MODUL AJAR PJOK — Kelas 5 (Fase C) Topik: Pengukuran Denyut Nadi sebagai Indikator Kebugaran Komunitas INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Pengukuran Denyut Nadi sebagai Indikator Kebugaran Komunitas |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan cara mengukur denyut nadi sebelum, saat, dan sesudah melakukan aktivitas fisik dalam konteks komunitas olahraga
- Murid dapat menghubungkan hasil pengukuran denyut nadi dengan tingkat intensitas aktivitas fisik yang dilakukan bersama komunitas kesehatan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian memperhatikan detak jantung kalian setelah berlari atau bermain? Mengapa detak jantung berubah?
- Bagaimana cara kita mengetahui apakah tubuh kita cukup bugar saat berolahraga bersama komunitas?
- Apa hubungan antara denyut nadi dengan tingkat kelelahan yang kita rasakan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan menanyakan kabar murid
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang detak jantung saat beraktivitas
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: belajar mengukur denyut nadi dan menghubungkannya dengan intensitas aktivitas fisik dalam komunitas
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
- Guru memandu pemanasan ringan selama 5 menit (peregangan statis dan dinamis)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep denyut nadi sebagai indikator kerja jantung dan tingkat kebugaran tubuh
- Guru mendemonstrasikan cara menemukan titik nadi (pergelangan tangan/radial dan leher/karotis) menggunakan dua jari (telunjuk dan tengah)
- Guru menjelaskan rumus menghitung denyut nadi: hitung ketukan selama 15 detik, kalikan 4 untuk mendapat denyut per menit
- Murid mencoba menemukan titik nadi sendiri dengan bimbingan guru
- Guru menjelaskan perbedaan denyut nadi istirahat, saat aktivitas, dan setelah aktivitas sebagai ukuran intensitas latihan
- Murid diminta duduk tenang dan mengukur denyut nadi istirahat mereka, mencatat hasilnya di buku
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi kelas menjadi 4 komunitas olahraga sesuai minat: komunitas senam, sepak bola, lari, dan permainan tradisional
- Setiap komunitas melakukan pengukuran denyut nadi istirahat dan mencatatnya dalam tabel kelompok
- Setiap komunitas melakukan aktivitas fisik sesuai pilihan mereka selama 10 menit dengan intensitas sedang-tinggi, dipantau guru
- Segera setelah aktivitas, murid mengukur denyut nadi saat aktivitas (15 detik pertama setelah berhenti) dan mencatatnya
- Murid istirahat 3 menit, kemudian mengukur denyut nadi pemulihan dan mencatatnya
- Setiap kelompok mengisi tabel pengukuran untuk minimal 3 anggota komunitas mereka
- Murid membandingkan hasil pengukuran denyut nadi: istirahat vs saat aktivitas vs pemulihan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap komunitas berdiskusi tentang hasil pengukuran: Apakah denyut nadi meningkat? Berapa besar peningkatannya?
- Murid mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perubahan denyut nadi (intensitas aktivitas, durasi, kondisi fisik individu)
- Murid menghubungkan peningkatan denyut nadi dengan tingkat intensitas aktivitas yang dilakukan (ringan/sedang/berat)
- Perwakilan komunitas mempresentasikan hasil pengamatan dan analisis sederhana mereka
- Guru memfasilitasi diskusi kelas: komunitas mana yang memiliki peningkatan denyut nadi tertinggi? Mengapa?
- Murid merefleksikan pemahaman mereka tentang pentingnya memantau denyut nadi untuk menjaga kebugaran dalam komunitas olahraga
- Murid menuliskan refleksi pribadi di buku: apa yang dipelajari dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
Penutup:- Guru membimbing murid melakukan pendinginan dengan peregangan statis dan pernapasan dalam
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid mendemonstrasikan cara mengukur denyut nadi
- Guru memberikan penguatan tentang hubungan denyut nadi dengan intensitas aktivitas dan pentingnya berpartisipasi dalam komunitas kesehatan
- Guru meminta murid mengisi lembar refleksi diri
- Guru memberikan apresiasi kepada semua komunitas atas partisipasi aktif mereka
- Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan menemukan titik nadi diberikan panduan visual tambahan atau bantuan langsung dari guru. Murid yang cepat menguasai dapat diminta menghitung menggunakan metode 10 detik atau 6 detik.
- Proses: Murid yang memiliki kebugaran tinggi dapat melakukan aktivitas dengan intensitas lebih tinggi dalam komunitasnya. Murid dengan keterbatasan fisik dapat memilih intensitas lebih rendah atau aktivitas alternatif yang sesuai.
- Produk: Murid yang kesulitan dapat membuat tabel pengukuran sederhana dengan 3 kolom (istirahat, aktivitas, pemulihan). Murid yang mahir dapat membuat grafik perbandingan atau analisis faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan denyut nadi antar individu.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah merasakan detak jantung berubah saat berolahraga?
- Observasi: Apakah murid pernah mengukur denyut nadi sebelumnya?
- Pertanyaan diagnostik: Di mana saja kita bisa merasakan denyut nadi di tubuh kita?
Proses:- Observasi saat murid mencoba menemukan titik nadi sendiri
- Pengamatan keaktifan murid dalam komunitas olahraga pilihan mereka
- Pemeriksaan ketepatan cara mengukur dan mencatat denyut nadi dalam tabel
- Mendengarkan diskusi kelompok saat menganalisis perubahan denyut nadi
- Penilaian sejawat dalam kelompok komunitas
Akhir:- Demonstrasi praktik mengukur denyut nadi dengan benar oleh 3-5 murid perwakilan
- Pemeriksaan tabel pengukuran denyut nadi yang telah diisi lengkap
- Penilaian presentasi komunitas tentang hubungan denyut nadi dengan intensitas aktivitas
- Penilaian lembar refleksi tertulis: pemahaman dan rencana penerapan
- Tanya jawab singkat untuk mengecek pemahaman konsep
Formatif:- Observasi kemampuan murid menemukan titik nadi dengan benar
- Observasi kemampuan murid menghitung denyut nadi menggunakan stopwatch
- Pemeriksaan tabel pengukuran denyut nadi kelompok
- Mendengarkan diskusi kelompok tentang analisis hasil pengukuran
Sumatif:- Tes praktik: murid mendemonstrasikan cara mengukur denyut nadi di pergelangan tangan dan leher
- Penilaian tabel pengukuran dan analisis sederhana yang dibuat murid
- Penilaian kemampuan menghubungkan hasil pengukuran dengan intensitas aktivitas melalui presentasi kelompok
- Lembar refleksi tertulis murid
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Praktik Mengukur Denyut Nadi | Murid belum dapat menemukan titik nadi dengan tepat dan menghitung dengan benar | Murid dapat menemukan titik nadi dengan bantuan tetapi masih kesulitan menghitung dengan akurat | Murid dapat menemukan titik nadi dan menghitung denyut nadi dengan tepat pada satu titik (pergelangan atau leher) | Murid dapat menemukan titik nadi di dua lokasi dan menghitung denyut nadi dengan akurat dan mandiri pada berbagai kondisi (istirahat, aktivitas, pemulihan) | | Analisis Hubungan Denyut Nadi dan Intensitas Aktivitas | Murid belum dapat menjelaskan perubahan denyut nadi setelah aktivitas fisik | Murid dapat menyebutkan bahwa denyut nadi berubah tetapi belum bisa menghubungkan dengan intensitas aktivitas | Murid dapat menghubungkan peningkatan denyut nadi dengan aktivitas yang dilakukan dan menjelaskan secara sederhana | Murid dapat menganalisis hubungan antara tingkat intensitas aktivitas dengan besaran perubahan denyut nadi serta faktor-faktor yang memengaruhinya | | Kolaborasi dalam Komunitas | Murid pasif dan tidak berpartisipasi dalam kegiatan komunitas | Murid berpartisipasi dalam komunitas tetapi masih memerlukan banyak dorongan | Murid berpartisipasi aktif dalam komunitas dan membantu teman mengukur denyut nadi | Murid berpartisipasi aktif, membantu teman, dan berkontribusi dalam diskusi dan analisis kelompok | | Kesadaran terhadap Kesehatan Diri | Murid belum menunjukkan kesadaran tentang pentingnya memantau denyut nadi untuk kesehatan | Murid mulai memahami pentingnya denyut nadi tetapi belum mengaitkan dengan kebugaran diri | Murid memahami pentingnya memantau denyut nadi dan dapat mengaitkan dengan tingkat kebugaran diri | Murid menunjukkan kesadaran tinggi tentang pentingnya memantau denyut nadi, dapat merefleksikan kondisi kebugarannya, dan merencanakan aktivitas fisik yang sesuai |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat menemukan titik nadi dan menghitung dengan benar? Siapa yang masih memerlukan bimbingan lebih lanjut?
- Apakah pembagian komunitas olahraga sudah sesuai dengan minat dan kemampuan murid?
- Bagaimana efektivitas strategi diferensiasi yang diterapkan untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
- Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua tahapan pembelajaran?
- Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar pemahaman murid tentang hubungan denyut nadi dan intensitas aktivitas lebih mendalam?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang denyut nadi dan aktivitas fisik?
- Bagaimana perasaanmu saat mengukur denyut nadi sebelum, saat, dan setelah beraktivitas?
- Apakah kamu menemukan perbedaan denyut nadimu dengan teman? Apa yang menyebabkan perbedaan tersebut?
- Bagaimana kamu akan menggunakan pengetahuan tentang denyut nadi untuk menjaga kebugaranmu?
- Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan berkomunitas hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka, Bab 4 Komunitas Kesehatan
- Buku Guru PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka, Bab 4 Komunitas Kesehatan
- Stopwatch atau jam tangan dengan jarum detik (1 untuk setiap kelompok)
- Tabel pengukuran denyut nadi (lembar kerja)
- Poster atau gambar titik-titik pengukuran denyut nadi di tubuh
- Peralatan olahraga sesuai komunitas: bola sepak, cone, matras senam, alat permainan tradisional
- Ruang terbuka atau lapangan untuk aktivitas fisik
- Papan tulis dan spidol untuk mencatat hasil kelompok
|