Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengaruh aktivitas jasmani yang teratur dalam komunitas kesehatan terhadap kesehatan tubuh secara umum berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan
  2. Murid dapat berpartisipasi aktif dalam simulasi aktivitas fisik rutin komunitas dan mendeskripsikan dampak positif yang dirasakan pada diri sendiri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berolahraga bersama teman-teman di luar jam sekolah? Bagaimana perasaan kalian setelahnya?
  2. Mengapa kita perlu melakukan aktivitas fisik secara rutin? Apa manfaatnya bagi tubuh kita?
  3. Apakah aktivitas fisik yang dilakukan bersama komunitas lebih menyenangkan daripada sendiri? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang aktivitas fisik rutin dalam komunitas
  • Asesmen awal: Guru mengajukan pertanyaan diagnostik untuk menggali pengalaman murid tentang aktivitas fisik bersama komunitas (pernah/belum, jenis aktivitas apa, seberapa sering)
  • Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang berbagai komunitas olahraga (senam pagi, bersepeda, lari pagi, senam aerobik)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep aktivitas fisik rutin dan rekomendasi dari otoritas kesehatan (minimal 60 menit aktivitas sedang-berat per hari untuk anak)
  • Murid mengamati infografis atau poster tentang manfaat aktivitas fisik rutin terhadap sistem kardiovaskular, kesehatan mental, dan kebugaran tubuh
  • Guru membimbing diskusi kelas: Apa yang dimaksud dengan aktivitas fisik rutin? Mengapa harus dilakukan secara teratur?
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang pengaruh aktivitas jasmani terhadap kesehatan tubuh
  • Guru menunjukkan cara sederhana mengukur denyut nadi sebagai indikator intensitas aktivitas fisik

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (komunitas mini)
  • Setiap kelompok mendapat tugas untuk menyimulasikan satu jenis aktivitas fisik komunitas: senam pagi sederhana, jalan cepat bersama, permainan tradisional aktif (gobak sodor/benteng), atau tarian aerobik ringan
  • Guru memandu setiap kelompok melakukan pemanasan ringan bersama
  • Setiap kelompok melakukan simulasi aktivitas fisik yang ditugaskan selama 7-10 menit dengan semangat dan kebersamaan
  • Murid mengukur denyut nadi mereka sebelum dan sesudah aktivitas untuk merasakan perubahan
  • Guru berkeliling mengamati partisipasi aktif murid dan memberikan motivasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok berkumpul dan berdiskusi tentang pengalaman mereka: Apa yang dirasakan setelah aktivitas? Apakah denyut nadi berubah? Bagaimana perasaan saat melakukannya bersama-sama?
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil refleksi mereka tentang dampak positif aktivitas fisik yang mereka rasakan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: Mengapa aktivitas fisik rutin dalam komunitas penting? Apa manfaat yang kalian rasakan langsung?
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di lembar kerja: dampak positif apa yang saya rasakan dari aktivitas tadi dan bagaimana saya bisa menerapkan aktivitas fisik rutin di kehidupan sehari-hari
  • Asesmen proses: Guru mengamati kemampuan murid menjelaskan pengaruh aktivitas fisik dan mendeskripsikan dampak yang dirasakan

Penutup:

  • Guru membimbing murid melakukan pendinginan dan peregangan bersama
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: aktivitas fisik rutin dalam komunitas memberikan manfaat kesehatan fisik (jantung lebih kuat, tubuh bugar) dan kesehatan mental (bahagia, tidak stres, punya teman)
  • Asesmen akhir: Murid mengerjakan kuis singkat atau menjawab pertanyaan lisan tentang pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati aktivitas fisik komunitas di sekitar rumah mereka dan mencatat manfaat yang mereka lihat
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep dasar dapat diberikan bahan bacaan tambahan tentang jenis-jenis intensitas aktivitas fisik (ringan, sedang, berat) dan target zona denyut nadi
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih terampil dalam kelompok. Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan pemandu saat diskusi kelompok. Murid yang lebih cepat dapat menjadi pemimpin kelompok dan membantu teman lainnya
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan refleksi: tulisan narasi, poin-poin, atau gambar dengan keterangan. Murid yang lebih mahir dapat membuat rencana jadwal aktivitas fisik mingguan untuk diri sendiri dan keluarga

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melakukan aktivitas fisik bersama komunitas atau kelompok
  • Pertanyaan diagnostik: Seberapa sering kalian berolahraga? Apakah pernah ikut komunitas olahraga?
  • Observasi pemahaman awal murid tentang manfaat aktivitas fisik

Proses:

  • Observasi partisipasi aktif murid dalam simulasi aktivitas fisik kelompok menggunakan checklist
  • Penilaian kemampuan murid bekerja sama dalam kelompok komunitas mini
  • Pertanyaan lisan saat diskusi kelompok tentang perubahan yang dirasakan setelah aktivitas
  • Observasi kemampuan murid mengukur denyut nadi dan menginterpretasi perubahan

Akhir:

  • Kuis singkat (5 soal pilihan ganda atau isian singkat) tentang pengaruh aktivitas fisik rutin terhadap kesehatan berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan
  • Penilaian lembar refleksi tertulis: murid mendeskripsikan dampak positif yang dirasakan dari aktivitas fisik dan rencana penerapan di kehidupan sehari-hari
  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik: kejelasan penjelasan, kemampuan mendeskripsikan dampak, dan kerja sama kelompok

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid dalam simulasi aktivitas fisik komunitas
  • Pertanyaan lisan selama diskusi kelompok tentang dampak aktivitas fisik
  • Penilaian kemampuan murid mendeskripsikan dampak positif yang dirasakan setelah aktivitas

Sumatif:

  • Kuis singkat tentang pengaruh aktivitas jasmani terhadap kesehatan tubuh
  • Penilaian lembar refleksi tertulis murid
  • Presentasi kelompok tentang pengalaman dan dampak positif aktivitas fisik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Pengaruh Aktivitas Fisik RutinBelum dapat menjelaskan pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan atau penjelasan tidak relevanDapat menyebutkan 1 pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan dengan bantuan guruDapat menjelaskan 2-3 pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan (kardiovaskular, mental, atau kebugaran) dengan tepatDapat menjelaskan secara rinci dan lengkap berbagai pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan serta memberikan contoh konkret
Partisipasi Aktif dalam Simulasi Aktivitas FisikTidak berpartisipasi atau pasif dalam simulasi aktivitas fisik komunitasBerpartisipasi dalam simulasi tetapi kurang aktif atau memerlukan dorongan terus-menerusBerpartisipasi aktif dalam simulasi aktivitas fisik komunitas dan menunjukkan antusiasmeBerpartisipasi sangat aktif, antusias, dan memotivasi anggota kelompok lain untuk terlibat dalam aktivitas fisik
Kemampuan Mendeskripsikan Dampak PositifBelum dapat mendeskripsikan dampak positif yang dirasakan atau deskripsi tidak jelasDapat menyebutkan 1 dampak positif yang dirasakan dengan bantuan pertanyaan pemanduDapat mendeskripsikan 2-3 dampak positif yang dirasakan (fisik, mental, atau sosial) dengan jelasDapat mendeskripsikan secara detail berbagai dampak positif yang dirasakan dan menghubungkannya dengan konsep kesehatan yang dipelajari
Kolaborasi dalam KelompokTidak bekerja sama dengan anggota kelompok atau mengganggu aktivitas kelompokBekerja sama dengan anggota kelompok tetapi kontribusi masih minimalBekerja sama dengan baik, berkontribusi aktif, dan menghargai anggota kelompok lainBekerja sama dengan sangat baik, mengambil peran kepemimpinan atau mendukung anggota kelompok, dan menciptakan suasana positif

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat berpartisipasi aktif dalam simulasi aktivitas fisik? Apa yang menghambat partisipasi mereka?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengakomodasi kebutuhan murid yang beragam dalam pembelajaran PJOK?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai? Tahap mana yang perlu penyesuaian?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah membantu semua murid mencapai tujuan pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang sudah saya pahami tentang pengaruh aktivitas fisik rutin terhadap kesehatan?
  • Dampak positif apa yang saya rasakan setelah melakukan aktivitas fisik bersama teman-teman?
  • Apa yang masih sulit saya pahami atau lakukan hari ini?
  • Bagaimana saya akan menerapkan aktivitas fisik rutin dalam kehidupan sehari-hari saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka, Bab 4 Komunitas Kesehatan
  2. Buku Guru PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Infografis atau poster tentang manfaat aktivitas fisik dari Kementerian Kesehatan RI
  4. Video singkat tentang komunitas olahraga (senam pagi, lari pagi, bersepeda)
  5. Stopwatch atau timer untuk mengukur waktu aktivitas
  6. Alat musik sederhana atau audio untuk mengiringi aktivitas fisik
  7. Lembar kerja refleksi murid
  8. Panduan cara mengukur denyut nadi sederhana
  9. Ruang terbuka atau lapangan untuk simulasi aktivitas fisik

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.