Modul AjarPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Konsep Gerak dan Strategi dalam Permainan Net

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Konsep Gerak dan Strategi dalam Permainan Net". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 4: Konsep Gerak dan Strategi dalam Permainan Net

PJOK - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Konsep Gerak dan Strategi dalam Permainan Net

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikKonsep Gerak dan Strategi dalam Permainan Net
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memperagakan konsep gerak (arah, level, dan kecepatan) yang diterapkan dalam permainan net melalui aktivitas bermain berpasangan atau berkelompok.
  2. Murid dapat menyesuaikan strategi gerak dalam permainan net untuk meningkatkan capaian keterampilan bermain secara berkelompok.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu bermain badminton atau voli? Apa yang kamu lakukan agar bola atau shuttlecock sulit dikembalikan lawan?
  2. Menurutmu, apakah hanya kekuatan saja yang dibutuhkan dalam permainan net, atau ada hal lain yang lebih penting? Mengapa?
  3. Jika kamu bermain dalam satu tim, bagaimana caramu bekerja sama agar timmu bisa menang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyambut murid di lapangan, memimpin berdoa, dan melakukan presensi (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar cara bergerak dengan cerdas dalam permainan net — arahnya, tinggi-rendahnya, dan cepat-lambatnya gerak kita.' (2 menit).
  • Asesmen Awal (diagnostik): Guru meminta murid melakukan aktivitas 'Lempar-Tangkap Melewati Tali' secara spontan selama 3 menit sambil mengamati kemampuan awal. Guru juga mengajukan 2 pertanyaan lisan: (1) 'Siapa yang sudah pernah bermain bulu tangkis atau voli?' dan (2) 'Apa artinya bermain di area lawan melewati net?' untuk memetakan kelompok belajar (belum pernah vs sudah pernah). (5 menit).
  • Berdasarkan asesmen awal, guru membagi murid ke dalam dua kelompok: Kelompok A (belum pernah bermain permainan net) dan Kelompok B (sudah pernah bermain permainan net). (2 menit).
  • Pemanasan terarah: Guru memimpin pemanasan dinamis dengan tema gerak — menggerakkan tubuh ke arah maju-mundur-kiri-kanan, jongkok-berdiri (level rendah-tinggi), dan gerakan cepat-lambat mengikuti instruksi guru. (6 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan tiga konsep gerak menggunakan demonstrasi langsung di lapangan: (1) ARAH — bergerak ke depan, belakang, kiri, kanan saat mengantisipasi bola; (2) LEVEL — gerakan rendah (jongkok menangkap bola jatuh), sedang, dan tinggi (melompat meraih bola); (3) KECEPATAN — gerak cepat untuk bola jauh, gerak lambat-terkontrol saat posisi sudah siap. (5 menit).
  • Guru menunjukkan contoh penerapan strategi sederhana dalam permainan net: arahkan bola ke area kosong lawan, temukan kelemahan posisi lawan, dan transisi dari bertahan ke menyerang. (3 menit).
  • Murid duduk berkelompok membaca ringkasan materi dari Buku Siswa halaman terkait permainan net (Bab 2). Kelompok A membaca dengan bimbingan guru, Kelompok B membaca secara mandiri. (5 menit).
  • Murid mendiskusikan dalam kelompok: 'Dari tiga konsep gerak tadi, mana yang paling sulit dipraktikkan? Mengapa?' Tiap kelompok menyampaikan satu jawaban secara lisan. (3 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Aktivitas 1 — Latihan Berpasangan 'Arah dan Level' (8 menit): Murid berpasangan melakukan lempar-tangkap bola lunak melewati tali/net setinggi pinggang. Satu orang melempar ke area berbeda (kiri, kanan, jauh), pasangannya bergerak menyesuaikan arah dan level tubuh untuk menangkap. Guru memberikan instruksi variasi: 'Sekarang lempar rendah!', 'Lempar ke sudut kanan!'
  • Aktivitas 2 — Permainan 'Lempar Bola Melewati Net' Berkelompok (12 menit): Murid bermain dalam dua tim beranggotakan 5 orang. Tim melakukan lempar-tangkap dengan 4 kali operan sebelum melempar melewati net ke area lawan. Guru mengarahkan tiap tim untuk mendiskusikan strategi singkat (30 detik) sebelum setiap babak baru: ke mana arah lemparan yang sulit ditangkap lawan? Siapa yang berdiri di posisi mana?
  • Diferensiasi selama aktivitas: Kelompok A (pemula) menggunakan bola besar dan net lebih rendah, boleh melakukan 5 kali operan. Kelompok B (berpengalaman) menggunakan bola lebih kecil, net standar, dan dibatasi 3 kali operan untuk meningkatkan tantangan.
  • Guru mengamati dan memberikan umpan balik langsung ke setiap kelompok terkait penerapan konsep arah, level, dan kecepatan serta strategi tim yang ditampilkan. (selama aktivitas berlangsung)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid duduk bersama timnya selama 3 menit. Tiap tim mendiskusikan: 'Strategi apa yang berhasil tadi? Konsep gerak mana yang sudah kalian terapkan dengan baik?' (3 menit).
  • Perwakilan 2 kelompok menyampaikan temuan diskusi di depan kelas secara lisan. Guru memberikan apresiasi dan menambahkan poin refleksi yang belum disampaikan. (4 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemandu refleksi: 'Apa perbedaan bermain tanpa strategi dan bermain dengan strategi yang sudah direncanakan bersama tim?' (2 menit).
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat (cetak atau lisan): (1) Konsep gerak apa yang sudah saya kuasai? (2) Strategi apa yang ingin saya coba lagi? (3) Bagaimana perasaanku bermain hari ini? (3 menit).

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan (cool down) ringan: peregangan statis sambil bertanya-jawab santai tentang pengalaman bermain hari ini. (4 menit).
  • Guru merangkum tiga konsep gerak (arah, level, kecepatan) dan menghubungkannya dengan strategi tim yang sudah dipraktikkan. (2 menit).
  • Asesmen Akhir: Guru meminta 4–5 murid secara acak untuk mendemonstrasikan satu konsep gerak (arah/level/kecepatan) dan menjelaskan kapan strategi itu digunakan dalam permainan net. (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik umum dan motivasi: 'Kalian sudah belajar bergerak dengan lebih cerdas hari ini. Ingat, bermain dengan strategi itu bukan curang — itu bagian dari fair play!' (1 menit).
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan mempersilakan murid kembali ke kelas. (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Kelompok A (pemula) mendapat penjelasan konsep gerak dengan demonstrasi lebih banyak dan istilah sederhana. Kelompok B (berpengalaman) mendapat tambahan tantangan berupa diskusi taktik: cara mengeksploitasi kelemahan posisi lawan.
  • Proses: Kelompok A menggunakan bola besar dan net lebih rendah, jumlah operan lebih banyak (5 kali), dan mendapat bimbingan langsung dari guru lebih intensif. Kelompok B menggunakan bola standar, net standar, dibatasi 3 kali operan, dan ditantang untuk merancang formasi tim secara mandiri.
  • Produk: Kelompok A cukup memperagakan satu konsep gerak dengan benar dalam permainan. Kelompok B diharapkan dapat memperagakan minimal dua konsep gerak sekaligus menjelaskan strategi yang mereka gunakan kepada teman sekelasnya.

ASESMEN

Awal:

  • Aktivitas lempar-tangkap spontan melewati tali selama 3 menit sebagai pengamatan kemampuan gerak awal.
  • Pertanyaan lisan: 'Siapa yang sudah pernah bermain bulu tangkis, voli, atau permainan net lainnya?' untuk memetakan pengalaman awal murid.
  • Pertanyaan lisan: 'Apa yang dimaksud bermain melewati net? Apa tujuannya?' untuk menilai pemahaman konseptual awal.

Proses:

  • Observasi guru saat Aktivitas 1 (berpasangan): apakah murid menggerakkan tubuh sesuai arah bola dan menyesuaikan level tubuh dengan tepat.
  • Observasi guru saat Aktivitas 2 (permainan kelompok): apakah murid menerapkan strategi arah lemparan ke area kosong dan bekerja sama dalam tim.
  • Penilaian diskusi kelompok pada tahap Merefleksi: apakah murid mampu mengidentifikasi strategi yang berhasil dan menghubungkannya dengan konsep gerak.

Akhir:

  • Demonstrasi singkat: 4–5 murid terpilih secara acak memperagakan satu konsep gerak (arah/level/kecepatan) dan menjelaskan situasi penerapannya dalam permainan net.
  • Lembar refleksi diri murid: (1) konsep gerak yang sudah dikuasai, (2) strategi yang ingin dicoba lagi, (3) perasaan selama bermain — digunakan guru sebagai data asesmen afektif.

Formatif:

  • Observasi langsung oleh guru saat aktivitas berpasangan dan bermain kelompok: mencatat kemampuan murid menerapkan konsep arah, level, dan kecepatan.
  • Umpan balik lisan langsung kepada kelompok saat permainan berlangsung terkait strategi gerak yang diterapkan.
  • Diskusi kelompok kecil pada tahap Merefleksi: guru mendengarkan dan menilai kedalaman pemahaman murid.

Sumatif:

  • Demonstrasi singkat di akhir pembelajaran: murid memperagakan satu konsep gerak dan menjelaskan penerapannya dalam permainan net.
  • Lembar refleksi diri murid: digunakan sebagai asesmen hasil belajar afektif dan kognitif ringan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memperagakan Konsep Gerak (Arah, Level, Kecepatan) dalam Permainan NetMurid belum mampu menggerakkan tubuh sesuai arah bola, level tidak menyesuaikan situasi, dan kecepatan gerak tidak terkontrol meskipun sudah dibimbing.Murid mulai mampu memperagakan salah satu konsep gerak (arah atau level atau kecepatan) dengan benar dalam situasi sederhana, namun masih memerlukan bimbingan guru.Murid mampu memperagakan dua dari tiga konsep gerak (arah, level, kecepatan) secara konsisten dalam aktivitas berpasangan maupun permainan kelompok.Murid mampu memperagakan ketiga konsep gerak (arah, level, dan kecepatan) secara tepat dan konsisten dalam berbagai situasi permainan net, dan dapat menjelaskan alasan penerapannya.
Menyesuaikan Strategi Gerak dalam Permainan Net Secara BerkelompokMurid bermain tanpa strategi, tidak bekerja sama dengan tim, dan tidak menunjukkan upaya untuk mengarahkan bola ke area lawan yang menguntungkan.Murid mulai mengikuti arahan strategi dari guru atau teman, namun belum mampu menerapkannya secara mandiri dalam permainan.Murid mampu menerapkan strategi gerak sederhana (misalnya mengarahkan bola ke area kosong) secara mandiri dan bekerja sama dengan anggota tim.Murid secara aktif menyesuaikan strategi gerak berdasarkan situasi permainan (posisi lawan, area kosong, kelemahan lawan), memimpin diskusi strategi tim, dan berkontribusi nyata pada capaian tim.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam TimMurid tidak berpartisipasi aktif, tidak berkomunikasi dengan anggota tim, dan tidak mendukung teman saat bermain.Murid berpartisipasi namun cenderung pasif, sesekali berkomunikasi dengan tim tetapi belum konsisten.Murid berpartisipasi aktif, berkomunikasi dengan tim (misalnya memanggil nama atau memberi aba-aba), dan mendukung teman yang kesulitan.Murid berpartisipasi sangat aktif, secara konsisten mendorong kerjasama tim, memberi semangat kepada teman, dan membantu merumuskan strategi bersama.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pembagian kelompok berdasarkan asesmen awal sudah tepat dan efektif untuk memfasilitasi diferensiasi pembelajaran?
  • Apakah ketiga konsep gerak (arah, level, kecepatan) sudah dipahami dan dipraktikkan oleh sebagian besar murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah seimbang dan cukup?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut, dan apa tindak lanjut yang perlu saya rancang untuk mereka?

Refleksi Murid:

  • Konsep gerak apa (arah, level, atau kecepatan) yang sudah kamu bisa lakukan dengan baik hari ini?
  • Strategi apa yang kamu dan timmu gunakan dalam permainan tadi? Apakah strategi itu berhasil?
  • Bagaimana perasaanmu saat bermain bersama tim? Apakah kerja sama timmu sudah baik?
  • Apa yang ingin kamu latih lebih banyak lagi agar semakin mahir dalam permainan net?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK untuk SD/MI Kelas IV (Penulis: Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, ISBN: 978-623-388-545-4), Bab 2 'Ayo, Bermain!'
  2. Panduan Guru PJOK untuk SD/MI Kelas IV — Bab 2 'Ayo, Bermain!'
  3. Bola lunak berukuran besar (minimal 2 buah per lapangan)
  4. Net atau tali yang dapat dipasang setinggi pinggang murid (disesuaikan untuk Kelompok A) dan net standar (untuk Kelompok B)
  5. Lapangan olahraga atau halaman sekolah dengan area yang cukup untuk dua tim bermain bersamaan
  6. Lembar refleksi diri murid (cetak atau papan tulis untuk jawaban lisan)
  7. Peluit untuk mengatur waktu dan transisi antar aktivitas
  8. Kapur/cone untuk menandai batas lapangan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.