Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

PJOK - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuangkan pemahaman tentang dampak negatif gaya hidup tidak sehat ke dalam sebuah poster sederhana menggunakan media yang tersedia sebagai bentuk ekspresi kesadaran kesehatan
  2. Murid dapat mendiskusikan solusi pencegahan perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi pada tubuh kita jika terlalu lama bermain game online tanpa bergerak?
  2. Mengapa makanan cepat saji yang dimakan berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan?
  3. Bagaimana cara kalian membagi waktu antara bermain gadget dan beraktivitas fisik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dipimpin salah satu murid
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan belajar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Apakah yang kamu ketahui tentang perubahan perilaku orang dulu dan sekarang dalam menjalani gaya hidup?' dan 'Apa saja dampak pola atau perilaku hidup tidak sehat?'
  • Guru mengelompokkan murid menjadi dua kelompok berdasarkan pemahaman awal: kelompok pertama (sudah memahami) dan kelompok kedua (belum memahami)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Kelompok kedua (belum memahami) diberikan penjelasan konsep dasar tentang gaya hidup sehat dan tidak sehat serta dampak negatifnya menggunakan presentasi visual dan video interaktif
  • Kelompok pertama (sudah memahami) diberikan studi kasus yang melibatkan individu atau kelompok dengan gaya hidup tidak sehat untuk dianalisis dan dicari solusinya
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang dampak negatif bermain game online berlebihan: kurang gerak (perilaku sedenter), mata lelah, kurang tidur, menurunnya prestasi belajar
  • Guru menjelaskan dampak konsumsi makanan cepat saji berlebihan: obesitas, masalah pencernaan, kekurangan gizi, risiko penyakit jangka panjang
  • Murid mencatat poin-poin penting dari penjelasan guru secara mandiri
  • Guru menunjukkan contoh poster sederhana (media kertas dan digital) sebagai inspirasi

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara individu membuat poster sederhana dengan tema: 'Dampak Negatif Tidak Menerapkan Manajemen Waktu Bermain Game Online/Media Sosial dan Konsumsi Makanan Cepat Saji Berlebihan'
  • Murid memilih media yang tersedia: kertas gambar, krayon, spidol, atau memanfaatkan aplikasi digital sederhana di gadget
  • Guru memberikan panduan teknis: poster harus memuat judul menarik, gambar/ilustrasi, pesan singkat tentang dampak negatif, dan ajakan untuk hidup sehat
  • Murid menuangkan kreativitas dan pemahaman mereka tentang bahaya gaya hidup tidak sehat ke dalam poster
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan motivasi kepada murid yang membutuhkan bantuan
  • Setelah poster selesai, murid mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas atau dalam kelompok kecil
  • Murid saling memberikan apresiasi dan masukan konstruktif terhadap karya teman

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang solusi pencegahan perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat
  • Murid mendiskusikan strategi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari: membatasi waktu layar maksimal 2 jam, melakukan aktivitas fisik minimal 60 menit per hari, memilih camilan sehat, minum air putih cukup, tidur teratur
  • Murid melakukan observasi sederhana pada diri sendiri dengan mengisi tabel pembagian waktu bermain game (akan dikerjakan di rumah sebagai penugasan)
  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran hari ini: 'Apa yang kalian rasakan setelah membuat poster ini?' dan 'Apa yang akan kalian ubah dalam kebiasaan sehari-hari?'
  • Murid menuliskan komitmen pribadi untuk mengurangi perilaku tidak sehat dan meningkatkan aktivitas fisik

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran hari ini
  • Guru memberikan penguatan positif atas usaha dan karya murid
  • Guru memberikan penugasan: murid diminta menunjukkan poster kepada orang tua di rumah, meminta masukan, dan mengisi tabel observasi bermain game
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok yang sudah memahami diberikan studi kasus untuk analisis mendalam, sedangkan kelompok yang belum memahami diberikan penjelasan konsep dasar dengan media visual dan video interaktif
  • Proses: Murid dapat memilih media pembuatan poster sesuai kemampuan: manual (kertas, krayon, spidol) atau digital (aplikasi sederhana). Guru memberikan scaffolding lebih intensif kepada murid yang membutuhkan
  • Produk: Murid cepat dapat membuat poster yang lebih kompleks dengan pesan tambahan dan detail visual lebih banyak, sedangkan murid yang memerlukan dukungan dapat membuat poster sederhana dengan 1-2 pesan utama dan ilustrasi dasar

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Apakah yang kamu ketahui tentang perubahan perilaku orang dulu dan sekarang dalam menjalani gaya hidup?' dan 'Apa saja dampak pola atau perilaku hidup tidak sehat?'
  • Guru mengelompokkan murid berdasarkan jawaban untuk menentukan strategi diferensiasi

Proses:

  • Observasi saat murid membuat poster: apakah memahami tema, menuangkan ide dengan tepat, bekerja mandiri
  • Tanya jawab informal saat guru berkeliling untuk mengecek pemahaman konsep dampak negatif gaya hidup tidak sehat
  • Penilaian partisipasi dalam diskusi kelompok dan presentasi poster

Akhir:

  • Penilaian hasil poster menggunakan rubrik (kelengkapan, kesesuaian pesan, kreativitas, presentasi)
  • Penilaian kemampuan menyampaikan solusi pencegahan perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat dalam diskusi
  • Refleksi tertulis: murid menuliskan komitmen pribadi untuk mengubah kebiasaan tidak sehat

Formatif:

  • Observasi sikap dan partisipasi murid selama diskusi kelas
  • Penilaian proses pembuatan poster: kreativitas, kesesuaian tema, keseriusan kerja
  • Tanya jawab lisan selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman

Sumatif:

  • Penilaian produk poster menggunakan rubrik: kelengkapan elemen, kesesuaian pesan dengan tema, kreativitas visual, kemampuan presentasi
  • Penilaian kemampuan diskusi dan menyampaikan solusi pencegahan gaya hidup tidak sehat

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Elemen PosterPoster hanya memuat 1 elemen (judul saja atau gambar saja) tanpa pesan jelasPoster memuat 2 elemen (judul dan gambar) namun pesan belum jelasPoster memuat 3 elemen (judul, gambar, pesan) namun kurang ajakan untuk hidup sehatPoster memuat semua elemen lengkap (judul menarik, gambar/ilustrasi sesuai, pesan jelas tentang dampak negatif, dan ajakan hidup sehat)
Kesesuaian Pesan dengan TemaPesan poster tidak sesuai dengan tema dampak negatif gaya hidup tidak sehatPesan poster menyinggung tema namun tidak spesifik pada dampak negatif bermain game berlebihan atau konsumsi makanan cepat sajiPesan poster sesuai tema dan menjelaskan 1 dampak negatif (bermain game berlebihan ATAU makanan cepat saji) dengan cukup jelasPesan poster sangat sesuai tema, menjelaskan dampak negatif bermain game berlebihan DAN konsumsi makanan cepat saji dengan jelas dan mudah dipahami
Kreativitas dan Estetika VisualPoster sangat sederhana, tidak menarik, gambar asal-asalan atau tidak adaPoster cukup sederhana, ada usaha membuat gambar namun kurang rapi dan kurang menarikPoster rapi, gambar cukup menarik dan berwarna, ada usaha membuat tampilan menarik perhatianPoster sangat menarik, gambar kreatif dan penuh warna, komposisi rapi, mampu menarik perhatian dan menyampaikan pesan dengan efektif
Kemampuan Presentasi dan DiskusiTidak dapat menjelaskan isi poster, tidak aktif dalam diskusi solusi pencegahanDapat menjelaskan isi poster dengan bantuan guru, kurang aktif dalam diskusiDapat menjelaskan isi poster dengan baik, memberikan 1-2 solusi pencegahan gaya hidup tidak sehatDapat menjelaskan isi poster dengan sangat baik dan percaya diri, aktif mendiskusikan solusi pencegahan perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat yang realistis diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah diferensiasi pembelajaran yang saya lakukan sudah efektif untuk memenuhi kebutuhan semua murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid dan bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kualitas asesmen agar lebih autentik dan mendalam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang sudah kamu pahami tentang dampak negatif gaya hidup tidak sehat?
  • Bagian mana yang masih sulit kamu pahami?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk mengurangi kebiasaan tidak sehat dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka, Bab 5: Menjadi Sehat dan Aktif
  2. Buku Guru PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Video edukasi tentang dampak negatif perilaku sedenter dan konsumsi makanan cepat saji
  4. Presentasi visual tentang gaya hidup sehat vs tidak sehat
  5. Kertas gambar A3/A4, krayon, spidol warna, pensil warna
  6. Gadget/tablet (opsional) dengan aplikasi desain poster sederhana
  7. Informasi dari Kementerian Kesehatan RI tentang rekomendasi aktivitas fisik anak
  8. Contoh poster kampanye kesehatan sederhana

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.