MODUL AJAR PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Pengertian dan Jenis-Jenis Narkotika, Zat Aditif, dan Obat Berbahaya Lainnya (NAPZA) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Pengertian dan Jenis-Jenis Narkotika, Zat Aditif, dan Obat Berbahaya Lainnya (NAPZA) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan pengertian narkoba/NAPZA (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) beserta contoh jenisnya seperti morfin, heroin, kokain, ganja, opium, tembakau gorila, dan sabu-sabu secara tepat.
- Murid dapat mengidentifikasi perbedaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya berdasarkan ciri-ciri dan contoh masing-masing jenis.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mendengar kata 'narkoba' atau 'NAPZA'? Apa yang ada di pikiran kalian saat mendengar kata itu?
- Mengapa ada obat yang boleh diminum dan ada obat yang dilarang keras oleh pemerintah?
- Menurut kalian, apa perbedaan antara narkotika, psikotropika, dan zat adiktif?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran murid.
- Guru melakukan asesmen awal/diagnostik: menampilkan 3 kartu kata di papan tulis (NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, ZAT ADIKTIF) dan meminta murid menuliskan di sticky note apa yang mereka ketahui tentang masing-masing kata, lalu ditempelkan di papan.
- Guru membacakan beberapa jawaban anonim dari sticky note untuk memetakan pemahaman awal murid.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberikan ruang bagi 2–3 murid untuk merespons secara lisan.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami pengertian NAPZA dan mengidentifikasi perbedaan jenis-jenisnya.
- Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat: membaca dan mengamati, berdiskusi kelompok, lalu mempresentasikan hasil temuan.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan Lembar Informasi bergambar yang memuat: (a) definisi NAPZA, (b) pengelompokan narkotika–psikotropika–zat adiktif, dan (c) contoh setiap jenis beserta ciri singkatnya (morfin, heroin, kokain, ganja, opium, tembakau gorila, sabu-sabu).
- Murid membaca teks secara mandiri selama ±5 menit dengan teknik 'baca aktif': menggaris bawahi kata kunci dan memberi tanda tanya pada bagian yang belum dipahami. (Prinsip Berkesadaran)
- Guru menampilkan video pendek (3–4 menit) tentang pengenalan NAPZA dari sumber terpercaya (misalnya BNN) untuk memperkuat pemahaman visual murid. (Prinsip Bermakna)
- Guru memimpin diskusi kelas singkat: 'Dari teks dan video tadi, apa satu hal paling penting yang kalian temukan?' Murid diajak merespons dengan angkat tangan.
- Guru meluruskan dan melengkapi pemahaman murid menggunakan penjelasan lisan disertai bagan sederhana di papan tulis yang menunjukkan hubungan NAPZA → tiga kelompok → contoh masing-masing.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi kelas menjadi 5–6 kelompok kecil (4–5 orang per kelompok). Setiap kelompok mendapat amplop berisi kartu-kartu nama zat (morfin, heroin, kokain, ganja, opium, tembakau gorila, sabu-sabu, alkohol, kafein) beserta kartu deskripsi ciri-cirinya. (Prinsip Menggembirakan)
- Tugas kelompok: mencocokkan kartu nama zat dengan kartu deskripsi, lalu menempelkannya pada Lembar Kerja Murid (LKPD) di kolom yang sesuai: Narkotika / Psikotropika / Zat Adiktif Lainnya.
- Setiap kelompok menuliskan satu kalimat definisi untuk masing-masing kelompok zat (narkotika, psikotropika, zat adiktif) dengan kata-kata sendiri di LKPD. (Prinsip Bermakna)
- Guru berkeliling memantau, memberikan umpan balik langsung, dan memberikan pertanyaan terbimbing kepada kelompok yang tampak kesulitan tanpa langsung memberikan jawaban.
- Perwakilan 2–3 kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan kartu dan kalimat definisi mereka di depan kelas. Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memandu refleksi berpasangan (Think-Pair-Share): 'Setelah mempelajari ini, apa satu hal baru yang kamu ketahui tentang NAPZA yang belum kamu tahu sebelumnya?' Murid berpikir mandiri (1 menit), lalu berbagi dengan teman sebangku (1 menit), kemudian beberapa pasang berbagi ke kelas. (Prinsip Berkesadaran)
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi lanjutan: 'Mengapa penting bagi kita sebagai pelajar kelas 6 untuk memahami perbedaan jenis-jenis NAPZA?' — membantu murid menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata mereka. (Prinsip Bermakna)
- Murid menuliskan secara singkat di bagian bawah LKPD: (1) satu hal yang sudah dipahami, (2) satu hal yang masih ingin diketahui lebih lanjut.
- Guru merangkum poin-poin kunci dari refleksi murid dan mengaitkannya kembali dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Penutup:- Guru memberikan kuis lisan singkat (asesmen akhir formatif): menampilkan 5 pertanyaan pilihan ganda atau benar-salah secara lisan tentang pengertian dan pengelompokan NAPZA; murid menjawab dengan mengangkat kartu 'A/B/C' atau 'Benar/Salah'.
- Guru membahas jawaban kuis secara klasikal dan meluruskan miskonsepsi yang masih muncul.
- Guru menyimpulkan materi hari ini: pengertian NAPZA, tiga kelompok utama (narkotika, psikotropika, zat adiktif), dan contoh masing-masing.
- Guru menyampaikan pesan penguatan: 'Mengenal bahaya NAPZA adalah langkah pertama untuk melindungi diri dan orang-orang yang kita sayangi.'
- Guru menginformasikan topik pertemuan berikutnya yaitu dampak penyalahgunaan NAPZA dan upaya pencegahannya.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapatkan Lembar Informasi versi ringkas dengan gambar dan poin-poin utama saja (tanpa teks panjang). Murid dengan kemampuan lebih tinggi mendapatkan kartu tambahan berisi informasi tingkat lanjut seperti mekanisme ketergantungan secara sederhana.
- Proses: Saat diskusi kelompok, guru memberikan kartu panduan pertanyaan bagi kelompok yang kesulitan ('Apa nama zatnya? Termasuk kelompok apa? Apa cirinya?'). Kelompok yang sudah selesai lebih cepat diberikan tantangan: membuat contoh skenario singkat tentang penolakan tawaran NAPZA.
- Produk: Murid yang belum lancar menulis dapat menjawab secara lisan kepada guru sebagai alternatif pengisian LKPD. Murid yang sudah sangat memahami dapat membuat poster mini tentang perbedaan tiga kelompok NAPZA sebagai produk pengayaan.
ASESMENAwal:- Guru membagikan sticky note kepada murid dan meminta mereka menuliskan apa yang sudah diketahui tentang kata NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, dan ZAT ADIKTIF.
- Sticky note ditempelkan di papan dan guru membacakan beberapa jawaban untuk memetakan pengetahuan awal sebelum pembelajaran dimulai.
- Hasil pemetaan digunakan guru untuk menentukan penekanan penjelasan pada bagian mana yang paling banyak belum dipahami murid.
Proses:- Guru mengobservasi murid saat membaca aktif: apakah murid dapat mengidentifikasi kata kunci dari teks.
- Guru memantau ketepatan pengelompokan kartu nama zat ke dalam kategori narkotika, psikotropika, dan zat adiktif pada LKPD kelompok.
- Guru mendengarkan dan mencatat kualitas jawaban serta kalimat definisi yang disampaikan murid saat presentasi kelompok.
- Guru menggunakan hasil refleksi tertulis di LKPD (satu hal yang dipahami dan satu hal yang masih ingin diketahui) sebagai umpan balik proses belajar.
Akhir:- Kuis lisan 5 soal benar-salah atau pilihan tentang pengertian NAPZA dan contoh zat sesuai kelompoknya (narkotika/psikotropika/zat adiktif).
- LKPD kelompok yang berisi hasil pengelompokan kartu dan kalimat definisi dikumpulkan kepada guru untuk dinilai ketepatan dan kelengkapannya.
Formatif:- Asesmen awal diagnostik melalui sticky note: murid menuliskan pengetahuan awal tentang NAPZA sebelum pembelajaran dimulai.
- Observasi guru selama kegiatan membaca aktif: memantau apakah murid mengidentifikasi kata kunci dan menandai bagian yang belum dipahami.
- Observasi diskusi kelompok: guru menilai ketepatan pengelompokan kartu zat dan kualitas kalimat definisi yang ditulis kelompok.
- Respons lisan saat tanya jawab dan presentasi kelompok: guru mencatat murid yang sudah dapat membedakan ketiga kelompok NAPZA dengan benar.
Sumatif:- Kuis lisan 5 soal pilihan di akhir pembelajaran: murid menjawab pertanyaan tentang pengertian dan pengelompokan NAPZA.
- LKPD hasil pengelompokan kartu dan kalimat definisi kelompok dikumpulkan sebagai bukti belajar tertulis.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan pengertian NAPZA (TP 6.9.1.1) | Murid belum dapat menjelaskan pengertian NAPZA meskipun dengan bantuan guru. | Murid dapat menyebutkan kepanjangan NAPZA tetapi belum dapat menjelaskan pengertiannya secara utuh. | Murid dapat menjelaskan pengertian NAPZA dan menyebutkan minimal 3 contoh zat dengan benar. | Murid dapat menjelaskan pengertian NAPZA secara lengkap, menyebutkan contoh zat dari ketiga kelompok (morfin, heroin, kokain, ganja, opium, tembakau gorila, sabu-sabu), dan menggunakan kalimat sendiri dengan tepat. | | Mengidentifikasi perbedaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (TP 6.9.1.2) | Murid tidak dapat membedakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif meskipun sudah diberikan contoh. | Murid dapat membedakan salah satu kelompok dengan benar tetapi masih mencampurkan dua kelompok lainnya. | Murid dapat mengidentifikasi perbedaan ketiga kelompok dan menempatkan sebagian besar contoh zat ke dalam kelompok yang tepat. | Murid dapat mengidentifikasi perbedaan ketiga kelompok berdasarkan ciri-ciri, mengelompokkan seluruh contoh zat dengan tepat, dan menjelaskan alasan pengelompokan tersebut. | | Keterlibatan aktif dalam diskusi kelompok | Murid tidak terlibat dalam diskusi dan tidak berkontribusi pada tugas kelompok. | Murid terlibat tetapi hanya mengikuti arahan teman tanpa memberikan gagasan sendiri. | Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan berkontribusi dalam menyelesaikan LKPD kelompok. | Murid memimpin diskusi, membantu teman yang kesulitan, dan menyampaikan pendapat disertai alasan yang logis. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid sudah dapat mencapai kedua tujuan pembelajaran hari ini? Siapa yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Apakah lembar informasi, video, dan kartu diskusi yang digunakan cukup efektif membantu murid memahami perbedaan tiga kelompok NAPZA?
- Bagian mana dari kegiatan pembelajaran yang paling menarik perhatian murid dan bagian mana yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda-beda?
Refleksi Murid:- Apa yang dimaksud dengan NAPZA? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri.
- Dari ketiga kelompok NAPZA (narkotika, psikotropika, zat adiktif), mana yang paling mudah kamu ingat dan mengapa?
- Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya?
- Mengapa menurut kamu penting untuk mengetahui jenis-jenis NAPZA sejak sekarang?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbud), Bab 9 halaman 256–260.
- Lembar Informasi bergambar tentang pengertian dan jenis-jenis NAPZA (dibuat/disiapkan guru).
- Video pengenalan NAPZA dari Badan Narkotika Nasional (BNN) – tersedia di kanal YouTube resmi BNN atau situs bnn.go.id.
- Kartu-kartu nama zat dan kartu deskripsi untuk aktivitas pengelompokan (disiapkan guru).
- Lembar Kerja Murid (LKPD) pengelompokan NAPZA (dibuat guru).
- Sticky note untuk asesmen awal diagnostik.
- Papan tulis/whiteboard dan spidol untuk bagan konsep.
- Kartu jawaban 'Benar/Salah' atau 'A/B/C' untuk kuis akhir (dapat dibuat dari kertas karton).
|