MODUL AJAR PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Variasi dan Kombinasi Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Lengan Aktivitas Gerak Berirama (Model Pertama) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Variasi dan Kombinasi Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Lengan Aktivitas Gerak Berirama (Model Pertama) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan variasi dan kombinasi model pertama gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama — meliputi gerakan ayunan satu lengan ke depan-belakang, langkah biasa dengan ayunan dan putaran lengan, serta langkah mundur-maju dengan ayunan dua lengan — sesuai irama musik atau ketukan.
- Murid dapat menginvestigasi kesulitan dan kesalahan gerak yang dialami saat mempraktikkan variasi dan kombinasi model pertama gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama, lalu melaporkan hasil capaian belajarnya secara lisan maupun tertulis.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat orang menari atau senam berirama? Apa yang membuat gerakan mereka terlihat kompak dan indah?
- Mengapa menurut kalian penting untuk menyesuaikan gerakan tubuh dengan irama musik saat melakukan aktivitas gerak berirama?
- Bagian tubuh mana yang paling menentukan keserasian gerak dalam aktivitas gerak berirama, dan mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid, mengecek kesiapan fisik (pakaian olahraga, sepatu), dan memimpin berdoa bersama sebelum aktivitas.
- Guru melakukan presensi dan menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: mempraktikkan variasi dan kombinasi model pertama gerak langkah kaki dan ayunan lengan sesuai irama.
- ASESMEN AWAL — Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan singkat: (1) 'Siapa yang sudah pernah mengikuti senam atau tari berirama?' (2) 'Coba peragakan satu gerakan tangan yang biasa kamu lihat dalam senam irama!' — guru mengamati respons untuk memetakan pengetahuan awal murid.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik dan memberi kesempatan 2-3 murid untuk menjawab secara singkat, membangun rasa ingin tahu kelas.
- Murid melakukan pemanasan terstruktur: jalan di tempat 8 hitungan, ayunan lengan kanan-kiri bergantian 8 hitungan, putar bahu ke depan dan ke belakang masing-masing 8 hitungan, kemudian gerak bebas mengikuti musik selama 1 menit.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan demonstrasi langsung (atau media visual/video) ketiga gerakan model pertama secara berurutan: (1) Gerakan ayunan satu lengan ke depan dan ke belakang; (2) Langkah biasa dengan ayunan dan putaran lengan; (3) Langkah mundur-maju dengan ayunan dua lengan.
- Sambil mendemonstrasikan, guru menjelaskan poin kunci tiap gerakan secara pelan: posisi awal, arah langkah kaki, irama ayunan lengan, dan hitungan yang digunakan — murid diminta memperhatikan dengan saksama (berkesadaran).
- Guru mengajak murid mengidentifikasi persamaan dan perbedaan ketiga gerakan dengan pertanyaan: 'Apa yang berbeda antara gerakan 1, 2, dan 3? Bagian mana yang paling sulit menurut kalian?' Murid menjawab secara singkat (penalaran kritis).
- Guru menunjukkan contoh gerakan yang salah umum (misalnya ayunan lengan tidak sesuai langkah kaki) dan meminta murid mengidentifikasi kesalahannya — membangun kesadaran tentang kualitas gerak (bermakna).
- Murid melakukan 'mirror exercise': menirukan gerakan guru tanpa musik menggunakan hitungan 1-8 untuk masing-masing gerakan, sebagai jembatan antara mengamati dan mempraktikkan.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang). Tiap kelompok berlatih Gerakan 1 (ayunan satu lengan ke depan-belakang) dengan hitungan terlebih dahulu selama ±3 menit, kemudian diulang dengan iringan musik.
- Setelah Gerakan 1 dikuasai, kelompok berlatih Gerakan 2 (langkah biasa dengan ayunan dan putaran lengan) dengan hitungan lalu dengan musik ±3 menit.
- Setelah Gerakan 2 dikuasai, Gerakan 1 dan 2 dirangkaikan bersama dengan hitungan kemudian dengan musik ±2 menit.
- Kelompok berlatih Gerakan 3 (langkah mundur-maju dengan ayunan dua lengan) dengan hitungan lalu dengan musik ±3 menit.
- Ketiga gerakan (1, 2, dan 3) dirangkaikan secara utuh dengan hitungan kemudian diiringi musik — latihan dilakukan 2-3 kali putaran (menggembirakan, karena dilakukan bersama dengan musik).
- ASESMEN PROSES — Guru berkeliling mengamati setiap kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (ceklis kualitas gerakan per aspek). Guru memberikan umpan balik langsung kepada kelompok/individu yang membutuhkan koreksi.
- Tiap kelompok mendapat giliran menampilkan rangkaian ketiga gerakan di depan kelompok lain (1 putaran). Kelompok penonton memberikan satu pujian dan satu saran yang membangun — melatih komunikasi dan kolaborasi.
- Murid secara mandiri mengidentifikasi minimal satu kesulitan atau kesalahan gerak yang mereka alami sendiri selama latihan, dan mencatatnya pada kartu refleksi gerak (selembar kertas kecil yang disiapkan guru).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid kembali ke formasi duduk melingkar. Guru mengajak kelas mendiskusikan: 'Gerakan mana yang terasa paling sulit? Mengapa? Apa yang sudah kalian lakukan untuk mengatasinya?'
- Beberapa murid (sukarela, ±3-4 orang) menyampaikan secara lisan kesulitan dan kesalahan gerak yang mereka temukan, serta strategi yang mereka coba untuk memperbaikinya — melatih kemampuan investigasi dan komunikasi.
- Guru memandu murid menyempurnakan catatan pada kartu refleksi gerak: menuliskan (1) gerakan yang sudah dikuasai, (2) gerakan yang masih perlu latihan, dan (3) rencana perbaikan yang akan mereka lakukan — kartu ini diserahkan kepada guru sebagai laporan capaian belajar.
- Guru memberikan penguatan konsep: menjelaskan hubungan antara keteraturan latihan gerak berirama dengan kebugaran jasmani dan kesehatan tubuh jangka panjang (bermakna — koneksi ke kehidupan nyata).
- Murid mengisi penilaian diri singkat (3 pertanyaan dengan skala bintang 1-4): seberapa baik saya melakukan Gerakan 1, 2, dan 3 hari ini?
Penutup:- Guru memimpin pendinginan: peregangan statis untuk lengan, bahu, dan kaki selama ±3 menit, dilakukan dengan tenang dan perlahan.
- Guru merangkum poin-poin kunci pembelajaran: tiga gerakan model pertama, pentingnya keserasian langkah kaki dan ayunan lengan, dan nilai investigasi diri dalam belajar gerak.
- ASESMEN AKHIR — Guru mengumpulkan kartu refleksi gerak dari seluruh murid sebagai bukti capaian dan bahan asesmen sumatif proses.
- Guru menyampaikan tindak lanjut: murid dianjurkan berlatih ketiga gerakan di rumah dengan menghitung irama sendiri atau menggunakan musik favorit.
- Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan mengingatkan murid untuk menjaga kebersihan dan menyimpan perlengkapan.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum memahami konsep gerak berirama, guru menyediakan lembar panduan bergambar langkah-langkah ketiga gerakan sebagai referensi visual saat latihan. Untuk murid yang sudah cepat memahami, guru menantang mereka menggabungkan ketiga gerakan dalam urutan berbeda atau menambahkan variasi ekspresi tubuh.
- Proses: Murid yang mengalami kesulitan motorik melakukan latihan satu gerakan lebih lama sebelum pindah ke gerakan berikutnya, dengan pendampingan teman sebaya atau guru. Murid yang lebih cepat dapat menjadi 'model demonstrasi' untuk kelompoknya dan membantu teman yang kesulitan.
- Produk: Murid yang belum berkembang cukup menuliskan satu kesulitan dan satu rencana perbaikan pada kartu refleksi. Murid yang sudah berkembang diminta menuliskan analisis lebih rinci: penyebab kesalahan gerak dan dua strategi perbaikan yang akan dicoba.
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan singkat di awal pendahuluan: guru menanyakan pengalaman murid dengan senam atau gerak berirama untuk memetakan pengetahuan awal.
- Demonstrasi spontan: murid diminta memperagakan satu gerakan tangan bebas sebagai baseline kemampuan motorik awal sebelum pembelajaran dimulai.
Proses:- Observasi berkeliling menggunakan lembar ceklis tiga aspek: (1) koordinasi langkah kaki sesuai hitungan/irama, (2) kebenaran arah dan kualitas ayunan lengan, (3) kelancaran transisi antar gerakan — dilakukan saat sesi latihan kelompok.
- Umpan balik langsung (lisan) kepada individu atau kelompok yang membutuhkan koreksi teknik gerak selama sesi latihan.
- Penilaian diri dengan skala bintang 1-4 untuk masing-masing gerakan, diisi murid setelah sesi Merefleksi.
Akhir:- Pengumpulan kartu refleksi gerak sebagai laporan capaian belajar: guru menilai kelengkapan dan kedalaman investigasi murid terhadap kesulitan dan kesalahan gerak yang dialami.
- Penilaian penampilan rangkaian gerakan menggunakan rubrik 4 level: aspek kebenaran teknik gerak, keserasian dengan irama/musik, dan kelancaran perpindahan antar gerakan model pertama.
Formatif:- Observasi langsung oleh guru saat murid berlatih dalam kelompok menggunakan lembar ceklis kualitas gerakan (koordinasi langkah kaki, keserasian ayunan lengan, kesesuaian dengan irama).
- Penilaian sejawat: kelompok penonton memberikan satu pujian dan satu saran saat kelompok lain menampilkan rangkaian gerakan.
- Kartu refleksi gerak: murid mencatat secara mandiri kesulitan, kesalahan, dan rencana perbaikan — diserahkan di akhir sebagai bukti proses belajar.
Sumatif:- Penampilan rangkaian ketiga gerakan model pertama secara individu atau kelompok dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: kebenaran teknik gerak, keserasian dengan irama, dan kelancaran transisi antar gerakan.
- Laporan capaian belajar lisan dan/atau tertulis: murid menyampaikan hasil investigasi kesulitan dan kesalahan gerak yang dialami beserta strategi perbaikannya.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kebenaran Teknik Gerakan Ayunan Satu Lengan ke Depan-Belakang | Posisi awal tidak tepat, arah ayunan lengan tidak konsisten, dan langkah kaki tidak sesuai hitungan. | Posisi awal cukup tepat, ayunan lengan sudah mengarah ke depan-belakang namun kaku, langkah kaki kadang tidak sinkron. | Posisi awal tepat, ayunan lengan ke depan-belakang sudah lancar, langkah kaki sebagian besar sinkron dengan gerakan lengan. | Posisi awal tepat dan stabil, ayunan lengan ke depan-belakang luwes dan terkontrol, langkah kaki sepenuhnya sinkron dan sesuai irama. | | Kebenaran Teknik Langkah Biasa dengan Ayunan dan Putaran Lengan | Langkah kaki dan gerakan lengan dilakukan terpisah, putaran lengan tidak terlihat, tidak mengikuti irama. | Langkah kaki sudah ada namun tidak konsisten, putaran lengan mulai terlihat tetapi belum koordinatif dengan langkah. | Langkah biasa dilakukan dengan benar, ayunan dan putaran lengan cukup koordinatif, sebagian besar sesuai irama. | Langkah biasa, ayunan, dan putaran lengan dilakukan dengan koordinasi penuh, luwes, dan konsisten sesuai irama musik. | | Kebenaran Teknik Langkah Mundur-Maju dengan Ayunan Dua Lengan | Arah langkah mundur-maju tidak tepat, kedua lengan tidak terayun bersamaan, tidak mengikuti hitungan. | Arah langkah sudah ada namun sering keliru, ayunan dua lengan mulai terlihat namun belum bersamaan. | Langkah mundur-maju cukup tepat, ayunan dua lengan bersamaan dan cukup koordinatif, sebagian besar sesuai irama. | Langkah mundur-maju dilakukan dengan tepat dan percaya diri, ayunan dua lengan bersamaan, luwes, dan sepenuhnya sesuai irama. | | Keserasian Gerak dengan Irama Musik atau Ketukan | Gerakan tidak mengikuti irama, seringkali mendahului atau tertinggal dari ketukan. | Gerakan kadang sesuai irama, namun sering keluar dari ketukan terutama saat berganti gerakan. | Gerakan sebagian besar sesuai irama, keluar ketukan hanya pada momen transisi antar gerakan. | Seluruh rangkaian gerakan konsisten sesuai irama/ketukan, termasuk saat transisi antar gerakan. | | Kemampuan Investigasi dan Pelaporan Capaian Belajar | Tidak mampu mengidentifikasi kesulitan atau kesalahan gerak yang dialami, kartu refleksi kosong atau tidak relevan. | Mampu menyebutkan satu kesulitan secara umum namun belum spesifik, laporan sangat singkat. | Mampu mengidentifikasi kesulitan dan kesalahan gerak secara spesifik, laporan mencakup gerakan yang sudah dan belum dikuasai. | Mampu mengidentifikasi kesulitan dan kesalahan gerak secara spesifik dengan analisis penyebab, laporan lengkap mencakup capaian, kendala, dan rencana perbaikan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah urutan pembelajaran dari hitungan ke irama musik efektif untuk semua murid, atau ada bagian yang perlu disesuaikan waktunya?
- Seberapa efektif demonstrasi yang saya lakukan dalam membantu murid memahami teknik ketiga gerakan? Apakah perlu media visual tambahan?
- Murid mana yang belum mencapai target minimal, dan strategi dukungan apa yang akan saya terapkan di pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu antara latihan terpandu dan latihan mandiri kelompok sudah proporsional?
Refleksi Murid:- Gerakan mana (ayunan satu lengan, langkah biasa dengan putaran lengan, atau langkah mundur-maju) yang paling mudah dan paling sulit bagi kamu? Mengapa?
- Apa satu kesalahan gerak yang kamu sadari sendiri hari ini, dan apa yang sudah kamu coba untuk memperbaikinya?
- Seberapa baik kamu bisa mengikuti irama musik saat melakukan rangkaian gerakan? Apa yang bisa kamu lakukan agar lebih sesuai irama?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 6 — Kurikulum Merdeka (Kemdikbud)
- Buku Guru PJOK Kelas 6 — Kurikulum Merdeka (Kemdikbud), Unit 6: Aktivitas Gerak Berirama
- Musik/lagu bertempo sedang (±100-120 BPM) untuk mengiringi latihan gerak berirama
- Peluit untuk memberi tanda hitungan dan pergantian gerakan
- Speaker/pengeras suara portabel untuk memutar iringan musik
- Lembar panduan bergambar ketiga gerakan model pertama (disiapkan guru untuk diferensiasi)
- Kartu refleksi gerak (selembar kertas berstruktur untuk tiap murid)
- Lembar observasi guru (ceklis 3 aspek teknik gerak per murid)
- Area lapangan/aula yang cukup luas untuk pergerakan kelompok
|