MODUL AJAR PJOK — Kelas 4 (Fase B) Topik: Gerak Keseimbangan dan Gerak Berirama INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Gerak Keseimbangan dan Gerak Berirama |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat memperagakan gerak keseimbangan statis (bertumpu satu kaki) dan dinamis dengan kontrol tubuh yang baik.
- Murid dapat memperagakan rangkaian gerak langkah kaki dan ayunan lengan berirama secara berurutan dan terkoordinasi.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu berdiri dengan satu kaki tanpa terjatuh? Apa yang kamu lakukan agar tubuhmu tidak oleng?
- Bayangkan seekor bangau berdiri di atas satu kaki — menurutmu, bagian tubuh mana yang paling bekerja keras agar ia tetap seimbang?
- Ketika kamu mendengar musik dan ikut bergerak, bagian tubuh mana saja yang bergerak mengikuti iramanya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memastikan kesiapan belajar.
- Guru melakukan presensi dan mengecek kondisi fisik murid (apakah ada yang cedera atau tidak sehat).
- Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid mencoba berdiri dengan satu kaki selama 10 detik tanpa instruksi apapun, lalu mengamati siapa yang sudah mampu seimbang dan siapa yang kesulitan sebagai data awal diferensiasi.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian berdiri dengan satu kaki? Apa yang membuat kalian bisa bertahan atau malah terjatuh?' dan menampung 2–3 jawaban murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memperagakan gerak keseimbangan dan gerak langkah berirama.
- Pemanasan: Murid melakukan peregangan dinamis dipandu guru — putaran pergelangan kaki, ayunan lengan, dan jalan di tempat selama ±5 menit.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menampilkan atau mendemonstrasikan tiga posisi keseimbangan: (1) Sikap Bangau — berdiri satu kaki, lutut satu kaki ditekuk ke belakang, lengan lurus ke samping; (2) Sikap Kapal Terbang — badan dibungkukkan, satu kaki diluruskan ke belakang, pandangan ke depan; (3) Keseimbangan satu kaki ke samping — mengangkat satu kaki ke samping dengan bantuan satu tangan.
- Guru menjelaskan secara lisan poin kunci kontrol tubuh: titik tumpuan pada telapak kaki, pandangan mata ke satu titik tetap, dan ketegangan otot inti perut.
- Guru mendemonstrasikan rangkaian gerak langkah kaki berirama: langkah maju, langkah mundur, langkah ke samping, dikombinasikan dengan ayunan lengan ke depan-belakang dan ke samping secara berurutan.
- Murid mengamati demonstrasi guru dan diminta mengidentifikasi: 'Bagian tubuh mana yang bergerak?' dan 'Urutan geraknya seperti apa?' (Berkesadaran — murid hadir secara penuh dan sadar pada objek gerak yang diamati).
- Guru memberi kesempatan bertanya sebelum murid mencoba sendiri.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Eksplorasi Keseimbangan Statis — Murid mencoba Sikap Bangau secara mandiri selama 15 detik, kaki kanan dan kiri bergantian. Guru berkeliling memberi umpan balik posisi tubuh secara individual.
- Eksplorasi Keseimbangan Dinamis — Murid mencoba Sikap Kapal Terbang: bungkukkan badan sambil meluruskan satu kaki ke belakang, tahan 15 detik, ulangi kaki lainnya. Guru mengingatkan agar lutut kaki tumpuan tetap lurus.
- Variasi Keseimbangan — Murid mencoba keseimbangan satu kaki ke samping secara mandiri 2 x 15 detik.
- Latihan Gerak Berirama — Guru memutarkan musik bertempo sedang. Murid berlatih rangkaian: (1) langkah maju 4 hitungan + ayunan lengan ke depan, (2) langkah mundur 4 hitungan + ayunan lengan ke belakang, (3) langkah ke samping kanan 4 hitungan + rentang lengan, (4) langkah ke samping kiri 4 hitungan + rentang lengan. Diulang 3 kali. (Menggembirakan — musik membuat suasana aktif dan menyenangkan).
- Penggabungan — Murid mencoba menggabungkan: awali dengan Sikap Bangau 10 detik, kemudian langsung masuk ke rangkaian langkah berirama 2 putaran, diakhiri Sikap Kapal Terbang 10 detik. (Bermakna — murid merasakan koneksi antara keseimbangan dan gerak berirama sebagai satu kesatuan keterampilan gerak).
- Guru memberikan umpan balik langsung (observasi proses): memperhatikan koordinasi, keseimbangan, dan keterurutan gerak tiap murid.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid berpasangan saling mengamati dan memberikan satu catatan: hal yang sudah bagus dan satu saran perbaikan dari pasangannya saat melakukan rangkaian gerak. (Berkesadaran — murid secara sadar mengevaluasi gerak sendiri dan teman).
- Guru memandu diskusi singkat kelas: 'Gerakan mana yang paling sulit? Mengapa? Apa yang kamu lakukan agar tetap seimbang?'
- Murid menjawab secara lisan atau menuliskan di lembar refleksi singkat: (1) Perasaan setelah melakukan gerak hari ini, (2) Gerakan yang paling menarik, (3) Bagian tubuh yang paling banyak bekerja, (4) Kesulitan yang dihadapi.
- Guru mengaitkan pengalaman gerak hari ini dengan manfaat nyata: 'Keseimbangan yang baik membantu kalian dalam olahraga lain, tidak mudah jatuh, dan menjaga kesehatan tubuh.' (Bermakna — murid memahami relevansi gerak bagi kehidupan sehari-hari).
Penutup:- Murid melakukan pendinginan: peregangan statis ringan — regangkan otot betis, paha, dan lengan dipandu guru selama ±3 menit.
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: poin kunci keseimbangan (titik tumpuan, pandangan, kontrol inti) dan prinsip gerak berirama (urutan, koordinasi, irama).
- Asesmen akhir sumatif performa: Guru meminta 3–4 murid secara bergantian memperagakan rangkaian gerak keseimbangan + gerak berirama di depan kelas sebagai sampel penilaian; peserta lain mengisi checklist penilaian teman.
- Guru menyampaikan apresiasi atas usaha semua murid dan mendorong latihan mandiri di rumah.
- Guru menyampaikan topik pembelajaran berikutnya dan menutup dengan doa bersama.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum mampu menjaga keseimbangan boleh menggunakan bantuan dinding atau kursi stabil sebagai pegangan awal saat mencoba Sikap Bangau dan Kapal Terbang. Murid yang sudah mahir diberikan tantangan tambahan: tahan posisi lebih lama (25–30 detik) atau menutup mata saat keseimbangan statis.
- Proses: Guru memberikan pendampingan langsung dan umpan balik verbal lebih intensif kepada murid yang kesulitan mengontrol keseimbangan. Murid yang cepat menguasai diminta membantu menjelaskan atau mendemonstrasikan kepada teman sebaya (peer teaching) sebelum latihan bersama dimulai.
- Produk: Murid yang membutuhkan dukungan cukup memperagakan 2 posisi keseimbangan dan 1 rangkaian langkah berirama. Murid yang lebih maju diminta menciptakan variasi rangkaian sendiri: menggabungkan minimal 2 posisi keseimbangan dan 1 rangkaian langkah dengan irama musik pilihan mereka.
ASESMENAwal:- Guru meminta murid berdiri dengan satu kaki selama 10 detik tanpa instruksi teknis, lalu mengamati dan mencatat: siapa yang mampu bertahan penuh, siapa yang bertahan sebagian, dan siapa yang langsung kesulitan — digunakan sebagai data awal untuk pengelompokan diferensiasi dan intensitas pendampingan.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah mencoba berdiri satu kaki? Apa yang kalian rasakan di tubuhmu saat itu?' untuk mengaktifkan pengetahuan awal murid.
Proses:- Observasi guru menggunakan lembar checklist selama tahap Mengaplikasi: memantau ketepatan posisi tubuh (lutut, pandangan, lengan), durasi tahan keseimbangan, dan keterurutan langkah berirama.
- Umpan balik langsung (real-time feedback): guru menyebut nama dan memberikan koreksi spesifik misal 'Andi, pandangannya tetap ke depan ya, jangan ke bawah' saat keliling kelas.
- Penilaian teman sebaya berpasangan di tahap Merefleksi: masing-masing murid mencatat satu kekuatan dan satu area perbaikan gerak pasangannya pada kertas kecil yang dikumpulkan ke guru.
Akhir:- Unjuk kerja performa: 3–4 murid yang ditunjuk guru (secara bergantian di waktu yang tersisa) memperagakan rangkaian lengkap — Sikap Bangau 10 detik, rangkaian langkah berirama 2 putaran, Sikap Kapal Terbang 10 detik — dinilai menggunakan rubrik aspek Keseimbangan dan Koordinasi Gerak Berirama.
- Lembar refleksi tertulis 4 pertanyaan (perasaan, gerakan favorit, bagian tubuh yang terlibat, kesulitan) dikerjakan semua murid sebagai bukti kesadaran dan pemahaman diri tentang proses belajar hari ini.
Formatif:- Observasi langsung oleh guru selama latihan: mencatat kemampuan kontrol tubuh, titik tumpuan, dan koordinasi gerak tiap murid menggunakan lembar observasi.
- Umpan balik verbal langsung kepada murid saat melakukan gerakan yang kurang tepat.
- Penilaian teman sebaya (peer assessment) berpasangan saat tahap Merefleksi: satu hal bagus dan satu saran perbaikan.
Sumatif:- Unjuk kerja performa di akhir pembelajaran: murid memperagakan rangkaian gerak keseimbangan (statis + dinamis) dan gerak langkah berirama secara berurutan, dinilai guru menggunakan rubrik 4 level.
- Lembar refleksi tertulis singkat: 4 pertanyaan refleksi sebagai bukti pemahaman dan kesadaran diri murid.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keseimbangan Statis (Sikap Bangau) | Tidak dapat berdiri dengan satu kaki; langsung terjatuh atau menggunakan kedua kaki dalam waktu kurang dari 5 detik meski sudah dibantu. | Dapat berdiri dengan satu kaki selama 5–9 detik dengan badan sangat goyang dan posisi lengan tidak konsisten. | Dapat berdiri dengan satu kaki selama 10–14 detik dengan kontrol tubuh cukup baik; posisi lengan dan pandangan sebagian besar sudah benar. | Dapat berdiri dengan satu kaki selama ≥15 detik dengan kontrol tubuh yang baik; posisi lutut, lengan, dan pandangan sesuai teknik yang benar secara konsisten. | | Keseimbangan Dinamis (Sikap Kapal Terbang) | Tidak dapat membungkukkan badan sambil meluruskan kaki ke belakang; kehilangan keseimbangan segera setelah mencoba. | Dapat membungkukkan badan dengan kaki terangkat ke belakang namun lutut kaki tumpuan bengkok dan durasi tahan kurang dari 5 detik. | Dapat mempertahankan Sikap Kapal Terbang selama 8–14 detik; lutut kaki tumpuan hampir lurus dan arah pandangan ke depan. | Dapat mempertahankan Sikap Kapal Terbang selama ≥15 detik; lutut kaki tumpuan lurus, badan sejajar lantai, pandangan lurus ke depan, dan posisi terkontrol penuh. | | Koordinasi Gerak Langkah Berirama | Langkah kaki dan ayunan lengan tidak terkoordinasi; urutan gerak tidak sesuai dan tidak mengikuti irama musik. | Langkah kaki mengikuti sebagian irama namun ayunan lengan tidak sinkron; urutan gerak sering terlewat atau terbalik. | Langkah kaki dan ayunan lengan sebagian besar terkoordinasi dan mengikuti irama; urutan gerak benar dengan sedikit kesalahan. | Langkah kaki dan ayunan lengan berkoordinasi penuh, mengikuti irama musik dengan konsisten, dan urutan gerak (maju, mundur, samping kanan, samping kiri) dilakukan dengan benar dan lancar. | | Rangkaian Gerak Terpadu (Keseimbangan + Berirama) | Tidak dapat menggabungkan gerak keseimbangan dan gerak berirama; hanya mampu melakukan satu jenis gerak saja atau tidak dapat menyelesaikan rangkaian. | Dapat mencoba menggabungkan namun transisi dari keseimbangan ke langkah berirama sangat terputus dan butuh jeda panjang. | Dapat menggabungkan keseimbangan statis/dinamis dengan langkah berirama secara berurutan; transisi antar gerak cukup lancar meski ada sedikit kehilangan kontrol. | Dapat memperagakan rangkaian gerak keseimbangan dan berirama secara berurutan, terkoordinasi, dan lancar; transisi antar elemen gerak halus dan terkontrol penuh. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan mencoba ketiga variasi keseimbangan? Siapa yang belum dan apa penyebabnya?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
- Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini efektif menjangkau murid dengan kemampuan gerak yang berbeda?
- Sejauh mana murid mampu mengaitkan gerak keseimbangan dan gerak berirama sebagai satu kesatuan keterampilan yang bermakna?
Refleksi Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah mencoba gerak keseimbangan dan gerak berirama hari ini?
- Gerakan mana yang paling sulit buatmu? Apa yang sudah kamu coba untuk mengatasinya?
- Bagian tubuh mana yang paling banyak bekerja saat kamu melakukan rangkaian gerak tadi?
- Apa yang ingin kamu latih lebih lanjut agar gerakanmu semakin baik?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas IV SD/MI (Kurikulum Merdeka) — materi Bab 1 dan Bab 3 tentang gerak keseimbangan dan rangkaian gerak berirama
- Buku Guru PJOK Kelas IV SD/MI (Kurikulum Merdeka) — Aktivitas Pembelajaran 4: Memperagakan Gerak Keseimbangan
- Musik bertempo sedang (80–100 BPM) untuk iringan gerak berirama — dapat menggunakan lagu anak atau musik instrumen dari perangkat audio sekolah
- Perangkat audio (speaker bluetooth atau tape) untuk memutarkan musik
- Matras senam atau alas lantai yang tidak licin untuk keamanan latihan keseimbangan
- Lembar observasi guru (checklist unjuk kerja keseimbangan dan koordinasi)
- Lembar refleksi murid (4 pertanyaan refleksi diri)
- Ruang kelas yang luas atau lapangan olahraga sekolah
|