MODUL AJAR PJOK — Kelas 4 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Ayo, Bergerak! INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 1: Ayo, Bergerak! |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mendemonstrasikan rangkaian keterampilan gerak fundamental (lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif) yang telah dipelajari selama Bab 1 secara terkoordinasi dan terkontrol.
- Murid dapat menunjukkan perilaku berpartisipasi aktif, sportif, dan bertanggung jawab dalam aktivitas jasmani kelompok sebagai bukti capaian belajar Bab 1.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Dari semua gerakan yang sudah kamu pelajari di Bab 1, gerakan mana yang paling kamu kuasai dan mengapa?
- Apa bedanya gerakan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif? Bisakah kamu beri contoh masing-masing dari kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana sikap yang harus kamu tunjukkan saat bermain bersama teman agar permainan terasa menyenangkan dan adil bagi semua?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengondisikan murid di lapangan, berdoa bersama, dan melakukan presensi (3 menit).
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan hari ini adalah Asesmen Sumatif Bab 1 — bukan ulangan biasa, melainkan kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik yang sudah dipelajari selama Bab 1 (2 menit).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Dari semua gerakan yang sudah kamu pelajari, gerakan mana yang paling kamu kuasai?' Murid menjawab secara lisan singkat 2–3 orang (3 menit).
- Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid secara individual menyebutkan satu contoh gerakan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sambil melakukan gerakan kecil di tempat untuk mengecek kesiapan dan miskonsepsi awal (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen, alur kegiatan, dan rubrik penilaian secara singkat dan jelas agar murid tahu apa yang dinilai dan bagaimana caranya (2 menit).
- Pemanasan terpimpin: murid mengikuti pemanasan dinamis yang mencakup gerak lokomotor ringan (jalan cepat, lari kecil), non-lokomotor (meliuk, menekuk), dan manipulatif (melempar-tangkap bola kecil berpasangan) sebagai persiapan asesmen (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengingatkan konsep tiga kategori gerak fundamental secara ringkas: lokomotor (gerak berpindah tempat: jalan, lari, lompat, loncat), non-lokomotor (gerak di tempat: meliuk, menekuk, memutar), dan manipulatif (gerak mengontrol objek: melempar, menangkap, menendang, menghentikan bola) dengan menunjukkan contoh visual singkat (2 menit).
- Guru menjelaskan skenario Sirkuit Gerak Sumatif: lapangan dibagi 3 pos sesuai kategori gerak — Pos A (Lokomotor), Pos B (Non-Lokomotor), Pos C (Manipulatif). Setiap kelompok berputar melewati semua pos (3 menit).
- Guru menjelaskan instruksi teknis di setiap pos, termasuk ekspektasi performa dan perilaku yang diamati (aktif, sportif, bertanggung jawab). Murid diberi kesempatan bertanya untuk memastikan pemahaman tugas (2 menit).
- Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang) dengan komposisi kemampuan yang beragam. Guru menjelaskan bahwa setiap anggota kelompok bertanggung jawab atas performa diri sendiri sekaligus mendukung semangat teman satu kelompok.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- SIRKUIT GERAK SUMATIF dilaksanakan selama ±30 menit. Setiap kelompok berputar ke tiga pos, masing-masing pos sekitar 8–10 menit.
- POS A — Lokomotor: Murid melakukan rangkaian gerak berpindah tempat secara berurutan: jalan jinjit (10 meter) → lari zig-zag melewati 5 kon → lompat satu kaki (5 lompatan) → loncat dua kaki melewati 4 lingkaran simpai di lantai. Murid menyebutkan nama gerakan yang dilakukan sebelum memulai. Guru dan teman pengamat mencatat performa di lembar observasi.
- POS B — Non-Lokomotor: Murid melakukan rangkaian gerak di tempat secara berurutan sesuai aba-aba kartu instruksi: meliuk ke kanan-kiri (3 hitungan), menekuk lutut dan berdiri kembali (5 kali), memutar badan penuh (2 kali), kombinasi meliuk + menekuk dalam satu hitungan 8. Murid menjelaskan satu konsep gerak yang dilakukan kepada pengamat (teman atau guru).
- POS C — Manipulatif: Murid melakukan rangkaian gerak mengontrol bola: melempar bola ke dinding dan menangkapnya kembali (5 kali), menendang bola ke target (gawang kecil, 3 tendangan), menghentikan bola bergulir menggunakan telapak kaki (3 kali), dan kombinasi lempar-tangkap berpasangan dengan teman (5 putaran). Murid wajib memberi semangat kepada pasangan menggunakan kata-kata positif.
- Selama rotasi, guru bergerak aktif mengobservasi dan mencatat performa setiap murid menggunakan Lembar Observasi Asesmen Keterampilan yang memuat skor: Melakukan Gerak (maks. 3) dan Menjelaskan Konsep Gerak (maks. 3), total skor maks. 6 per kategori gerak.
- Selama sirkuit, guru juga mengamati dan mencatat perilaku: keaktifan berpartisipasi, sikap sportif (tidak curang, menghargai teman), dan tanggung jawab (mengikuti aturan pos, menjaga alat, tidak mengganggu kelompok lain).
- Murid yang lebih cepat atau sudah menyelesaikan pos dengan baik diberi tantangan tambahan: membuat kombinasi gerak sendiri dari minimal dua kategori dan mencoba mendemonstrasikannya (diferensiasi murid cepat).
- Murid yang mengalami kesulitan di suatu pos diberi scaffolding berupa kartu panduan bergambar di setiap pos dan boleh memulai dari variasi gerakan paling sederhana terlebih dahulu sebelum mencoba yang lebih kompleks (diferensiasi murid lambat).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah sirkuit selesai, murid berkumpul dalam kelompok masing-masing. Guru meminta setiap anggota kelompok menjawab dua pertanyaan refleksi secara lisan bergantian: (1) 'Gerakan apa yang kamu rasa sudah sangat dikuasai hari ini?' dan (2) 'Gerakan apa yang menurutmu masih perlu dilatih lebih lanjut?' (5 menit).
- Setiap murid mengisi 'Kartu Refleksi Diri' (isian singkat 3 item): gerakan terbaik saya hari ini — gerakan yang ingin saya tingkatkan — satu hal yang saya pelajari tentang kerja sama tim (3 menit).
- Perwakilan satu murid dari tiap kelompok menyampaikan satu hal menarik yang mereka amati dari teman satu kelompoknya — bukan tentang kekurangan, tapi tentang usaha yang sudah ditunjukkan (2 menit).
- Guru memberikan apresiasi verbal yang spesifik terhadap sikap-sikap positif yang teramati selama sirkuit, seperti 'Bapak/Ibu melihat Andi sangat sportif saat gilirannya meleset, dia langsung mencoba lagi dengan semangat' (2 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan Kartu Refleksi Diri dari semua murid sebagai bahan asesmen akhir portofolio (2 menit).
- Guru menyampaikan rangkuman singkat tentang capaian yang sudah terlihat selama asesmen sumatif dan memberikan penguatan positif atas usaha semua murid (3 menit).
- Murid melakukan pendinginan bersama: peregangan statis ringan sambil berdiri melingkar, dipimpin secara bergantian oleh dua murid yang ditunjuk guru (3 menit).
- Guru menyampaikan informasi singkat tentang tindak lanjut: hasil asesmen akan dibahas pada pertemuan berikutnya dan murid yang belum mencapai target akan mendapat pendampingan khusus (1 menit).
- Berdoa penutup dan murid kembali ke kelas dengan tertib (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid dengan kemampuan terbatas dapat menggunakan kartu panduan bergambar di setiap pos yang menunjukkan langkah-langkah gerakan secara visual, serta memulai dari variasi paling sederhana (misalnya jalan biasa sebelum jalan jinjit, atau melempar ke dinding dari jarak lebih dekat).
- Proses: Murid yang lebih cepat menyelesaikan rangkaian pos diberi tantangan perluasan: merancang dan mendemonstrasikan satu kombinasi gerak orisinal yang menggabungkan minimal dua kategori gerak (lokomotor + manipulatif, atau non-lokomotor + manipulatif). Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih kompeten sebagai model (peer coaching) selama transisi antar pos.
- Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat membuat sketsa atau deskripsi tertulis singkat tentang 'rangkaian gerak favoritku' di balik Kartu Refleksi Diri sebagai portofolio tambahan. Murid lainnya cukup menyelesaikan tiga isian standar di Kartu Refleksi Diri.
ASESMENAwal:- Guru meminta murid secara individual menyebutkan satu contoh gerakan untuk masing-masing kategori (lokomotor, non-lokomotor, manipulatif) sambil melakukan gerakan kecil di tempat.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan dan memilih 2–3 responden acak untuk mengecek kesiapan dan mengidentifikasi miskonsepsi yang perlu diklarifikasi sebelum asesmen dimulai.
- Guru mengamati antusiasme dan kesiapan fisik murid selama pemanasan untuk menyesuaikan dukungan yang diperlukan tiap individu.
Proses:- Observasi terstruktur menggunakan Lembar Observasi Asesmen Keterampilan: guru mencatat skor Melakukan Gerak (1–3) dan Menjelaskan Konsep Gerak (1–3) untuk setiap murid di setiap pos selama rotasi sirkuit.
- Observasi perilaku menggunakan checklist: guru mencatat munculnya perilaku berpartisipasi aktif (selalu hadir di pos, mencoba semua gerakan), sportif (menghargai giliran, tidak curang, memberi semangat), dan bertanggung jawab (merawat alat, mengikuti aturan) selama sirkuit berlangsung.
- Catatan anekdotal singkat: guru mencatat kejadian menonjol (positif maupun perlu perhatian) yang tidak tertangkap oleh rubrik numerik, sebagai bahan umpan balik personal.
Akhir:- Rekapitulasi Lembar Observasi Keterampilan: total skor gerak dari tiga pos dikonversi ke level capaian (Belum Berkembang / Mulai / Berkembang / Sangat Berkembang) sebagai nilai akhir keterampilan gerak fundamental Bab 1.
- Rekapitulasi Lembar Observasi Perilaku: skor perilaku aktif, sportif, dan bertanggung jawab dikompilasi sebagai nilai akhir elemen Belajar Melalui Gerak.
- Kartu Refleksi Diri: dikumpulkan dan dibaca guru sebagai bahan asesmen portofolio dan pertimbangan tindak lanjut (remedial atau pengayaan) pada pertemuan berikutnya.
Formatif:- Observasi langsung selama pemanasan: guru mengamati apakah murid masih mengingat dan dapat melakukan gerakan dasar dengan benar sebelum asesmen dimulai.
- Tanya jawab lisan saat tahap Memahami: murid menyebutkan contoh gerakan dari masing-masing kategori sebagai pengecekan pemahaman konsep.
- Pengamatan perilaku berkelanjutan selama sirkuit: guru mencatat partisipasi aktif, sportivitas, dan tanggung jawab murid menggunakan lembar observasi perilaku.
- Refleksi kelompok lisan di tahap Merefleksi: guru mendengarkan respons murid untuk mengidentifikasi pemahaman dan kesadaran diri tentang capaian gerak mereka.
Sumatif:- Lembar Observasi Asesmen Keterampilan: penilaian performa gerak di tiga pos (Lokomotor, Non-Lokomotor, Manipulatif) menggunakan rubrik 4 level untuk dua kompetensi utama: Melakukan Gerak dan Menjelaskan Konsep Gerak.
- Lembar Observasi Perilaku: penilaian perilaku berpartisipasi aktif, sportif, dan bertanggung jawab selama seluruh kegiatan asesmen sumatif.
- Kartu Refleksi Diri: dokumen tertulis singkat murid sebagai bukti kesadaran diri tentang capaian dan area pengembangan, disimpan sebagai bagian portofolio Bab 1.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Melakukan Gerak Lokomotor (jalan, lari, lompat, loncat) | Membutuhkan bantuan fisik atau verbal terus-menerus untuk melakukan gerakan lokomotor; gerakan tidak terkontrol dan tidak terkoordinasi. | Mampu melakukan satu gerakan lokomotor secara mandiri namun dengan koordinasi yang belum konsisten; perlu dorongan untuk mencoba gerakan berikutnya. | Mampu melakukan rangkaian gerakan lokomotor secara mandiri dan terkoordinasi; kadang kurang konsisten pada gerakan yang lebih kompleks. | Mampu melakukan seluruh rangkaian gerakan lokomotor secara mandiri, terkoordinasi, terkontrol, dan konsisten; dapat menjelaskan konsep gerak yang dilakukan. | | Melakukan Gerak Non-Lokomotor (meliuk, menekuk, memutar) | Membutuhkan bantuan untuk melakukan gerakan non-lokomotor; gerakan sangat terbatas atau tidak sesuai instruksi. | Mampu melakukan satu gerakan non-lokomotor secara mandiri namun belum dapat mengombinasikannya; gerakan kurang terkontrol. | Mampu melakukan rangkaian gerakan non-lokomotor secara mandiri dengan kontrol yang baik; kombinasi gerakan sudah muncul namun belum selalu akurat. | Mampu melakukan seluruh rangkaian gerakan non-lokomotor secara mandiri, terkontrol, dan dapat mengombinasikan lebih dari satu gerakan dengan konsisten dan akurat. | | Melakukan Gerak Manipulatif (melempar, menangkap, menendang, menghentikan bola) | Membutuhkan bantuan untuk melakukan gerakan manipulatif; kontrol terhadap objek (bola) sangat rendah. | Mampu melakukan satu jenis gerak manipulatif secara mandiri namun akurasi dan konsistensi masih rendah; perlu banyak pengulangan. | Mampu melakukan lebih dari satu jenis gerak manipulatif secara mandiri dengan akurasi yang cukup baik; sudah dapat mengontrol objek dalam kondisi sederhana. | Mampu melakukan seluruh rangkaian gerak manipulatif secara mandiri, akurat, dan konsisten; kontrol terhadap objek sangat baik bahkan dalam situasi yang lebih menantang. | | Menjelaskan Konsep Gerak | Tidak dapat menjelaskan konsep gerak yang dilakukan; membutuhkan bantuan penuh untuk menyebutkan nama dan kategori gerakan. | Mampu menyebutkan nama gerakan secara mandiri namun belum dapat menjelaskan konsep atau kategorinya dengan tepat. | Mampu menjelaskan nama dan kategori satu gerakan secara mandiri dengan kalimat yang cukup jelas. | Mampu menjelaskan nama, kategori, dan konsep lebih dari satu gerakan secara mandiri, jelas, dan konsisten; dapat menghubungkan gerakan dengan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. | | Berpartisipasi Aktif, Sportif, dan Bertanggung Jawab | Tidak aktif berpartisipasi (menghindari atau menolak tugas gerak); atau menunjukkan perilaku tidak sportif (curang, mengejek teman) dan tidak bertanggung jawab (merusak alat, melanggar aturan). | Berpartisipasi sebagian (menyelesaikan beberapa pos) dengan sikap netral; kadang menunjukkan sportivitas namun perlu diingatkan untuk tanggung jawab. | Aktif berpartisipasi di semua pos; umumnya menunjukkan sikap sportif dan bertanggung jawab dengan sedikit pengingat dari guru. | Aktif berpartisipasi penuh di semua pos; secara konsisten menunjukkan sikap sportif (memberi semangat, menghargai teman, jujur) dan bertanggung jawab (menjaga alat, mematuhi aturan, mendukung kelompok) tanpa perlu diingatkan. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instruksi sirkuit gerak sumatif sudah cukup jelas sehingga semua murid memahami tugas di setiap pos tanpa kebingungan?
- Apakah alokasi waktu di setiap pos sudah proporsional sehingga semua murid mendapat cukup kesempatan untuk mendemonstrasikan kemampuan terbaik mereka?
- Murid mana yang belum mencapai level Berkembang? Apa faktor penyebabnya dan dukungan apa yang perlu disiapkan untuk pertemuan remedial?
- Apakah diferensiasi (kartu panduan bergambar, tantangan perluasan) berjalan efektif untuk murid di kedua ujung spektrum kemampuan?
- Bagaimana saya dapat membuat asesmen sumatif berikutnya terasa lebih bermakna dan kurang menegangkan bagi murid?
Refleksi Murid:- Gerakan mana yang paling kamu kuasai hari ini? Apa yang membuatmu bisa menguasainya?
- Gerakan mana yang masih terasa sulit? Apa yang ingin kamu latih lebih lanjut setelah ini?
- Bagaimana perasaanmu saat bermain dan bergerak bersama kelompok hari ini? Apakah kamu sudah bersikap sportif dan mendukung teman?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK untuk SD/MI Kelas IV (Penulis: Alda Indrawan dan Tri Agus Prasetijo, ISBN: 978-623-388-545-4, Kemendikbudristek RI) — Bab 1: Ayo, Bergerak!
- Buku Guru PJOK untuk SD/MI Kelas IV (Penulis: Tri Agus Prasetijo dan Alda Indrawan, ISBN: 978-623-388-558-4, Kemendikbudristek RI) — Panduan Khusus Bab 1 (Lembar Observasi Asesmen Keterampilan dan Pedoman Penskoran)
- Lembar Observasi Asesmen Keterampilan (disiapkan guru, berdasarkan format buku guru): satu lembar per murid mencakup tiga pos gerak
- Lembar Observasi Perilaku (disiapkan guru): checklist partisipasi aktif, sportivitas, dan tanggung jawab
- Kartu Refleksi Diri murid (disiapkan guru): kartu isian singkat 3 item untuk setiap murid
- Kartu panduan bergambar di setiap pos (disiapkan guru): ilustrasi langkah-langkah gerakan untuk scaffolding murid yang membutuhkan dukungan
- Kartu instruksi pos (disiapkan guru): berisi urutan gerakan yang harus dilakukan di setiap pos
- Bola karet/bola plastik ukuran sedang (minimal 5 buah) untuk Pos C (Manipulatif)
- Kon/marker lapangan (minimal 10 buah) untuk membuat lintasan zig-zag di Pos A (Lokomotor)
- Simpai/hula-hoop (minimal 4 buah) untuk lintasan loncat di Pos A (Lokomotor)
- Gawang kecil atau target menendang bola (minimal 2 buah) untuk Pos C (Manipulatif)
- Dinding/tembok lapangan atau papan pantul untuk aktivitas lempar-tangkap di Pos C
- Peluit untuk aba-aba rotasi antar pos
- Stopwatch atau timer untuk mengatur durasi di setiap pos
- Lapangan olahraga sekolah yang cukup luas untuk tiga pos aktif secara bersamaan
|