Modul AjarPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Variasi Gerak Dasar Kuda-kuda dan Pola Langkah Pencak Silat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Variasi Gerak Dasar Kuda-kuda dan Pola Langkah Pencak Silat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 6: Variasi Gerak Dasar Kuda-kuda dan Pola Langkah Pencak Silat

PJOK - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Variasi Gerak Dasar Kuda-kuda dan Pola Langkah Pencak Silat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikVariasi Gerak Dasar Kuda-kuda dan Pola Langkah Pencak Silat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dan prosedur variasi gerak dasar kuda-kuda (kuda-kuda depan, belakang, tengah, samping) dalam pencak silat dengan benar.
  2. Murid dapat mempraktikkan variasi gerak dasar pola langkah (lurus, gergaji, huruf U, dan segitiga) dalam pencak silat sesuai arah delapan penjuru mata angin secara mandiri.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat pertandingan pencak silat? Mengapa pesilat tidak langsung menyerang, melainkan diam dulu dengan posisi kuda-kuda?
  2. Menurut kalian, apa hubungan antara posisi kaki (kuda-kuda) dan cara bergerak (pola langkah) saat seseorang mempertahankan diri?
  3. Jika kalian harus bergerak menghindari serangan dari delapan arah berbeda, pola langkah seperti apa yang paling efektif? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai aktivitas fisik, dan memeriksa kehadiran (±3 menit).
  • Asesmen Awal — Guru mengajukan 2 pertanyaan diagnostik lisan: (1) 'Siapa yang pernah melihat atau mencoba pencak silat?' dan (2) 'Sebutkan satu posisi kaki yang kalian ingat dari pencak silat.' Guru mencatat respons untuk memetakan pengetahuan awal murid (±3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan mengenal dan mempraktikkan kuda-kuda dan pola langkah pencak silat (±2 menit).
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Mengapa pesilat tidak langsung berlari menyerang, melainkan berdiri dulu dengan posisi tertentu?' Beri waktu 2–3 murid menjawab singkat (±2 menit).
  • Pemanasan terstruktur: murid berjalan memutari lapangan 2 putaran, dilanjutkan peregangan statis pada otot tungkai, lutut, dan pergelangan kaki selama ±5 menit dengan panduan guru.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan gambar atau poster 4 variasi kuda-kuda (depan, belakang, tengah, samping) di papan tulis atau layar proyektor. Bila tidak tersedia, guru menggambar sketsa sederhana di papan (±3 menit).
  • Guru mendemonstrasikan secara langsung setiap kuda-kuda satu per satu sambil menjelaskan posisi kaki, titik berat badan, dan fungsi masing-masing kuda-kuda dalam pertarungan nyata (±5 menit).
  • Murid diminta mengamati dan mengidentifikasi perbedaan keempat kuda-kuda dengan mengisi lembar pengamatan sederhana: 'Kuda-kuda ___ → kaki depan menopang ___ % berat badan, digunakan saat ___.' (±4 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pengecekan pemahaman: 'Kuda-kuda mana yang cocok jika musuh menyerang dari depan? Mengapa?' Murid menjawab secara berpasangan (think-pair-share) selama 2 menit, lalu 2 pasang berbagi jawaban ke kelas (±4 menit).
  • Guru menjelaskan 4 pola langkah (lurus, gergaji, huruf U, segitiga) menggunakan diagram arah delapan penjuru mata angin yang digambar di lantai lapangan menggunakan kapur/selotip (±4 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid membentuk kelompok 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat kartu tugas berisi 4 stasiun praktik: (1) Kuda-kuda depan & belakang, (2) Kuda-kuda tengah & samping, (3) Pola langkah lurus & gergaji, (4) Pola langkah huruf U & segitiga (±2 menit untuk pengorganisasian).
  • Rotasi stasiun: setiap stasiun berlangsung ±4 menit. Masing-masing anggota kelompok mencoba gerakan, sementara satu teman berperan sebagai 'pengamat' yang memberi umpan balik lisan: 'Sudah benar / belum benar karena …' (±16 menit total untuk 4 stasiun).
  • Asesmen Proses — Selama rotasi, guru berkeliling mengamati postur kuda-kuda dan ketepatan pola langkah setiap murid menggunakan lembar observasi sederhana (checklist 4 kriteria: posisi kaki, titik berat badan, arah langkah, keseimbangan). Guru memberi umpan balik individual atau kelompok segera (ongoing).
  • Tantangan mandiri: setelah rotasi selesai, setiap murid memilih salah satu pola langkah favoritnya dan melakukan 8 langkah sesuai arah mata angin secara berurutan tanpa bantuan teman selama ±4 menit.
  • Guru memandu diskusi singkat antarkelompok: 'Gerakan mana yang paling sulit? Apa yang kalian lakukan untuk memperbaikinya?' (±2 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk/barisan. Guru meminta setiap murid mengisi kartu refleksi individu (disediakan guru) yang berisi 3 kolom: 'Yang sudah saya kuasai', 'Yang masih perlu saya latih', dan 'Cara saya akan memperbaikinya' (±4 menit).
  • Penilaian sejawat: dalam kelompok, masing-masing murid menunjukkan satu kuda-kuda pilihan kepada teman satu kelompok. Teman menilai menggunakan lembar penilaian sejawat dengan 2 kriteria: (1) posisi kaki tepat, (2) badan seimbang — skor 1 (belum) atau 2 (sudah) (±4 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi kelas: 'Kalau kalian harus mengajarkan kuda-kuda depan kepada adik kelas, langkah apa yang pertama kalian jelaskan?' Dua murid berbagi jawaban (±2 menit).
  • Guru memberikan penguatan konsep: menghubungkan fungsi kuda-kuda dan pola langkah dengan situasi nyata (olahraga bela diri, keseimbangan tubuh dalam kehidupan sehari-hari) sehingga murid memahami relevansi materi (±2 menit).

Penutup:

  • Asesmen Akhir — Guru memilih 4–5 murid secara acak untuk mendemonstrasikan satu kuda-kuda dan satu pola langkah pilihan guru di depan kelas. Guru menilai menggunakan rubrik 4 level (±5 menit).
  • Pendinginan: murid melakukan peregangan ringan pada otot tungkai dan lutut bersama-sama dipandu guru (±3 menit).
  • Guru merangkum materi inti: nama dan fungsi 4 kuda-kuda, nama dan arah 4 pola langkah, serta kaitannya dengan konsep keseimbangan gerak (±2 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta berlatih kuda-kuda selama 5 menit setiap pagi di rumah dan mencatat kemajuan di jurnal latihan pribadi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum memiliki pengalaman pencak silat sama sekali, guru menyediakan kartu visual bergambar langkah demi langkah setiap kuda-kuda. Untuk murid yang sudah memiliki pengalaman bela diri, guru memberikan tantangan tambahan berupa menjelaskan kapan masing-masing kuda-kuda digunakan dalam situasi pertarungan.
  • Proses: Murid yang mengalami kesulitan motorik mendapat pendampingan langsung dari guru atau teman sebaya yang sudah mahir (peer tutoring) di stasiun. Murid yang cepat menguasai diberi tantangan mengombinasikan dua kuda-kuda dengan transisi pola langkah tanpa berhenti.
  • Produk: Murid lambat cukup mendemonstrasikan 2 kuda-kuda dan 1 pola langkah. Murid cepat diminta membuat rangkaian gerak pendek (8 hitungan) yang menggabungkan minimal 2 kuda-kuda dan 2 pola langkah berbeda secara berurutan.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik sebelum pemanasan: 'Siapa yang pernah melihat atau mencoba pencak silat?' untuk memetakan pengalaman awal.
  • Pertanyaan lisan: 'Sebutkan satu posisi kaki yang kalian ingat dari pencak silat.' untuk mengetahui kosakata gerak yang sudah dimiliki murid.
  • Guru mencatat respons murid di lembar pemetaan awal (nama murid dikategorikan: belum tahu, pernah melihat, pernah mencoba) untuk menyesuaikan scaffolding selama pembelajaran.

Proses:

  • Checklist observasi guru saat rotasi stasiun dengan 4 kriteria: (1) posisi kaki sesuai jenis kuda-kuda, (2) titik berat badan tepat, (3) arah langkah sesuai pola, (4) tubuh seimbang saat berpindah. Skala: √ (sudah) / × (belum).
  • Penilaian sejawat dalam kelompok: setiap murid menilai satu teman menggunakan lembar isian sederhana — skor 1 (belum tepat) atau 2 (sudah tepat) untuk masing-masing kriteria.
  • Umpan balik lisan langsung dari guru kepada murid saat teridentifikasi melakukan gerakan yang kurang tepat, dengan koreksi spesifik (contoh: 'Lutut depanmu perlu ditekuk lebih dalam agar kuda-kuda depan stabil').

Akhir:

  • Demonstrasi individu: guru menunjuk murid secara acak (4–5 orang sebagai sampel) untuk memperagakan satu kuda-kuda dan satu pola langkah yang ditentukan guru. Penilaian menggunakan rubrik 4 level dengan aspek: ketepatan posisi kuda-kuda dan ketepatan pola langkah.
  • Pengumpulan kartu refleksi individu ('Yang sudah saya kuasai', 'Yang masih perlu saya latih', 'Cara saya akan memperbaikinya') sebagai bukti kesadaran diri murid terhadap capaian belajarnya.

Formatif:

  • Observasi langsung oleh guru saat rotasi stasiun menggunakan checklist 4 kriteria (posisi kaki, titik berat badan, arah langkah, keseimbangan).
  • Penilaian sejawat dalam kelompok menggunakan lembar penilaian 2 kriteria sederhana (posisi kaki tepat, badan seimbang).
  • Lembar pengamatan murid saat tahap Memahami (identifikasi perbedaan kuda-kuda).
  • Umpan balik lisan guru selama praktik di stasiun.

Sumatif:

  • Demonstrasi individu di akhir pembelajaran: murid menunjukkan satu kuda-kuda dan satu pola langkah yang ditentukan guru, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Kartu refleksi individu yang dikumpulkan sebagai bukti proses belajar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Ketepatan Posisi Kuda-kudaMurid belum dapat membedakan posisi kaki untuk keempat jenis kuda-kuda; postur tubuh tidak stabil dan titik berat badan tidak tepat meskipun sudah dibimbing.Murid dapat melakukan 1–2 jenis kuda-kuda dengan posisi kaki yang mendekati benar, namun titik berat badan masih perlu koreksi dan keseimbangan belum konsisten.Murid dapat melakukan 3–4 jenis kuda-kuda dengan posisi kaki yang benar dan keseimbangan yang cukup stabil, meskipun sesekali memerlukan koreksi kecil.Murid dapat melakukan seluruh 4 jenis kuda-kuda dengan posisi kaki tepat, titik berat badan ideal, dan keseimbangan tubuh yang stabil secara konsisten serta dapat menjelaskan fungsi setiap kuda-kuda.
Ketepatan Pola LangkahMurid belum dapat mengikuti arah pola langkah yang diminta; langkah kaki tidak teratur dan arah tidak sesuai dengan pola (lurus, gergaji, huruf U, segitiga).Murid dapat melakukan 1–2 pola langkah dengan arah yang mendekati benar, namun ritme langkah belum konsisten dan sering berhenti untuk mengecek posisi.Murid dapat melakukan 3–4 pola langkah dengan arah yang benar dan ritme yang cukup konsisten sesuai arah delapan penjuru mata angin, dengan sedikit jeda.Murid dapat melakukan seluruh 4 pola langkah dengan arah yang tepat, ritme konsisten, dan transisi antarpola yang lancar sesuai arah delapan penjuru mata angin secara mandiri.
Kemandirian dalam PraktikMurid hanya mau bergerak jika terus-menerus diarahkan dan dibimbing fisik oleh guru; tidak berinisiatif mencoba mandiri.Murid mencoba bergerak mandiri namun sering berhenti dan meminta bantuan teman atau guru untuk mengonfirmasi setiap langkah.Murid dapat berlatih secara mandiri di stasiun dan hanya bertanya kepada guru atau teman saat benar-benar menemui kesulitan.Murid berlatih secara penuh mandiri, mampu mengoreksi gerakan sendiri berdasarkan pengamatan, dan aktif membantu teman yang mengalami kesulitan.
Pemahaman Konsep (Lisan/Tertulis)Murid tidak dapat menyebutkan nama atau menjelaskan fungsi kuda-kuda maupun pola langkah meskipun sudah diberi petunjuk.Murid dapat menyebutkan 1–2 nama kuda-kuda atau pola langkah tetapi belum dapat menjelaskan fungsi atau prosedur pelaksanaannya.Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan prosedur 3–4 jenis kuda-kuda dan 2–3 pola langkah dengan bahasa sendiri yang cukup tepat.Murid dapat menjelaskan konsep dan prosedur seluruh kuda-kuda dan pola langkah dengan tepat, runtut, dan mengaitkannya dengan situasi nyata penggunaan dalam pencak silat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempraktikkan keempat jenis kuda-kuda dan keempat pola langkah selama sesi rotasi stasiun?
  • Apakah instruksi dan demonstrasi saya cukup jelas sehingga murid dapat memahami perbedaan antara keempat jenis kuda-kuda tanpa kebingungan?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih intensif pada pertemuan berikutnya, dan strategi apa yang akan saya gunakan?
  • Apakah alokasi waktu per tahap (Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan hari ini efektif menjangkau murid dengan kemampuan awal yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Dari keempat kuda-kuda (depan, belakang, tengah, samping), mana yang paling mudah dan mana yang paling sulit kamu lakukan? Mengapa?
  • Pola langkah apa yang menurutmu paling berguna jika kamu harus menghindari serangan dari berbagai arah? Jelaskan alasanmu.
  • Apa satu hal yang ingin kamu perbaiki dari gerakan kuda-kuda atau pola langkahmu, dan apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas VI — Muhajir dan Agus Gunawan, Kemdikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-427-940-0), Unit 4: Aktivitas Bela Diri Pencak Silat, hlm. 118–142.
  2. Poster atau gambar ilustrasi 4 variasi kuda-kuda pencak silat (disiapkan guru atau dicetak dari sumber terpercaya).
  3. Diagram arah delapan penjuru mata angin untuk pola langkah (digambar di lantai lapangan menggunakan kapur atau selotip warna).
  4. Video pembelajaran variasi kuda-kuda dan pola langkah pencak silat (dapat diakses melalui YouTube atau platform resmi Kemdikbudristek, ditayangkan jika tersedia proyektor).
  5. Kartu tugas stasiun praktik (disiapkan guru, berisi instruksi singkat dan gambar posisi untuk setiap stasiun).
  6. Lembar pengamatan murid (identifikasi perbedaan kuda-kuda) — disiapkan guru.
  7. Lembar penilaian sejawat sederhana — disiapkan guru.
  8. Kartu refleksi individu 3 kolom — disiapkan guru.
  9. Peluit dan stopwatch untuk manajemen waktu rotasi stasiun.
  10. Lapangan olahraga atau ruang kelas yang cukup luas untuk praktik gerak.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.