Modul AjarPertemuan 10Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 1: Eksplorasi Gerak

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Eksplorasi Gerak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 1: Eksplorasi Gerak

PJOK - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Eksplorasi Gerak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Eksplorasi Gerak
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menyesuaikan dan mentransfer keterampilan gerak (jalan, lari, lompat, lempar-tangkap, menendang, dan aktivitas air) ke dalam situasi gerak yang berbeda sesuai potensi masing-masing.
  2. Murid dapat menguji efektivitas penerapan strategi gerak dalam permainan kelompok dan menunjukkan nilai sportivitas serta partisipasi inklusif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Gerakan apa saja yang sudah kamu kuasai dari pembelajaran eksplorasi gerak selama ini?
  2. Bagaimana kamu menyesuaikan gerakan saat menghadapi tantangan yang berbeda dalam permainan?
  3. Strategi apa yang paling efektif untuk memenangkan permainan kelompok dengan sportif?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid.
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif: mendemonstrasikan keterampilan gerak dan menerapkan strategi dalam situasi permainan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk mengaktifkan ingatan murid tentang pembelajaran Bab 1.
  • Guru melakukan pemanasan dinamis: jogging ringan, stretching dinamis (arm circles, leg swings), dan permainan kecil pemanasan (kucing dan tikus) selama 10 menit.
  • Guru menjelaskan tata tertib, prosedur asesmen, dan kriteria penilaian yang akan digunakan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan rangkaian asesmen yang terdiri dari 3 stasiun: (1) Stasiun Jalan-Lari-Lompat, (2) Stasiun Lempar-Tangkap dan Menendang, (3) Stasiun Permainan Kelompok Aplikatif.
  • Guru mendemonstrasikan setiap stasiun secara singkat dan menjelaskan kriteria yang dinilai di setiap stasiun.
  • Murid mengamati demonstrasi dan diberikan kesempatan bertanya tentang instruksi yang belum dipahami.
  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok) secara heterogen berdasarkan kemampuan.
  • Setiap kelompok diarahkan ke stasiun awal mereka dengan rotasi setiap 15 menit.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Stasiun 1 - Jalan-Lari-Lompat: Murid melakukan lintasan kombinasi (berjalan zig-zag membawa bola, berlari sprint 10 meter, melompat melewati 3 gawang rendah, dan meloncat vertikal di akhir). Guru menilai penyesuaian keterampilan gerak dan transfer gerakan.
  • Stasiun 2 - Lempar-Tangkap dan Menendang: Murid melakukan lempar-tangkap bola berpasangan dengan jarak bertingkat (3m, 5m, 7m), kemudian menendang bola ke target sasaran dan menghentikan bola dari umpan teman. Guru menilai akurasi dan kontrol gerak.
  • Stasiun 3 - Permainan Kelompok: Murid bermain 'Bola Beranting' (modifikasi permainan bola tangan sederhana dengan peraturan inklusif: setiap anggota harus menyentuh bola minimal 1x sebelum mencetak poin). Guru menilai penerapan strategi, sportivitas, dan partisipasi inklusif.
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik singkat dan mencatat hasil pengamatan di lembar penilaian.
  • Setiap kelompok melakukan rotasi hingga menyelesaikan 3 stasiun.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah semua stasiun selesai, murid berkumpul dan melakukan pendinginan (stretching statis) dipandu guru.
  • Guru memfasilitasi refleksi kelompok: setiap kelompok berbagi pengalaman tentang strategi yang berhasil dan tantangan yang dihadapi.
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi: 'Gerakan mana yang paling sulit kamu sesuaikan? Apa strategi yang kamu gunakan dalam permainan kelompok? Bagaimana kamu membantu teman yang kesulitan?'
  • Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, sportivitas, dan kerja sama yang ditunjukkan murid.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat tentang capaian dan area perbaikan mereka.

Penutup:

  • Guru menyampaikan kesimpulan hasil asesmen secara umum dan memberikan umpan balik positif.
  • Guru mengingatkan pentingnya terus berlatih keterampilan gerak dalam aktivitas sehari-hari.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya (Bab 2).
  • Murid merapikan peralatan dan area pembelajaran.
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Stasiun 1 dan 2 dapat disesuaikan tingkat kesulitannya: jarak lompatan diperpendek/diperpanjang, tinggi gawang diturunkan/ditinggikan, jarak lempar disesuaikan dengan kemampuan murid.
  • Proses: Murid yang cepat dapat menjadi peer tutor bagi teman yang membutuhkan bantuan. Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu diberikan kesempatan percobaan tambahan di stasiun dengan pendampingan guru.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman melalui demonstrasi fisik (utama) atau menjelaskan strategi secara verbal jika mengalami keterbatasan fisik tertentu. Penilaian disesuaikan dengan potensi masing-masing murid.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman belajar Bab 1 selama pendahuluan.
  • Observasi kesiapan fisik dan mental murid saat pemanasan.

Proses:

  • Observasi langsung dengan checklist di setiap stasiun: kualitas penyesuaian gerak, transfer keterampilan, akurasi, kontrol, strategi, dan kerja sama.
  • Catatan anekdot tentang perilaku sportif dan partisipasi inklusif.
  • Umpan balik korektif saat murid melakukan aktivitas.

Akhir:

  • Penilaian kinerja menggunakan rubrik untuk 2 aspek utama: (1) Penyesuaian dan Transfer Keterampilan Gerak, (2) Penerapan Strategi dan Sportivitas.
  • Lembar refleksi diri murid tentang capaian dan tantangan yang dihadapi.
  • Dokumentasi video/foto (opsional) sebagai portofolio murid.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid melakukan aktivitas di setiap stasiun.
  • Umpan balik langsung kepada murid tentang teknik dan strategi yang digunakan.
  • Pengamatan kerja sama dan sportivitas dalam permainan kelompok.

Sumatif:

  • Penilaian kinerja keterampilan gerak di Stasiun 1 dan Stasiun 2 menggunakan rubrik.
  • Penilaian penerapan strategi dan nilai sportivitas di Stasiun 3 menggunakan rubrik.
  • Lembar refleksi diri murid sebagai data pendukung.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penyesuaian dan Transfer Keterampilan Gerak (jalan, lari, lompat, lempar-tangkap, menendang)Murid belum mampu menyesuaikan gerakan sesuai situasi; gerakan kaku dan tidak terkontrol; membutuhkan bantuan penuh dari guru.Murid mulai menyesuaikan beberapa gerakan tetapi masih inkonsisten; transfer keterampilan belum lancar; membutuhkan bimbingan guru.Murid mampu menyesuaikan gerakan sesuai situasi dengan cukup baik; dapat mentransfer keterampilan ke situasi berbeda meski sesekali perlu koreksi.Murid mampu menyesuaikan dan mentransfer keterampilan gerak dengan lancar dan tepat ke berbagai situasi gerak yang berbeda; gerakan efisien dan terkontrol.
Penerapan Strategi Gerak dalam Permainan KelompokMurid belum menerapkan strategi dalam permainan; bermain tanpa perencanaan; tidak berkontribusi dalam tim.Murid mulai menerapkan strategi sederhana tetapi belum konsisten; sesekali berkontribusi dalam keberhasilan kelompok.Murid menerapkan strategi dengan cukup efektif; berkontribusi aktif untuk keberhasilan kelompok; menguji beberapa pendekatan strategi.Murid menguji dan menerapkan strategi yang efektif secara konsisten; memberikan kontribusi signifikan bagi keberhasilan kelompok; mampu menyesuaikan strategi sesuai situasi permainan.
Sportivitas dan Partisipasi InklusifMurid tidak menunjukkan nilai sportif; tidak peduli terhadap teman; menolak bekerja sama dengan anggota tertentu.Murid mulai menunjukkan sikap sportif namun masih perlu diingatkan; sesekali membantu teman tetapi belum konsisten.Murid menunjukkan sportivitas yang baik; aktif membantu teman dan mendukung partisipasi semua anggota kelompok.Murid menunjukkan sportivitas tinggi; secara konsisten mendukung dan melibatkan semua teman termasuk yang memiliki keterbatasan; menjadi role model bagi teman lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah desain stasiun asesmen efektif mengukur keterampilan gerak dan strategi murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap stasiun sudah cukup?
  • Murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah instrumen penilaian (rubrik) sudah menangkap capaian murid dengan adil dan akurat?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk asesmen sumatif di bab berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Gerakan mana yang sudah kamu kuasai dengan baik? Mana yang masih perlu diperbaiki?
  • Strategi apa yang berhasil kamu gunakan dalam permainan kelompok?
  • Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman dalam tim?
  • Apa yang paling menyenangkan dari asesmen hari ini?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk terus meningkatkan keterampilan gerakmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V
  2. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas V
  3. Lapangan/halaman sekolah
  4. Bola kecil (plastik/karet), bola sepak ukuran 4
  5. Cone/marker pembatas jalur
  6. Gawang rendah (tinggi 30-40 cm) atau kardus sebagai pengganti
  7. Keranjang untuk menaruh bola
  8. Target sasaran (lingkaran di dinding/tanah)
  9. Peluit
  10. Lembar penilaian dan rubrik
  11. Lembar refleksi diri murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.