MODUL AJAR PJOK — Kelas 4 (Fase B) Topik: Ciri-Ciri Tubuh Bugar dan Pentingnya Kebugaran Jasmani INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Ciri-Ciri Tubuh Bugar dan Pentingnya Kebugaran Jasmani |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mengetahui dan menjelaskan ciri-ciri tubuh bugar serta alasan kebugaran jasmani penting bagi kehidupan sehari-hari.
- Murid dapat mengenali risiko kesehatan yang muncul akibat kurangnya aktivitas fisik dan gaya hidup tidak aktif.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu merasa bisa berlari lama tanpa cepat lelah? Menurutmu, apa yang membuat tubuhmu bisa seperti itu?
- Apa yang kamu rasakan pada tubuhmu setelah beberapa hari tidak melakukan aktivitas fisik sama sekali?
- Menurutmu, apa bedanya orang yang tubuhnya bugar dengan orang yang jarang bergerak dalam menjalani hari-harinya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru menyambut murid, mengecek kehadiran, dan memimpin doa bersama.
- Guru meminta murid melakukan pemanasan ringan selama 3 menit: tepuk tangan berirama, lompat di tempat, dan gerakan memutar bahu.
- Guru menyampaikan pertanyaan asesmen awal secara lisan: 'Aktivitas fisik apa yang biasa kalian lakukan di rumah atau lingkungan tempat tinggal?' dan 'Aktivitas apa yang paling sering membuat kalian merasa lelah?' Jawaban murid dicatat guru sebagai data diferensiasi.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan mengenal ciri-ciri tubuh bugar dan memahami mengapa kebugaran jasmani penting untuk kehidupan sehari-hari.
- Guru menjelaskan alur kegiatan: membaca dan berdiskusi, lalu membuat produk ringkas dan mempresentasikannya.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Murid diminta membuka buku siswa pada bagian 'Kebugaran Jasmani Itu Penting' dan membaca mandiri selama 5 menit dengan tenang dan penuh perhatian.
- Guru meminta murid menggarisbawahi atau memberi tanda pada 3 hal: (1) ciri-ciri tubuh bugar, (2) manfaat kebugaran jasmani, dan (3) contoh risiko jika tubuh kurang aktif.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan kepada beberapa murid: 'Dari bacaanmu, apa satu ciri tubuh yang bugar yang paling kamu ingat?' untuk memastikan pemahaman awal.
- Guru memperkuat pemahaman dengan menuliskan 5 ciri tubuh bugar di papan tulis (misalnya: tidak mudah lelah, napas teratur saat bergerak, berat badan ideal, tidur nyenyak, semangat menjalani hari) sambil menjelaskan secara singkat setiap poin.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi menjadi 4–5 kelompok kecil (4–5 orang per kelompok). Kelompok ditentukan guru berdasarkan hasil asesmen awal untuk memastikan campuran kemampuan.
- Setiap kelompok mendapat Lembar Kerja Kelompok berisi dua pertanyaan diskusi: (1) 'Manfaat apa yang kamu dapatkan jika tubuhmu bugar?' dan (2) 'Risiko kesehatan apa saja yang bisa terjadi jika kamu jarang bergerak?'
- Kelompok berdiskusi selama 10 menit dan mencatat hasil diskusi dalam bentuk tabel sederhana di lembar kerja: kolom 'Tubuh Bugar' dan kolom 'Kurang Aktif'.
- Setiap kelompok menunjuk satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dalam 2 menit. Kelompok lain dipersilakan menanggapi atau menambahkan.
- Guru memberikan penguatan atas semua hasil diskusi, meluruskan miskonsepsi jika ada, dan menyimpulkan poin-poin kunci bersama murid.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap murid mengisi 'Kartu Refleksi Diri' secara mandiri (waktu 5 menit). Kartu berisi tiga isian: (1) Satu ciri tubuh bugar yang sudah aku miliki, (2) Satu kebiasaan tidak aktif yang ingin aku ubah, (3) Satu aktivitas fisik yang akan aku coba lakukan minggu ini.
- Guru mengajak 3–4 murid secara sukarela untuk membacakan isi kartu refleksinya di depan kelas.
- Guru menghubungkan refleksi murid dengan kehidupan nyata: 'Kebugaran bukan hanya soal olahraga di sekolah, tetapi tentang pilihan kecil yang kalian buat setiap hari.' Guru mengaitkan dengan nilai bersyukur atas tubuh yang sehat.
- Murid mengumpulkan kartu refleksi kepada guru sebagai bahan asesmen proses.
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan materi: menyebutkan kembali minimal 3 ciri tubuh bugar dan 2 risiko akibat kurang aktivitas fisik secara bersama-sama (kuis lisan cepat).
- Guru memberikan asesmen akhir: murid mengerjakan 3 soal tertulis singkat pada selembar kertas (5 menit) — 2 soal pilihan ganda dan 1 soal isian pendek tentang ciri tubuh bugar dan risiko gaya hidup tidak aktif.
- Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Mulai hari ini, coba catat satu aktivitas fisik yang kamu lakukan setiap hari selama seminggu di buku catatanmu.'
- Guru menutup pembelajaran dengan pendinginan ringan: murid melakukan gerakan peregangan tangan, leher, dan kaki selama 2 menit sambil menarik napas dalam.
- Guru menutup dengan salam dan apresiasi atas partisipasi murid.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat lembar bacaan bergambar (infografis sederhana) yang merangkum ciri tubuh bugar dengan visual dan kalimat pendek. Murid yang sudah mahir dapat membaca teks tambahan tentang komponen kebugaran jasmani (kekuatan, daya tahan, kelenturan).
- Proses: Saat diskusi kelompok, murid yang membutuhkan dukungan lebih ditempatkan bersama teman yang lebih mahir (peer learning). Guru memberikan pertanyaan pemandu tambahan kepada kelompok yang terlihat kesulitan. Murid cepat diberi peran sebagai fasilitator kelompok untuk memperdalam pemahamannya.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menyampaikan hasil diskusi secara lisan tanpa harus menulis panjang. Murid yang sudah mahir dapat membuat daftar aktivitas fisik harian yang terstruktur dengan alasan manfaatnya masing-masing sebagai produk tambahan.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan di pendahuluan: 'Aktivitas fisik apa yang biasa kalian lakukan di rumah atau di lingkungan sekitar rumah?' untuk mengetahui pengetahuan dan pengalaman awal.
- Guru bertanya: 'Aktivitas apa yang paling sering membuat kalian merasa lelah?' untuk menggali pemahaman murid tentang hubungan aktivitas dengan kondisi tubuh.
- Guru mencatat variasi jawaban murid sebagai dasar pengelompokan dan penyesuaian strategi pembelajaran (diferensiasi).
Proses:- Observasi saat murid membaca mandiri: guru berkeliling mengamati murid yang aktif menandai teks dan yang tampak kebingungan.
- Tanya jawab lisan setelah membaca: guru menilai ketepatan jawaban murid tentang ciri tubuh bugar.
- Pengamatan diskusi kelompok menggunakan checklist: apakah murid mampu menyebutkan manfaat kebugaran dan risiko kurang aktif dengan benar.
- Presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid menyampaikan hasil diskusi secara runtut dan jelas.
- Kartu Refleksi Diri: guru membaca kartu untuk menilai kemampuan murid mengaitkan materi dengan pengalaman pribadi.
Akhir:- Kuis lisan klasikal: murid bersama-sama menyebutkan kembali minimal 3 ciri tubuh bugar dan 2 risiko akibat kurang aktivitas fisik.
- Soal tertulis 3 butir yang dikerjakan mandiri selama 5 menit: (1) PG — Manakah yang merupakan ciri tubuh bugar? (2) PG — Apa risiko kesehatan jika seseorang jarang bergerak? (3) Isian — Sebutkan dua manfaat kebugaran jasmani bagi kehidupan sehari-hari.
- Hasil soal tertulis digunakan untuk menilai ketercapaian TP 4.4.10.1 dan 4.4.10.2 secara individual.
Formatif:- Tanya jawab lisan saat tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal murid tentang ciri tubuh bugar.
- Observasi diskusi kelompok: guru mengamati keaktifan, kebenaran konten, dan kemampuan kerja sama saat tahap Mengaplikasi menggunakan lembar observasi sederhana.
- Kartu Refleksi Diri yang diisi murid pada tahap Merefleksi sebagai bukti pemahaman personal dan koneksi ke kehidupan nyata.
Sumatif:- Kuis lisan bersama di awal penutup: murid menyebutkan kembali ciri tubuh bugar dan risiko kurang aktif secara klasikal.
- Soal tertulis 3 butir (2 pilihan ganda + 1 isian pendek) tentang ciri-ciri tubuh bugar dan risiko gaya hidup tidak aktif yang dikerjakan secara mandiri di akhir sesi.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan ciri-ciri tubuh bugar (TP 4.4.10.1) | Murid belum dapat menyebutkan ciri-ciri tubuh bugar meskipun dengan bantuan. | Murid dapat menyebutkan 1–2 ciri tubuh bugar dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guru. | Murid dapat menyebutkan 3–4 ciri tubuh bugar secara mandiri dengan penjelasan yang cukup jelas. | Murid dapat menyebutkan 5 atau lebih ciri tubuh bugar secara mandiri disertai penjelasan yang rinci dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. | | Menjelaskan pentingnya kebugaran jasmani (TP 4.4.10.1) | Murid belum dapat menjelaskan alasan kebugaran jasmani penting meskipun diberi contoh. | Murid dapat menyebutkan 1 alasan pentingnya kebugaran jasmani dengan bantuan. | Murid dapat menyebutkan 2 alasan pentingnya kebugaran jasmani secara mandiri. | Murid dapat menjelaskan 3 atau lebih alasan pentingnya kebugaran jasmani secara mandiri, dikaitkan dengan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari. | | Mengenali risiko kurangnya aktivitas fisik (TP 4.4.10.2) | Murid belum dapat menyebutkan risiko kesehatan akibat kurang aktivitas fisik. | Murid dapat menyebutkan 1 risiko kesehatan akibat kurang aktivitas fisik dengan bantuan. | Murid dapat menyebutkan 2–3 risiko kesehatan secara mandiri. | Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih risiko kesehatan secara mandiri dan menghubungkannya dengan contoh gaya hidup tidak aktif yang konkret. | | Kolaborasi dalam diskusi kelompok | Murid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok. | Murid sesekali menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok jika diminta. | Murid aktif menyampaikan pendapat dan mendengarkan teman dalam diskusi kelompok. | Murid sangat aktif dalam diskusi, mendorong teman untuk berbicara, dan membantu merumuskan kesimpulan kelompok. | | Komunikasi saat presentasi | Murid tidak dapat menyampaikan hasil diskusi di depan kelas. | Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat singkat dan perlu banyak dorongan dari guru. | Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat yang cukup runtut dan dapat dimengerti. | Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat runtut, jelas, dan percaya diri, serta mampu menjawab tanggapan dari kelompok lain. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mencapai tujuan pembelajaran hari ini? Siapa yang perlu mendapat perhatian lebih di pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu disesuaikan?
- Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini efektif menjangkau murid dengan kebutuhan berbeda?
- Apakah pertanyaan pemantik berhasil memicu rasa ingin tahu dan keterlibatan murid di awal pembelajaran?
Refleksi Murid:- Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang tubuh bugar yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya?
- Dari ciri-ciri tubuh bugar yang sudah kamu pelajari, mana yang sudah kamu miliki dan mana yang ingin kamu kembangkan?
- Apa satu kebiasaan sehari-hari yang ingin kamu ubah agar tubuhmu lebih bugar? Apa langkah pertama yang akan kamu lakukan?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas IV SD/MI (Kurikulum Merdeka) — Bab 4: Ayo, Bugarkan Tubuhmu!, bagian Kebugaran Jasmani Itu Penting
- Buku Panduan Guru PJOK Kelas IV SD/MI (Kurikulum Merdeka) — Panduan Khusus Bab 4
- Lembar Kerja Kelompok (LKK) — dibuat guru, berisi tabel perbandingan 'Tubuh Bugar vs Kurang Aktif'
- Kartu Refleksi Diri — dibuat guru, berisi 3 isian refleksi personal
- Soal asesmen akhir tertulis 3 butir — dibuat guru
- Infografis bergambar ciri tubuh bugar (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan) — dapat dicetak atau ditampilkan di layar
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat poin kunci saat penguatan
- Lembar observasi diskusi kelompok — digunakan guru selama kegiatan inti
|