Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

PJOK - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikGerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dan prosedur gerak dominan bertumpu, bergantung, dan keseimbangan dalam aktivitas senam lantai secara benar
  2. Murid dapat mempraktikkan gerak dominan bertumpu (berdiri dengan kedua tangan), bergantung, dan keseimbangan dalam aktivitas senam lantai dengan benar dan percaya diri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat atlet senam yang berdiri dengan kedua tangannya? Bagaimana mereka bisa melakukannya?
  2. Gerakan apa saja dalam senam lantai yang menggunakan kekuatan tangan untuk menopang tubuh?
  3. Mengapa keseimbangan sangat penting dalam melakukan gerakan senam lantai?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menjelaskan dan mempraktikkan gerak bertumpu, bergantung, dan keseimbangan dalam senam lantai
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang gerakan senam
  • Asesmen awal: Guru mengajukan pertanyaan lisan tentang pengalaman murid dengan gerakan senam dan mengamati pengetahuan awal mereka
  • Guru memimpin pemanasan dinamis selama 5 menit (peregangan leher, lengan, pinggang, dan kaki) dengan musik ceria

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep gerak dominan bertumpu: gerakan yang menggunakan tangan atau bagian tubuh lain sebagai tumpuan utama tubuh
  • Guru mendemonstrasikan gerakan berdiri dengan kedua tangan (handstand) secara bertahap: posisi awal, tumpuan tangan, tolakan kaki, posisi tubuh lurus di udara
  • Guru menjelaskan konsep gerak bergantung dan keseimbangan dalam konteks senam lantai
  • Murid mengamati video singkat (2-3 menit) tentang variasi gerakan bertumpu dalam senam lantai
  • Guru membuka sesi tanya jawab untuk memastikan murid memahami konsep dan prosedur gerak
  • Murid secara berkelompok (4-5 orang) mendiskusikan tahapan gerakan berdiri dengan kedua tangan yang sudah didemonstrasikan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil maksimal 7 orang per kelompok
  • Guru menyiapkan matras di area yang aman untuk praktik gerakan
  • Murid melakukan aktivitas progresif gerakan bertumpu: (1) Push-up dengan menahan posisi, (2) Posisi kayang sederhana, (3) Berdiri dengan bantuan dinding, (4) Berdiri dengan kedua tangan dengan bantuan teman
  • Setiap murid mencoba gerakan berdiri dengan kedua tangan secara bergantian dengan bantuan dan pengawasan teman satu kelompok
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan, koreksi, dan motivasi pada setiap kelompok
  • Murid yang lebih cepat menguasai membantu teman yang memerlukan bantuan tambahan (peer teaching)
  • Murid mencoba variasi keseimbangan: berdiri satu kaki, keseimbangan dengan duduk di atas satu kaki (sikap bangau)
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan spesifik pada setiap murid

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengumpulkan murid dalam formasi lingkaran untuk sesi refleksi
  • Murid berbagi pengalaman: bagian mana yang paling sulit dan bagaimana mereka mengatasinya
  • Guru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya keseimbangan dan kekuatan tangan dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid menjelaskan konsep gerak bertumpu dengan bahasa mereka sendiri kepada teman sebangku
  • Guru memberikan penguatan positif pada usaha dan kemajuan setiap murid
  • Murid mengidentifikasi satu hal yang sudah berhasil mereka lakukan dan satu hal yang perlu ditingkatkan di pertemuan berikutnya

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan dengan peregangan statis selama 3 menit
  • Asesmen akhir: Guru melakukan penilaian praktik terhadap kemampuan murid melakukan gerakan berdiri dengan kedua tangan menggunakan rubrik
  • Guru memberikan kesempatan murid untuk bertanya hal yang masih belum dipahami
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang gerak bertumpu, bergantung, dan keseimbangan
  • Guru memberikan apresiasi pada semua murid yang telah berusaha dengan baik
  • Guru mengingatkan murid untuk berlatih keseimbangan di rumah dengan aman
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum siap fokus pada gerakan dasar seperti push-up dan keseimbangan sederhana. Murid yang sudah mahir diberi tantangan variasi handstand atau keseimbangan yang lebih kompleks
  • Proses: Murid dengan kemampuan lebih tinggi menjadi tutor sebaya. Murid yang memerlukan bantuan lebih mendapat pendampingan intensif dari guru dan diberi waktu latihan tambahan dengan bantuan teman
  • Produk: Murid dapat menunjukkan penguasaan melalui berbagai cara: handstand penuh, handstand dengan bantuan dinding, atau posisi bertumpu lain yang menunjukkan kontrol tubuh dan keseimbangan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengetahuan murid mengenai gerakan senam lantai
  • Observasi informal saat pemanasan untuk melihat kesiapan fisik dan motorik murid

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mempraktikkan gerakan bertumpu secara progresif
  • Catatan anekdot tentang kemajuan, kendala, dan sikap murid selama latihan
  • Penilaian keterampilan kolaborasi dalam kelompok

Akhir:

  • Penilaian praktik dengan rubrik: kemampuan melakukan gerakan berdiri dengan kedua tangan (dengan/tanpa bantuan)
  • Refleksi lisan murid tentang pembelajaran dan pemahaman konsep gerak bertumpu

Formatif:

  • Observasi selama praktik: guru mengamati postur tubuh, keseimbangan, dan keberanian murid mencoba gerakan
  • Pertanyaan lisan selama kegiatan untuk mengecek pemahaman konsep gerak bertumpu
  • Peer assessment: murid memberikan umpan balik kepada teman satu kelompok tentang gerakan yang dilakukan

Sumatif:

  • Penilaian praktik gerakan berdiri dengan kedua tangan menggunakan rubrik di akhir pembelajaran
  • Penilaian pemahaman konsep melalui penjelasan lisan murid tentang prosedur gerak bertumpu

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Gerak BertumpuMurid belum dapat menjelaskan konsep gerak bertumpu dan bergantung dalam senam lantaiMurid dapat menyebutkan sebagian konsep gerak bertumpu namun penjelasan masih kurang lengkapMurid dapat menjelaskan konsep gerak bertumpu, bergantung, dan keseimbangan dengan cukup jelasMurid dapat menjelaskan konsep dan prosedur gerak bertumpu secara lengkap dan sistematis, serta memberi contoh aplikasinya
Praktik Gerak Berdiri dengan Kedua TanganMurid belum berani mencoba atau belum mampu melakukan tumpuan dengan kedua tangan sama sekaliMurid berani mencoba tetapi masih sangat bergantung pada bantuan penuh, posisi tubuh belum stabilMurid dapat melakukan gerakan dengan bantuan minimal, posisi tubuh mulai lurus dan seimbang beberapa detikMurid dapat melakukan gerakan berdiri dengan kedua tangan secara mandiri dengan posisi tubuh lurus, seimbang, dan percaya diri
Keseimbangan dan Kontrol TubuhMurid belum menunjukkan kontrol tubuh dan keseimbangan saat mencoba gerakan bertumpuMurid menunjukkan kontrol tubuh minimal, keseimbangan masih sangat tergangguMurid dapat menjaga keseimbangan dengan cukup baik, kontrol tubuh mulai terkendaliMurid menunjukkan keseimbangan dan kontrol tubuh yang sangat baik, mampu mempertahankan posisi dengan stabil
Kemandirian dan Percaya DiriMurid sangat ragu dan tidak berani mencoba gerakan meskipun sudah diberi motivasiMurid mau mencoba setelah dimotivasi berulang kali, masih sangat bergantung pada bantuanMurid menunjukkan keberanian mencoba dengan inisiatif sendiri, mulai percaya diri meski masih perlu bantuanMurid sangat percaya diri, berani mencoba berbagai variasi gerakan, dan membantu teman lain dengan antusias

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk mencoba dan berlatih?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid dengan kemampuan berbeda?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan rasa percaya diri murid yang masih ragu mencoba gerakan?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk tahap memahami, mengaplikasi, dan merefleksi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling sulit dari gerakan berdiri dengan kedua tangan? Bagaimana cara kamu mengatasinya?
  • Apa yang sudah berhasil kamu lakukan hari ini dan apa yang ingin kamu tingkatkan?
  • Bagaimana perasaanmu saat mencoba gerakan baru ini? Apakah kamu merasa senang dan tertantang?
  • Apa yang kamu pelajari tentang pentingnya keseimbangan dan kerja sama dengan teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas VI (Kemendikbudristek, 2022)
  2. Matras senam (minimal 4 buah untuk kelompok)
  3. Video demonstrasi gerakan senam lantai dasar
  4. Peluit dan pengeras suara (opsional)
  5. Dinding atau pagar sebagai alat bantu latihan handstand
  6. Area lapangan atau aula yang aman dan cukup luas
  7. Musik instrumental untuk pemanasan dan pendinginan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.