Modul AjarPertemuan 2Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Aktivitas Fisik, Istirahat, dan Pengisian Waktu Luang yang Sehat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 3 dengan topik "Aktivitas Fisik, Istirahat, dan Pengisian Waktu Luang yang Sehat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Aktivitas Fisik, Istirahat, dan Pengisian Waktu Luang yang Sehat

PJOK - Kelas 3

Bab 8 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Aktivitas Fisik, Istirahat, dan Pengisian Waktu Luang yang Sehat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAktivitas Fisik, Istirahat, dan Pengisian Waktu Luang yang Sehat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan konsep aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang yang sesuai dengan pola perilaku hidup sehat.
  2. Murid dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan aktivitas fisik sederhana dan mengenali faktor-faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Setelah pulang sekolah, apa yang biasanya kalian lakukan? Apakah itu termasuk aktivitas fisik, istirahat, atau pengisian waktu luang?
  2. Mengapa tubuh kita perlu beristirahat setelah melakukan aktivitas fisik yang banyak?
  3. Olahraga apa yang paling kalian sukai? Apa yang membuat olahraga itu menyenangkan buat kalian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan meminta salah satu murid memimpin doa bersama. (5 menit)
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengkondisikan kelas agar siap belajar.
  • Asesmen awal: Guru menampilkan 3 gambar (anak berlari, anak tidur siang, anak bermain puzzle) dan bertanya kepada murid, 'Gambar mana yang menunjukkan aktivitas fisik? Mana yang istirahat? Mana yang pengisian waktu luang?' Murid menjawab secara lisan. Guru mencatat pemahaman awal murid.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar membedakan aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang, lalu kita akan mencoba bergerak bersama.'
  • Guru meminta murid melakukan pemanasan ringan: tepuk tangan mengikuti irama, gerak kepala kanan-kiri, dan lompat kecil di tempat selama 2 menit.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan kartu gambar atau poster sederhana berisi tiga kategori: (1) Aktivitas Fisik — contoh: berlari, bersepeda, berenang, senam; (2) Istirahat — contoh: tidur siang, duduk santai, meditasi ringan; (3) Pengisian Waktu Luang — contoh: membaca buku, bermain musik, menggambar.
  • Guru menjelaskan secara singkat definisi masing-masing kategori menggunakan bahasa anak-anak: 'Aktivitas fisik adalah saat tubuh kita banyak bergerak. Istirahat adalah saat tubuh kita benar-benar berhenti untuk pulih. Pengisian waktu luang adalah kegiatan santai yang menyenangkan tapi tidak selalu berat secara fisik.'
  • Murid diminta memperhatikan penjelasan dengan seksama (berkesadaran) sambil memikirkan satu contoh dari kehidupan mereka sendiri untuk masing-masing kategori.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Coba sebutkan satu kegiatan yang kamu lakukan kemarin yang termasuk aktivitas fisik!' Murid menjawab bergantian, dan guru menguatkan jawaban yang benar serta meluruskan yang belum tepat.
  • Guru menjelaskan mengapa ketiga hal itu harus seimbang dalam sehari: 'Kalau kita hanya bermain tanpa istirahat, tubuh bisa kelelahan. Kalau kita hanya tidur tanpa bergerak, tubuh jadi kurang sehat. Ketiga-tiganya perlu kita lakukan dengan seimbang setiap hari.' (bermakna — dikaitkan dengan kehidupan nyata murid)
  • Murid mengisi 'Tabel Kegiatanku Hari Ini' di lembar kerja sederhana: menuliskan atau menggambar satu contoh aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang yang biasa mereka lakukan. Murid yang belum bisa menulis dengan lancar boleh menggambar.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mengajak murid ke area lapangan atau halaman sekolah (atau mengatur bangku ke pinggir jika di dalam kelas).
  • Kegiatan 'Gerak dan Beku Kategori': Guru menyebutkan satu kategori (aktivitas fisik / istirahat / pengisian waktu luang). Murid bergerak bebas di lapangan. Saat guru meniup peluit dan menyebutkan kategori, murid memperagakan gerak tubuh yang mewakili kategori tersebut — contoh: 'Aktivitas Fisik!' → murid berlari kecil di tempat; 'Istirahat!' → murid berbaring atau duduk diam; 'Pengisian Waktu Luang!' → murid memperagakan aktivitas favorit (pura-pura membaca, bermain gitar, dll). (menggembirakan)
  • Permainan dilakukan 5-6 putaran dengan tempo yang semakin cepat agar suasana semakin meriah.
  • Guru berhenti sejenak dan bertanya: 'Bagaimana perasaan tubuhmu sekarang setelah banyak bergerak? Apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya?' — menghubungkan pengalaman langsung dengan konsep istirahat. (bermakna)
  • Kegiatan diskusi kelompok kecil (3-4 orang): Setiap kelompok mendapatkan kartu bergambar berisi 6 gambar kegiatan anak. Murid berdiskusi dan mengelompokkan gambar ke dalam tiga kategori yang tepat, lalu menempelkan di lembar kerja kelompok.
  • Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya di depan kelas secara singkat. Guru memberikan penguatan positif atas setiap presentasi.
  • Guru menanyakan: 'Dari permainan tadi, faktor apa yang membuat aktivitas itu menyenangkan?' Murid menjawab bebas — guru mencatat jawaban di papan tulis (misal: dilakukan bersama teman, musiknya asyik, gerakannya lucu, dll.) sebagai kesimpulan bersama tentang faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali ke tempat duduk. Guru mengajak murid menarik napas dalam-dalam bersama tiga kali sebagai transisi dari kegiatan aktif ke refleksi. (berkesadaran)
  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan lisan: 'Apa yang baru kamu pelajari hari ini yang belum kamu ketahui sebelumnya?', 'Apakah kamu sudah melakukan aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang dengan seimbang hari ini?', 'Apa yang ingin kamu ubah dari kegiatan harianmu setelah belajar ini?'
  • Murid mengisi 'Kartu Refleksi Mini' (selembar kertas kecil) dengan menuliskan atau menggambar: (1) satu hal yang dipelajari hari ini, dan (2) satu hal yang ingin dilakukan berbeda di rumah setelah belajar ini. (bermakna — dikaitkan dengan perubahan nyata dalam kehidupan murid)
  • Guru meminta 2-3 murid sukarela berbagi isi kartu refleksinya kepada kelas.
  • Guru merangkum pembelajaran dengan menghubungkan kembali ke tujuan: 'Hari ini kita sudah bisa membedakan aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang. Kita juga sudah merasakan langsung betapa menyenangkannya bergerak bersama. Yuk, kita jaga keseimbangan ketiganya setiap hari!'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi hari ini dengan metode 'Kuis Kilat': guru menyebutkan nama kegiatan, murid menjawab serempak termasuk kategori apa. (5 menit)
  • Asesmen akhir: Murid mengerjakan soal exit ticket — 3 pertanyaan pilihan gambar (masing-masing menunjukkan satu kegiatan, murid memilih kategori yang tepat) dan 1 pertanyaan singkat: 'Sebutkan satu faktor yang membuat aktivitas fisik menjadi menyenangkan!' Dikerjakan mandiri di kertas kecil dan dikumpulkan.
  • Guru memberikan tindak lanjut: 'Malam ini, coba buat jadwal kegiatanmu besok: kapan aktivitas fisik, kapan istirahat, dan kapan pengisian waktu luang. Tunjukkan kepada orang tua ya!'
  • Guru menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif murid hari ini.
  • Murid memimpin pendinginan ringan: menggerak-gerakkan jari, pergelangan tangan, dan mengambil napas dalam bersama.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah memahami konsep dasar (cepat) diberikan tantangan tambahan: mencari tahu rekomendasi durasi aktivitas fisik harian untuk anak usia SD menurut WHO dan membandingkan dengan kebiasaan mereka. Murid yang masih kesulitan (lambat) mendapatkan kartu referensi bergambar berisi contoh-contoh konkret dari setiap kategori yang bisa mereka pegang selama kegiatan.
  • Proses: Saat kegiatan diskusi kelompok, murid yang lebih cepat memahami dapat berperan sebagai 'asisten guru cilik' yang membantu teman sekelompok yang belum paham. Guru memberikan scaffolding berupa pertanyaan penuntun ('Apakah kegiatan ini membuat banyak keringat? Kalau iya, kemungkinan besar masuk kategori apa?') kepada murid yang membutuhkan bantuan lebih.
  • Produk: Murid yang sudah tuntas mengisi 'Tabel Kegiatanku' boleh mengembangkannya menjadi jadwal kegiatan harian lengkap dengan gambar berwarna. Murid yang belum lancar menulis cukup menggambar dan memberi label singkat dengan bantuan guru atau teman sebangku.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar (anak berlari, anak tidur siang, anak bermain puzzle) dan meminta murid mengidentifikasi secara lisan: termasuk aktivitas fisik, istirahat, atau pengisian waktu luang.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan untuk mengetahui skema awal pengetahuan murid tentang pola hidup sehat.

Proses:

  • Observasi selama permainan 'Gerak dan Beku Kategori': guru memperhatikan ketepatan murid dalam merespons perintah kategori dan mencatat murid yang masih ragu atau salah.
  • Pengecekan lembar kerja 'Tabel Kegiatanku' saat murid mengisi: guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung.
  • Observasi diskusi kelompok: guru mendengarkan argumen murid saat mengelompokkan gambar dan menilai ketepatan penalaran mereka.
  • Pertanyaan lisan spot-check: guru bertanya kepada beberapa murid secara acak, 'Menurutmu, kenapa bermain bola itu termasuk aktivitas fisik?'

Akhir:

  • Exit ticket berisi 3 soal pilihan gambar: murid memilih kategori yang tepat (aktivitas fisik / istirahat / pengisian waktu luang) untuk masing-masing gambar kegiatan.
  • Satu pertanyaan terbuka singkat: 'Sebutkan satu faktor yang membuat aktivitas fisik menjadi menyenangkan bagimu!'
  • Kartu Refleksi Mini: murid menuliskan/menggambar satu hal yang dipelajari dan satu perubahan yang ingin dilakukan, sebagai bukti internalisasi nilai hidup sehat.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama permainan 'Gerak dan Beku Kategori' — guru mencatat murid yang mampu mengkategorikan dengan tepat dan cepat.
  • Diskusi kelompok: guru berkeliling memantau proses diskusi, mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman tiap anggota kelompok.
  • Tabel Kegiatanku: guru mengecek lembar kerja individu untuk melihat pemahaman awal dan perkembangan konsep murid selama pembelajaran.

Sumatif:

  • Exit ticket: 3 soal pilihan gambar (identifikasi kategori aktivitas fisik, istirahat, pengisian waktu luang) + 1 pertanyaan singkat tentang faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan.
  • Kartu Refleksi Mini: guru menilai kualitas koneksi yang dibuat murid antara materi dan kehidupan nyata mereka.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membedakan konsep aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luangMurid belum mampu membedakan ketiga konsep; jawaban tidak tepat untuk semua kategori.Murid dapat mengidentifikasi 1 dari 3 kategori dengan benar; masih sering mencampuradukkan konsep istirahat dan pengisian waktu luang.Murid dapat membedakan 2-3 kategori dengan benar dan dapat memberikan contoh yang tepat dari kehidupan sehari-hari.Murid dapat membedakan ketiga konsep dengan tepat, memberikan berbagai contoh relevan, dan mampu menjelaskan mengapa keseimbangan ketiganya penting bagi kesehatan.
Partisipasi aktif dalam aktivitas fisik sederhanaMurid tidak mau atau sangat enggan bergerak selama aktivitas fisik; pasif sepanjang kegiatan.Murid berpartisipasi sebagian kecil waktu; mulai bergerak saat diminta secara khusus oleh guru.Murid berpartisipasi aktif selama sebagian besar kegiatan fisik; mengikuti instruksi dan terlibat bersama kelompok.Murid berpartisipasi penuh dengan antusias, aktif mendorong teman untuk ikut bergerak, dan dapat menjelaskan faktor yang membuatnya merasa senang bergerak.
Mengenali faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkanMurid tidak dapat menyebutkan faktor apapun yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan.Murid dapat menyebutkan 1 faktor dengan bantuan pertanyaan penuntun dari guru.Murid dapat menyebutkan 2-3 faktor secara mandiri dan menghubungkannya dengan pengalaman pribadinya.Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 faktor, menjelaskan alasannya dengan kalimat lengkap, dan mengaitkannya dengan pentingnya gaya hidup aktif.
Refleksi dan koneksi dengan kehidupan nyataKartu refleksi kosong atau tidak berkaitan dengan materi; murid tidak dapat membuat koneksi antara materi dan kehidupannya.Kartu refleksi hanya menyalin ulang contoh dari guru; koneksi dengan kehidupan pribadi masih sangat dangkal.Kartu refleksi menunjukkan pemahaman murid dan memuat satu perubahan nyata yang ingin dilakukan dalam kesehariannya.Kartu refleksi menunjukkan pemahaman mendalam, memuat rencana konkret yang spesifik untuk menerapkan keseimbangan aktivitas fisik, istirahat, dan waktu luang dalam kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil membedakan ketiga konsep (aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang) pada akhir pembelajaran? Siapa yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah permainan 'Gerak dan Beku Kategori' efektif dalam membantu murid mengaplikasikan konsep secara langsung dan menyenangkan?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias? Bagian mana yang kurang berjalan sesuai rencana?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan berbagai tingkat pemahaman?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit sudah cukup untuk menyelesaikan seluruh tahapan Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi dengan baik?

Refleksi Murid:

  • Apa perbedaan antara aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang yang kamu pahami hari ini?
  • Kegiatan apa tadi yang paling kamu sukai? Apa yang membuatnya menyenangkan?
  • Apakah kamu sudah melakukan keseimbangan antara aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang setiap harinya? Apa yang ingin kamu ubah mulai besok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas III, Muhajir dan Umi Hariyani, Kemdikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-427-937-0)
  2. Kartu gambar/poster aktivitas fisik, istirahat, dan pengisian waktu luang (dapat dicetak guru atau dibuat tangan)
  3. Lembar kerja 'Tabel Kegiatanku Hari Ini' (disiapkan guru)
  4. Kartu bergambar 6 kegiatan anak untuk aktivitas diskusi kelompok (disiapkan guru)
  5. Kartu Refleksi Mini (kertas kecil atau post-it)
  6. Peluit untuk kegiatan permainan
  7. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat jawaban murid bersama
  8. Video pembelajaran singkat tentang aktivitas fisik dan pola hidup sehat (opsional, jika tersedia proyektor) — dapat diperoleh dari kanal resmi Kemdikbudristek atau sumber tepercaya lainnya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.