MODUL AJAR PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Pencak Silat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Variasi dan Kombinasi Pola Gerak Dasar Pencak Silat |
|---|
| Alokasi Waktu | 1x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mendemonstrasikan variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, dan elakan) secara utuh sesuai prosedur yang benar sebagai bukti capaian keterampilan gerak.
- Murid dapat menjelaskan pengaruh latihan aktivitas pencak silat yang teratur terhadap kebugaran jasmani dan gaya hidup aktif sehari-hari.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Dari semua gerakan pencak silat yang sudah kita pelajari, gerakan mana yang menurut kamu paling sulit untuk dikombinasikan, dan mengapa?
- Bagaimana latihan pencak silat secara rutin bisa membuat tubuhmu lebih sehat dan bugar dalam kehidupan sehari-hari?
- Jika kamu harus memperagakan kombinasi gerakan pencak silat terbaikmu hari ini, gerakan apa yang akan kamu pilih untuk ditampilkan dan mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid di lapangan dan mengkondisikan untuk berbaris rapi. Guru mengucapkan salam dan memimpin doa bersama. (2 menit)
- Guru melakukan presensi kehadiran dan memastikan kondisi kesehatan murid layak untuk mengikuti asesmen. (1 menit)
- Asesmen Awal (Diagnostik Singkat): Guru meminta murid mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan lisan — 'Sebutkan satu gerakan pencak silat yang kamu rasa sudah paling kamu kuasai!' — untuk memetakan kesiapan dan kepercayaan diri murid. (2 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: murid akan menjalani asesmen sumatif dengan memperagakan variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat, serta menjawab pertanyaan lisan terkait manfaatnya bagi kebugaran. (1 menit)
- Guru memimpin pemanasan terstruktur: peregangan statis dan dinamis pada otot tangan, kaki, dan pinggang, dilanjutkan gerak pemanasan ringan dengan pola langkah dasar pencak silat. (4 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengingatkan kembali secara singkat (review) urutan dan nama elemen gerak yang akan diasesmen: kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, dan elakan. Guru mencontohkan sekali setiap elemen secara berurutan sebagai acuan visual. (3 menit)
- Murid diberi waktu 2 menit untuk berlatih mandiri (free rehearsal) — mencoba ulang gerakan yang dirasa masih perlu dipersiapkan sebelum tampil. Guru berkeliling memberi penguatan positif tanpa koreksi teknikal di tahap ini. (2 menit)
- Guru membacakan rubrik penilaian secara singkat dan jelas: aspek yang dinilai adalah kebenaran prosedur gerak, kelancaran kombinasi, dan sikap tubuh (postur). Murid memahami apa yang akan dievaluasi.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Asesmen Sumatif Keterampilan (TP 6.4.4.1): Murid dipanggil satu per satu (atau dua orang secara berpasangan jika waktu terbatas) untuk memperagakan rangkaian variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat di hadapan guru. Urutan yang diperagakan: (a) kuda-kuda depan dan samping, (b) pola langkah maju-mundur dan menyilang, (c) pukulan lurus dan tegak, (d) tendangan depan dan samping, (e) tangkisan atas dan bawah, (f) elakan samping dan belakang. Guru mencatat penilaian pada lembar observasi/rubrik. (10 menit)
- Sementara menunggu giliran, murid lain melakukan latihan mandiri berpasangan (drilling) di area yang ditentukan agar tetap aktif bergerak dan tidak pasif. (berlangsung paralel selama 10 menit)
- Asesmen Sumatif Pengetahuan (TP 6.4.4.2): Setelah peragaan keterampilan, guru mengajukan 2 pertanyaan lisan kepada setiap murid: (1) 'Apa manfaat latihan pencak silat secara teratur untuk tubuhmu?' (2) 'Bagaimana kamu bisa menjaga gaya hidup aktif di luar sekolah?' Guru mencatat jawaban pada lembar penilaian. (5 menit, bersamaan dengan rotasi)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah seluruh murid selesai diases, guru mengumpulkan semua murid. Guru memberi apresiasi atas usaha dan keberanian tampil setiap murid. (1 menit)
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) singkat menggunakan lembar ceklis: 'Gerakan mana yang sudah saya kuasai dengan baik?' dan 'Gerakan mana yang masih perlu saya latih?' Lembar dikumpulkan kepada guru. (2 menit)
- Guru memfasilitasi refleksi cepat: 2–3 murid diminta berbagi secara lisan — satu hal yang mereka pelajari dari pengalaman asesmen hari ini dan satu hal yang ingin mereka tingkatkan. (2 menit)
Penutup:- Guru memimpin pendinginan: peregangan ringan seluruh tubuh sambil mengajak murid menarik napas dalam — menghargai usaha yang sudah dilakukan hari ini. (2 menit)
- Guru menyampaikan umpan balik umum terhadap hasil asesmen kelas secara keseluruhan (tanpa menyebut nama), menginformasikan aspek yang sudah bagus dan aspek yang perlu diperkuat. (1 menit)
- Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya beserta catatan perkembangan individual. (1 menit)
- Murid bersama guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan salam. (1 menit)
Diferensiasi:- Konten: Murid yang mengalami keterbatasan fisik ringan (misal cedera ringan) diberikan pilihan untuk mendemonstrasikan gerakan dalam intensitas lebih rendah atau mengganti elemen tertentu dengan gerakan alternatif yang setara, sesuai kondisi yang telah dikomunikasikan kepada guru sebelumnya.
- Proses: Murid yang lebih cepat (telah selesai asesmen dan menunggu) diberikan tantangan tambahan: menyusun dan memperagakan satu rangkaian kombinasi bebas yang mereka ciptakan sendiri dari elemen-elemen yang sudah dipelajari. Murid yang memerlukan lebih banyak waktu diberikan waktu tambahan pada sesi free rehearsal dan boleh memilih urutan elemen gerak yang lebih nyaman bagi mereka.
- Produk: Murid yang memiliki kemampuan verbal lebih kuat dapat menjelaskan manfaat pencak silat dalam bentuk jawaban lebih rinci. Murid yang lebih kuat secara kinestetik dinilai lebih pada kualitas peragaan gerak, dengan pertanyaan pengetahuan dalam level yang lebih sederhana.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat: 'Sebutkan satu gerakan pencak silat yang kamu rasa sudah paling kamu kuasai!' — respons murid digunakan untuk memetakan kepercayaan diri dan kesiapan mengikuti asesmen, serta membantu guru memprioritaskan perhatian pendampingan selama free rehearsal.
Proses:- Observasi langsung oleh guru selama free rehearsal menggunakan catatan anekdot informal untuk mengidentifikasi murid yang masih ragu-ragu pada elemen tertentu.
- Pengamatan sikap dan partisipasi murid yang menunggu giliran: apakah aktif berlatih mandiri berpasangan atau pasif.
- Umpan balik lisan positif selama rehearsal untuk mendorong kepercayaan diri sebelum tampil.
Akhir:- Unjuk kerja sumatif: peragaan variasi dan kombinasi 6 elemen pola gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan) menggunakan rubrik 4 level — Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang — sesuai aspek kebenaran prosedur, kelancaran kombinasi, dan postur/sikap tubuh.
- Tanya jawab lisan sumatif: 2 pertanyaan tentang pengaruh latihan pencak silat terhadap kebugaran jasmani dan gaya hidup aktif, dinilai berdasarkan kedalaman dan ketepatan jawaban menggunakan rubrik 4 level.
- Lembar penilaian diri (self-assessment): murid mengisi ceklis refleksi gerak yang dikumpulkan sebagai data portofolio perkembangan.
Formatif:- Observasi lisan diagnostik di awal: guru meminta murid menyebutkan gerakan yang paling dikuasai untuk memetakan kesiapan.
- Observasi guru saat free rehearsal: guru memantau kesiapan gerak murid sebelum asesmen utama dimulai.
- Penilaian diri (self-assessment) menggunakan lembar ceklis sederhana di akhir tahap Merefleksi.
Sumatif:- Unjuk kerja (performance assessment): murid memperagakan variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan) secara utuh, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Tanya jawab lisan: guru mengajukan 2 pertanyaan kepada setiap murid tentang pengaruh latihan pencak silat terhadap kebugaran dan gaya hidup aktif, dinilai menggunakan rubrik pengetahuan 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kebenaran Prosedur Gerak (kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan) | Murid hanya mampu melakukan 1–2 elemen gerak dengan benar; banyak kesalahan pada posisi tubuh, tangan, dan kaki. | Murid mampu melakukan 3–4 elemen gerak dengan prosedur yang cukup benar; beberapa elemen masih memerlukan koreksi posisi. | Murid mampu melakukan 5–6 elemen gerak dengan prosedur yang benar; sesekali masih ada kekeliruan kecil pada posisi atau arah. | Murid mampu melakukan seluruh 6 elemen gerak dengan prosedur yang benar, tepat, dan konsisten tanpa bantuan atau petunjuk tambahan. | | Kelancaran Kombinasi Gerak | Transisi antar elemen gerak sangat terputus-putus; murid sering berhenti atau tampak bingung saat berpindah dari satu gerakan ke gerakan berikutnya. | Terdapat beberapa transisi yang lancar namun masih banyak jeda dan kebingungan saat menggabungkan elemen gerak. | Kombinasi gerak sebagian besar lancar dan teratur; transisi antar elemen cukup mulus meski sesekali ada hesitasi. | Kombinasi seluruh elemen gerak dilakukan secara lancar, mulus, dan ritmis tanpa jeda yang berarti antar gerakan. | | Postur dan Sikap Tubuh | Postur tubuh tidak terkontrol; keseimbangan sering terganggu dan posisi kuda-kuda tidak stabil saat melakukan gerakan. | Postur tubuh cukup terkontrol pada gerakan statis, namun keseimbangan sering terganggu saat melakukan gerakan dinamis. | Postur dan keseimbangan tubuh sebagian besar terjaga dengan baik; posisi kuda-kuda stabil dan sikap tubuh tegap pada sebagian besar gerakan. | Postur tubuh selalu terkontrol, keseimbangan terjaga dengan baik di semua gerakan statis maupun dinamis, dan sikap tubuh mencerminkan penguasaan gerak yang matang. | | Penjelasan Pengaruh Latihan Pencak Silat terhadap Kebugaran dan Gaya Hidup Aktif | Murid tidak dapat menjawab atau hanya menyebutkan jawaban yang tidak relevan dengan kebugaran atau gaya hidup aktif. | Murid dapat menyebutkan 1 manfaat latihan pencak silat terhadap tubuh namun belum mengaitkannya dengan gaya hidup aktif sehari-hari. | Murid dapat menjelaskan 2 manfaat latihan pencak silat terhadap kebugaran jasmani dan mulai mengaitkannya dengan kebiasaan aktif sehari-hari. | Murid dapat menjelaskan secara rinci minimal 3 manfaat latihan pencak silat terhadap kebugaran jasmani dan menghubungkannya secara konkret dengan penerapan gaya hidup aktif dalam keseharian. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah alokasi waktu 35 menit cukup untuk mengases seluruh murid secara individual? Jika tidak, strategi apa yang perlu saya terapkan pada asesmen berikutnya?
- Apakah instruksi dan rubrik yang saya sampaikan sudah cukup jelas sehingga murid tahu persis apa yang diharapkan dari mereka?
- Murid mana yang memerlukan tindak lanjut (remedial atau pengayaan) berdasarkan hasil asesmen hari ini, dan apa langkah konkret yang akan saya ambil?
- Apakah kegiatan free rehearsal sebelum asesmen efektif mengurangi kecemasan murid dan meningkatkan kualitas peragaan mereka?
Refleksi Murid:- Gerakan pencak silat mana yang sudah kamu lakukan dengan baik hari ini? Apa yang membuat gerakan itu berhasil kamu kuasai?
- Gerakan mana yang masih terasa sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk berlatih meningkatkannya di rumah atau di luar sekolah?
- Setelah belajar dan mempraktikkan pencak silat selama beberapa pertemuan, apakah kamu merasa tubuhmu lebih bugar? Ceritakan alasanmu!
- Bagaimana perasaanmu saat memperagakan gerakan pencak silat di hadapan guru hari ini? Apa yang kamu pelajari dari pengalaman tersebut?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK untuk SD/MI Kelas VI — Muhajir dan Agus Gunawan, Kemendikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-427-940-0), Unit 4 Aktivitas Bela Diri Pencak Silat, hlm. 118–142.
- Buku Siswa PJOK Kelas VI — materi variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat.
- Video pembelajaran variasi dan kombinasi pola gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan) dari sumber internet terpercaya atau kanal resmi Kemendikbudristek.
- Lembar observasi/rubrik penilaian unjuk kerja (disiapkan guru).
- Lembar penilaian diri (self-assessment) murid (disiapkan guru).
- Lapangan/halaman sekolah yang cukup luas dan aman untuk praktik gerak.
- Peluit untuk pengaturan giliran dan sinyal waktu.
- Cone/marker sebagai penanda area peragaan dan area latihan mandiri.
|