MODUL AJAR PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Pola Gerak Manipulatif Bergerak dalam Permainan Net (Passing dan Servis dengan Variasi Arah Gerak) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Pola Gerak Manipulatif Bergerak dalam Permainan Net (Passing dan Servis dengan Variasi Arah Gerak) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan pola gerak manipulatif melalui variasi passing atas dan passing bawah dengan bergerak maju, mundur, dan menyamping secara berpasangan dan berkelompok dalam konteks permainan net yang dimodifikasi.
- Murid dapat menginvestigasi konsep gerak lokomotor (perpindahan posisi) yang dikombinasikan dengan gerak manipulatif (passing menggunakan bola) untuk meningkatkan efektivitas teknik dalam permainan net.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Menurutmu, mengapa seorang pemain voli perlu bergerak berpindah tempat sebelum melakukan passing, bukan hanya berdiri diam di satu titik?
- Apa perbedaan yang kamu rasakan saat melakukan passing bawah sambil bergerak maju dibandingkan saat berdiri di tempat? Mana yang lebih mudah? Mengapa?
- Bagaimana caramu dan teman satu timmu mengatur perpindahan posisi agar bola tidak jatuh dan permainan tetap berjalan lancar?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid di lapangan, memeriksa kehadiran, dan memastikan seluruh murid siap secara fisik dan mental (±2 menit).
- Asesmen awal diagnostik: Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan singkat — 'Siapa yang sudah pernah bermain voli atau melihat orang bermain voli?' dan 'Apa itu passing bawah dan passing atas?' — untuk mengetahui pengetahuan awal murid (±3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat dan jelas: 'Hari ini kita akan belajar melakukan passing sambil bergerak maju, mundur, dan menyamping, serta memahami mengapa perpindahan posisi itu penting dalam permainan net.' (±2 menit)
- Pertanyaan pemantik: Guru mengajukan pertanyaan 'Mengapa pemain voli profesional selalu bergerak sebelum memukul bola?' dan memberi waktu beberapa murid menjawab secara singkat (±3 menit).
- Pemanasan terstruktur: Murid melakukan jogging ringan mengelilingi lapangan 2 putaran, dilanjutkan peregangan dinamis (lengan, pergelangan tangan, pinggang, lutut) yang dipandu guru selama ±5 menit. Guru menghubungkan gerakan pemanasan dengan otot-otot yang akan digunakan saat passing.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan secara singkat perbedaan gerak lokomotor (berpindah tempat: maju, mundur, menyamping) dan gerak manipulatif (passing bawah dan atas) menggunakan bahasa sederhana disertai demonstrasi langsung di lapangan (±5 menit).
- Guru mendemonstrasikan tiga pola gerak: (a) passing bawah sambil bergerak maju, (b) passing atas sambil bergerak mundur, dan (c) passing sambil bergerak menyamping. Demonstrasi dilakukan perlahan agar murid dapat mengamati dengan seksama.
- Murid diminta mengamati demonstrasi guru dan menjawab pertanyaan terbimbing: 'Kapan kaki bergerak? Kapan tangan melakukan passing? Apa yang terjadi jika kaki tidak bergerak lebih dulu?' — mendorong murid berpikir tentang urutan dan koordinasi gerak (prinsip Berkesadaran: murid diajak memahami tujuan dan strategi gerak secara sadar).
- Guru membagikan kartu gerak sederhana bergambar yang menunjukkan posisi tubuh saat passing bawah dan atas bergerak. Murid mengamati dan mendiskusikan kartu tersebut bersama pasangannya selama ±2 menit sebelum mencoba.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Aktivitas 1 — Passing Berpasangan di Tempat (±5 menit): Murid berpasangan melakukan passing bawah dan passing atas bergantian di tempat sebagai pemanasan teknik. Guru berkeliling memberikan umpan balik teknik posisi tangan dan posisi kaki.
- Aktivitas 2 — Passing Bergerak Maju dan Mundur (±8 menit): Pasangan berdiri berhadapan dengan jarak ±3 meter. Satu murid melambungkan bola ke depan, pasangannya berlari maju melakukan passing bawah, lalu mundur ke posisi semula. Setelah 5 kali, berganti giliran. Murid menghitung berapa kali passing berhasil tanpa bola jatuh.
- Aktivitas 3 — Passing Bergerak Menyamping (±8 menit): Pasangan berdiri bersisian. Guru atau satu murid melempar bola sedikit ke kanan atau kiri, sehingga penerima harus bergerak menyamping sebelum melakukan passing atas atau bawah. Dilakukan bergantian.
- Aktivitas 4 — Permainan Net Modifikasi Berkelompok (±10 menit): Murid dibagi menjadi kelompok 4–5 orang. Bermain di lapangan yang dipersempit dengan net/tali sebagai pembatas. Aturan: bola harus dioperkan minimal 2 kali sebelum menyeberang net, dan setiap pemain wajib berpindah posisi setelah melakukan passing. Guru mengamati pola gerak dan efektivitas kombinasi lokomotor-manipulatif tiap kelompok. (prinsip Menggembirakan: format permainan membuat latihan terasa seperti bermain sungguhan).
- Selama Aktivitas 2–4, guru melakukan observasi asesmen proses: mengamati koordinasi gerak, kekompakan tim, dan ketepatan teknik passing. Guru memberikan umpan balik langsung kepada murid yang memerlukan koreksi teknik.
- Diferensiasi selama Mengaplikasi: Murid yang sudah mahir diberikan tantangan tambahan (jarak lebih jauh, variasi arah bola lebih beragam). Murid yang masih kesulitan menggunakan bola yang lebih ringan atau balon dan jarak lebih dekat.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid duduk bersama kelompoknya selama ±5 menit. Guru mengajukan pertanyaan refleksi kelompok: 'Pola gerak mana yang paling sulit — maju, mundur, atau menyamping? Mengapa?', 'Bagaimana tim kalian mengatur perpindahan posisi agar bola tidak jatuh?', dan 'Apa hubungan antara bergerak lebih cepat dengan hasil passing yang lebih baik?'
- Masing-masing kelompok menyampaikan 1–2 temuan mereka secara lisan kepada kelas. Guru merangkum jawaban dan mengaitkannya dengan konsep kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif (prinsip Bermakna: murid mengonstruksi pemahaman konsep dari pengalaman langsung mereka).
- Murid secara individu mengisi lembar refleksi singkat (3 pertanyaan: apa yang berhasil saya lakukan, apa yang masih sulit, dan apa yang akan saya coba perbaiki) sebagai bukti kesadaran diri terhadap perkembangan keterampilan gerak mereka (prinsip Berkesadaran: mendorong regulasi diri dan metakognisi).
Penutup:- Pendinginan: Murid melakukan peregangan statis selama ±3 menit dipandu guru — fokus pada otot lengan, bahu, dan kaki yang telah digunakan.
- Asesmen akhir singkat: Guru meminta 3–4 murid secara acak untuk mendemonstrasikan satu pola gerak passing bergerak pilihan mereka sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran.
- Guru memberikan penguatan dan apresiasi terhadap usaha seluruh murid, menyebutkan hal-hal positif yang diamati selama pembelajaran.
- Guru menutup pembelajaran dengan menghubungkan materi hari ini dengan manfaat nyata dalam kehidupan: 'Kemampuan bergerak sambil mengontrol bola adalah keterampilan dasar yang berguna tidak hanya di voli, tetapi juga di banyak olahraga lain dan aktivitas sehari-hari.'
- Murid diarahkan untuk membereskan alat dan bahan, lalu berbaris rapi sebelum dibubarkan.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum menguasai teknik dasar passing diberikan penjelasan ulang dengan demonstrasi lebih lambat dan menggunakan bola yang lebih ringan (bola spons atau balon). Murid yang sudah mahir diberikan kartu tantangan berisi instruksi variasi gerak yang lebih kompleks (misalnya: passing atas bergerak diagonal atau kombinasi 3 arah).
- Proses: Selama Aktivitas Mengaplikasi, jarak antar pasangan disesuaikan — murid yang masih berkembang menggunakan jarak ±2 meter, murid yang sudah berkembang menggunakan jarak ±4–5 meter. Guru memberikan bimbingan langsung lebih intensif kepada murid yang membutuhkan, sementara murid yang sudah mahir berlatih semi-mandiri.
- Produk: Murid yang belum berkembang cukup menunjukkan 1 jenis passing bergerak dengan teknik yang benar. Murid yang sudah berkembang ditantang untuk mendemonstrasikan kombinasi 2 arah gerak berbeda secara berurutan tanpa bola jatuh, serta menjelaskan secara lisan mengapa perpindahan posisi meningkatkan efektivitas teknik passing.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan di awal pendahuluan: guru mengajukan pertanyaan 'Siapa yang sudah pernah melakukan passing bola voli?' dan 'Apa perbedaan passing atas dan passing bawah?' untuk memetakan pengetahuan dan pengalaman awal murid sebelum pembelajaran dimulai.
- Guru mencatat secara cepat murid yang sudah memiliki pengetahuan awal kuat (akan diarahkan sebagai tutor sebaya atau diberi tantangan lebih) dan murid yang belum memiliki pengetahuan dasar (akan mendapat bimbingan lebih intensif).
Proses:- Observasi teknik gerak selama Aktivitas 2 dan 3: guru menggunakan lembar ceklis sederhana untuk mencatat apakah murid (a) bergerak ke posisi bola sebelum melakukan passing, (b) menggunakan teknik tangan yang benar, dan (c) menjaga keseimbangan saat bergerak.
- Pemantauan jumlah passing berhasil: selama latihan berpasangan, murid menghitung sendiri berapa kali passing berhasil tanpa bola jatuh dalam satu sesi 5 menit — data ini digunakan guru untuk memantau perkembangan dan memberikan umpan balik langsung.
- Pengamatan kerja sama kelompok selama permainan net modifikasi: guru menilai apakah murid saling berkomunikasi, mengatur posisi, dan mendukung satu sama lain dalam tim.
Akhir:- Demonstrasi keterampilan individual: 3–4 murid yang dipilih secara acak menunjukkan kombinasi passing bergerak (maju, mundur, atau menyamping) dan dinilai menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek teknik passing dan kombinasi gerak lokomotor.
- Pengumpulan lembar refleksi tertulis individu: murid mengisi lembar yang berisi pertanyaan tentang apa yang berhasil dilakukan, apa yang masih sulit, dan hubungan antara gerak lokomotor dan efektivitas passing — sebagai bukti kemampuan menginvestigasi konsep gerak (TP 6.2.2.2).
Formatif:- Observasi langsung oleh guru selama aktivitas passing berpasangan dan berkelompok: guru mengamati koordinasi antara gerak kaki (lokomotor) dan teknik passing (manipulatif) menggunakan lembar observasi sederhana.
- Tanya jawab lisan selama kegiatan: guru mengajukan pertanyaan singkat kepada murid tentang strategi gerak yang mereka gunakan untuk mengetahui pemahaman konsep.
- Penilaian teman sebaya (peer assessment) selama permainan net modifikasi: setiap anggota kelompok memberikan penilaian singkat terhadap rekannya menggunakan kriteria 'bergerak sebelum passing' dan 'bola berhasil diterima'.
Sumatif:- Demonstrasi keterampilan di akhir pembelajaran: murid secara individu atau berpasangan menunjukkan minimal 2 variasi passing bergerak (maju/mundur/menyamping) yang dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Lembar refleksi tertulis individu: murid mengisi 3 pertanyaan refleksi tentang pengalaman belajar, kesulitan yang dihadapi, dan rencana perbaikan — dinilai sebagai bukti kemampuan menginvestigasi dan mengevaluasi gerak sendiri.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Teknik Passing Bawah Bergerak | Murid belum mampu melakukan passing bawah dengan benar saat bergerak; tangan tidak membentuk platform yang tepat dan kaki tidak berpindah mengikuti arah bola. | Murid dapat melakukan passing bawah dengan teknik dasar yang benar saat berdiri diam, namun belum konsisten mengombinasikannya dengan gerak berpindah posisi. | Murid dapat melakukan passing bawah dengan teknik yang benar sambil bergerak maju atau mundur, namun masih kurang konsisten saat bergerak menyamping. | Murid dapat melakukan passing bawah dengan teknik yang benar dan konsisten sambil bergerak ke segala arah (maju, mundur, menyamping) secara berpasangan maupun dalam permainan kelompok. | | Teknik Passing Atas Bergerak | Murid belum mampu melakukan passing atas dengan benar saat bergerak; posisi jari, pergelangan tangan, dan perpindahan kaki belum terkoordinasi. | Murid dapat melakukan passing atas dengan teknik dasar yang benar saat berdiri diam, namun kehilangan kendali teknik ketika harus berpindah posisi. | Murid dapat melakukan passing atas dengan teknik yang benar sambil bergerak ke 1–2 arah, dengan koordinasi tangan dan kaki yang cukup baik. | Murid dapat melakukan passing atas dengan teknik yang benar dan konsisten sambil bergerak ke segala arah, dengan koordinasi tangan-kaki yang baik dan bola terkontrol dengan tepat. | | Kombinasi Gerak Lokomotor dan Manipulatif | Murid melakukan gerak lokomotor dan manipulatif secara terpisah; tidak mampu berpindah posisi dan melakukan passing secara bersamaan. | Murid mulai mengombinasikan perpindahan posisi dengan passing, namun timing antara gerak kaki dan tangan masih tidak sinkron sehingga bola sering tidak terkontrol. | Murid dapat mengombinasikan gerak lokomotor dan manipulatif dengan cukup baik dalam situasi latihan berpasangan, meskipun belum konsisten dalam situasi permainan kelompok. | Murid secara konsisten mengombinasikan perpindahan posisi yang tepat dengan teknik passing yang benar, baik dalam situasi latihan berpasangan maupun permainan net modifikasi berkelompok. | | Investigasi dan Pemahaman Konsep Gerak | Murid belum mampu menjelaskan hubungan antara gerak lokomotor dan efektivitas passing; lembar refleksi tidak diisi atau diisi tanpa relevansi. | Murid dapat menyebutkan bahwa bergerak sebelum passing itu penting, namun belum mampu menjelaskan alasan atau mekanismenya secara konsep. | Murid dapat menjelaskan bahwa perpindahan posisi membantu mengatur jarak dan posisi tubuh yang optimal untuk melakukan passing, berdasarkan pengalaman praktik. | Murid dapat menginvestigasi dan menjelaskan secara rinci bagaimana kombinasi gerak lokomotor yang tepat meningkatkan efektivitas passing, disertai contoh nyata dari pengalaman bermain mereka, dan mampu mengevaluasi perkembangan teknik mereka sendiri. | | Kerja Sama dan Kolaborasi dalam Kelompok | Murid tidak menunjukkan kerja sama; bermain sendiri, tidak berkomunikasi dengan teman, dan tidak mengatur posisi bersama tim. | Murid sesekali berkomunikasi dengan teman satu tim, namun belum konsisten dalam mengatur posisi bersama atau mendukung rekan yang kesulitan. | Murid secara aktif berkomunikasi dan mengatur posisi bersama tim selama permainan net modifikasi, serta memberikan dukungan kepada rekan yang membutuhkan. | Murid menjadi penggerak kerja sama tim: menginisiasi komunikasi, membantu mengatur strategi perpindahan posisi kelompok, dan mendukung rekan dengan umpan balik yang konstruktif selama permainan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempraktikkan passing bergerak ke tiga arah (maju, mundur, menyamping) selama alokasi waktu yang tersedia?
- Apakah instruksi dan demonstrasi yang saya berikan cukup jelas sehingga murid memahami perbedaan dan hubungan antara gerak lokomotor dan manipulatif?
- Murid mana yang masih memerlukan bimbingan tambahan dalam teknik passing, dan bagaimana saya akan menindaklanjutinya pada pertemuan berikutnya?
- Apakah format permainan net modifikasi berhasil menciptakan suasana yang menggembirakan sekaligus mendorong murid berlatih teknik secara serius?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah efektif menjangkau murid dengan kemampuan berbeda?
Refleksi Murid:- Gerakan mana yang paling sulit kamu lakukan hari ini — passing sambil bergerak maju, mundur, atau menyamping? Apa yang membuatnya sulit?
- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang hubungan antara bergerak (berpindah posisi) dan kemampuan melakukan passing dengan lebih baik?
- Bagaimana perasaanmu saat bermain dalam kelompok? Apa yang kamu dan timmu lakukan agar bola tidak jatuh dan permainan berjalan lancar?
- Satu hal apa yang ingin kamu latih lebih banyak pada pertemuan berikutnya?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK untuk SD/MI Kelas VI (Muhajir dan Agus Gunawan, Kemdikbudristek 2022) — Unit 2: Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Net, hal. 60–68
- Bola voli standar (atau bola spons/bola ringan sebagai alternatif untuk diferensiasi)
- Net voli atau tali rafia setinggi ±1,5–2 meter sebagai pembatas lapangan
- Lapangan atau area terbuka yang cukup luas untuk aktivitas kelompok
- Kartu gerak bergambar (dibuat guru) yang menampilkan posisi tubuh saat passing bawah dan passing atas bergerak ke berbagai arah
- Lembar refleksi individu (disiapkan guru) berisi 3 pertanyaan tentang pengalaman belajar hari ini
- Lembar observasi guru (ceklis sederhana) untuk asesmen proses selama kegiatan inti
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) versi Deep Learning 2025 — sebagai acuan prinsip pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan
|