Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan manfaat berpartisipasi dalam komunitas olahraga terhadap kesehatan kardiovaskular, termasuk peningkatan kekuatan jantung dan peredaran darah.
  2. Murid dapat mengidentifikasi risiko kesehatan kardiovaskular akibat perilaku sedenter dan menghubungkannya dengan pentingnya bergabung dalam komunitas kesehatan sebagai upaya pencegahan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu merasakan jantungmu berdegup lebih cepat saat berlari atau bermain? Mengapa hal itu terjadi?
  2. Menurutmu, apa yang terjadi pada kesehatan jantung orang yang jarang bergerak dan hanya duduk seharian?
  3. Bagaimana komunitas olahraga seperti klub sepak bola atau komunitas lari bisa membantu menjaga kesehatan jantung kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang aktivitas fisik yang pernah dilakukan bersama teman atau komunitas.
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang detak jantung saat beraktivitas.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan pengertian sistem kardiovaskular sebagai sistem yang terdiri dari jantung dan pembuluh darah yang berfungsi memompa dan mengedarkan darah, oksigen, serta nutrisi ke seluruh tubuh.
  • Guru menampilkan gambar atau diagram sederhana tentang cara kerja jantung dan pembuluh darah saat tubuh beraktivitas fisik.
  • Guru meminta murid mengamati tubuh mereka sendiri dengan merasakan denyut nadi di pergelangan tangan saat istirahat (berkesadaran).
  • Murid mencatat jumlah denyut nadi istirahat mereka selama 15 detik, kemudian mengalikannya dengan 4 untuk mendapatkan denyut per menit.
  • Guru menjelaskan perbedaan antara perilaku aktif (berolahraga rutin) dan perilaku sedenter (jarang bergerak, banyak duduk).
  • Guru menghubungkan konsep ini dengan kehidupan sehari-hari murid: menonton TV berjam-jam, bermain gadget tanpa bergerak adalah contoh perilaku sedenter (bermakna).
  • Guru menjelaskan manfaat komunitas olahraga untuk kesehatan kardiovaskular: memperkuat otot jantung, melancarkan peredaran darah, dan mencegah penyakit jantung.
  • Guru menjelaskan risiko kesehatan kardiovaskular akibat perilaku sedenter: jantung lemah, peredaran darah tidak lancar, obesitas, dan penyakit jantung.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang).
  • Setiap kelompok melakukan aktivitas fisik sederhana selama 2 menit: jogging di tempat, jumping jack, atau gerakan senam aerobik ringan (menggembirakan).
  • Setelah aktivitas, murid kembali mengukur denyut nadi mereka dan mencatat hasilnya.
  • Murid membandingkan denyut nadi istirahat dengan denyut nadi setelah aktivitas dalam kelompoknya.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok dengan pertanyaan: Mengapa denyut nadi meningkat setelah beraktivitas? Apa artinya bagi kesehatan jantung?
  • Setiap kelompok mengidentifikasi minimal 3 manfaat bergabung dalam komunitas olahraga untuk kesehatan kardiovaskular berdasarkan pengalaman aktivitas tadi.
  • Setiap kelompok juga mengidentifikasi minimal 2 risiko kesehatan jantung akibat jarang bergerak dan duduk terlalu lama.
  • Guru membimbing murid menghubungkan hasil pengamatan dengan pentingnya bergabung dalam komunitas kesehatan sebagai upaya pencegahan (bermakna).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
  • Guru memberikan apresiasi dan umpan balik terhadap setiap presentasi kelompok.
  • Murid dari kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya atau menambahkan.
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan bertanya: Apa yang kalian rasakan setelah melakukan aktivitas fisik tadi? Apakah kalian merasa lebih segar?
  • Murid diminta merefleksikan kebiasaan mereka sendiri: Apakah mereka termasuk yang sering bergerak atau lebih banyak duduk? (berkesadaran)
  • Guru mengajak murid membuat komitmen sederhana untuk lebih aktif bergerak dan mengurangi waktu duduk.
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di buku tulis: satu hal yang mereka pelajari hari ini dan satu tindakan yang akan mereka lakukan untuk menjaga kesehatan jantung.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: sistem kardiovaskular penting untuk kesehatan tubuh, aktivitas fisik dalam komunitas olahraga memperkuat jantung, dan perilaku sedenter berisiko bagi kesehatan jantung.
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan menanyakan kembali manfaat komunitas olahraga dan risiko perilaku sedenter.
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan kerja sama murid.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya tentang manfaat komunitas kesehatan bagi kesehatan mental.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang lebih cepat memahami, guru dapat memberikan tambahan informasi tentang cara menghitung target denyut jantung saat berolahraga. Untuk murid yang lebih lambat, guru memberikan penjelasan ulang dengan bantuan gambar visual yang lebih sederhana.
  • Proses: Murid yang memiliki kemampuan motorik lebih baik dapat memimpin aktivitas fisik dalam kelompok. Murid yang kurang percaya diri dapat diberi peran mencatat hasil pengamatan atau menjadi timekeeper. Guru memberikan waktu tambahan bagi kelompok yang membutuhkan.
  • Produk: Murid yang lebih cepat dapat membuat poster sederhana tentang manfaat komunitas olahraga. Murid yang lebih lambat cukup membuat daftar poin-poin penting dalam bentuk peta konsep sederhana. Semua murid wajib menulis refleksi pribadi sesuai kemampuan bahasa mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid dalam melakukan aktivitas fisik bersama teman atau komunitas.
  • Observasi kemampuan awal murid dalam mengidentifikasi jenis-jenis komunitas olahraga yang ada di lingkungan mereka.

Proses:

  • Observasi keterampilan murid dalam mengukur denyut nadi dengan benar.
  • Penilaian kemampuan murid dalam bekerja sama dan berdiskusi dalam kelompok.
  • Checklist partisipasi murid saat melakukan aktivitas fisik dan diskusi.
  • Penilaian kemampuan murid dalam mengidentifikasi manfaat dan risiko melalui lembar kerja kelompok.

Akhir:

  • Penilaian presentasi kelompok dengan rubrik yang telah ditentukan.
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang pembelajaran hari ini.
  • Tes lisan individu: guru menunjuk beberapa murid untuk menjelaskan kembali manfaat komunitas olahraga bagi kesehatan jantung dan risiko perilaku sedenter.
  • Penilaian komitmen tindakan yang akan dilakukan murid untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengukur denyut nadi dan melakukan aktivitas fisik.
  • Penilaian diskusi kelompok saat mengidentifikasi manfaat dan risiko kesehatan kardiovaskular.
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman murid.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi kelompok tentang manfaat komunitas olahraga dan risiko perilaku sedenter.
  • Penilaian tertulis refleksi pribadi murid di buku tulis.
  • Tes lisan di akhir pembelajaran tentang konsep sistem kardiovaskular dan hubungannya dengan aktivitas fisik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman sistem kardiovaskular dan peran aktivitas fisikMurid belum mampu menjelaskan pengertian sistem kardiovaskular dan belum memahami hubungannya dengan aktivitas fisik.Murid mampu menyebutkan pengertian sistem kardiovaskular tetapi belum bisa menjelaskan hubungannya dengan aktivitas fisik secara lengkap.Murid mampu menjelaskan sistem kardiovaskular dan menghubungkannya dengan aktivitas fisik dengan bimbingan guru.Murid mampu menjelaskan sistem kardiovaskular dan hubungannya dengan aktivitas fisik secara mandiri dan memberikan contoh konkret.
Identifikasi manfaat komunitas olahraga bagi kesehatan kardiovaskularMurid belum mampu mengidentifikasi manfaat komunitas olahraga untuk kesehatan jantung.Murid mampu menyebutkan 1-2 manfaat komunitas olahraga tetapi penjelasannya masih sangat sederhana.Murid mampu mengidentifikasi dan menjelaskan minimal 3 manfaat komunitas olahraga untuk kesehatan kardiovaskular dengan cukup baik.Murid mampu mengidentifikasi lebih dari 3 manfaat komunitas olahraga, menjelaskannya secara detail, dan memberikan contoh nyata dari pengalaman atau pengamatan.
Identifikasi risiko perilaku sedenter terhadap kesehatan kardiovaskularMurid belum mampu mengidentifikasi risiko kesehatan akibat perilaku sedenter.Murid mampu menyebutkan 1 risiko kesehatan akibat perilaku sedenter tetapi belum bisa menjelaskannya dengan baik.Murid mampu mengidentifikasi minimal 2 risiko kesehatan akibat perilaku sedenter dan menjelaskan hubungannya dengan kesehatan jantung.Murid mampu mengidentifikasi lebih dari 2 risiko kesehatan akibat perilaku sedenter, menjelaskan dampaknya terhadap jantung secara detail, dan menghubungkannya dengan pentingnya bergabung dalam komunitas kesehatan.
Keterampilan mengukur denyut nadi dan menganalisis dataMurid belum mampu mengukur denyut nadi dengan benar dan tidak bisa membandingkan data.Murid mampu mengukur denyut nadi dengan bantuan guru tetapi belum bisa menganalisis perbedaan denyut nadi istirahat dan aktivitas.Murid mampu mengukur denyut nadi secara mandiri dan membandingkan data denyut nadi istirahat dengan denyut nadi setelah aktivitas.Murid mampu mengukur denyut nadi secara akurat, membandingkan data, dan menjelaskan alasan peningkatan denyut nadi setelah aktivitas dengan benar.
Kolaborasi dan komunikasi dalam kelompokMurid tidak berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam tugas kelompok.Murid mulai berpartisipasi dalam kelompok tetapi kontribusinya masih minimal dan jarang menyampaikan pendapat.Murid berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, berkontribusi dalam tugas, dan menyampaikan pendapat dengan cukup baik.Murid berpartisipasi sangat aktif, memimpin diskusi kelompok, menghargai pendapat teman, dan mampu mempresentasikan hasil diskusi dengan jelas dan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai sesuai indikator yang telah ditetapkan?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik perhatian murid?
  • Apakah aktivitas fisik yang dipilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan semua murid?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan untuk pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk setiap tahapan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?
  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kesehatan jantung?
  • Bagaimana perasaanmu setelah melakukan aktivitas fisik bersama teman-teman?
  • Apakah kamu merasa lebih memahami pentingnya bergerak aktif untuk menjaga kesehatan jantung?
  • Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga kesehatan kardiovaskularmu?
  • Apakah ada hal yang masih membingungkan atau ingin kamu pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 5, Bab 4: Komunitas Kesehatan
  2. Buku Guru PJOK Kelas 5, Panduan Khusus Bab 4
  3. Stopwatch atau timer untuk mengukur waktu aktivitas
  4. Lembar kerja kelompok untuk mencatat hasil pengamatan denyut nadi
  5. Gambar atau diagram sistem kardiovaskular
  6. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting
  7. Video pendek tentang cara kerja jantung saat berolahraga (opsional, jika tersedia fasilitas)
  8. Area terbuka atau lapangan untuk melakukan aktivitas fisik
  9. Alat pengukur denyut nadi digital (opsional, jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.