Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Gerak Parabola dalam Aktivitas Olahraga

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Gerak Parabola dalam Aktivitas Olahraga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 8: Gerak Parabola dalam Aktivitas Olahraga

PJOK - Kelas 8

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Gerak Parabola dalam Aktivitas Olahraga

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikGerak Parabola dalam Aktivitas Olahraga
Alokasi Waktu2x40 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan konsep gerak parabola (kombinasi gerak horizontal dan vertikal yang dipengaruhi gravitasi) dan mengidentifikasi penerapannya dalam aktivitas olahraga seperti tembakan bola basket dan tendangan sepak bola
  2. Murid mampu memperagakan gerakan yang menunjukkan lintasan parabola dengan mempertimbangkan sudut dan kekuatan lemparan dalam situasi permainan invasi atau atletik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melempar bola ke ring basket atau menendang bola ke gawang? Mengapa bola bergerak melengkung, bukan lurus?
  2. Apa yang terjadi jika kalian mengubah sudut lemparan atau kekuatan tendangan? Apakah bola akan sampai ke sasaran?
  3. Bagaimana atlet profesional mengatur lemparan atau tendangan agar tepat sasaran?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan presensi dan memeriksa kesiapan fisik murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid saat melempar atau menendang bola dalam permainan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: memahami konsep gerak parabola dan memperagakannya dalam aktivitas olahraga
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang lintasan melengkung bola
  • Guru memimpin pemanasan dinamis selama 5 menit dengan gerakan melingkar sendi dan peregangan ringan

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menayangkan video atau gambar gerak parabola dalam aktivitas olahraga (lay-up basket, lompat jauh, tendangan bola) dan meminta murid mengamati dengan saksama
  • Guru menjelaskan konsep gerak parabola sebagai kombinasi gerak horizontal dan vertikal yang dipengaruhi gravitasi, menggunakan diagram sederhana di papan atau slide
  • Murid diminta mengidentifikasi tiga fase gerak parabola: fase awal (tolakan/lemparan), fase melayang (lintasan lengkung), dan fase mendarat/sampai sasaran
  • Guru memberikan contoh nyata: tembakan bola basket dari berbagai sudut, tendangan sepak bola jarak jauh, dan lompat jauh
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi gerak parabola: sudut lemparan, kekuatan awal, dan gravitasi
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi singkat (2 menit per kelompok) dengan bimbingan guru

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid ke dalam beberapa station aktivitas: (1) Station tembakan bola basket, (2) Station tendangan bola ke target, (3) Station lompat jauh sederhana
  • Di Station 1 (Basket): Murid berlatih tembakan bola basket dari berbagai jarak dan sudut, mengamati lintasan bola. Guru meminta mereka mencoba sudut 30°, 45°, dan 60° dengan kekuatan berbeda
  • Di Station 2 (Sepak Bola): Murid menendang bola ke target (cone atau gawang kecil) dari jarak berbeda, memperhatikan hubungan antara sudut kaki dan jarak tempuh bola
  • Di Station 3 (Lompat Jauh): Murid mempraktikkan lompat jauh dengan fokus pada kecepatan awalan, sudut tolakan, dan lintasan tubuh di udara (gunakan matras atau tanah lunak)
  • Setiap kelompok rotasi antar station setiap 8 menit, sehingga semua murid mengalami ketiga aktivitas
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik langsung terkait sudut, kekuatan, dan teknik yang digunakan murid
  • Murid diminta mencatat pengamatan mereka: sudut dan kekuatan mana yang paling efektif untuk mencapai sasaran

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan murid dan memfasilitasi diskusi reflektif: Apa yang kalian rasakan saat melakukan gerakan parabola? Sudut dan kekuatan mana yang paling efektif?
  • Murid diminta merefleksikan secara individu dengan menjawab pertanyaan: Bagaimana pemahaman gerak parabola ini bisa membantu meningkatkan keterampilan olahraga kalian?
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka di depan kelas (sukarela)
  • Guru memberikan penguatan konsep: gerak parabola optimal terjadi pada sudut sekitar 45° untuk jarak maksimal, tetapi dalam olahraga nyata disesuaikan dengan situasi permainan
  • Murid menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu strategi yang akan mereka terapkan dalam permainan berikutnya

Penutup:

  • Guru memandu pendinginan dengan peregangan statis selama 5 menit
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjelaskan secara lisan konsep gerak parabola dan memberikan satu contoh penerapannya
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya tentang gerak proyektil
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum memahami konsep diberikan video tambahan dan diagram yang lebih sederhana. Murid yang sudah paham diminta menganalisis video atlet profesional
  • Proses: Murid yang kesulitan motorik diberi jarak target lebih dekat dan bola lebih ringan. Murid yang mahir diminta mencoba variasi sudut lebih kompleks dan target bergerak
  • Produk: Murid yang belum lancar cukup memperagakan 1 jenis aktivitas dengan benar. Murid yang mahir diminta membuat video tutorial sederhana tentang teknik optimal gerak parabola

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid melempar atau menendang bola
  • Observasi kemampuan awal saat pemanasan: koordinasi gerak dan keseimbangan dasar

Proses:

  • Observasi langsung selama praktik di tiga station menggunakan lembar observasi
  • Penilaian diri murid melalui catatan pengamatan mereka tentang sudut dan kekuatan yang efektif
  • Umpan balik verbal dari guru saat murid melakukan gerakan

Akhir:

  • Unjuk kerja individu: murid memperagakan gerakan parabola pilihan mereka dengan mempertimbangkan sudut dan kekuatan
  • Penjelasan lisan konsep gerak parabola dan satu contoh penerapannya dalam olahraga
  • Refleksi tertulis singkat tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi selama praktik di station: ketepatan sudut, kekuatan, dan lintasan gerakan
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat rotasi station menggunakan checklist sederhana
  • Tanya jawab lisan selama diskusi kelompok untuk mengecek pemahaman konsep

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid memperagakan satu gerakan parabola (pilihan: tembakan basket, tendangan bola, atau lompat jauh) dengan teknik yang benar
  • Penilaian lisan: murid menjelaskan konsep gerak parabola dan faktor yang mempengaruhinya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Gerak ParabolaBelum dapat menjelaskan konsep gerak parabola dan tidak dapat mengidentifikasi contoh penerapannyaDapat menjelaskan konsep gerak parabola secara sederhana tetapi belum dapat mengidentifikasi faktor yang mempengaruhinyaDapat menjelaskan konsep gerak parabola dengan benar dan mengidentifikasi 1-2 faktor yang mempengaruhinyaDapat menjelaskan konsep gerak parabola secara lengkap, mengidentifikasi semua faktor yang mempengaruhi, dan memberikan contoh konkret dalam berbagai olahraga
Keterampilan Memperagakan Gerak ParabolaBelum dapat memperagakan gerakan dengan lintasan parabola yang benarDapat memperagakan gerakan tetapi belum mempertimbangkan sudut dan kekuatan dengan tepatDapat memperagakan gerakan dengan mempertimbangkan sudut atau kekuatan (salah satu) sehingga menghasilkan lintasan parabola yang cukup baikDapat memperagakan gerakan dengan mempertimbangkan sudut dan kekuatan secara optimal sehingga menghasilkan lintasan parabola yang efektif dan tepat sasaran
Kolaborasi dan PartisipasiTidak aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan aktivitas praktikBerpartisipasi dalam aktivitas tetapi belum aktif berkontribusi dalam diskusi kelompokAktif berpartisipasi dalam aktivitas dan memberikan kontribusi dalam diskusi kelompokSangat aktif berpartisipasi, berkontribusi dalam diskusi kelompok, dan membantu teman yang mengalami kesulitan
Penalaran Kritis dalam Menganalisis GerakanBelum dapat menganalisis hubungan antara sudut, kekuatan, dan hasil lemparan/tendanganMulai dapat mengamati perbedaan hasil dengan sudut dan kekuatan berbeda tetapi belum dapat menganalisis polaDapat menganalisis hubungan antara sudut, kekuatan, dan hasil serta menentukan teknik yang lebih efektifDapat menganalisis secara mendalam, membandingkan berbagai variasi, dan menentukan strategi optimal untuk berbagai situasi permainan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami konsep gerak parabola dengan jelas melalui pendekatan yang saya gunakan?
  • Bagaimana efektivitas penggunaan station dalam memberikan pengalaman praktik yang beragam?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih intensif pada pembelajaran berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan belajar murid dengan kemampuan beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang gerak parabola hari ini?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi saat mempraktikkan gerakan parabola? Bagaimana kamu mengatasinya?
  • Bagaimana pemahaman gerak parabola ini bisa membantu meningkatkan keterampilan olahragamu?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih dalam tentang konsep gerak dalam olahraga?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas VIII
  2. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP/MTs Kelas VIII
  3. Video pembelajaran tentang gerak parabola dalam olahraga (dari YouTube atau sumber digital lainnya)
  4. Bola basket, bola sepak, cone/penanda, matras atau bak lompat jauh
  5. Lapangan olahraga atau halaman sekolah yang aman
  6. Lembar observasi dan catatan pengamatan murid
  7. Diagram atau poster visual tentang gerak parabola

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.