Modul AjarPertemuan 11Bab 4Fase CSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Menjadi Agen Perubahan: Promosi Komunitas Kesehatan di Lingkungan Sendiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Menjadi Agen Perubahan: Promosi Komunitas Kesehatan di Lingkungan Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Menjadi Agen Perubahan: Promosi Komunitas Kesehatan di Lingkungan Sendiri

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjadi Agen Perubahan: Promosi Komunitas Kesehatan di Lingkungan Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjadi Agen Perubahan: Promosi Komunitas Kesehatan di Lingkungan Sendiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat media sederhana (poster atau ajakan lisan) untuk mengajak teman dan keluarga berpartisipasi dalam komunitas kesehatan di lingkungan sekitar
  2. Murid dapat menunjukkan sikap kepedulian terhadap kesehatan komunitas dengan mengidentifikasi kontribusi nyata yang dapat mereka lakukan sebagai anggota komunitas kesehatan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat teman atau keluarga yang kurang aktif bergerak? Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengajak mereka hidup lebih sehat?
  2. Apakah ada komunitas kesehatan atau klub olahraga di lingkungan tempat tinggalmu? Bagaimana cara mengajak orang lain untuk bergabung?
  3. Menurutmu, apa yang membuat seseorang tertarik untuk ikut dalam kegiatan kesehatan bersama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah ikut klub olahraga atau kegiatan kesehatan di luar sekolah? Apa yang kamu rasakan saat ikut kegiatan itu?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membuat media ajakan untuk promosi komunitas kesehatan dan mengidentifikasi kontribusi nyata sebagai anggota komunitas
  • Guru menjelaskan pentingnya peran anak-anak sebagai agen perubahan dalam mengajak lingkungan sekitar hidup lebih aktif dan sehat
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan contoh komunitas kesehatan yang ada di lingkungan sekitar (UKS, Puskesmas terdekat, klub olahraga, kelompok senam, Posyandu) dengan menyebutkan nama konkret sesuai konteks lokal
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mengidentifikasi komunitas kesehatan apa saja yang ada di lingkungan mereka dan apa peran masing-masing komunitas tersebut
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang mengapa orang perlu bergabung dalam komunitas kesehatan (manfaat fisik, mental, sosial)
  • Murid mengamati contoh poster atau video ajakan sederhana yang efektif untuk promosi kesehatan
  • Guru menjelaskan elemen-elemen penting dalam membuat ajakan yang menarik: pesan jelas, gambar menarik, ajakan yang memotivasi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok memilih satu komunitas kesehatan di lingkungan mereka yang ingin dipromosikan (klub olahraga, kelompok jalan sehat, kelompok bermain aktif, dll)
  • Murid dalam kelompok berkolaborasi membuat poster sederhana atau merencanakan ajakan lisan untuk mengajak teman dan keluarga bergabung dalam komunitas yang dipilih
  • Guru menyediakan alat dan bahan: kertas manila/karton, spidol warna, pensil warna, atau memanfaatkan media digital sederhana jika tersedia
  • Murid menuliskan kontribusi nyata yang bisa mereka lakukan sebagai anggota komunitas kesehatan (misalnya: mengajak teman bermain bola setiap Sabtu, mengingatkan keluarga untuk olahraga rutin, menjadi contoh hidup aktif)
  • Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dan memberikan umpan balik konstruktif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap kelompok mempresentasikan poster atau ajakan lisan mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan positif terhadap hasil karya temannya
  • Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang paling menantang saat membuat ajakan ini? Bagaimana perasaanmu saat membayangkan bisa mengajak orang lain hidup lebih sehat?'
  • Murid menuliskan komitmen pribadi: satu tindakan nyata yang akan mereka lakukan minggu ini untuk mempromosikan komunitas kesehatan di lingkungan mereka
  • Guru memberikan penguatan tentang peran penting mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyampaikan: komunitas kesehatan apa yang akan mereka promosikan dan bagaimana caranya
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: setiap orang bisa menjadi agen perubahan dengan mengajak lingkungan sekitar hidup lebih aktif dan sehat
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas usaha dan kreativitas mereka
  • Guru meminta murid untuk menunjukkan poster kepada orang tua di rumah dan mencoba mengajak keluarga untuk berpartisipasi dalam komunitas kesehatan
  • Guru menutup pembelajaran dengan bersyukur atas ilmu yang didapat dan berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah aktif di komunitas kesehatan diminta berbagi pengalaman nyata mereka. Murid yang belum pernah ikut komunitas diberikan informasi lebih detail tentang berbagai pilihan komunitas yang mudah diakses
  • Proses: Murid yang cepat memahami dapat langsung membuat poster dengan desain lebih kompleks atau video ajakan sederhana. Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu diberikan template poster sederhana dan difasilitasi dengan pertanyaan pemandu
  • Produk: Murid dapat memilih membuat poster fisik, ajakan lisan yang dipresentasikan, atau kombinasi keduanya. Murid dengan kemampuan teknologi dapat membuat poster digital atau video pendek menggunakan aplikasi sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid terkait komunitas kesehatan di lingkungan mereka
  • Mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman awal

Proses:

  • Observasi kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi dan membuat poster
  • Mengecek pemahaman murid tentang peran komunitas kesehatan melalui pertanyaan informal
  • Memantau proses pembuatan media ajakan dan memberikan umpan balik langsung

Akhir:

  • Menilai hasil poster atau ajakan lisan yang dibuat kelompok menggunakan rubrik
  • Mendengarkan presentasi kelompok dan menilai kemampuan mengidentifikasi kontribusi nyata
  • Membaca komitmen pribadi yang ditulis murid sebagai bukti pemahaman dan kepedulian terhadap kesehatan komunitas

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok
  • Observasi proses pembuatan poster atau ajakan lisan
  • Tanya jawab selama kegiatan inti untuk mengecek pemahaman

Sumatif:

  • Penilaian produk poster atau ajakan lisan berdasarkan rubrik
  • Penilaian kemampuan mengidentifikasi kontribusi nyata melalui presentasi dan tulisan komitmen pribadi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kualitas media ajakan (poster/ajakan lisan)Poster atau ajakan lisan tidak memiliki pesan yang jelas dan tidak menarik perhatianPoster atau ajakan lisan memiliki pesan dasar tetapi kurang jelas atau kurang menarikPoster atau ajakan lisan memiliki pesan yang jelas dan cukup menarik dengan elemen visual atau verbal yang sesuaiPoster atau ajakan lisan sangat menarik, memiliki pesan yang jelas, kreatif, dan memotivasi orang untuk bergabung dalam komunitas kesehatan
Identifikasi kontribusi nyata sebagai anggota komunitasBelum dapat mengidentifikasi kontribusi nyata yang bisa dilakukanDapat menyebutkan kontribusi umum tetapi belum spesifik atau relevan dengan konteks pribadiDapat mengidentifikasi kontribusi nyata yang spesifik dan relevan dengan kemampuan diri sendiriDapat mengidentifikasi beberapa kontribusi nyata yang spesifik, realistis, dan menunjukkan komitmen kuat untuk melaksanakannya
Sikap kepedulian terhadap kesehatan komunitasBelum menunjukkan kesadaran akan pentingnya kesehatan komunitasMulai menunjukkan kesadaran tetapi belum tampak kepedulian aktifMenunjukkan kepedulian dengan antusias dalam diskusi dan membuat ajakan untuk orang lainMenunjukkan kepedulian tinggi, antusias, dan berkomitmen untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya
Kerja sama dalam kelompokTidak berpartisipasi dalam kerja kelompok atau mengganggu anggota lainBerpartisipasi minimal, lebih banyak diam atau mengikuti sajaBerpartisipasi aktif, memberikan ide, dan bekerja sama dengan baikSangat aktif berkolaborasi, membantu teman, memberikan ide kreatif, dan memastikan semua anggota terlibat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan pembuatan poster dan diskusi?
  • Apakah contoh komunitas kesehatan yang saya gunakan cukup relevan dengan konteks lingkungan murid?
  • Diferensiasi apa yang perlu saya tingkatkan agar semua murid dapat berpartisipasi optimal?
  • Apakah murid menunjukkan pemahaman yang baik tentang peran mereka sebagai agen perubahan?
  • Bagaimana saya bisa memfasilitasi tindak lanjut agar poster atau ajakan yang dibuat benar-benar digunakan murid di lingkungan mereka?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan bagiku dari pembelajaran hari ini?
  • Apa tantangan terbesar yang aku hadapi saat membuat poster atau ajakan lisan?
  • Komunitas kesehatan apa yang ingin aku ikuti atau promosikan di lingkunganku?
  • Apa satu tindakan nyata yang akan aku lakukan minggu ini untuk mengajak teman atau keluarga hidup lebih sehat?
  • Bagaimana perasaanku saat tahu aku bisa menjadi agen perubahan untuk kesehatan di lingkunganku?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 5 Bab 4: Komunitas Kesehatan
  2. Buku Guru PJOK Kelas 5 Bab 4: Komunitas Kesehatan
  3. Contoh poster kesehatan dari Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat
  4. Kertas manila atau karton, spidol warna, pensil warna, penggaris
  5. Gambar atau foto komunitas kesehatan lokal (UKS, Puskesmas, klub olahraga, kelompok senam)
  6. Video pendek tentang komunitas kesehatan (jika tersedia)
  7. Papan tulis dan spidol untuk peta konsep komunitas kesehatan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.