Modul AjarPertemuan 12Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 4: Komunitas Kesehatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Komunitas Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 4: Komunitas Kesehatan

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 12

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Komunitas Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Komunitas Kesehatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman tentang faktor partisipasi, manfaat kesehatan kardiovaskular, dan kesehatan mental dari komunitas olahraga melalui tes tertulis dan praktik
  2. Murid dapat menampilkan keterampilan gerak dan kerja sama tim dalam aktivitas fisik komunitas sebagai bukti capaian kompetensi akhir Bab 4

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa manfaat yang kamu rasakan setelah berpartisipasi dalam komunitas olahraga selama mempelajari Bab 4 ini?
  2. Bagaimana aktivitas fisik dalam komunitas dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan mentalmu?
  3. Mengapa kerja sama tim penting dalam komunitas kesehatan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid
  • Guru melakukan asesmen awal singkat dengan menanyakan pengalaman murid dalam berpartisipasi di komunitas kesehatan selama Bab 4
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: asesmen sumatif untuk menguji pemahaman tentang komunitas kesehatan dan keterampilan gerak dalam aktivitas fisik komunitas
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan kesadaran murid tentang pentingnya asesmen sebagai cermin pembelajaran mereka
  • Guru menjelaskan alur asesmen: bagian tertulis (pemahaman konsep) dan bagian praktik (keterampilan gerak dan kerja sama tim)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar soal asesmen tertulis yang memuat pertanyaan tentang faktor partisipasi dalam komunitas (faktor individu, sosial, eksternal), manfaat kesehatan kardiovaskular, dan kesehatan mental
  • Murid mengerjakan asesmen tertulis secara mandiri selama 20 menit dengan penuh kesadaran, membaca setiap pertanyaan dengan teliti
  • Guru memantau proses pengerjaan dan memastikan suasana kondusif untuk refleksi mendalam murid terhadap materi yang telah dipelajari
  • Murid menghubungkan konsep-konsep yang telah dipelajari dengan pengalaman nyata mereka dalam berpartisipasi di komunitas kesehatan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan lembar jawaban tertulis dan mengajak murid untuk bersiap melakukan asesmen praktik
  • Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (5-6 orang per kelompok) untuk melakukan aktivitas fisik komunitas yang telah dipelajari (contoh: permainan tradisional modifikasi, estafet kesehatan, atau aktivitas kardiovaskular sederhana)
  • Setiap kelompok menampilkan keterampilan gerak, strategi, dan kerja sama tim dalam aktivitas yang diberikan selama 5-7 menit
  • Guru mengobservasi dan menilai: keterampilan gerak dasar, penerapan strategi, kerja sama tim, fair play, dan partisipasi inklusif menggunakan lembar observasi
  • Murid menikmati proses bermain dengan penuh kegembiraan sambil menunjukkan kompetensi yang telah mereka kuasai

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama
  • Setiap kelompok menyampaikan refleksi singkat: apa yang berjalan baik dalam kerja sama tim mereka, tantangan yang dihadapi, dan bagaimana mereka menerapkan pemahaman tentang komunitas kesehatan
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif kepada setiap kelompok, menekankan nilai-nilai kolaborasi, kesehatan, dan kemandirian
  • Murid secara individual menuliskan refleksi pribadi di lembar refleksi: satu hal yang mereka pahami dengan baik, satu hal yang masih perlu dipelajari, dan komitmen untuk terus berpartisipasi dalam komunitas kesehatan

Penutup:

  • Guru menyampaikan apresiasi atas usaha dan partisipasi semua murid dalam asesmen sumatif
  • Guru memberikan kesimpulan singkat tentang pentingnya komunitas kesehatan untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan mental
  • Guru mengingatkan murid untuk terus menerapkan pola hidup aktif dan berpartisipasi dalam komunitas di lingkungan mereka
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang memerlukan dukungan tambahan, soal tertulis dapat diberikan dengan pilihan ganda sederhana atau pertanyaan terbuka dengan panduan kata kunci. Untuk murid yang lebih cepat, soal dapat diperkaya dengan pertanyaan analisis kasus atau membuat rencana komunitas kesehatan sederhana
  • Proses: Murid yang memerlukan waktu lebih banyak dapat diberikan tambahan 5 menit untuk asesmen tertulis. Dalam asesmen praktik, murid dengan kemampuan gerak terbatas dapat diberikan peran alternatif seperti pengatur strategi atau pemberi aba-aba, tetap berkontribusi dalam tim
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman mereka melalui berbagai cara: tulisan, gambar/diagram (misal: peta konsep faktor partisipasi), atau presentasi lisan singkat. Dalam praktik, variasi keterampilan gerak dapat disesuaikan dengan kemampuan individual tanpa mengurangi nilai kerja sama tim

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: pengalaman murid dalam berpartisipasi di komunitas kesehatan dan konsep yang paling berkesan dari Bab 4
  • Guru mengecek kesiapan mental dan fisik murid untuk mengikuti asesmen

Proses:

  • Observasi langsung selama murid mengerjakan tes tertulis: fokus, kemandirian, dan pemahaman instruksi
  • Checklist observasi selama asesmen praktik: keterampilan gerak (koordinasi, teknik dasar), strategi (pengambilan keputusan, posisi), kerja sama tim (komunikasi, saling mendukung, pembagian peran), fair play (menghormati aturan, sportivitas), dan partisipasi inklusif
  • Pengamatan ekspresi dan sikap murid: antusiasme, kepercayaan diri, dan kegembiraan dalam aktivitas

Akhir:

  • Penilaian hasil tes tertulis menggunakan kunci jawaban dan rubrik penskoran untuk setiap indikator pemahaman
  • Penilaian hasil asesmen praktik berdasarkan lembar observasi yang telah diisi selama kegiatan
  • Analisis refleksi tertulis individu untuk menilai kemampuan murid dalam mengevaluasi diri dan membuat komitmen tindak lanjut
  • Penggabungan nilai tertulis (40%), praktik (50%), dan refleksi (10%) untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran

Formatif:

  • Observasi selama asesmen praktik menggunakan lembar checklist keterampilan gerak, kerja sama tim, dan fair play
  • Refleksi kelompok untuk menilai kemampuan murid mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan dalam kerja sama tim

Sumatif:

  • Tes tertulis untuk mengukur pemahaman tentang faktor partisipasi, manfaat kesehatan kardiovaskular, dan kesehatan mental dari komunitas olahraga
  • Asesmen praktik untuk menilai keterampilan gerak, penerapan strategi, kerja sama tim, dan partisipasi dalam aktivitas fisik komunitas
  • Refleksi tertulis individu sebagai bukti pemahaman holistik dan kemampuan evaluasi diri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep (Faktor Partisipasi, Kesehatan Kardiovaskular, Kesehatan Mental)Hanya mampu menjawab kurang dari 50% pertanyaan dengan benar, tidak dapat menjelaskan konsep faktor partisipasi, manfaat kardiovaskular, atau kesehatan mental dengan tepatMampu menjawab 50-65% pertanyaan dengan benar, dapat menyebutkan faktor partisipasi dan manfaat kesehatan namun penjelasan masih kurang lengkap atau kurang tepatMampu menjawab 66-85% pertanyaan dengan benar, dapat menjelaskan faktor partisipasi, manfaat kesehatan kardiovaskular dan mental dengan cukup tepat dan lengkapMampu menjawab lebih dari 85% pertanyaan dengan benar, dapat menjelaskan konsep dengan sangat tepat, lengkap, dan menghubungkan dengan contoh nyata dari pengalaman pribadi
Keterampilan Gerak dalam Aktivitas Fisik KomunitasMenampilkan keterampilan gerak yang belum terkontrol, sering melakukan kesalahan teknik, tidak menerapkan strategi gerak yang tepatMenampilkan keterampilan gerak dasar dengan beberapa kesalahan, mulai mencoba menerapkan strategi namun belum efektifMenampilkan keterampilan gerak yang cukup baik dengan sedikit kesalahan, mampu menerapkan strategi gerak yang cukup efektif dalam situasi permainanMenampilkan keterampilan gerak yang sangat baik dan terkontrol, mampu menerapkan strategi gerak yang efektif dan menyesuaikan dengan situasi dinamis dalam permainan
Kerja Sama Tim dan Partisipasi InklusifCenderung bermain sendiri, tidak berkomunikasi dengan anggota tim, tidak mendukung teman yang memiliki kemampuan berbedaMulai berkomunikasi dengan teman satu tim namun masih terbatas, kadang mendukung teman namun belum konsistenBerkomunikasi dengan baik, berbagi peran dalam tim, mendukung dan melibatkan semua anggota termasuk yang memiliki kemampuan berbedaBerkomunikasi sangat baik, aktif membangun strategi bersama, secara konsisten mendukung dan memastikan semua anggota tim berpartisipasi dengan bermakna, menunjukkan kepemimpinan kolaboratif
Fair Play dan SportivitasSering melanggar aturan, tidak dapat menerima kekalahan, menunjukkan sikap tidak sportif (menyalahkan orang lain, protes berlebihan)Umumnya mengikuti aturan namun kadang melanggar, dapat menerima hasil dengan bantuan pengingat dari guru atau temanKonsisten mengikuti aturan, menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif, menghormati lawan dan keputusanSangat konsisten mengikuti aturan, menjadi contoh sportivitas bagi teman, aktif mendorong fair play dalam tim, menerima hasil dengan lapang dada dan menghargai usaha semua pihak
Refleksi dan Evaluasi DiriTidak dapat mengidentifikasi pembelajaran atau pengalaman yang diperoleh, tidak menulis refleksi yang bermaknaDapat menyebutkan satu hal yang dipelajari namun refleksi masih sangat umum dan tidak mendalamDapat mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan dalam pembelajaran, refleksi menunjukkan pemahaman yang cukup mendalam tentang pengalaman belajarDapat melakukan refleksi mendalam tentang pembelajaran, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dengan jelas, membuat komitmen konkret untuk tindak lanjut, dan menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instrumen asesmen (tertulis dan praktik) sudah mengukur seluruh tujuan pembelajaran dengan valid dan reliabel?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang lebih bermakna kepada murid yang belum mencapai ketercapaian tujuan pembelajaran?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid dengan adil?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran Bab 4 di masa mendatang berdasarkan hasil asesmen ini?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah saya kuasai dengan baik dari materi komunitas kesehatan ini?
  • Apa yang masih perlu saya pelajari lebih dalam tentang komunitas kesehatan?
  • Bagaimana saya akan menerapkan pemahaman tentang komunitas kesehatan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa komitmen saya untuk tetap aktif dan berpartisipasi dalam komunitas kesehatan di lingkungan saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas V Kurikulum Merdeka (Bab 4: Komunitas Kesehatan)
  2. Buku Guru PJOK Kelas V Kurikulum Merdeka (Panduan Khusus Bab 4)
  3. Lembar soal asesmen tertulis (mencakup faktor partisipasi, kesehatan kardiovaskular, kesehatan mental)
  4. Lembar observasi/checklist asesmen praktik
  5. Lembar refleksi individu murid
  6. Alat olahraga: bola, cone/pembatas, tali/simpai, peluit (disesuaikan dengan aktivitas fisik yang dipilih)
  7. Lapangan atau ruang terbuka yang aman untuk aktivitas fisik
  8. Stopwatch atau timer
  9. Alat tulis (pulpen, pensil, kertas)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.