Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase BSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Daya Tahan Otot

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Latihan Meningkatkan Daya Tahan Otot". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Daya Tahan Otot

PJOK - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Latihan Meningkatkan Daya Tahan Otot

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikLatihan Meningkatkan Daya Tahan Otot
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan aktivitas latihan untuk meningkatkan daya tahan otot (seperti sit-up, back-up, dan lari jarak pendek berulang) dengan teknik yang benar
  2. Murid dapat menyesuaikan strategi gerak dalam latihan daya tahan otot untuk mencapai keterampilan gerak yang lebih baik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melompat tali atau melakukan sit-up berulang kali? Bagian tubuh mana yang terasa lelah?
  2. Mengapa otot kita perlu dilatih agar kuat dan tahan lama?
  3. Apa bedanya latihan kekuatan otot dengan latihan daya tahan otot?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan fisik murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mempraktikkan latihan daya tahan otot dengan teknik yang benar dan menyesuaikan strategi gerak
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah melompat tali? Bagaimana rasanya setelah melakukan gerakan berulang-ulang?
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan selama 5-7 menit: peregangan statis dan dinamis untuk persiapan latihan daya tahan otot

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep daya tahan otot: kemampuan otot berkontraksi secara terus-menerus dalam waktu relatif lama dengan beban tertentu
  • Murid membaca buku siswa tentang latihan daya tahan otot dan mengamati ilustrasi gerakan
  • Guru mendemonstrasikan 3 aktivitas latihan daya tahan otot: lompat tali perorangan, sit-up berulang, dan lari jarak pendek berulang
  • Murid mengidentifikasi bagian tubuh yang bekerja pada setiap gerakan dan mendiskusikan perbedaan dengan latihan kekuatan otot
  • Guru menjelaskan teknik yang benar untuk setiap gerakan dan pentingnya konsistensi dalam latihan daya tahan

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) untuk mempraktikkan latihan daya tahan otot secara bergantian
  • Aktivitas 1: Lompat tali perorangan (30 detik x 3 set). Murid berlatih memutar tali dan melompat secara konsisten
  • Aktivitas 2: Sit-up berulang (10-15 kali x 2 set). Satu murid melakukan sit-up, yang lain menghitung dan mengamati teknik
  • Aktivitas 3: Lari jarak pendek berulang (20 meter x 3-4 repetisi). Murid berlari dengan kecepatan sedang secara berulang
  • Guru berkeliling memberikan umpan balik dan koreksi teknik kepada setiap kelompok
  • Murid mencatat bagian tubuh yang merasakan dampak latihan dan mencoba menyesuaikan strategi gerak (seperti mengatur ritme napas, kecepatan gerakan) untuk hasil yang lebih baik
  • Murid yang lebih cepat dapat meningkatkan jumlah repetisi atau menambah variasi gerakan (lompat tali berpasangan, back-up)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid berkumpul dan duduk melingkar untuk pendinginan dan refleksi
  • Guru memimpin pendinginan dengan peregangan otot yang telah dilatih
  • Murid berdiskusi dalam kelompok: kesulitan apa yang dialami saat melakukan gerakan? Strategi apa yang membantu mencapai hasil lebih baik?
  • Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi kepada kelas
  • Murid mengidentifikasi gerakan mana yang paling menantang dan bagaimana mereka menyesuaikan strategi gerak
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya konsistensi dan penyesuaian strategi dalam latihan daya tahan otot

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati gerakan murid dan memberikan penilaian teknik
  • Murid melaporkan hasil capaian belajar secara lisan: gerakan apa yang sudah dikuasai dan apa yang masih perlu diperbaiki
  • Guru memberikan umpan balik positif dan motivasi untuk terus berlatih
  • Murid mengisi lembar refleksi diri tentang pengalaman belajar hari ini
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya: latihan meningkatkan kecepatan
  • Pembelajaran ditutup dengan pendinginan tambahan, doa bersama, dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar dapat fokus pada 1-2 gerakan dasar dengan repetisi lebih sedikit. Murid yang sudah mahir dapat mencoba variasi gerakan (lompat tali berpasangan, sit-up sambil menangkap bola)
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan tambahan akan didampingi guru atau teman sebaya. Murid yang cepat memahami dapat berperan sebagai tutor sebaya dan membantu teman lain
  • Produk: Murid dapat mendemonstrasikan minimal 2 dari 3 gerakan dengan teknik yang benar. Murid yang lebih mahir dapat menunjukkan kemampuan menyesuaikan strategi gerak secara mandiri dan menjelaskan alasannya

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid melakukan aktivitas fisik berulang
  • Observasi kesiapan fisik murid sebelum memulai pembelajaran

Proses:

  • Observasi teknik gerakan saat murid mempraktikkan lompat tali, sit-up, dan lari jarak pendek berulang
  • Pengamatan kemampuan murid mengidentifikasi bagian tubuh yang bekerja
  • Penilaian kemampuan menyesuaikan strategi gerak (mengatur ritme, kecepatan, napas)
  • Observasi partisipasi dan kolaborasi dalam kelompok

Akhir:

  • Penilaian praktik akhir dengan rubrik: kesesuaian teknik gerakan (sikap awal, pelaksanaan, sikap akhir)
  • Evaluasi kemampuan menyesuaikan strategi gerak untuk mencapai hasil lebih baik
  • Laporan lisan murid tentang hasil capaian belajar dan refleksi diri
  • Lembar refleksi tertulis murid

Formatif:

  • Observasi teknik gerakan selama praktik (sikap awal, pelaksanaan, sikap akhir)
  • Tanya jawab selama kegiatan untuk mengecek pemahaman konsep daya tahan otot
  • Pengamatan kemampuan murid menyesuaikan strategi gerak

Sumatif:

  • Penilaian praktik akhir menggunakan rubrik: teknik gerakan dan kemampuan menyesuaikan strategi
  • Laporan lisan murid tentang capaian belajar dan kesulitan yang dialami

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Teknik Gerakan Lompat TaliBelum mampu melompat tali dengan konsisten, sering tersangkut, sikap tubuh tidak tegakMampu melompat tali beberapa kali tetapi belum konsisten, sikap tubuh mulai tegakMampu melompat tali secara konsisten 20-25 detik, sikap tubuh tegak, putaran tali teraturMampu melompat tali secara konsisten lebih dari 30 detik dengan sikap tubuh tegak, putaran tali teratur dan ritmis
Teknik Gerakan Sit-upBelum mampu melakukan sit-up dengan benar, tangan tidak menyentuh lutut, punggung tidak naik sempurnaMampu melakukan sit-up 5-7 kali dengan teknik kurang sempurna, gerakan lambatMampu melakukan sit-up 10-12 kali dengan teknik yang benar, gerakan teraturMampu melakukan sit-up lebih dari 15 kali dengan teknik sempurna, gerakan teratur dan konsisten
Teknik Lari Jarak Pendek BerulangBelum mampu menyelesaikan 3 repetisi, kecepatan tidak konsisten, napas tidak teraturMampu menyelesaikan 2-3 repetisi dengan kecepatan yang menurun, napas mulai teraturMampu menyelesaikan 3-4 repetisi dengan kecepatan relatif konsisten, napas teraturMampu menyelesaikan 4 atau lebih repetisi dengan kecepatan konsisten, napas teratur, dan tetap bersemangat
Penyesuaian Strategi GerakBelum mampu mengidentifikasi strategi yang membantu meningkatkan keterampilan gerakMulai mencoba mengatur ritme atau kecepatan tetapi belum konsisten menerapkannyaMampu menyesuaikan strategi gerak (mengatur napas, ritme, atau kecepatan) dan menerapkannya dengan bimbinganMampu menyesuaikan strategi gerak secara mandiri, menjelaskan alasannya, dan menunjukkan peningkatan keterampilan gerak yang jelas

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti aktivitas latihan daya tahan otot dengan aman dan antusias?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi pengelolaan kelompok sudah efektif untuk memaksimalkan waktu praktik setiap murid?

Refleksi Murid:

  • Gerakan latihan daya tahan otot mana yang paling sulit bagimu? Mengapa?
  • Apa yang kamu lakukan untuk membuat gerakanmu menjadi lebih baik?
  • Bagian tubuh mana yang paling terasa bekerja saat melakukan latihan ini?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang daya tahan ototmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 4 Kurikulum Merdeka, Bab 4: Ayo, Bugarkan Tubuhmu!
  2. Buku Guru PJOK Kelas 4 Kurikulum Merdeka
  3. Tali skipping (1 tali per murid atau berpasangan)
  4. Matras atau alas untuk sit-up
  5. Lapangan atau halaman sekolah untuk lari jarak pendek
  6. Peluit guru
  7. Lembar observasi dan rubrik penilaian
  8. Stopwatch atau timer

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.