Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Merancang dan Menampilkan Rangkaian Gerak Berirama secara Berkelompok

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Merancang dan Menampilkan Rangkaian Gerak Berirama secara Berkelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Merancang dan Menampilkan Rangkaian Gerak Berirama secara Berkelompok

PJOK - Kelas 6

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Merancang dan Menampilkan Rangkaian Gerak Berirama secara Berkelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMerancang dan Menampilkan Rangkaian Gerak Berirama secara Berkelompok
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang rangkaian variasi dan kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama secara berkelompok dengan mempertimbangkan partisipasi inklusif seluruh anggota kelompok
  2. Murid dapat menjelaskan pengaruh aktivitas gerak berirama yang teratur terhadap kebugaran jasmani dan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup aktif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana caranya agar semua teman dalam kelompok bisa ikut menari dengan baik, meskipun kemampuan geraknya berbeda-beda?
  2. Apa yang terjadi pada tubuh kita jika kita rutin melakukan gerak berirama seperti senam atau menari?
  3. Bagaimana kita bisa menciptakan gerakan yang indah dan kompak bersama teman-teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam aktivitas gerak berirama dan manfaatnya bagi kesehatan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merancang rangkaian gerak berirama berkelompok dan memahami manfaatnya bagi kebugaran
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan dengan gerakan peregangan dinamis dan langkah kaki ringan diiringi musik selama 5 menit

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan 3-4 variasi langkah kaki (langkah biasa, langkah keseimbangan, langkah rapat, langkah silang) dan 3-4 variasi ayunan lengan (ayunan satu lengan, ayunan dua lengan, ayunan ke samping, ayunan melingkar) diiringi musik
  • Murid mengamati demonstrasi dan mengidentifikasi pola gerakan yang ditampilkan
  • Guru menjelaskan prinsip kombinasi gerak: kesesuaian dengan irama musik, keserasian antara langkah kaki dan ayunan lengan, serta pentingnya koordinasi dalam kelompok
  • Guru menjelaskan manfaat aktivitas gerak berirama yang teratur: meningkatkan daya tahan kardiovaskular, kelenturan tubuh, koordinasi gerak, dan kesehatan mental
  • Murid bertanya jawab tentang cara mengombinasikan gerakan dan bagaimana aktivitas ini mempengaruhi kebugaran tubuh

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi kelas menjadi kelompok-kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang dengan mempertimbangkan keberagaman kemampuan gerak
  • Setiap kelompok berdiskusi untuk merancang rangkaian gerak berirama yang terdiri dari minimal 4 kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan (durasi 1-2 menit)
  • Guru memberikan panduan: setiap anggota kelompok harus memiliki peran, gerakan disesuaikan agar semua anggota dapat berpartisipasi sesuai kemampuannya (prinsip inklusif)
  • Kelompok berlatih merangkai gerakan dengan iringan musik, saling memberikan masukan, dan menyesuaikan gerakan agar kompak
  • Guru berkeliling memfasilitasi, memberikan umpan balik, dan memastikan semua anggota kelompok terlibat aktif
  • Setiap kelompok menampilkan rangkaian gerak berirama yang telah dirancang di hadapan kelompok lain
  • Kelompok lain mengamati dan memberikan apresiasi serta masukan konstruktif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: apa tantangan dalam merancang gerakan berkelompok? Bagaimana kelompok memastikan semua anggota bisa berpartisipasi?
  • Murid merefleksikan pengalaman mereka: apa yang berhasil dalam kerja kelompok? Apa yang bisa diperbaiki?
  • Murid menjelaskan kembali dengan kata-kata sendiri bagaimana aktivitas gerak berirama yang teratur dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan mereka
  • Murid mengidentifikasi aktivitas gerak berirama apa yang bisa mereka lakukan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari (senam pagi, menari, aerobik sederhana)
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya gaya hidup aktif dan kerja sama dalam mencapai tujuan bersama

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan dengan gerakan peregangan statis dan pernapasan dalam selama 3 menit
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyampaikan kesimpulan tentang manfaat aktivitas gerak berirama dan pentingnya partisipasi inklusif
  • Guru memberikan penguatan terhadap sikap kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi yang ditunjukkan murid
  • Guru memberikan tugas refleksi tertulis sederhana: menuliskan rencana aktivitas gerak berirama yang akan dilakukan di rumah atau bersama keluarga
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan gerak tinggi dapat merancang rangkaian yang lebih kompleks dengan variasi gerakan lebih banyak. Murid dengan kemampuan gerak terbatas dapat memilih gerakan sederhana namun tetap bermakna dan sesuai irama
  • Proses: Guru memberikan scaffolding lebih intensif pada kelompok yang membutuhkan, seperti memberikan contoh gerakan tambahan atau membantu koordinasi. Kelompok yang lebih cepat dapat diminta menambahkan formasi atau transisi gerakan yang lebih kreatif
  • Produk: Kelompok dapat menampilkan rangkaian dengan durasi dan tingkat kesulitan yang disesuaikan. Penilaian fokus pada partisipasi inklusif, kerja sama, dan usaha, bukan hanya pada kerumitan gerakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka dalam melakukan aktivitas gerak berirama (senam, menari, atau aktivitas serupa)
  • Guru menanyakan pemahaman awal murid tentang manfaat aktivitas gerak berirama bagi kesehatan tubuh

Proses:

  • Observasi keterlibatan murid dalam mengamati demonstrasi dan diskusi kelas
  • Observasi proses diskusi dan perancangan rangkaian gerak dalam kelompok: bagaimana mereka berkolaborasi, berbagi ide, dan mempertimbangkan kemampuan setiap anggota
  • Umpan balik langsung saat kelompok berlatih: kesesuaian gerakan dengan irama, koordinasi kelompok, dan partisipasi inklusif
  • Tanya jawab spontan untuk mengecek pemahaman murid tentang prinsip gerak dan manfaat kesehatan

Akhir:

  • Penilaian penampilan rangkaian gerak berirama kelompok menggunakan rubrik: teknik gerakan, kesesuaian dengan irama, partisipasi inklusif, kerja sama, dan kreativitas
  • Penilaian lisan: beberapa murid diminta menjelaskan pengaruh aktivitas gerak berirama yang teratur terhadap kebugaran dan kesehatan
  • Penilaian refleksi tertulis sederhana: rencana aktivitas gerak berirama yang akan dilakukan murid dalam kehidupan sehari-hari

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan kolaborasi murid dalam diskusi kelompok dan latihan
  • Tanya jawab lisan tentang prinsip kombinasi gerak dan manfaat aktivitas gerak berirama
  • Umpan balik langsung saat kelompok berlatih merancang rangkaian gerak

Sumatif:

  • Penilaian kinerja kelompok dalam menampilkan rangkaian gerak berirama dengan rubrik yang mencakup aspek teknik gerakan, partisipasi inklusif, kerja sama, dan kreativitas
  • Penilaian tertulis sederhana: murid menjelaskan pengaruh aktivitas gerak berirama terhadap kebugaran dan kesehatan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Teknik Gerakan (Variasi dan Kombinasi Langkah Kaki dan Ayunan Lengan)Gerakan belum menunjukkan variasi yang jelas, koordinasi langkah kaki dan ayunan lengan belum sesuaiGerakan menunjukkan 1-2 variasi, koordinasi langkah kaki dan ayunan lengan mulai terlihat namun belum konsistenGerakan menunjukkan 3-4 variasi yang jelas, koordinasi langkah kaki dan ayunan lengan cukup baik dan konsistenGerakan menunjukkan lebih dari 4 variasi yang jelas dan kreatif, koordinasi langkah kaki dan ayunan lengan sangat baik, serasi, dan konsisten sepanjang penampilan
Kesesuaian dengan Irama MusikGerakan tidak sesuai dengan irama musik, sering terlambat atau terlalu cepatGerakan mulai sesuai dengan irama musik namun masih sering melesetGerakan cukup sesuai dengan irama musik, sesekali ada ketidaksesuaian kecilGerakan sangat sesuai dengan irama musik sepanjang penampilan, menunjukkan kepekaan terhadap tempo dan dinamika musik
Partisipasi Inklusif dan Kerja Sama KelompokTidak semua anggota kelompok terlibat aktif, ada anggota yang terlihat pasif atau kesulitan mengikuti gerakanSebagian besar anggota terlibat, namun peran dan partisipasi belum merata, masih ada yang kurang percaya diriSemua anggota kelompok terlibat aktif, gerakan disesuaikan agar semua dapat berpartisipasi, kerja sama cukup baikSemua anggota kelompok terlibat aktif dengan peran yang jelas, gerakan dirancang secara inklusif sehingga semua dapat tampil percaya diri, kerja sama dan saling mendukung sangat terlihat
Kreativitas dan EstetikaRangkaian gerakan sangat sederhana, belum menunjukkan kreativitas atau variasi yang menarikRangkaian gerakan mulai menunjukkan kreativitas namun masih terbatas, transisi gerakan kurang halusRangkaian gerakan menunjukkan kreativitas yang cukup baik dengan variasi menarik, transisi gerakan cukup halusRangkaian gerakan sangat kreatif dan menarik, menunjukkan orisinalitas, transisi gerakan halus, dan penampilan secara keseluruhan estetis dan memukau
Pemahaman Manfaat Aktivitas Gerak Berirama bagi KesehatanBelum dapat menjelaskan manfaat aktivitas gerak berirama terhadap kebugaran dan kesehatanDapat menyebutkan 1-2 manfaat aktivitas gerak berirama namun penjelasan masih sangat sederhanaDapat menjelaskan 3-4 manfaat aktivitas gerak berirama terhadap kebugaran jasmani dan kesehatan dengan cukup baikDapat menjelaskan secara rinci berbagai manfaat aktivitas gerak berirama terhadap kebugaran jasmani (daya tahan, kelenturan, koordinasi) dan kesehatan (fisik dan mental), serta mengaitkannya dengan gaya hidup aktif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam merancang dan menampilkan rangkaian gerak berirama? Bagaimana saya memfasilitasi partisipasi inklusif?
  • Strategi diferensiasi apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini? Apa yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah murid memahami hubungan antara aktivitas gerak berirama dengan kebugaran dan gaya hidup aktif? Bagaimana saya bisa memperkuat pemahaman ini?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dalam merancang dan menampilkan rangkaian gerak berirama bersama kelompok?
  • Apa tantangan yang saya hadapi dalam bekerja sama dengan teman-teman? Bagaimana saya mengatasinya?
  • Bagaimana aktivitas gerak berirama dapat membantu menjaga kesehatan saya? Apa rencana saya untuk terus aktif bergerak?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka
  2. Buku Teks PJOK Kelas VI
  3. Musik instrumental atau lagu dengan tempo sedang untuk gerak berirama
  4. Lapangan atau ruang terbuka yang aman untuk aktivitas gerak
  5. Speaker atau perangkat audio untuk memutar musik
  6. Peluit guru
  7. Matras atau alas (jika tersedia) untuk area penampilan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.