MODUL AJAR PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Upaya Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA dan Cara Remaja Menghindari Narkoba INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Upaya Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA dan Cara Remaja Menghindari Narkoba |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba meliputi pendekatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan represif secara runtut.
- Murid dapat menerapkan langkah-langkah cara remaja menghindari narkoba (seperti selektif dalam pergaulan, memperkuat iman, memiliki kegiatan positif, dan berolahraga) sebagai bagian dari pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa narkoba sangat berbahaya bagi remaja dan apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya?
- Pernahkah kalian melihat atau mendengar berita tentang penyalahgunaan narkoba? Menurutmu, bagaimana cara paling efektif agar remaja tidak terjerumus?
- Apa hubungan antara memperkuat iman, rajin berolahraga, dan terhindar dari narkoba?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA dan cara remaja menghindari narkoba.
- Guru memberikan asesmen awal berupa 2 pertanyaan lisan: (1) Sebutkan satu cara mencegah penyalahgunaan narkoba yang kamu ketahui! (2) Menurutmu, mengapa remaja bisa terjerumus narkoba?
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid.
- Guru melakukan ice breaking singkat berupa tepuk semangat anti narkoba.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan infografis atau poster tentang 5 upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba: promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan represif.
- Murid menyimak penjelasan guru tentang masing-masing pendekatan pencegahan beserta contoh nyatanya dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru mengajak murid berdiskusi singkat: Apa perbedaan antara pendekatan promotif dan preventif? Mengapa pendekatan represif diperlukan?
- Murid mencatat poin-poin penting dari kelima pendekatan pencegahan di buku catatan masing-masing.
- Guru memperkenalkan materi cara remaja menghindari narkoba: selektif dalam pergaulan, memperkuat iman dan takwa, memiliki kegiatan positif, rajin berolahraga, serta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk berdiskusi tentang skenario situasi: Bagaimana cara menolak jika ada teman yang mengajak mencoba narkoba?
- Setiap kelompok menyusun daftar langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan remaja untuk menghindari narkoba berdasarkan materi yang telah dipelajari.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara bergantian.
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap jawaban setiap kelompok, menghubungkan dengan kelima pendekatan pencegahan.
- Murid diminta menuliskan komitmen pribadi berupa 3 tindakan nyata yang akan dilakukan untuk menjauhi narkoba dalam kehidupan sehari-hari.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menuliskan refleksi singkat di lembar kerja: Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang pencegahan narkoba? Langkah apa yang paling mudah saya terapkan?
- Guru mengajak 3-4 murid berbagi refleksinya secara lisan di depan kelas.
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) menggunakan skala bintang 1-4 tentang pemahaman mereka terhadap materi pencegahan NAPZA.
- Guru memfasilitasi diskusi singkat: Apa yang masih membingungkan? Apa yang ingin dipelajari lebih lanjut?
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan materi: lima upaya pencegahan narkoba dan cara remaja menghindari narkoba.
- Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis tertulis singkat (5 soal) tentang pendekatan pencegahan dan langkah menghindari narkoba.
- Guru menyampaikan pesan moral: pentingnya menjaga kesehatan dan masa depan dengan menjauhi narkoba.
- Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif selama pembelajaran.
- Guru menutup pelajaran dengan berdoa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberikan bahan bacaan tambahan tentang kasus nyata penyalahgunaan narkoba dan dampaknya terhadap masa depan remaja. Murid yang memerlukan waktu lebih diberikan ringkasan materi bergambar dengan poin-poin utama kelima pendekatan pencegahan.
- Proses: Murid yang cepat diminta menjadi tutor sebaya untuk membantu teman sekelompoknya menyusun daftar langkah pencegahan. Murid yang memerlukan bantuan mendapat bimbingan langsung dari guru dengan pertanyaan pengarah bertahap.
- Produk: Murid yang cepat menyusun poster mini berisi ajakan anti narkoba. Murid yang memerlukan waktu lebih cukup menuliskan 3 langkah pencegahan dalam bentuk poin sederhana.
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan: Sebutkan satu cara mencegah penyalahgunaan narkoba yang kamu ketahui!
- Pertanyaan lisan: Menurutmu, mengapa remaja bisa terjerumus ke penyalahgunaan narkoba?
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok tentang skenario menolak ajakan narkoba.
- Penilaian kualitas daftar langkah pencegahan yang disusun setiap kelompok (kelengkapan, kesesuaian dengan materi, kejelasan).
- Penilaian kemampuan murid mempresentasikan hasil diskusi secara runtut dan jelas.
Akhir:- Kuis tertulis 5 soal: (1) Sebutkan 5 pendekatan pencegahan penyalahgunaan narkoba! (2) Jelaskan perbedaan pendekatan promotif dan preventif! (3) Apa yang dimaksud pendekatan kuratif dan rehabilitatif? (4) Sebutkan 3 cara remaja menghindari narkoba! (5) Mengapa berolahraga dan kegiatan positif dapat mencegah penyalahgunaan narkoba?
- Penilaian lembar komitmen pribadi murid berisi 3 tindakan nyata menghindari narkoba.
Formatif:- Observasi keaktifan murid selama diskusi kelompok.
- Penilaian hasil daftar langkah pencegahan yang disusun kelompok.
- Penilaian diri (self-assessment) murid menggunakan skala bintang.
Sumatif:- Kuis tertulis 5 soal tentang upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan cara remaja menghindari narkoba.
- Penilaian komitmen pribadi murid berupa 3 tindakan nyata menjauhi narkoba.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Upaya Pencegahan Narkoba (TP 6.9.3.1) | Murid belum mampu menyebutkan satupun pendekatan pencegahan penyalahgunaan narkoba. | Murid mampu menyebutkan 1-2 pendekatan pencegahan tetapi belum dapat menjelaskan secara runtut. | Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan 3-4 pendekatan pencegahan secara runtut. | Murid mampu menyebutkan dan menjelaskan kelima pendekatan (promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, represif) secara runtut disertai contoh nyata. | | Penerapan Cara Remaja Menghindari Narkoba (TP 6.9.3.2) | Murid belum mampu menyebutkan langkah-langkah menghindari narkoba. | Murid mampu menyebutkan 1-2 langkah menghindari narkoba tetapi belum dapat mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. | Murid mampu menyebutkan 3 langkah menghindari narkoba dan mengaitkannya dengan pola hidup sehat sehari-hari. | Murid mampu menyebutkan 4 atau lebih langkah menghindari narkoba, mengaitkan dengan pola hidup sehat, dan menyusun komitmen tindakan nyata secara mandiri. | | Partisipasi dalam Diskusi Kelompok | Murid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok. | Murid berpartisipasi secara pasif, hanya mendengarkan tanpa menyumbangkan pendapat. | Murid aktif menyumbangkan pendapat dan mendengarkan teman saat diskusi kelompok. | Murid aktif memimpin diskusi, menyumbangkan ide kreatif, membantu teman, dan mempresentasikan hasil dengan percaya diri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid dapat menyebutkan kelima pendekatan pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan benar?
- Apakah metode diskusi kelompok dengan skenario efektif untuk meningkatkan pemahaman murid?
- Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki agar murid lebih aktif dan paham?
- Apakah diferensiasi yang diterapkan cukup mengakomodasi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?
Refleksi Murid:- Apa hal baru yang saya pelajari hari ini tentang pencegahan narkoba?
- Dari kelima pendekatan pencegahan, mana yang menurut saya paling penting dan mengapa?
- Langkah apa yang paling mudah saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghindari narkoba?
- Apakah saya sudah memahami semua materi atau masih ada yang membingungkan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek).
- Buku Siswa PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka.
- Infografis atau poster tentang bahaya narkoba dan upaya pencegahannya (dari BNN atau Kemendikbudristek).
- Video edukasi tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA untuk anak usia SD (sumber: platform edukasi terpercaya).
- Lembar kerja murid (LKPD) berisi skenario situasi dan tabel langkah pencegahan.
- Alat tulis dan kertas untuk membuat poster mini (diferensiasi produk).
|