasarkan hasil presentasi dan demonstrasi tiap kelompok.
  • Skor penilaian sejawat dari anggota kelompok masing-masing dikompilasi sebagai data pendukung nilai sumatif partisipasi individu.
  • Lembar refleksi diri murid dikumpulkan dan dinilai sebagai bukti kesadaran diri terhadap proses belajar (bukan dinilai dari 'benar/salah' isi, melainkan dari kelengkapan dan kejujuran refleksi).

Formatif:

  • Observasi guru saat murid meninjau rancangan kelompok di awal pertemuan (mengecek kelengkapan dan pemahaman).
  • Tanya jawab lisan setelah tiap presentasi kelompok untuk mengecek kedalaman pemahaman alasan modifikasi.
  • Lembar observasi peer yang diisi murid saat mengamati kelompok lain berdemonstrasi (fair play, partisipasi aktif).
  • Penilaian sejawat dalam kelompok (skala 1–4 untuk partisipasi aktif dan fair play tiap anggota).

Sumatif:

  • Rubrik penilaian presentasi rancangan modifikasi (aspek: kreativitas modifikasi, kejelasan alasan, keterkaitan dengan fair play dan inklusivitas) — mengacu TP 8.4.6.1.
  • Rubrik penilaian demonstrasi permainan modifikasi (aspek: penerapan strategi gerak, konsistensi fair play, kerja sama tim, partisipasi aktif seluruh anggota) — mengacu TP 8.4.6.2.
  • Lembar refleksi diri murid yang dikumpulkan sebagai bukti kesadaran diri (asesmen sebagai pembelajaran).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Modifikasi — Kreativitas dan Kejelasan AlasanTidak ada modifikasi yang jelas atau modifikasi tidak relevan dengan tujuan permainan dan inklusivitas. Murid tidak dapat menjelaskan alasan perubahan yang dilakukan.Modifikasi yang dilakukan terbatas (hanya satu aspek: peralatan ATAU peraturan ATAU skoring) dan alasan yang diberikan tidak sepenuhnya mendukung tujuan fair play atau partisipasi inklusif.Modifikasi mencakup minimal dua aspek (peralatan, peraturan, atau skoring) dan disertai alasan yang jelas. Keterkaitan dengan fair play dan inklusivitas sudah terlihat namun bisa lebih diperjelas.Modifikasi sangat kreatif, mencakup peralatan, peraturan, dan/atau sistem skoring secara koheren. Alasan sangat jelas dan langsung menghubungkan pilihan modifikasi dengan peningkatan fair play dan partisipasi inklusif semua peserta.
Fair Play — Sikap dan KonsistensiMurid tidak menunjukkan sikap fair play selama permainan: melanggar peraturan, tidak menghormati keputusan, atau menghambat partisipasi anggota lain.Murid menunjukkan sikap fair play hanya sesekali atau hanya saat diingatkan guru/teman. Masih ada momen di mana sikap tidak sportif muncul.Murid secara konsisten menunjukkan sikap fair play dalam sebagian besar situasi permainan: menghormati peraturan, menerima keputusan, dan mendukung rekan tim.Murid secara konsisten dan proaktif menunjukkan fair play di seluruh permainan: menghormati peraturan, mendukung anggota yang kesulitan, menjadi contoh positif bagi kelompok, dan merespons situasi sulit dengan sportif.
Partisipasi — Keterlibatan Aktif dan InklusivitasMurid hampir tidak terlibat dalam presentasi maupun demonstrasi, atau satu/beberapa anggota kelompok tidak mendapat kesempatan berpartisipasi karena didominasi anggota lain.Murid terlibat dalam sebagian kegiatan tetapi partisipasinya tidak merata. Beberapa anggota kelompok kurang aktif dan belum ada upaya kelompok untuk mengakomodasinya.Sebagian besar anggota kelompok berpartisipasi aktif, baik dalam presentasi maupun demonstrasi. Ada upaya kelompok untuk melibatkan semua anggota meski belum sepenuhnya konsisten.Seluruh anggota kelompok berpartisipasi aktif secara konsisten, baik dalam presentasi maupun demonstrasi. Kelompok secara aktif memastikan semua anggota mendapat peran bermakna dan saling mendukung satu sama lain.
Strategi Gerak — Penerapan dalam Permainan ModifikasiMurid tidak menerapkan strategi gerak yang relevan dengan permainan modifikasi yang dirancang. Gerakan terlihat tidak terarah atau tidak sesuai konteks permainan.Murid menerapkan strategi gerak dasar namun belum konsisten atau belum disesuaikan dengan aturan modifikasi yang telah dirancang kelompok.Murid menerapkan strategi gerak yang sesuai dengan permainan modifikasi dan mulai dapat mentransfernya ke situasi gerak yang berbeda dalam permainan.Murid secara konsisten menerapkan strategi gerak yang efektif, mampu beradaptasi dengan situasi yang berubah dalam permainan modifikasi, dan strategi tersebut jelas mendukung tujuan permainan yang telah dirancang.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk presentasi dan demonstrasi sudah seimbang, sehingga semua kelompok mendapat kesempatan yang adil?
  • Kelompok mana yang menunjukkan pemahaman paling mendalam tentang kaitan modifikasi dengan inklusivitas, dan apa yang membuat mereka berhasil?
  • Apakah rubrik penilaian sudah cukup jelas bagi murid sebelum asesmen dimulai? Adakah kriteria yang perlu diperjelas untuk asesmen berikutnya?
  • Murid mana yang menunjukkan perkembangan paling signifikan sepanjang bab ini, dan apa yang mendorongnya?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah cukup efektif untuk mendukung murid yang membutuhkan dukungan lebih maupun yang butuh tantangan tambahan?

Refleksi Murid:

  • Dari seluruh proses merancang hingga memperagakan permainan modifikasi, bagian mana yang paling bermakna bagimu? Kenapa?
  • Ceritakan satu momen konkret hari ini saat kamu atau timmu menunjukkan fair play — apa yang terjadi dan bagaimana rasanya?
  • Jika kamu boleh mengubah satu hal dari rancangan permainan kelompokmu, apa yang akan kamu ubah dan mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK SMP/MTs Kelas VIII (Kurikulum Merdeka) — Bab 4: Modifikasi, Fair Play, dan Partisipasi
  2. Buku Guru PJOK SMP/MTs Kelas VIII (Kurikulum Merdeka) — Panduan Asesmen Sumatif Bab 4 (Tabel 4.10 Rubrik Penilaian Modifikasi Permainan, Partisipasi, dan Fair Play)
  3. Rancangan permainan modifikasi yang telah dibuat tiap kelompok (dokumen/kartu rancangan kelompok dari pertemuan sebelumnya)
  4. Lembar observasi peer (disiapkan guru, dibagikan saat kegiatan inti)
  5. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru, diisi di akhir kegiatan)
  6. Lembar penilaian sejawat dalam kelompok (disiapkan guru)
  7. Peralatan modifikasi sesuai rancangan tiap kelompok (bola ringan/besar/berbeda ukuran, cone, net portable, tali, kardus, atau peralatan lain sesuai rancangan kelompok)
  8. Lapangan/area bermain yang cukup untuk memperagakan permainan modifikasi seluruh kelompok
  9. Stopwatch/timer untuk mengatur durasi presentasi dan demonstrasi tiap kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.