Modul AjarPertemuan 4Bab 8Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Penerapan Strategi Latihan Kebugaran secara Berkelompok dan Pola Hidup Sehat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Penerapan Strategi Latihan Kebugaran secara Berkelompok dan Pola Hidup Sehat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Penerapan Strategi Latihan Kebugaran secara Berkelompok dan Pola Hidup Sehat

PJOK - Kelas 6

Bab 8 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Penerapan Strategi Latihan Kebugaran secara Berkelompok dan Pola Hidup Sehat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPenerapan Strategi Latihan Kebugaran secara Berkelompok dan Pola Hidup Sehat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerapkan strategi latihan kebugaran jasmani (cardio respiratory) dalam situasi kelompok dengan menjalankan berbagai peran untuk mencapai keberhasilan bersama secara mandiri dan gotong royong
  2. Murid dapat menjelaskan pola makan sehat yang menunjang aktivitas latihan kebugaran jasmani berdasarkan informasi kandungan gizi pada makanan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa kita perlu berlatih kebugaran jasmani secara berkelompok?
  2. Apa hubungan antara makanan yang kita konsumsi dengan hasil latihan kebugaran?
  3. Bagaimana cara memilih makanan yang tepat untuk menunjang latihan cardio respiratory?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang latihan kebugaran dan kebiasaan makan sehari-hari
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari
  • Guru melakukan pemanasan dinamis secara berkelompok dengan gerakan jogging ringan di tempat, stretching, dan permainan kecil (10 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep latihan cardio respiratory (daya tahan jantung dan paru-paru) dengan contoh gerakan sederhana seperti lari, skipping, dan jumping jack
  • Guru mendemonstrasikan berbagai peran dalam latihan kelompok: leader (pemimpin), timer (pencatat waktu), motivator (penyemangat), dan participant (peserta aktif)
  • Murid mengamati video singkat atau demonstrasi guru tentang strategi latihan berkelompok yang efektif
  • Guru menjelaskan konsep pola makan sehat menggunakan gambar piramida makanan dan label kandungan gizi pada kemasan makanan
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (4-5 orang) tentang makanan yang biasa mereka konsumsi sebelum dan sesudah berolahraga
  • Guru memfasilitasi murid untuk mengidentifikasi kandungan gizi (karbohidrat, protein, vitamin) yang dibutuhkan untuk latihan cardio respiratory

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok (4-5 orang per kelompok) dan memberikan tugas merancang satu sesi latihan cardio respiratory sederhana (10 menit)
  • Setiap kelompok menentukan peran masing-masing anggota: 1 leader, 1 timer, 1 motivator, dan sisanya participant
  • Kelompok melaksanakan latihan yang telah dirancang dengan rotasi peran setiap 3 menit (sirkuit training: jogging di tempat, high knees, butt kicks, jumping jack)
  • Guru mengobservasi dan memberikan umpan balik langsung tentang kerjasama, strategi, dan pelaksanaan peran dalam kelompok
  • Setelah latihan, setiap kelompok membuat menu sederhana makanan sehat untuk 1 hari yang menunjang latihan kebugaran, dengan menuliskan kandungan gizi utama pada kertas plano
  • Setiap kelompok mempresentasikan menu makanan mereka dan menjelaskan alasan pemilihan makanan tersebut berdasarkan kandungan gizi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Apa tantangan yang dihadapi saat bekerja dalam kelompok? Peran mana yang paling sulit? Mengapa?
  • Murid mengisi lembar refleksi individu tentang pengalaman menjalankan peran dalam kelompok dan pemahaman mereka tentang pola makan sehat
  • Murid berbagi pengalaman pribadi: Apa yang akan saya lakukan berbeda jika latihan ini diulang?
  • Guru mendorong murid untuk merencanakan tindak lanjut: Bagaimana strategi latihan berkelompok ini bisa diterapkan saat bermain dengan teman di rumah?
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk memperbaiki pola makan atau meningkatkan partisipasi dalam aktivitas kelompok

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan dengan stretching statis dan latihan pernapasan (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan kuis lisan singkat tentang peran dalam kelompok dan kandungan gizi makanan sehat
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap kerja sama dan partisipasi murid
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan tugas rumah: membuat jurnal makanan selama 3 hari
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman lebih cepat diberikan bahan bacaan tambahan tentang periodisasi latihan dan perhitungan kebutuhan kalori. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan kartu bergambar makanan dengan label kandungan gizi yang jelas
  • Proses: Murid dengan kemampuan motorik tinggi diberi peran sebagai leader dan motivator lebih sering. Murid yang kurang percaya diri diberi peran timer terlebih dahulu, lalu bertahap ke peran lain. Guru memberikan scaffolding verbal lebih intensif untuk kelompok yang kesulitan
  • Produk: Murid dapat memilih format presentasi menu makanan: poster visual, diagram, atau presentasi lisan sederhana. Murid dengan keterampilan lebih dapat menambahkan perhitungan porsi dan waktu konsumsi makanan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab informal tentang pengalaman murid dalam latihan kebugaran dan kebiasaan makan
  • Observasi kemampuan awal murid saat pemanasan untuk mengidentifikasi tingkat kebugaran dan kemampuan gerak dasar

Proses:

  • Observasi partisipasi dan pelaksanaan peran dalam latihan kelompok menggunakan checklist
  • Penilaian kerjasama dan komunikasi antar anggota kelompok
  • Pemantauan diskusi kelompok saat menyusun menu makanan sehat
  • Umpan balik langsung (on-the-spot feedback) untuk memperbaiki strategi dan eksekusi

Akhir:

  • Penilaian produk: menu makanan sehat dengan rubrik (aspek kelengkapan, ketepatan kandungan gizi, kesesuaian dengan kebutuhan latihan)
  • Kuis lisan singkat (5 pertanyaan) tentang peran dalam kelompok dan jenis makanan berdasarkan kandungan gizi
  • Penilaian lembar refleksi individu untuk mengukur kesadaran diri dan rencana tindak lanjut

Formatif:

  • Observasi kinerja saat latihan kelompok menggunakan checklist peran dan kerjasama
  • Penilaian proses saat diskusi kelompok dan penyusunan menu makanan sehat
  • Pertanyaan lisan spontan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman

Sumatif:

  • Penilaian produk: menu makanan sehat kelompok dengan rubrik
  • Kuis lisan individu tentang peran dalam kelompok dan kandungan gizi makanan
  • Penilaian lembar refleksi individu

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penerapan strategi latihan cardio respiratory dalam kelompokMurid belum dapat menjalankan peran yang diberikan dan tidak berkontribusi dalam latihan kelompokMurid mulai menjalankan peran dengan bimbingan guru, namun belum konsisten dan partisipasi terbatasMurid dapat menjalankan peran dengan baik, berpartisipasi aktif dalam latihan kelompok, dan sesekali membantu temanMurid menjalankan berbagai peran dengan mandiri dan gotong royong, memimpin kelompok, serta memotivasi anggota lain untuk mencapai keberhasilan bersama
Penjelasan pola makan sehat untuk menunjang latihan kebugaranMurid belum dapat mengidentifikasi kandungan gizi pada makanan dan tidak dapat menjelaskan hubungannya dengan latihan kebugaranMurid dapat menyebutkan beberapa jenis makanan sehat namun belum tepat mengaitkannya dengan kandungan gizi dan kebutuhan latihanMurid dapat menjelaskan pola makan sehat dengan menyebutkan kandungan gizi (karbohidrat, protein, vitamin) dan hubungannya dengan latihan kebugaran secara umumMurid dapat menjelaskan pola makan sehat secara rinci berdasarkan informasi kandungan gizi, memberikan contoh konkret makanan, dan mengaitkannya dengan kebutuhan spesifik latihan cardio respiratory
Kerjasama dan gotong royong dalam kelompokMurid cenderung bekerja sendiri, tidak mendengarkan anggota kelompok, dan tidak berkontribusi dalam tugas bersamaMurid mulai berinteraksi dengan anggota kelompok namun kontribusi masih minimal dan perlu terus diingatkanMurid aktif berkontribusi dalam diskusi dan tugas kelompok, mendengarkan pendapat teman, dan menghargai perbedaanMurid menjadi inisiator kerjasama, memfasilitasi kontribusi semua anggota, menyelesaikan konflik dengan bijak, dan memastikan keberhasilan bersama
Refleksi dan kesadaran diriMurid tidak dapat mengidentifikasi pengalaman belajarnya dan tidak menunjukkan rencana perbaikanMurid dapat menyebutkan pengalaman belajar namun belum mampu mengevaluasi atau merencanakan tindak lanjutMurid dapat merefleksikan proses belajar, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta menyusun rencana perbaikan sederhanaMurid merefleksikan secara mendalam proses dan hasil belajar, mengevaluasi strategi yang digunakan, dan membuat rencana tindak lanjut konkret yang realistis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk menjalankan berbagai peran dalam kelompok?
  • Bagaimana efektivitas strategi diferensiasi yang saya terapkan untuk murid dengan kebutuhan beragam?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi diskusi tentang pola makan sehat agar lebih bermakna bagi murid?
  • Apakah asesmen yang saya gunakan sudah mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara menyeluruh?

Refleksi Murid:

  • Peran apa yang paling saya sukai dalam latihan kelompok? Mengapa?
  • Apa tantangan terbesar yang saya hadapi saat bekerja dalam kelompok hari ini?
  • Apa yang saya pelajari tentang hubungan antara makanan dan latihan kebugaran?
  • Bagaimana saya akan menerapkan pola makan sehat dan latihan berkelompok dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas VI
  2. Video pembelajaran latihan cardio respiratory (YouTube atau media digital lainnya)
  3. Gambar piramida makanan dan contoh label kandungan gizi pada kemasan
  4. Peluit, stopwatch/timer, kertas plano, spidol warna
  5. Lembar kerja kelompok dan lembar refleksi individu
  6. Kartu bergambar makanan dengan label kandungan gizi (untuk diferensiasi)
  7. Lapangan atau ruang terbuka yang aman untuk aktivitas fisik

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.