Modul AjarPertemuan 7Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Refleksi dan Penerapan Strategi Gerak Taktis secara Mandiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Refleksi dan Penerapan Strategi Gerak Taktis secara Mandiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Refleksi dan Penerapan Strategi Gerak Taktis secara Mandiri

PJOK - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Refleksi dan Penerapan Strategi Gerak Taktis secara Mandiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikRefleksi dan Penerapan Strategi Gerak Taktis secara Mandiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merefleksikan hasil penerapan strategi gerak yang telah dicoba dan mengidentifikasi konsep gerak yang paling efektif untuk meningkatkan capaian keterampilan
  2. Murid dapat menjelaskan hubungan antara partisipasi aktif dalam aktivitas jasmani taktis dengan manfaatnya terhadap kesehatan dan gaya hidup aktif

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Strategi gerak apa yang paling berhasil kamu gunakan dalam permainan minggu lalu?
  2. Bagaimana kamu tahu strategi itu berhasil atau tidak?
  3. Apa manfaat yang kamu rasakan setelah rutin bermain aktif?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid dalam menerapkan strategi gerak pada pertemuan sebelumnya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: merefleksikan strategi gerak dan memahami manfaat aktivitas jasmani
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan ringan berupa permainan gerak sederhana (5 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk membentuk lingkaran untuk diskusi
  • Guru menayangkan atau menggambarkan kembali berbagai strategi gerak taktis yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya (kesadaran ruang, kesadaran usaha, kesadaran keterhubungan)
  • Murid diminta mengingat dan menceritakan strategi mana yang pernah mereka coba
  • Guru membagikan lembar kerja refleksi sederhana berisi tabel: Strategi yang Dicoba, Hasil yang Dirasakan, Apakah Efektif
  • Murid mengisi tabel berdasarkan pengalaman pribadi mereka
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: apa yang dimaksud dengan strategi gerak yang efektif

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang)
  • Setiap kelompok memilih satu permainan taktis sederhana (misalnya permainan invasi mini atau permainan net sederhana)
  • Murid bermain dengan menerapkan strategi gerak yang mereka identifikasi sebagai paling efektif
  • Guru berkeliling mengamati dan mencatat partisipasi serta penerapan strategi oleh setiap murid
  • Setelah 10 menit bermain, murid bergantian berperan sebagai pengamat dan pelaku untuk menguji efektivitas strategi
  • Murid mencatat hasil pengamatan: strategi mana yang membuat mereka lebih mudah mencetak poin, bertahan, atau bergerak efisien

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama
  • Guru memandu murid mengevaluasi: Apakah strategi yang dipilih benar-benar efektif? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Murid secara mandiri menuliskan refleksi pribadi di lembar kerja: strategi gerak paling efektif bagi saya, alasan mengapa efektif, rencana penerapan ke depan
  • Guru menghubungkan aktivitas ini dengan manfaat kesehatan: Bagaimana partisipasi aktif dalam permainan taktis membantu tubuh tetap sehat dan bugar?
  • Murid diminta menyebutkan minimal dua manfaat aktivitas jasmani teratur yang mereka rasakan (misalnya: tubuh lebih kuat, tidak mudah lelah, lebih semangat)
  • Guru menegaskan pentingnya gaya hidup aktif dan mengajak murid membuat komitmen pribadi untuk terus bergerak aktif
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka di depan kelas

Penutup:

  • Guru memandu pendinginan dengan gerakan peregangan ringan
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyampaikan satu strategi efektif yang mereka temukan dan satu manfaat aktivitas jasmani
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif atas partisipasi murid
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyampaikan apresiasi dan motivasi untuk terus aktif bergerak
  • Berdoa bersama dan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat diminta mengidentifikasi strategi gerak lanjutan atau membantu teman yang kesulitan. Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan contoh strategi sederhana dan konkret
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat langsung menerapkan dan menguji beberapa strategi. Murid yang memerlukan waktu lebih diberikan panduan bertahap dan pendampingan guru saat mengisi lembar refleksi
  • Produk: Murid dapat memilih menyampaikan refleksi secara tertulis, lisan, atau melalui gambar sederhana. Murid yang lebih percaya diri dapat mempresentasikan strategi efektif mereka di depan kelas

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dalam menerapkan strategi gerak di pertemuan sebelumnya
  • Observasi kesiapan fisik dan mental murid di awal pembelajaran

Proses:

  • Observasi saat murid mengisi lembar kerja refleksi pada tahap Memahami
  • Observasi partisipasi dan penerapan strategi gerak saat bermain pada tahap Mengaplikasi
  • Penilaian sejawat (peer assessment) saat murid berperan sebagai pengamat
  • Tanya jawab selama diskusi refleksi di tahap Merefleksi

Akhir:

  • Penilaian lembar refleksi tertulis tentang strategi gerak paling efektif dan rencana penerapan
  • Penilaian lisan saat murid menyampaikan satu strategi efektif dan satu manfaat aktivitas jasmani
  • Penilaian lembar refleksi diri murid

Formatif:

  • Observasi partisipasi dan penerapan strategi gerak selama permainan
  • Tanya jawab selama diskusi refleksi
  • Pemeriksaan lembar kerja refleksi murid

Sumatif:

  • Penilaian lembar refleksi tertulis tentang strategi gerak efektif dan manfaat aktivitas jasmani
  • Penilaian kemampuan menjelaskan hubungan antara partisipasi aktif dan kesehatan melalui presentasi atau tulisan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan merefleksikan dan mengidentifikasi strategi gerak efektifMurid belum dapat menyebutkan strategi gerak yang pernah dicoba atau belum dapat menjelaskan apakah strategi tersebut efektifMurid dapat menyebutkan strategi gerak yang pernah dicoba tetapi penjelasan efektivitasnya masih kurang jelas atau kurang spesifikMurid dapat menyebutkan strategi gerak yang pernah dicoba dan menjelaskan efektivitasnya dengan cukup jelas berdasarkan pengalaman pribadiMurid dapat menyebutkan beberapa strategi gerak, membandingkan efektivitasnya, dan mengidentifikasi strategi paling efektif dengan alasan yang jelas dan spesifik
Kemampuan menjelaskan hubungan antara partisipasi aktif dan manfaat kesehatanMurid belum dapat menjelaskan manfaat aktivitas jasmani terhadap kesehatanMurid dapat menyebutkan satu manfaat aktivitas jasmani tetapi penjelasannya masih sangat sederhanaMurid dapat menyebutkan minimal dua manfaat aktivitas jasmani dan menjelaskan hubungannya dengan kesehatan secara cukup jelasMurid dapat menyebutkan beberapa manfaat aktivitas jasmani, menjelaskan hubungannya dengan kesehatan dan gaya hidup aktif secara rinci, serta memberikan contoh konkret dari pengalaman pribadi
Partisipasi dalam penerapan strategi gerak selama permainanMurid tidak aktif berpartisipasi atau tidak mencoba menerapkan strategi gerak dalam permainanMurid berpartisipasi tetapi penerapan strategi gerak masih kurang konsisten atau kurang terlihatMurid berpartisipasi aktif dan mencoba menerapkan strategi gerak dengan cukup konsisten dalam permainanMurid berpartisipasi sangat aktif, menerapkan strategi gerak secara konsisten dan efektif, serta menunjukkan kemampuan menguji dan menyesuaikan strategi selama permainan
Kemampuan refleksi diri dan penetapan rencana tindak lanjutMurid belum dapat merefleksikan proses belajarnya atau belum membuat rencana tindak lanjutMurid dapat merefleksikan proses belajarnya secara sederhana tetapi rencana tindak lanjut masih kurang jelasMurid dapat merefleksikan proses dan hasil belajarnya dengan cukup jelas serta membuat rencana tindak lanjut yang spesifikMurid dapat merefleksikan proses dan hasil belajarnya secara mendalam, mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan, serta membuat rencana tindak lanjut yang spesifik dan realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pembelajaran hari ini berhasil memfasilitasi murid untuk merefleksikan strategi gerak mereka secara mendalam?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam membantu murid memahami hubungan antara aktivitas jasmani dan kesehatan?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam memfasilitasi proses refleksi murid di pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Strategi gerak apa yang paling efektif untukku dan mengapa?
  • Apa yang aku pelajari hari ini tentang cara bermain lebih baik?
  • Bagaimana aktivitas jasmani yang aku lakukan membantu kesehatanku?
  • Apa yang akan aku lakukan untuk terus aktif bergerak setelah pembelajaran ini?
  • Apa yang masih sulit untukku dan bagaimana aku bisa memperbaikinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka (Bab 2: Berpikir Cerdas, Bergerak Taktis)
  2. Buku Guru PJOK Kelas 5 Kurikulum Merdeka
  3. Lembar kerja refleksi strategi gerak
  4. Alat permainan: bola kecil, cone/marker, jaring atau tali sederhana
  5. Peluit
  6. Lapangan atau ruang terbuka yang aman
  7. Video atau gambar ilustrasi strategi gerak taktis (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.