Modul AjarPertemuan 5Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Asesmen Sumatif: Penerapan dan Peragaan Strategi Gerak dalam Permainan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif: Penerapan dan Peragaan Strategi Gerak dalam Permainan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Asesmen Sumatif: Penerapan dan Peragaan Strategi Gerak dalam Permainan

PJOK - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Penerapan dan Peragaan Strategi Gerak dalam Permainan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAsesmen Sumatif: Penerapan dan Peragaan Strategi Gerak dalam Permainan
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerapkan dan memperagakan strategi gerak yang telah disusun secara menyeluruh dalam situasi permainan sesungguhnya dengan memperhatikan koordinasi tim, pemilihan keterampilan yang tepat, dan adaptasi terhadap perubahan situasi.
  2. Murid dapat menjelaskan secara lisan atau tertulis efektivitas strategi gerak yang diterapkan, mengidentifikasi penyesuaian yang dilakukan, serta merefleksikan kontribusi kepemimpinan dan kolaborasi dalam pencapaian tujuan permainan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana kalian menentukan strategi gerak yang paling efektif saat menghadapi lawan dengan pola permainan yang berbeda?
  2. Apa yang akan kalian lakukan ketika strategi yang sudah disusun tidak berjalan sesuai rencana di tengah permainan?
  3. Bagaimana peran kepemimpinan dan komunikasi dalam tim memengaruhi keberhasilan penerapan strategi gerak?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menerapkan strategi gerak dalam permainan sesungguhnya dan merefleksikan efektivitasnya.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan strategi gerak yang telah disusun tim pada pertemuan sebelumnya dan kesiapan tim dalam menerapkannya.
  • Guru melakukan pemanasan dinamis selama 10 menit dengan fokus pada keterampilan gerak dasar yang akan digunakan (passing, dribbling, shooting, dan gerakan bertahan).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu pemikiran kritis murid tentang penerapan strategi dan adaptasi dalam permainan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan format asesmen sumatif: permainan beregu (bola voli atau sepak bola) dengan durasi 10-15 menit per tim.
  • Guru menyampaikan kriteria penilaian: penerapan strategi gerak, koordinasi tim, pemilihan keterampilan yang tepat, adaptasi terhadap perubahan situasi, kepemimpinan, dan kolaborasi.
  • Setiap tim diberikan waktu 5 menit untuk mengulas kembali strategi yang telah disusun dan memastikan setiap anggota memahami perannya.
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat dalam tim untuk mengidentifikasi kemungkinan situasi yang memerlukan penyesuaian strategi.
  • Murid menentukan kapten tim yang akan memimpin komunikasi dan pengambilan keputusan selama permainan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi kelas menjadi beberapa tim (4-6 murid per tim) dan menetapkan jadwal pertandingan.
  • Setiap tim memainkan permainan dengan durasi 10-15 menit, menerapkan strategi gerak yang telah disusun.
  • Murid menerapkan keterampilan gerak (passing, dribbling, shooting, bertahan) sesuai dengan tujuan dan situasi permainan.
  • Selama permainan, murid harus menganalisis situasi, berkomunikasi dengan anggota tim, dan menyesuaikan strategi jika diperlukan.
  • Guru mengamati dan mencatat penerapan strategi, koordinasi tim, adaptasi terhadap perubahan situasi, serta kepemimpinan dan kolaborasi setiap tim menggunakan lembar observasi.
  • Tim yang tidak sedang bermain bertugas sebagai observer, mencatat strategi dan penyesuaian yang dilakukan oleh tim yang sedang bermain.
  • Setelah semua tim selesai bermain, guru memberikan waktu istirahat singkat.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap tim melakukan refleksi internal selama 5 menit: membahas strategi yang berhasil, yang perlu diperbaiki, dan peran masing-masing anggota.
  • Kapten tim mempresentasikan hasil refleksi secara lisan di depan kelas (3-5 menit per tim), menjelaskan: efektivitas strategi gerak yang diterapkan, penyesuaian yang dilakukan selama permainan, dan kontribusi kepemimpinan serta kolaborasi dalam pencapaian tujuan.
  • Tim observer memberikan umpan balik konstruktif terhadap penerapan strategi tim lain.
  • Murid mengisi lembar refleksi tertulis individu tentang pengalaman menerapkan strategi, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang diperoleh.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip kunci dalam penerapan strategi gerak yang efektif dan pentingnya adaptasi dalam situasi dinamis.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan kemajuan setiap tim.

Penutup:

  • Guru membimbing murid melakukan pendinginan statis selama 5 menit.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyampakan kesimpulan tentang pentingnya strategi gerak, adaptasi, dan kolaborasi dalam permainan.
  • Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep penting yang telah dipelajari: analisis situasi, pemilihan keterampilan, penyesuaian strategi, kepemimpinan, dan kolaborasi.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap penampilan seluruh kelas dan menyampaikan area yang perlu ditingkatkan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi untuk terus meningkatkan keterampilan gerak dan kerja sama tim.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan tinggi dapat diberikan tantangan tambahan untuk menganalisis strategi lawan dan menyusun counter-strategy. Murid dengan kemampuan rendah dapat diberikan panduan visual atau checklist strategi yang lebih sederhana.
  • Proses: Murid dengan kemampuan tinggi dapat diberikan peran sebagai kapten atau observer utama. Murid dengan kemampuan rendah dapat diberikan peran yang lebih spesifik dan terbatas dalam tim, dengan pendampingan teman sebaya atau guru.
  • Produk: Murid dengan kemampuan tinggi dapat membuat analisis tertulis yang lebih mendalam tentang efektivitas strategi dengan data kuantitatif (jumlah poin, kesalahan, dll). Murid dengan kemampuan rendah dapat menyampaikan refleksi secara lisan atau dengan format yang lebih sederhana (poin-poin kunci).

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang strategi gerak yang telah disusun tim pada pertemuan sebelumnya
  • Pengecekan pemahaman murid tentang peran masing-masing dalam tim
  • Observasi kesiapan fisik dan mental murid untuk melakukan permainan

Proses:

  • Observasi penerapan strategi gerak selama permainan menggunakan lembar observasi
  • Pencatatan koordinasi tim dan komunikasi antar anggota
  • Identifikasi momen-momen adaptasi dan penyesuaian strategi
  • Pengamatan kepemimpinan dan kolaborasi dalam situasi permainan
  • Catatan dari tim observer tentang strategi yang digunakan

Akhir:

  • Penilaian presentasi hasil refleksi tim menggunakan rubrik
  • Evaluasi lembar refleksi tertulis individu
  • Penilaian kinerja keseluruhan dalam permainan berdasarkan rubrik
  • Pemberian umpan balik lisan terhadap penampilan setiap tim
  • Konfirmasi pemahaman murid tentang konsep strategi gerak efektif melalui tanya jawab

Formatif:

  • Observasi selama diskusi tim untuk mengulas strategi
  • Observasi selama permainan: penerapan strategi, koordinasi tim, adaptasi, kepemimpinan, dan kolaborasi
  • Catatan observer dari tim lain
  • Refleksi lisan dalam diskusi tim

Sumatif:

  • Penampilan dalam permainan: penerapan dan peragaan strategi gerak secara menyeluruh
  • Presentasi hasil refleksi tim tentang efektivitas strategi dan penyesuaian yang dilakukan
  • Lembar refleksi tertulis individu tentang kontribusi kepemimpinan dan kolaborasi
  • Rubrik penilaian kinerja yang mencakup semua aspek tujuan pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan Strategi GerakTidak menerapkan strategi yang telah disusun; bergerak tanpa tujuan yang jelasMencoba menerapkan strategi namun tidak konsisten; sering lupa peran dalam timMenerapkan strategi dengan cukup konsisten; sesekali perlu diingatkan tentang perannyaMenerapkan strategi secara konsisten dan menyeluruh sesuai dengan rencana yang telah disusun; memahami peran dengan baik
Koordinasi TimTidak berkoordinasi dengan anggota tim; bermain secara individualSesekali berkoordinasi namun masih dominan bermain sendiriBerkoordinasi dengan baik dengan sebagian besar anggota tim; komunikasi cukup efektifBerkoordinasi dengan sangat baik dengan seluruh anggota tim; komunikasi efektif dan responsif terhadap kebutuhan tim
Pemilihan Keterampilan yang TepatMemilih keterampilan yang tidak sesuai dengan situasi permainanMemilih keterampilan yang tepat pada beberapa situasi namun sering kurang sesuaiMemilih keterampilan yang tepat pada sebagian besar situasi permainanSecara konsisten memilih keterampilan yang paling tepat dan efektif sesuai dengan situasi permainan yang dinamis
Adaptasi terhadap Perubahan SituasiTidak mampu menyesuaikan strategi ketika situasi berubah; tetap pada rencana awal meskipun tidak efektifMenyadari perubahan situasi namun lambat atau kesulitan dalam menyesuaikan strategiMampu menyesuaikan strategi dengan cukup baik ketika situasi berubahMampu menganalisis perubahan situasi dengan cepat dan menyesuaikan strategi secara fleksibel dan efektif
KepemimpinanTidak menunjukkan inisiatif kepemimpinan; pasif dalam pengambilan keputusan timMenunjukkan inisiatif kepemimpinan pada momen tertentu namun tidak konsistenMenunjukkan kepemimpinan yang cukup baik; membantu mengarahkan tim dalam beberapa situasi pentingMenunjukkan kepemimpinan yang kuat; aktif mengarahkan tim, membuat keputusan yang tepat, dan memotivasi anggota tim
KolaborasiTidak berkontribusi dalam kerja sama tim; cenderung egois atau pasifBerkontribusi secara terbatas dalam kerja sama timBerkontribusi dengan baik dalam kerja sama tim; mendukung dan menghargai anggota lainBerkontribusi secara aktif dan positif dalam kerja sama tim; memfasilitasi kolaborasi yang harmonis dan produktif
Refleksi dan Penjelasan Efektivitas StrategiTidak mampu menjelaskan atau merefleksikan strategi yang diterapkanMenjelaskan strategi secara sangat terbatas; refleksi kurang mendalamMenjelaskan efektivitas strategi dengan cukup baik; mengidentifikasi beberapa penyesuaian yang dilakukanMenjelaskan secara komprehensif efektivitas strategi, penyesuaian yang dilakukan, dan kontribusi kepemimpinan serta kolaborasi dengan analisis yang mendalam

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memiliki kesempatan yang sama untuk menerapkan strategi dan menunjukkan kemampuannya?
  • Bagaimana efektivitas format asesmen sumatif ini dalam mengukur pencapaian tujuan pembelajaran?
  • Strategi atau pendekatan apa yang perlu saya tingkatkan untuk memfasilitasi pembelajaran yang lebih mendalam pada topik ini?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang lebih konstruktif dan memotivasi murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berhasil dari strategi gerak yang timmu terapkan dalam permainan?
  • Penyesuaian apa yang kamu dan timmu lakukan ketika situasi permainan berubah? Mengapa kamu memilih penyesuaian tersebut?
  • Bagaimana kamu berkontribusi dalam kepemimpinan dan kolaborasi tim? Apa yang bisa kamu tingkatkan?
  • Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi dalam menerapkan strategi gerak? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dan tentang kerja sama tim melalui permainan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas VIII, Bab 3: Menyusun dan Menerapkan Strategi Gerak
  2. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas VIII
  3. Lapangan olahraga (untuk sepak bola atau bola voli)
  4. Bola (sepak bola atau bola voli sesuai pilihan permainan)
  5. Peluit
  6. Cone/marker untuk menandai area lapangan
  7. Lembar observasi untuk guru dan murid (observer)
  8. Lembar refleksi tertulis individu
  9. Stopwatch/timer
  10. Rompi atau penanda pembeda tim

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.