MODUL AJAR PJOK — Kelas 5 (Fase C) Topik: Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Memeriksa Kesadaran Usaha: Tenaga dan Waktu dalam Gerak Taktis |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memeriksa konsep kesadaran usaha (effort awareness) yang meliputi penggunaan tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani, seperti pada permainan lomba lari lompat dorong kardus.
- Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu yang dibutuhkan pada berbagai jenis gerak untuk menentukan strategi gerak yang lebih efektif.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apakah kamu tahu pentingnya mengatur tenaga saat berlari agar tidak cepat lelah?
- Menurutmu, apakah berjalan dan berlari membutuhkan tenaga yang sama?
- Apa yang terjadi jika kamu mendorong kardus dengan tenaga penuh tanpa mengatur kecepatan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama, menciptakan suasana yang saling memuliakan.
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid.
- Guru memimpin pemanasan ringan (stretching dinamis dan jogging di tempat) selama 5-7 menit untuk mempersiapkan tubuh murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memeriksa kesadaran usaha (tenaga dan waktu) dalam aktivitas jasmani.
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik kepada murid dan mendengarkan tanggapan mereka untuk menggali pengetahuan awal.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan konsep kesadaran usaha (effort awareness) yang meliputi dua aspek: tenaga (kuat-lemah) dan waktu (cepat-lambat) dalam aktivitas jasmani.
- Guru mendemonstrasikan perbedaan gerakan dengan tenaga kuat vs lemah, serta gerakan cepat vs lambat menggunakan contoh sederhana (mendorong bola ringan vs berat, berjalan vs berlari).
- Murid mengamati demonstrasi guru dan mengidentifikasi perbedaan tenaga dan waktu yang digunakan.
- Guru mengajak murid berdiskusi singkat: kapan kita perlu menggunakan tenaga kuat? Kapan perlu gerakan cepat? Mengapa mengatur tenaga penting?
- Murid dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mempersiapkan aktivitas praktik.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru menjelaskan aturan permainan Lomba Lari Lompat Dorong Kardus: murid berbaris di titik A, berlari dan melompati 3 kardus hingga titik B, kemudian mendorong semua kardus kembali ke titik A. Tim yang paling cepat menyelesaikan adalah pemenangnya.
- Setiap kelompok mempraktikkan permainan secara bergantian. Guru menyiapkan area bermain yang aman dengan jarak sekitar 10-15 meter dan 3 kardus kosong yang diletakkan berjarak 2-3 meter.
- Murid melakukan permainan putaran pertama, guru mengamati dan mencatat strategi gerak yang digunakan masing-masing kelompok.
- Setelah putaran pertama, guru memberikan modifikasi: kardus diisi dengan beban ringan (bola plastik atau botol air). Murid melakukan putaran kedua dan merasakan perbedaan tenaga yang dibutuhkan.
- Guru membimbing murid untuk membandingkan: gerakan mana yang membutuhkan tenaga lebih besar? Mana yang lebih cepat? Strategi apa yang lebih efektif?
- Murid berdiskusi dalam kelompok kecil: Apa yang lebih sulit, melompati atau mendorong kardus? Mengapa? Bagaimana cara mengatur tenaga agar tidak cepat lelah?
- Setiap kelompok mencoba strategi baru berdasarkan hasil diskusi (putaran ketiga), kemudian berbagi temuan mereka.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengumpulkan semua murid dan memfasilitasi diskusi kelas untuk merefleksi pengalaman belajar.
- Murid diminta mengisi tabel kesadaran usaha (tenaga: kuat-lemah, waktu: cepat-lambat) berdasarkan aktivitas yang telah dilakukan.
- Guru memandu murid untuk mengidentifikasi: Kapan mereka menggunakan tenaga kuat? Kapan gerakan cepat diperlukan? Bagaimana mengatur keduanya untuk hasil optimal?
- Murid menyampaikan refleksi pribadi: Apa yang mereka pelajari tentang mengatur tenaga dan waktu? Bagaimana pengetahuan ini bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari atau olahraga lain?
- Guru memberikan umpan balik dan penguatan pemahaman tentang pentingnya kesadaran usaha untuk meningkatkan keterampilan gerak dan efisiensi energi.
Penutup:- Guru memimpin pendinginan (cooling down) berupa stretching statis dan latihan pernapasan selama 5 menit.
- Guru melakukan asesmen akhir singkat melalui pertanyaan lisan atau tertulis tentang konsep kesadaran usaha yang telah dipelajari.
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan kerja sama mereka.
- Guru menyampaikan pesan penutup tentang pentingnya mengatur tenaga dan waktu dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar: gunakan kardus tanpa beban dan jarak lompatan lebih pendek. Untuk murid yang sudah mahir: tambahkan variasi gerakan (melompat dengan satu kaki, mundur saat mendorong) atau beban kardus lebih berat.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman yang lebih mahir. Murid yang cepat memahami dapat diminta menjadi pengamat dan memberikan umpan balik kepada kelompok lain.
- Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman mereka melalui cara berbeda: demonstrasi fisik, menggambar diagram strategi gerak, atau menjelaskan secara lisan kepada kelompok.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan menggunakan pertanyaan pemantik untuk menggali pengetahuan awal murid tentang tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani.
- Observasi informal saat pemanasan: mengamati kemampuan dasar murid dalam mengatur gerakan.
Proses:- Observasi langsung selama permainan: mencatat bagaimana murid menggunakan tenaga (kuat/lemah) dan waktu (cepat/lambat) dalam berbagai tahap permainan.
- Umpan balik verbal berkelanjutan saat murid mencoba strategi berbeda.
- Penilaian diskusi kelompok: seberapa baik murid dapat mengidentifikasi dan membandingkan kesadaran usaha dalam aktivitas mereka.
Akhir:- Penilaian praktik menggunakan rubrik: kemampuan menerapkan kesadaran usaha secara efektif dalam permainan.
- Pengisian tabel kesadaran usaha: murid mencentang aspek tenaga dan waktu yang ada dalam permainan dan menjelaskan alasannya.
- Pertanyaan refleksi tertulis atau lisan: Apa yang lebih sulit, melompati atau mendorong kardus? Mengapa? Bagaimana kamu mengatur tenaga dan waktu agar lebih efektif?
Formatif:- Observasi langsung saat murid melakukan permainan: mengamati penerapan tenaga dan waktu dalam gerakan.
- Tanya jawab selama diskusi kelompok tentang strategi gerak yang digunakan.
- Penilaian diskusi kelompok: kemampuan mengidentifikasi dan membandingkan tingkat tenaga dan waktu.
Sumatif:- Penilaian praktik: kemampuan murid menerapkan konsep kesadaran usaha dalam permainan lomba lari lompat dorong kardus.
- Penilaian tertulis sederhana: mengisi tabel kesadaran usaha dan menjawab pertanyaan refleksi.
- Penilaian presentasi kelompok: kemampuan menjelaskan strategi gerak yang efektif berdasarkan tenaga dan waktu.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Konsep Kesadaran Usaha (Tenaga dan Waktu) | Murid belum dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu dalam aktivitas jasmani. | Murid dapat menyebutkan konsep tenaga atau waktu, tetapi belum memahami perbedaannya secara jelas. | Murid dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu serta memberikan contoh sederhana dalam aktivitas jasmani. | Murid dapat menjelaskan konsep tenaga dan waktu dengan detail, memberikan contoh konkret, dan mengaitkannya dengan berbagai situasi gerak. | | Penerapan Kesadaran Usaha dalam Permainan | Murid belum dapat mengatur tenaga dan waktu saat melakukan permainan, gerakan tidak efektif. | Murid mulai mencoba mengatur tenaga atau waktu, tetapi masih inkonsisten dan kurang efektif. | Murid dapat mengatur tenaga dan waktu dengan cukup baik dalam sebagian besar gerakan, menunjukkan strategi yang lebih efektif. | Murid dapat mengatur tenaga dan waktu secara konsisten dan efektif dalam seluruh permainan, menunjukkan strategi gerak yang optimal. | | Kemampuan Membandingkan dan Menganalisis Strategi Gerak | Murid belum dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu yang dibutuhkan dalam berbagai gerakan. | Murid dapat menyebutkan perbedaan gerakan, tetapi belum dapat menganalisis strategi mana yang lebih efektif. | Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu dalam berbagai gerakan serta menentukan strategi yang lebih efektif dengan bimbingan. | Murid dapat membandingkan tingkat tenaga dan waktu secara mandiri, menganalisis, dan menentukan strategi gerak yang paling efektif dengan alasan yang jelas. | | Partisipasi dan Kerja Sama | Murid kurang berpartisipasi aktif dan belum dapat bekerja sama dalam kelompok. | Murid berpartisipasi dengan dorongan guru dan mulai bekerja sama dengan teman, tetapi masih pasif. | Murid berpartisipasi aktif dalam permainan dan diskusi, serta bekerja sama dengan baik dalam kelompok. | Murid berpartisipasi sangat aktif, berinisiatif membantu teman, dan berkontribusi positif dalam mencapai tujuan kelompok. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah tujuan pembelajaran tentang kesadaran usaha (tenaga dan waktu) tercapai dengan baik?
- Bagian mana dari kegiatan pembelajaran yang paling efektif membantu murid memahami konsep?
- Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
- Apa kendala yang dihadapi selama pembelajaran dan bagaimana solusinya untuk pertemuan berikutnya?
- Bagaimana cara meningkatkan kualitas diskusi dan refleksi murid di pembelajaran mendatang?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mengatur tenaga dan waktu saat bergerak?
- Bagian aktivitas mana yang paling menyenangkan bagimu? Mengapa?
- Apa tantangan yang kamu hadapi saat melakukan permainan lomba lari lompat dorong kardus?
- Bagaimana kamu bisa menggunakan pengetahuan tentang tenaga dan waktu dalam kehidupan sehari-hari atau olahraga lain?
- Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang strategi gerak?
SUMBER BELAJAR- Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek
- Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V, Kemendikbudristek
- Kardus bekas (minimal 3 buah per kelompok)
- Bola plastik atau botol air sebagai beban tambahan
- Cone atau penanda untuk menandai titik start dan finish
- Peluit
- Lapangan atau halaman sekolah yang aman
- Lembar kerja tabel kesadaran usaha
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen versi Deep Learning 2025
|