Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase DSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Konsep Dasar dan Komponen Strategi Gerak dalam Olahraga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Konsep Dasar dan Komponen Strategi Gerak dalam Olahraga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Konsep Dasar dan Komponen Strategi Gerak dalam Olahraga

PJOK - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Konsep Dasar dan Komponen Strategi Gerak dalam Olahraga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKonsep Dasar dan Komponen Strategi Gerak dalam Olahraga
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep strategi gerak dalam olahraga (ruang, waktu, koordinasi, dan aksi) beserta pentingnya pengaturan posisi dan pembagian peran tim melalui diskusi dan simulasi sederhana
  2. Murid dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan strategi gerak, seperti kondisi permainan, posisi lawan, dan kekuatan tim, berdasarkan pengamatan situasi permainan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana tim sepak bola atau bola voli mengatur posisi pemain di lapangan? Mengapa pengaturan posisi itu penting?
  2. Apa yang terjadi jika dalam permainan tim tidak ada yang mengatur siapa bertugas menyerang dan siapa bertahan?
  3. Bagaimana cara kalian menentukan strategi ketika bermain melawan tim yang lebih kuat atau lebih lemah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, dilanjutkan pengecekan kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah bermain dalam tim olahraga? Apa yang kalian lakukan agar tim menang?' untuk mengeksplorasi pengalaman awal murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memahami konsep strategi gerak dan faktor yang memengaruhinya
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang pengaturan posisi dan strategi dalam permainan
  • Guru memandu pemanasan ringan selama 5-7 menit (peregangan dinamis dan jogging ringan) sambil menjelaskan pentingnya persiapan fisik sebelum aktivitas

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan video singkat (3-5 menit) tentang strategi gerak dalam permainan bola voli atau sepak bola, menunjukkan pengaturan posisi, perpindahan pemain, dan kerja sama tim
  • Murid mengamati dengan saksama dan mencatat hal-hal menarik yang mereka lihat terkait pengaturan strategi
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas dengan membahas 4 komponen strategi gerak: ruang (space), waktu (time), koordinasi tim, dan aksi (action), mengaitkan dengan contoh dari video
  • Guru menjelaskan pentingnya pengaturan posisi: mencakup area lapangan secara merata, memudahkan passing, dan mengantisipasi serangan lawan
  • Guru menjelaskan pembagian peran tim: penyerang, bertahan, pengatur serangan (playmaker), dan bagaimana peran tersebut saling melengkapi
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mendiskusikan pertanyaan: 'Mengapa strategi gerak penting dalam permainan tim?' dan 'Apa yang terjadi jika tidak ada strategi?'
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat (2 menit per kelompok)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok-kelompok kecil (4-6 orang per kelompok) untuk simulasi permainan sederhana
  • Sesi 1: Murid bermain bola voli mini 3 lawan 3 TANPA strategi khusus (bebas bergerak) selama 5 menit. Guru mengobservasi pergerakan dan pola permainan
  • Guru menghentikan permainan dan memfasilitasi diskusi kelompok: 'Apa kesulitan yang kalian hadapi tadi? Apakah ada area lapangan yang kosong atau terlalu penuh?'
  • Sesi 2: Guru memberikan panduan strategi sederhana (rotasi posisi, pembagian area bertahan, komunikasi 'mine' atau 'saya'). Murid bermain ulang 3 lawan 3 dengan menerapkan strategi selama 7 menit
  • Selama permainan berlangsung, guru memberikan umpan balik langsung dan mendorong murid untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan strategi: posisi lawan yang lemah, bola tinggi atau rendah, kelelahan pemain
  • Guru meminta setiap kelompok mengamati satu kelompok lain dan mencatat: kondisi permainan yang mereka lihat, bagaimana tim menyesuaikan posisi, dan kapan strategi berhasil atau gagal
  • Murid mengisi lembar observasi sederhana dengan panduan: faktor internal (kekuatan/kelemahan tim sendiri) dan faktor eksternal (kondisi lawan, kondisi lapangan)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan semua murid dan memfasilitasi diskusi reflektif: 'Apa perbedaan yang kalian rasakan antara bermain tanpa strategi dan dengan strategi?'
  • Murid berbagi pengalaman: strategi mana yang paling membantu, kesulitan apa yang dihadapi saat menerapkan strategi, dan bagaimana mereka menyesuaikan strategi ketika situasi berubah
  • Guru mengarahkan refleksi pada faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan strategi: 'Apakah strategi yang sama bisa digunakan melawan semua tim? Mengapa?'
  • Murid secara individu menuliskan refleksi singkat (3-5 kalimat) di buku catatan: 'Apa yang saya pelajari hari ini tentang strategi gerak? Bagaimana saya bisa menerapkannya dalam permainan selanjutnya?'
  • Guru memberikan penguatan dengan merangkum konsep kunci: strategi gerak adalah pengaturan ruang, waktu, koordinasi, dan aksi untuk mencapai tujuan permainan, dan strategi harus disesuaikan dengan kondisi permainan, posisi lawan, dan kekuatan tim

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid secara acak menyebutkan satu komponen strategi gerak dan satu faktor yang memengaruhi pemilihan strategi
  • Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi dan pemahaman murid selama pembelajaran
  • Guru menyampaikan preview pembelajaran berikutnya: menerapkan strategi gerak dalam permainan yang lebih kompleks dan menganalisis efektivitasnya
  • Murid melakukan pendinginan (cooling down) dengan peregangan statis selama 3-5 menit
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi nilai: pentingnya kerja sama, komunikasi, dan sikap sportif dalam olahraga dan kehidupan sehari-hari
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memiliki pengalaman bermain dalam tim olahraga diberikan tugas tambahan untuk mengidentifikasi strategi lawan dalam video, sementara murid yang belum berpengalaman fokus pada memahami 4 komponen dasar strategi gerak
  • Proses: Untuk murid yang kesulitan memahami konsep abstrak, guru menggunakan demonstrasi langsung dan analogi sederhana (misalnya: strategi seperti mengatur formasi dalam permainan congklak). Untuk murid cepat tangkap, guru memberikan tantangan analisis situasi permainan yang lebih kompleks dengan variabel lebih banyak
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat membuat diagram sederhana posisi pemain dengan label peran. Murid yang lebih maju dapat membuat analisis tertulis tentang perbandingan efektivitas 2-3 strategi berbeda dalam situasi permainan yang sama

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang pernah bermain dalam tim olahraga? Apa yang kalian lakukan agar tim menang?' untuk mengeksplorasi pengalaman dan pemahaman awal murid tentang strategi dalam permainan
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan belajar

Proses:

  • Observasi selama diskusi kelompok: apakah murid dapat mengidentifikasi komponen strategi gerak dari video dan menjelaskan pentingnya pengaturan posisi
  • Observasi selama simulasi permainan Sesi 1 dan Sesi 2: apakah murid menunjukkan perubahan pola gerak setelah diberikan panduan strategi
  • Penilaian lembar observasi: apakah murid dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan strategi berdasarkan pengamatan permainan kelompok lain
  • Tanya jawab selama kegiatan: apakah murid dapat menjelaskan alasan di balik keputusan strategi yang mereka ambil

Akhir:

  • Penilaian kemampuan menjawab pertanyaan lisan: murid diminta menyebutkan satu komponen strategi gerak dan satu faktor yang memengaruhi pemilihan strategi untuk mengukur pemahaman konsep kunci
  • Penilaian refleksi tertulis: analisis kualitas refleksi murid tentang perbedaan bermain tanpa strategi dan dengan strategi, serta rencana penerapan dalam permainan selanjutnya

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan kerja sama murid selama diskusi kelompok dan simulasi permainan
  • Tanya jawab lisan tentang komponen strategi gerak dan faktor yang memengaruhi pemilihan strategi
  • Penilaian lembar observasi yang diisi murid saat mengamati permainan kelompok lain

Sumatif:

  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pemahaman konsep strategi gerak dan penerapannya
  • Penilaian kemampuan menjawab pertanyaan lisan di akhir pembelajaran tentang konsep kunci yang dipelajari

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Strategi Gerak (4 komponen: ruang, waktu, koordinasi, aksi)Murid belum dapat menyebutkan atau menjelaskan komponen strategi gerakMurid dapat menyebutkan 1-2 komponen strategi gerak tetapi penjelasannya masih kurang tepatMurid dapat menyebutkan dan menjelaskan 3 komponen strategi gerak dengan cukup tepatMurid dapat menyebutkan dan menjelaskan keempat komponen strategi gerak dengan tepat dan memberikan contoh konkret dari pengalaman bermain
Identifikasi Faktor yang Memengaruhi Pemilihan StrategiMurid belum dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan strategiMurid dapat menyebutkan 1 faktor (misalnya: posisi lawan) tetapi belum dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap strategiMurid dapat mengidentifikasi 2-3 faktor (kondisi permainan, posisi lawan, atau kekuatan tim) dan menjelaskan pengaruhnya terhadap pemilihan strategi dengan cukup baikMurid dapat mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pemilihan strategi serta menjelaskan dengan detail bagaimana faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan strategi
Penerapan Strategi dalam Simulasi PermainanMurid belum menunjukkan perubahan pola gerak setelah diberikan panduan strategi; masih bermain secara acak tanpa koordinasiMurid mulai mencoba menerapkan strategi yang diajarkan tetapi masih inkonsisten dan sering lupa posisi atau peranMurid dapat menerapkan strategi dengan cukup konsisten, menunjukkan koordinasi dengan teman satu tim, dan menyesuaikan posisi sesuai situasi permainanMurid dapat menerapkan strategi secara konsisten, menunjukkan koordinasi yang baik dengan tim, aktif berkomunikasi, dan mampu menyesuaikan strategi dengan cepat berdasarkan perubahan situasi permainan
Kolaborasi dan Komunikasi dalam TimMurid bermain sendiri, tidak berkomunikasi dengan anggota tim, dan tidak mendukung kerja sama timMurid mulai berkomunikasi dengan anggota tim tetapi masih jarang dan belum efektif dalam mendukung kerja samaMurid aktif berkomunikasi dengan anggota tim, mendukung kerja sama, dan menunjukkan kesadaran akan peran masing-masing dalam strategiMurid sangat aktif berkomunikasi, membantu mengarahkan anggota tim, memberikan dukungan verbal dan nonverbal, dan menjadi inisiator dalam koordinasi tim

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep 4 komponen strategi gerak? Adakah yang masih kesulitan dan memerlukan pendekatan berbeda?
  • Apakah simulasi permainan yang saya rancang cukup efektif untuk menunjukkan perbedaan bermain tanpa strategi dan dengan strategi? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengakomodasi murid dengan tingkat keterampilan dan pemahaman yang beragam di pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah tepat? Apakah ada tahap yang perlu diperpanjang atau dipersingkat?
  • Apakah asesmen yang saya lakukan sudah mencerminkan pencapaian tujuan pembelajaran secara menyeluruh?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik yang saya pelajari hari ini tentang strategi gerak dalam olahraga?
  • Apa perbedaan yang saya rasakan ketika bermain tanpa strategi dan dengan strategi? Mana yang lebih efektif?
  • Faktor apa saja yang harus saya pertimbangkan ketika memilih strategi dalam permainan?
  • Apa tantangan terbesar yang saya hadapi saat mencoba menerapkan strategi dalam simulasi permainan tadi?
  • Bagaimana saya bisa menerapkan pemahaman tentang strategi gerak ini dalam permainan olahraga favorit saya atau dalam kehidupan sehari-hari (misalnya: kerja sama dalam kelompok)?
  • Apa yang masih membuat saya bingung dan ingin saya pelajari lebih lanjut tentang strategi gerak?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas VIII Kurikulum Merdeka (Bab III: Menyusun dan Menerapkan Strategi Gerak)
  2. Buku Guru PJOK Kelas VIII Kurikulum Merdeka
  3. Video pembelajaran tentang strategi gerak dalam permainan bola voli atau sepak bola (dapat diakses dari YouTube atau platform edukasi)
  4. Lapangan olahraga atau aula yang cukup untuk simulasi permainan 3 lawan 3
  5. Bola voli atau bola sejenisnya untuk simulasi permainan
  6. Net atau tali pembatas lapangan untuk simulasi permainan voli mini
  7. Lembar observasi sederhana untuk murid (format tabel sederhana untuk mencatat faktor-faktor yang memengaruhi strategi)
  8. Peluit untuk mengatur jalannya simulasi permainan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.