MODUL AJAR PJOK — Kelas 5 (Fase C) Topik: Gaya Hidup Anak di Era Digital dan Dampak Perilaku Sedenter INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Gaya Hidup Anak di Era Digital dan Dampak Perilaku Sedenter |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengidentifikasi berbagai dampak negatif gaya hidup tidak sehat (perilaku sedenter, konsumsi junk food, screen time berlebihan) terhadap kesehatan tubuh berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan
- Murid dapat menjelaskan perbedaan antara gaya hidup aktif dan gaya hidup tidak aktif serta menghubungkannya dengan risiko kesehatan yang dapat timbul
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apakah yang kamu ketahui tentang perubahan perilaku orang dulu dan sekarang dalam menjalani gaya hidup?
- Apa saja dampak pola atau perilaku hidup tidak sehat yang kamu ketahui?
- Berapa lama waktu yang kamu habiskan setiap hari untuk menonton televisi, bermain gadget, atau bermain game?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang gaya hidup di era digital dan dampak perilaku sedenter
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk menggali pengetahuan awal murid
- Guru mengelompokkan murid menjadi dua kelompok berdasarkan hasil asesmen awal: kelompok 1 (sudah memahami) dan kelompok 2 (belum memahami)
- Guru menyampaikan gambaran kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membaca teks tentang gaya hidup anak di era digital dari Buku Siswa halaman 150, fokus pada perubahan perilaku dari aktif menjadi sedenter
- Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang istilah perilaku sedenter dan memberikan penjelasan berdasarkan rekomendasi WHO (2020) bahwa perilaku sedenter adalah kebiasaan tidak aktif lebih dari 2 jam
- Murid mengidentifikasi contoh perilaku sedenter dalam kehidupan sehari-hari (menonton TV, bermain game, scrolling media sosial)
- Guru menjelaskan perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif menggunakan contoh konkret dari lingkungan murid
- Murid mencatat dampak negatif perilaku sedenter: obesitas, menurunnya kebugaran, masalah postur tubuh, dan gangguan kesehatan lainnya
- Guru menampilkan gambar atau video pendek (jika tersedia) yang membandingkan anak dengan gaya hidup aktif dan sedenter
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Kelompok 1 (sudah memahami) diberikan studi kasus tentang seorang anak dengan gaya hidup sedenter dan diminta menganalisis risiko kesehatan serta menyusun rekomendasi perbaikan
- Kelompok 2 (belum memahami) difasilitasi dengan kegiatan mengisi tabel perbandingan sederhana antara kegiatan sedenter dan kegiatan aktif, kemudian mengidentifikasi dampaknya
- Murid dalam kelompok mendiskusikan kasus atau tabel yang diberikan
- Setiap murid membuat refleksi pribadi dengan menghitung berapa jam mereka melakukan aktivitas sedenter dalam sehari (screen time) dan membandingkannya dengan rekomendasi WHO (tidak lebih dari 2 jam)
- Murid menuliskan satu komitmen sederhana untuk mengurangi perilaku sedenter di rumah
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Perwakilan dari setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas
- Murid lain memberikan tanggapan atau menambahkan informasi
- Guru memberikan penguatan dan klarifikasi jika ada miskonsepsi
- Murid merefleksikan pemahaman mereka dengan menjawab pertanyaan: Apa yang kamu pelajari hari ini? Bagaimana kamu akan mengubah kebiasaanmu?
- Guru mengajak murid untuk berbagi komitmen pribadi mereka secara sukarela
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang dampak perilaku sedenter dan pentingnya gaya hidup aktif
- Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan 3-5 pertanyaan lisan atau tertulis singkat untuk mengecek pemahaman
- Guru memberikan penguatan positif kepada murid yang aktif berpartisipasi
- Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya tentang label gizi dan kandungan gizi makanan
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Kelompok 1 yang sudah memahami diberikan materi lebih kompleks berupa studi kasus yang melibatkan analisis multi-faktor, sedangkan Kelompok 2 diberikan materi dasar dengan tabel perbandingan sederhana dan visual yang lebih banyak
- Proses: Kelompok 1 bekerja lebih mandiri dengan panduan minimal, sedangkan Kelompok 2 mendapat scaffolding lebih intensif dari guru dengan pertanyaan pengarah dan contoh konkret. Guru melakukan pendampingan bergantian pada kedua kelompok
- Produk: Kelompok 1 menghasilkan analisis tertulis dengan rekomendasi berbasis rekomendasi otoritas kesehatan, sedangkan Kelompok 2 menghasilkan tabel perbandingan dan refleksi sederhana. Semua murid membuat komitmen pribadi sesuai kemampuan masing-masing
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan untuk menggali pengetahuan awal: Apakah yang kamu ketahui tentang perubahan perilaku orang dulu dan sekarang dalam menjalani gaya hidup? Apa saja dampak pola atau perilaku hidup tidak sehat?
- Pengelompokan murid berdasarkan tingkat pemahaman awal untuk diferensiasi pembelajaran
Proses:- Observasi keterlibatan murid dalam membaca dan diskusi tahap Memahami
- Pemantauan diskusi kelompok dan analisis kasus/tabel pada tahap Mengaplikasi
- Tanya jawab untuk mengecek pemahaman konsep perilaku sedenter dan gaya hidup aktif
- Pemeriksaan refleksi pribadi murid tentang screen time mereka
Akhir:- Tes tertulis singkat dengan 3-5 pertanyaan tentang: (1) Pengertian perilaku sedenter, (2) Minimal 3 dampak negatif gaya hidup tidak sehat, (3) Perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif, (4) Rekomendasi WHO terkait batasan screen time
- Penilaian komitmen pribadi murid: kejelasan, relevansi, dan kelayakan komitmen yang dibuat
- Penilaian presentasi kelompok: kejelasan, kelengkapan informasi, dan kemampuan menjawab pertanyaan
Formatif:- Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
- Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran
- Pemeriksaan hasil kerja kelompok (analisis kasus atau tabel perbandingan)
Sumatif:- Tes tertulis singkat (3-5 pertanyaan) tentang dampak perilaku sedenter dan perbedaan gaya hidup aktif-tidak aktif
- Penilaian komitmen pribadi murid untuk mengurangi perilaku sedenter
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan mengidentifikasi dampak negatif gaya hidup tidak sehat | Belum mampu menyebutkan dampak negatif gaya hidup tidak sehat atau menyebutkan dampak yang tidak relevan | Mampu menyebutkan 1-2 dampak negatif gaya hidup tidak sehat tetapi penjelasannya masih kurang tepat | Mampu menyebutkan 3-4 dampak negatif gaya hidup tidak sehat dengan penjelasan yang cukup tepat | Mampu menyebutkan minimal 5 dampak negatif gaya hidup tidak sehat dengan penjelasan yang tepat dan detail, serta mengaitkan dengan rekomendasi otoritas kesehatan | | Kemampuan menjelaskan perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif | Belum mampu membedakan gaya hidup aktif dan tidak aktif | Mampu menyebutkan perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif tetapi belum bisa menghubungkan dengan risiko kesehatan | Mampu menjelaskan perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif serta menyebutkan 2-3 risiko kesehatan yang timbul | Mampu menjelaskan perbedaan gaya hidup aktif dan tidak aktif dengan detail, menghubungkan dengan berbagai risiko kesehatan, dan memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari | | Partisipasi dan keterlibatan dalam pembelajaran | Pasif, tidak terlibat dalam diskusi kelompok atau kegiatan kelas | Sesekali terlibat dalam diskusi tetapi kontribusinya masih minimal | Aktif terlibat dalam diskusi kelompok dan memberikan kontribusi yang relevan | Sangat aktif dalam diskusi, memberikan kontribusi bermakna, membantu teman, dan mampu mengajukan pertanyaan kritis | | Refleksi dan komitmen pribadi | Belum mampu membuat refleksi atau komitmen yang jelas | Membuat refleksi dan komitmen tetapi masih sangat umum atau tidak realistis | Membuat refleksi yang menunjukkan pemahaman dan komitmen yang spesifik serta realistis | Membuat refleksi mendalam yang menunjukkan kesadaran diri, komitmen yang spesifik, terukur, dan menunjukkan tekad kuat untuk berubah |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Bagaimana saya tahu?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk kedua kelompok murid?
- Apakah ada murid yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut? Apa langkah tindak lanjut yang perlu saya lakukan?
- Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahap pembelajaran?
- Apa yang akan saya perbaiki atau tingkatkan pada pembelajaran berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang gaya hidup di era digital?
- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui dampak perilaku sedenter terhadap kesehatan?
- Berapa lama kamu menghabiskan waktu untuk screen time setiap hari? Apakah sudah sesuai dengan rekomendasi WHO?
- Apa komitmen yang akan kamu lakukan untuk mengurangi perilaku sedenter?
- Hal apa yang paling menarik atau mengejutkan bagimu dalam pembelajaran hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 5 (Kurikulum Merdeka) - Bab 5: Menjadi Sehat dan Aktif, halaman 145-150
- Buku Guru PJOK Kelas 5 (Kurikulum Merdeka) - Panduan Pembelajaran Bab 5
- WHO Guidelines On Physical Activity And Sedentary Behaviour (2020)
- Gambar atau poster perbandingan gaya hidup aktif dan sedenter
- Video pendek tentang dampak screen time berlebihan (opsional, jika tersedia)
- Lembar kerja kelompok untuk analisis kasus dan tabel perbandingan
- Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting
|