MODUL AJAR PJOK — Kelas 4 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif: Hidup yang Menyehatkan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Hidup yang Menyehatkan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahaman tentang risiko gaya hidup tidak sehat, pola makan bergizi seimbang, ciri tubuh bugar, dan penanganan cedera ringan melalui tes tertulis.
- Murid dapat memperagakan keterampilan gerak dalam aktivitas jasmani pilihan serta mempraktikkan pengukuran denyut nadi sebagai bentuk asesmen kinerja hidup sehat.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang akan terjadi pada tubuhmu jika kamu terus-menerus tidur larut malam, jarang olahraga, dan sering makan makanan tidak sehat?
- Bagaimana cara kamu mengetahui apakah tubuhmu sedang dalam kondisi bugar setelah berolahraga?
- Ketika temanmu jatuh dan kakinya terluka saat bermain, apa langkah pertama yang harus kamu lakukan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah pertemuan asesmen sumatif untuk Bab 5 'Hidup yang Menyehatkan', yang terdiri atas tes tertulis dan asesmen kinerja gerak (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal/diagnostik singkat dengan mengajukan 2–3 pertanyaan lisan kepada seluruh kelas: 'Siapa yang tahu apa saja ciri-ciri tubuh yang bugar?', 'Sebutkan satu contoh makanan bergizi seimbang!', dan 'Apa yang kamu lakukan jika kulit tanganmu tergores saat olahraga?' Guru mencatat respons untuk memetakan kesiapan murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen hari ini secara sederhana: 'Hari ini kita akan mengerjakan soal tertulis dan praktik gerak untuk menunjukkan apa yang sudah kalian pelajari tentang hidup sehat.' (2 menit).
- Guru menjelaskan alur waktu: 25 menit untuk tes tertulis, lalu 25 menit untuk asesmen kinerja praktik gerak dan pengukuran denyut nadi, serta 10 menit penutup (1 menit).
- Guru memimpin pemanasan ringan selama ±2 menit (gerak jalan di tempat, putaran kepala, dan peregangan tangan) agar murid siap untuk sesi praktik gerak.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan lembar soal tes tertulis kepada setiap murid. Soal terdiri atas 15 butir pilihan ganda dan 5 butir uraian singkat yang mencakup empat topik: (a) risiko gaya hidup tidak sehat, (b) pola makan bergizi seimbang, (c) ciri-ciri tubuh bugar, dan (d) penanganan cedera ringan sesuai prinsip P3K.
- Guru membacakan petunjuk pengerjaan soal dengan jelas, memastikan setiap murid memahami cara menjawab sebelum mulai mengerjakan.
- Murid mengerjakan tes tertulis secara mandiri dalam keheningan selama 25 menit. Guru berkeliling dengan tenang untuk memastikan kondisi kondusif dan mencatat murid yang tampak kesulitan tanpa memberikan jawaban.
- Setelah 25 menit, guru meminta murid meletakkan pulpen dan mengumpulkan lembar jawaban.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- Guru menjelaskan teknis asesmen kinerja: setiap murid akan dipanggil secara bergiliran ke area praktik untuk memperagakan keterampilan gerak pilihan (contoh: lompat tali, gerak jalan cepat, atau gerakan senam sederhana selama ±1 menit) dan kemudian mengukur denyut nadi sendiri selama 15 detik lalu mengalikannya dengan 4 untuk mendapat denyut per menit.
- Guru mendemonstrasikan cara mengukur denyut nadi di pergelangan tangan (arteri radialis) dan di leher (arteri karotis) satu kali sebagai pengingat, lalu meminta satu murid sukarela mencoba di depan kelas.
- Sementara murid dipanggil satu per satu atau berpasangan ke area praktik, murid lain yang menunggu giliran duduk tenang dan mengisi lembar refleksi diri (disediakan guru) berisi pertanyaan: 'Gerakan mana yang sudah kamu kuasai dengan baik?', 'Apakah kamu sudah rutin berolahraga minggu ini?', dan 'Berapa kali kamu makan sayur dan buah hari ini?'
- Guru mengobservasi dan menilai setiap murid menggunakan lembar observasi kinerja berdasarkan rubrik: (a) kebenaran teknik gerak, (b) kemampuan mengukur denyut nadi secara mandiri, dan (c) kemampuan menyebutkan makna hasil denyut nadi (normal/meningkat setelah gerak).
- Setelah mengukur denyut nadi, guru bertanya singkat kepada setiap murid: 'Denyut nadimu berapa? Apa artinya?' untuk memastikan pemahaman bermakna tentang kebugaran.
- Guru memberikan umpan balik lisan singkat dan positif kepada setiap murid setelah tampil ('Bagus cara kamu mengukur denyut nadi! Pertahankan rutin bergerak ya.').
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah seluruh murid selesai asesmen kinerja, guru mengajak murid duduk melingkar atau kembali ke tempat duduk masing-masing.
- Guru memimpin diskusi refleksi singkat (5 menit) dengan pertanyaan: 'Soal atau bagian mana yang menurutmu paling mudah dan paling sulit hari ini?', 'Apa satu hal tentang hidup sehat yang benar-benar kamu ingat dan ingin kamu praktikkan mulai sekarang?'
- Murid menuliskan satu kalimat tekad pribadi di lembar refleksi: 'Mulai hari ini saya akan… agar tubuh saya tetap sehat.' Lembar ini dikumpulkan bersama lembar refleksi diri sebelumnya.
- Guru merangkum poin-poin utama materi Bab 5 secara singkat: risiko gaya hidup tidak sehat, pentingnya makan bergizi seimbang, ciri tubuh bugar, cara mengukur denyut nadi, dan pertolongan pertama cedera ringan.
Penutup:- Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas kesungguhan dalam mengerjakan tes tertulis dan asesmen kinerja hari ini (1 menit).
- Guru menginformasikan bahwa hasil asesmen akan disampaikan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik individual (1 menit).
- Guru mengingatkan murid untuk terus mempraktikkan kebiasaan hidup sehat di rumah: makan bergizi, rutin bergerak, cukup tidur, dan tahu cara menangani cedera ringan (2 menit).
- Guru memimpin pendinginan ringan: tarik napas dalam 3 kali, regangkan tangan ke atas, dan hembuskan perlahan (1 menit).
- Guru menutup pelajaran dengan doa bersama dan salam penutup (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan (lambat) dapat diberikan lembar soal dengan ilustrasi gambar pendukung (contoh: gambar makanan bergizi, gambar cedera ringan) di samping teks soal untuk membantu pemahaman. Murid cepat diberikan 2–3 soal pengayaan berbentuk analisis kasus pendek (contoh: 'Riko makan nasi, gorengan, dan minuman manis tiga kali sehari. Apa risiko yang mungkin dialami Riko?').
- Proses: Pada sesi asesmen kinerja, murid yang memiliki keterbatasan fisik ringan dapat memilih aktivitas gerak alternatif yang sesuai kemampuannya (misal: gerakan tangan berirama atau jalan di tempat) selama tetap mencerminkan aktivitas jasmani. Murid cepat yang selesai lebih awal dapat diminta menjadi pemandu/pengingat langkah pengukuran denyut nadi bagi teman yang belum mencoba.
- Produk: Murid yang memerlukan dukungan dapat menjawab soal uraian dalam bentuk poin-poin pendek atau gambar beranotasi. Murid cepat dapat diminta menuliskan 'rencana hidup sehat satu minggu' di balik lembar refleksi sebagai karya tambahan.
ASESMENAwal:- Pertanyaan lisan singkat di awal pendahuluan: guru mengajukan 3 pertanyaan kepada seluruh kelas tentang ciri tubuh bugar, contoh makanan bergizi seimbang, dan penanganan luka goresan ringan.
- Guru mencatat respons murid (tunjuk tangan / jawaban spontan) untuk memetakan kesiapan belajar dan menentukan fokus umpan balik selama proses asesmen.
Proses:- Observasi berkeliling selama pengerjaan tes tertulis: guru mencatat murid yang membutuhkan klarifikasi soal tanpa memberikan jawaban.
- Lembar observasi kinerja individual diisi guru saat setiap murid tampil di sesi praktik gerak dan pengukuran denyut nadi.
- Pertanyaan lisan terbuka saat sesi kinerja: 'Denyut nadimu berapa sekarang? Apa artinya bagi kesehatanmu?' untuk mengecek pemahaman bermakna.
- Lembar refleksi diri yang diisi murid saat menunggu giliran sebagai bahan umpan balik guru.
Akhir:- Nilai tes tertulis: skor pilihan ganda (15 soal x 1 poin) dan uraian singkat (5 soal x 2 poin) = total 25 poin, dikonversi ke skala 100.
- Nilai asesmen kinerja: dinilai menggunakan rubrik 4 aspek (teknik gerak, pengukuran denyut nadi, interpretasi hasil denyut nadi, kemandirian/kepercayaan diri) dengan 4 level capaian.
- Lembar tekad pribadi murid dikumpulkan sebagai bukti refleksi bermakna dan bahan tindak lanjut guru pada pertemuan berikutnya.
Formatif:- Observasi guru selama tes tertulis: mencatat murid yang terlihat kesulitan untuk ditindaklanjuti.
- Observasi kinerja gerak dan pengukuran denyut nadi menggunakan lembar cek observasi selama sesi praktik.
- Pertanyaan lisan singkat saat sesi praktik: guru menanyakan makna hasil denyut nadi kepada setiap murid.
- Lembar refleksi diri murid (diisi selama menunggu giliran praktik) sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
Sumatif:- Tes tertulis 20 butir soal (15 pilihan ganda + 5 uraian singkat) mencakup: risiko gaya hidup tidak sehat, pola makan bergizi seimbang, ciri tubuh bugar, dan penanganan cedera ringan.
- Asesmen kinerja: murid memperagakan keterampilan gerak pilihan dan mempraktikkan pengukuran denyut nadi secara mandiri, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman Konsep Hidup Sehat (Tes Tertulis) | Menjawab kurang dari 40% soal dengan benar; belum dapat membedakan gaya hidup sehat dan tidak sehat, pola makan bergizi, ciri tubuh bugar, serta penanganan cedera ringan. | Menjawab 40–59% soal dengan benar; dapat menyebutkan sebagian konsep namun masih banyak kekeliruan dalam mengaitkan risiko gaya hidup dengan dampak kesehatan. | Menjawab 60–79% soal dengan benar; memahami risiko gaya hidup tidak sehat, pola makan bergizi seimbang, ciri tubuh bugar, dan penanganan cedera ringan dengan sedikit kesalahan. | Menjawab 80–100% soal dengan benar; mampu menjelaskan dengan tepat risiko gaya hidup tidak sehat, memilih pola makan bergizi seimbang, mengidentifikasi ciri tubuh bugar, dan mendeskripsikan langkah penanganan cedera ringan secara runtut. | | Keterampilan Gerak dalam Aktivitas Jasmani Pilihan | Gerakan yang ditampilkan tidak terkontrol, tidak sesuai pola gerak yang dipelajari, dan memerlukan bimbingan langsung guru untuk melanjutkan gerakan. | Gerakan sudah mulai terbentuk namun masih banyak yang tidak konsisten; memerlukan pengingat verbal dari guru agar gerakan tetap aman dan sesuai. | Gerakan dilakukan dengan cukup terkontrol dan konsisten; sebagian besar teknik sudah benar meskipun ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki tanpa mengganggu keseluruhan penampilan. | Gerakan dilakukan dengan terkontrol, konsisten, dan sesuai teknik yang benar dari awal hingga akhir; murid tampil dengan percaya diri dan mandiri tanpa bimbingan guru. | | Pengukuran Denyut Nadi Secara Mandiri | Tidak dapat menemukan titik denyut nadi dan tidak mampu melakukan penghitungan denyut meskipun sudah dibimbing. | Dapat menemukan titik denyut nadi dengan bantuan, namun penghitungan masih tidak akurat atau perlu koreksi dari guru. | Dapat menemukan titik denyut nadi secara mandiri dan menghitung denyut selama 15 detik dengan hasil yang mendekati akurat; mampu mengalikan hasil dengan 4. | Dapat menemukan titik denyut nadi, menghitung, dan mengalikan hasil secara mandiri dan akurat; mampu menginterpretasikan hasilnya ('denyut nadinya meningkat karena baru berolahraga, artinya jantung bekerja lebih keras'). | | Kemandirian dan Kepercayaan Diri saat Asesmen Kinerja | Murid menolak tampil atau hanya mau tampil jika terus didampingi guru; terlihat sangat cemas dan tidak dapat menyelesaikan demonstrasi. | Murid mau tampil tetapi memerlukan dorongan berulang dari guru; tampak ragu-ragu dan sering berhenti di tengah demonstrasi. | Murid tampil dengan cukup mandiri; sesekali memerlukan dorongan atau pengingat, namun dapat menyelesaikan seluruh demonstrasi. | Murid tampil dengan penuh percaya diri dan mandiri dari awal hingga akhir; dapat menjelaskan apa yang dilakukan kepada guru tanpa diminta. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah soal tes tertulis yang diberikan sudah mencakup seluruh kompetensi yang diajarkan pada Bab 5 secara proporsional?
- Apakah instruksi asesmen kinerja (praktik gerak dan pengukuran denyut nadi) disampaikan dengan cukup jelas sehingga semua murid memahami tugasnya?
- Murid mana yang menunjukkan kesulitan signifikan? Tindak lanjut apa yang perlu disiapkan untuk mereka?
- Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan tes tertulis dan asesmen kinerja seluruh murid? Jika tidak, bagian mana yang perlu diefisienkan?
- Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini membantu murid dengan kebutuhan berbeda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya?
Refleksi Murid:- Bagian soal atau praktik mana yang menurutmu paling mudah hari ini? Mengapa?
- Bagian mana yang menurutmu paling sulit? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lagi tentang hal itu?
- Setelah hari ini, satu kebiasaan hidup sehat apa yang paling ingin kamu mulai atau pertahankan? Mengapa kebiasaan itu penting bagimu?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK SD/MI Kelas IV Edisi 2024, Penulis: Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, ISBN: 978-623-388-545-4 (Bab 5: Hidup yang Menyehatkan)
- Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas IV Edisi 2024, Penulis: Tri Agus Prasetijo dan Alda Indrawan, ISBN: 978-623-388-558-4 (Panduan Khusus Bab 5)
- Lembar soal tes tertulis (disiapkan guru): 15 pilihan ganda + 5 uraian singkat tentang risiko gaya hidup tidak sehat, pola makan bergizi seimbang, ciri tubuh bugar, dan penanganan cedera ringan
- Lembar observasi kinerja gerak dan denyut nadi (disiapkan guru sesuai rubrik 4 aspek)
- Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru, berisi 3 pertanyaan refleksi dan kolom tekad pribadi)
- Stopwatch atau jam tangan untuk pengukuran denyut nadi 15 detik
- Area lapangan atau ruang gerak yang cukup luas untuk sesi asesmen kinerja
- Kotak P3K sekolah (sebagai alat peraga kontekstual penanganan cedera ringan, bila tersedia)
- Platform Merdeka Mengajar: modul ajar dan video pembelajaran PJOK Fase B yang relevan (referensi guru)
|