Modul AjarPertemuan 5Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Kecepatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Latihan Meningkatkan Kecepatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Kecepatan

PJOK - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Latihan Meningkatkan Kecepatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikLatihan Meningkatkan Kecepatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan aktivitas latihan untuk meningkatkan kecepatan (seperti lari sprint jarak pendek dan latihan reaksi) dengan teknik yang benar
  2. Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam latihan kecepatan bersama kelompok dengan menerapkan sikap fair play

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berlomba lari dengan teman? Siapa yang paling cepat?
  2. Bagaimana caranya agar kita bisa berlari lebih cepat?
  3. Apa yang harus diperhatikan saat berlari cepat agar tidak terjatuh?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menanyakan kesiapan fisik mereka
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah ikut lomba lari?' dan 'Bagaimana perasaan kalian saat berlari cepat?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: belajar teknik lari cepat dan bekerja sama dengan sportif
  • Guru memimpin atau menunjuk murid untuk memimpin pemanasan (stretching dinamis, jogging ringan di tempat) selama 5-7 menit
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membaca buku siswa halaman 132-135 tentang latihan meningkatkan kecepatan
  • Guru menjelaskan konsep kecepatan sebagai kemampuan melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu sesingkat-singkatnya
  • Guru mendemonstrasikan teknik berlari cepat yang benar: posisi start, ayunan lengan, langkah kaki, dan pandangan ke depan
  • Guru menjelaskan pentingnya konsep tubuh (bagian yang bergerak), ruang (jarak tempuh), usaha (kecepatan maksimal), dan keterhubungan (koordinasi anggota tubuh)
  • Murid mengamati demonstrasi guru dan mencatat poin-poin penting teknik lari cepat

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok)
  • Aktivitas 1: Murid mempraktikkan lari di tempat dengan teknik yang benar (kaki bergantian, lengan mengayun, ada fase melayang) selama 30 detik, diulang 2-3 kali
  • Aktivitas 2: Murid mempraktikkan lari di tempat dilanjutkan berlari cepat sejauh 10 meter saat mendengar aba-aba guru
  • Aktivitas 3: Lomba lari cepat jarak 25 meter dalam kelompok, setiap murid mendapat 2-3 kesempatan
  • Aktivitas 4: Lomba lari cepat jarak 50 meter (opsional, sesuai kondisi lapangan)
  • Guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik langsung kepada setiap kelompok
  • Teman sekelompok saling mengamati dan memberikan masukan dengan sikap sportif dan saling menghargai
  • Guru menekankan pentingnya fair play: menghormati giliran, tidak mendorong teman, dan mengapresiasi usaha teman

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengumpulkan murid dalam formasi setengah lingkaran untuk diskusi kelompok besar
  • Murid diminta menceritakan pengalaman mereka: bagian mana yang mudah, mana yang sulit, dan apa yang mereka rasakan
  • Guru memfasilitasi diskusi: 'Apa perbedaan lari di tempat dengan lari cepat ke depan?', 'Bagaimana perasaan kalian saat berlomba dengan teman?'
  • Murid mengidentifikasi teknik yang paling efektif untuk meningkatkan kecepatan mereka
  • Guru memberikan penguatan terhadap sikap positif dan fair play yang ditunjukkan murid
  • Murid melaporkan capaian pribadi dan kelompok (misalnya: berhasil berlari lebih cepat, bekerja sama dengan baik)

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan (cooling down) dengan stretching statis dan pernapasan dalam selama 3-5 menit
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengajukan pertanyaan refleksi kepada murid
  • Murid menyampaikan kesimpulan pembelajaran: teknik lari cepat yang benar dan pentingnya sikap sportif
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi dan usaha mereka
  • Guru mengingatkan murid untuk berlatih di rumah dan menjaga kesehatan
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat mencoba jarak lari yang lebih jauh (50 meter), sedangkan murid yang lambat dapat fokus pada jarak pendek (25 meter) dengan teknik yang benar terlebih dahulu
  • Proses: Murid yang sudah menguasai teknik dasar dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang masih kesulitan. Guru memberikan bimbingan ekstra kepada murid yang membutuhkan
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman melalui praktik langsung (kinestetik), penjelasan lisan kepada teman (verbal), atau menggambar tahapan gerakan (visual)

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: pengalaman murid tentang lari cepat dan lomba lari
  • Observasi kesiapan fisik murid sebelum pembelajaran dimulai

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mempraktikkan lari di tempat dan lari cepat
  • Checklist ketepatan teknik: posisi start, ayunan lengan, langkah kaki, pandangan, dan fase melayang
  • Pengamatan interaksi dalam kelompok: saling memberikan umpan balik dan menghargai usaha teman
  • Catatan anekdot untuk murid yang menunjukkan kemajuan signifikan atau membutuhkan bimbingan tambahan

Akhir:

  • Penilaian praktik lari cepat 25 meter dengan menggunakan rubrik teknik gerakan
  • Penilaian sikap melalui observasi: fair play, partisipasi positif, dan kolaborasi
  • Refleksi lisan: murid menyampaikan apa yang telah dipelajari dan bagaimana perasaan mereka
  • Penilaian diri: murid menilai sejauh mana mereka telah mencapai tujuan pembelajaran

Formatif:

  • Observasi selama praktik: ketepatan teknik lari (posisi tubuh, ayunan lengan, langkah kaki)
  • Pengamatan sikap: partisipasi aktif, kerja sama dalam kelompok, dan penerapan fair play
  • Tanya jawab saat refleksi: pemahaman murid tentang konsep kecepatan dan pengalaman belajar

Sumatif:

  • Penilaian praktik lari cepat 25 meter menggunakan rubrik (teknik dan waktu tempuh)
  • Penilaian sikap kolaboratif dan sportif selama kegiatan kelompok

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Teknik Lari Cepat (Posisi Tubuh dan Gerakan)Posisi tubuh kaku, ayunan lengan tidak terkoordinasi dengan langkah kaki, pandangan ke bawah, tidak ada fase melayangPosisi tubuh mulai rileks, ayunan lengan kadang tidak sinkron dengan langkah kaki, pandangan sesekali ke depan, fase melayang belum konsistenPosisi tubuh condong ke depan dengan baik, ayunan lengan sebagian besar terkoordinasi dengan langkah kaki, pandangan ke depan, fase melayang mulai konsistenPosisi tubuh condong ke depan optimal, ayunan lengan terkoordinasi sempurna dengan langkah kaki, pandangan selalu lurus ke depan, fase melayang jelas dan konsisten
Kecepatan dan KonsistensiBerlari dengan kecepatan rendah, tidak stabil, sering melambat di tengah jarakBerlari dengan kecepatan sedang, mulai menjaga konsistensi tetapi masih melambat di akhirBerlari dengan kecepatan baik dan konsisten dari start hingga tengah jarak, sedikit melambat di akhirBerlari dengan kecepatan maksimal dan konsisten dari start hingga finish, bahkan mampu mempercepat di akhir (sprint finish)
Sikap Fair Play dan KolaborasiTidak menghormati giliran, kurang peduli dengan teman, tidak memberikan dukunganMulai menghormati giliran, sesekali memberikan dukungan kepada teman, tetapi masih perlu diingatkanMenghormati giliran, aktif memberikan dukungan dan masukan kepada teman, menunjukkan sikap sportifSelalu menghormati giliran, proaktif membantu teman yang kesulitan, memberikan apresiasi tulus kepada semua teman, menjadi contoh sikap sportif
Partisipasi dan KemandirianPasif, tidak mau mencoba, selalu bergantung pada instruksi guruMulai aktif mencoba tetapi masih ragu-ragu, membutuhkan banyak dorongan dari guruAktif mencoba semua aktivitas, mampu melakukan latihan dengan sedikit bimbingan, mulai mandiriSangat aktif dan antusias, berinisiatif mencoba variasi gerakan, mampu berlatih mandiri dan membantu teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti pembelajaran dengan baik? Siapa yang membutuhkan pendampingan lebih?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan efektif untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan murid?
  • Bagaimana suasana belajar yang tercipta? Apakah murid menunjukkan sikap berkesadaran, pembelajaran bermakna, dan menggembirakan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Bagian mana yang masih sulit buatmu? Mengapa?
  • Apa yang kamu pelajari tentang teknik lari cepat?
  • Bagaimana perasaanmu saat berlomba dengan teman? Apakah kamu sudah bersikap sportif?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk meningkatkan kecepatan larimu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 4, Bab 4 'Ayo, Bugarkan Tubuhmu!' halaman 132-135
  2. Buku Panduan Guru PJOK Kelas 4, Bab 4 halaman 163-165
  3. Lapangan atau halaman sekolah yang aman dan cukup luas (minimal 50 meter)
  4. Peluit untuk aba-aba start
  5. Cone atau pembatas untuk menandai jarak 25 meter dan 50 meter
  6. Stopwatch untuk mengukur waktu tempuh (opsional)
  7. Media visual: gambar atau video demonstrasi teknik lari cepat (jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.