Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis

PJOK - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMemeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memeriksa konsep kesadaran usaha (effort awareness) yang meliputi penggunaan tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani, seperti pada permainan lomba lari lompat dorong kardus.
  2. Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu yang dibutuhkan pada berbagai jenis gerak untuk menentukan strategi gerak yang lebih efektif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu tahu pentingnya mengatur tenaga saat berlari agar tidak cepat lelah?
  2. Menurutmu, apakah berjalan dan berlari membutuhkan tenaga yang sama?
  3. Apa yang terjadi jika kamu mendorong kardus dengan tenaga penuh tanpa mengatur kecepatan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, menciptakan suasana yang saling memuliakan.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid.
  • Guru memimpin pemanasan ringan (stretching dinamis dan jogging di tempat) selama 5-7 menit untuk mempersiapkan tubuh murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memeriksa kesadaran usaha (tenaga dan waktu) dalam aktivitas jasmani.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik kepada murid dan mendengarkan tanggapan mereka untuk menggali pengetahuan awal.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep kesadaran usaha (effort awareness) yang meliputi dua aspek: tenaga (kuat-lemah) dan waktu (cepat-lambat) dalam aktivitas jasmani.
  • Guru mendemonstrasikan perbedaan gerakan dengan tenaga kuat vs lemah, serta gerakan cepat vs lambat menggunakan contoh sederhana (mendorong bola ringan vs berat, berjalan vs berlari).
  • Murid mengamati demonstrasi guru dan mengidentifikasi perbedaan tenaga dan waktu yang digunakan.
  • Guru mengajak murid berdiskusi singkat: kapan kita perlu menggunakan tenaga kuat? Kapan perlu gerakan cepat? Mengapa mengatur tenaga penting?
  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mempersiapkan aktivitas praktik.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan aturan permainan Lomba Lari Lompat Dorong Kardus: murid berbaris di titik A, berlari dan melompati 3 kardus hingga titik B, kemudian mendorong semua kardus kembali ke titik A. Tim yang paling cepat menyelesaikan adalah pemenangnya.
  • Setiap kelompok mempraktikkan permainan secara bergantian. Guru menyiapkan area bermain yang aman dengan jarak sekitar 10-15 meter dan 3 kardus kosong yang diletakkan berjarak 2-3 meter.
  • Murid melakukan permainan putaran pertama, guru mengamati dan mencatat strategi gerak yang digunakan masing-masing kelompok.
  • Setelah putaran pertama, guru memberikan modifikasi: kardus diisi dengan beban ringan (bola plastik atau botol air). Murid melakukan putaran kedua dan merasakan perbedaan tenaga yang dibutuhkan.
  • Guru membimbing murid untuk membandingkan: gerakan mana yang membutuhkan tenaga lebih besar? Mana yang lebih cepat? Strategi apa yang lebih efektif?
  • Murid berdiskusi dalam kelompok kecil: Apa yang lebih sulit, melompati atau mendorong kardus? Mengapa? Bagaimana cara mengatur tenaga agar tidak cepat lelah?
  • Setiap kelompok mencoba strategi baru berdasarkan hasil diskusi (putaran ketiga), kemudian berbagi temuan mereka.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan semua murid dan memfasilitasi diskusi kelas untuk merefleksi pengalaman belajar.
  • Murid diminta mengisi tabel kesadaran usaha (tenaga: kuat-lemah, waktu: cepat-lambat) berdasarkan aktivitas yang telah dilakukan.
  • Guru memandu murid untuk mengidentifikasi: Kapan mereka menggunakan tenaga kuat? Kapan gerakan cepat diperlukan? Bagaimana mengatur keduanya untuk hasil optimal?
  • Murid menyampaikan refleksi pribadi: Apa yang mereka pelajari tentang mengatur tenaga dan waktu? Bagaimana pengetahuan ini bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari atau olahraga lain?
  • Guru memberikan umpan balik dan penguatan pemahaman tentang pentingnya kesadaran usaha untuk meningkatkan keterampilan gerak dan efisiensi energi.

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan (cooling down) berupa stretching statis dan latihan pernapasan selama 5 menit.
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat melalui pertanyaan lisan atau tertulis tentang konsep kesadaran usaha yang telah dipelajari.
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan kerja sama mereka.
  • Guru menyampaikan pesan penutup tentang pentingnya mengatur tenaga dan waktu dalam kehidupan sehari-hari.
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar: gunakan kardus tanpa beban dan jarak lompatan lebih pendek. Untuk murid yang sudah mahir: tambahkan variasi gerakan (melompat dengan satu kaki, mundur saat mendorong) atau beban kardus lebih berat.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman yang lebih mahir. Murid yang cepat memahami dapat diminta menjadi pengamat dan memberikan umpan balik kepada kelompok lain.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman mereka melalui cara berbeda: demonstrasi fisik, menggambar diagram strategi gerak, atau menjelaskan secara lisan kepada kelompok.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan menggunakan pertanyaan pemantik untuk menggali pengetahuan awal murid tentang tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani.
  • Observasi informal saat pemanasan: mengamati kemampuan dasar murid dalam mengatur gerakan.

Proses:

  • Observasi langsung selama permainan: mencatat bagaimana murid menggunakan tenaga (kuat/lemah) dan waktu (cepat/lambat) dalam berbagai tahap permainan.
  • Umpan balik verbal berkelanjutan saat murid mencoba strategi berbeda.
  • Penilaian diskusi kelompok: seberapa baik murid dapat mengidentifikasi dan membandingkan kesadaran usaha dalam aktivitas mereka.

Akhir:

  • Penilaian praktik menggunakan rubrik: kemampuan menerapkan kesadaran usaha secara efektif dalam permainan.
  • Pengisian tabel kesadaran usaha: murid mencentang aspek tenaga dan waktu yang ada dalam permainan dan menjelaskan alasannya.
  • Pertanyaan refleksi tertulis atau lisan: Apa yang lebih sulit, melompati atau mendorong kardus? Mengapa? Bagaimana kamu mengatur tenaga dan waktu agar lebih efektif?

Formatif:

  • Observasi langsung saat murid melakukan permainan: mengamati penerapan tenaga dan waktu dalam gerakan.
  • Tanya jawab selama diskusi kelompok tentang strategi gerak yang digunakan.
  • Penilaian diskusi kelompok: kemampuan mengidentifikasi dan membandingkan tingkat tenaga dan waktu.

Sumatif:

  • Penilaian praktik: kemampuan murid menerapkan konsep kesadaran usaha dalam permainan lomba lari lompat dorong kardus.
  • Penilaian tertulis sederhana: mengisi tabel kesadaran usaha dan menjawab pertanyaan refleksi.
  • Penilaian presentasi kelompok: kemampuan menjelaskan strategi gerak yang efektif berdasarkan tenaga dan waktu.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Kesadaran Usaha (Tenaga dan Waktu)Murid belum dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani.Murid dapat menyebutkan konsep tenaga atau waktu, tetapi belum memahami perbedaannya secara jelas.Murid dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu serta memberikan contoh sederhana dalam aktivitas jasmani.Murid dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu dengan detail, memberikan contoh konkret, dan mengaitkannya dengan berbagai situasi gerak.
Penerapan Kesadaran Usaha dalam PermainanMurid belum dapat mengatur tenaga dan waktu saat melakukan permainan, gerakan tidak efektif.Murid mulai mencoba mengatur tenaga atau waktu, tetapi masih inkonsisten dan kurang efektif.Murid dapat mengatur tenaga dan waktu dengan cukup baik dalam sebagian besar gerakan, menunjukkan strategi yang lebih efektif.Murid dapat mengatur tenaga dan waktu secara konsisten dan efektif dalam seluruh permainan, menunjukkan strategi gerak yang optimal.
Kemampuan Membandingkan dan Menganalisis Strategi GerakMurid belum dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu yang dibutuhkan dalam berbagai gerakan.Murid dapat menyebutkan perbedaan gerakan, tetapi belum dapat menganalisis strategi mana yang lebih efektif.Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu dalam berbagai gerakan serta menentukan strategi yang lebih efektif dengan bimbingan.Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu secara mandiri, menganalisis, dan menentukan strategi gerak yang paling efektif dengan alasan yang jelas.
Partisipasi dan Kerja SamaMurid kurang berpartisipasi aktif dan belum dapat bekerja sama dalam kelompok.Murid berpartisipasi dengan dorongan guru dan mulai bekerja sama dengan teman, tetapi masih pasif.Murid berpartisipasi aktif dalam permainan dan diskusi, serta bekerja sama dengan baik dalam kelompok.Murid berpartisipasi sangat aktif, berinisiatif membantu teman, dan berkontribusi positif dalam mencapai tujuan kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tentang kesadaran usaha (tenaga dan waktu) tercapai dengan baik?
  • Bagian mana dari kegiatan pembelajaran yang paling efektif membantu murid memahami konsep?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa kendala yang dihadapi selama pembelajaran dan bagaimana solusinya untuk pertemuan berikutnya?
  • Bagaimana cara meningkatkan kualitas diskusi dan refleksi murid di pembelajaran mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mengatur tenaga dan waktu saat bergerak?
  • Bagian aktivitas mana yang paling menyenangkan bagimu? Mengapa?
  • Apa tantangan yang kamu hadapi saat melakukan permainan lomba lari lompat dorong kardus?
  • Bagaimana kamu bisa menggunakan pengetahuan tentang tenaga dan waktu dalam kehidupan sehari-hari atau olahraga lain?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang strategi gerak?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek
  2. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek
  3. Kardus bekas (minimal 3 buah per kelompok)
  4. Bola plastik atau botol air sebagai beban tambahan
  5. Cone atau penanda untuk menandai titik start dan finish
  6. Peluit
  7. Lapangan atau halaman sekolah yang aman
  8. Lembar kerja tabel kesadaran usaha
  9. Panduan Pembelajaran dan Asesmen versi Deep Learning 2025

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.