MODUL AJAR PJOK — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengenal Kebugaran Jasmani dan Manfaatnya bagi Kesehatan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Mengenal Kebugaran Jasmani dan Manfaatnya bagi Kesehatan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan pengertian kebugaran jasmani dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh dengan benar melalui pengamatan dan diskusi kelompok.
- Murid dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang membuat aktivitas kebugaran jasmani menjadi menyenangkan dan bermanfaat bagi kesehatan.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian merasa tubuh terasa segar dan kuat setelah berolahraga? Apa yang kalian rasakan?
- Menurutmu, apa bedanya orang yang rajin bergerak dan berolahraga dengan orang yang jarang bergerak?
- Kegiatan apa yang paling kalian sukai dan membuat tubuh kalian bergerak? Mengapa kegiatan itu menyenangkan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru melakukan absensi dan menanyakan kabar murid.
- Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menunjukkan dua gambar — gambar anak yang aktif berolahraga dan gambar anak yang hanya duduk menonton TV — lalu bertanya: 'Menurut kalian, mana yang lebih sehat? Mengapa?' Guru mencatat respons lisan murid untuk mengetahui pemahaman awal mereka tentang kebugaran.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian merasa tubuh segar dan kuat setelah berolahraga? Kira-kira, apa itu kebugaran jasmani?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar apa itu kebugaran jasmani, manfaatnya untuk tubuh kita, dan apa yang membuat olahraga jadi menyenangkan.'
- Guru mengajak murid melakukan pemanasan ringan berupa gerak sederhana (tepuk tangan berpola, lompat kecil, dan menggerakkan kepala) selama ±3 menit untuk membangkitkan semangat dan mempersiapkan tubuh.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan poster atau gambar sederhana tentang kebugaran jasmani (misal: gambar anak berlari, bersepeda, berenang) dan meminta murid mengamati selama 2 menit dengan tenang dan penuh perhatian.
- Guru membacakan teks pendek tentang kebugaran jasmani dengan suara lantang dan intonasi menarik: 'Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mudah lelah. Tubuh yang bugar berarti tubuh yang sehat, kuat, dan berenergi.'
- Guru menjelaskan manfaat kebugaran jasmani menggunakan kartu manfaat berwarna-warni yang ditempel di papan tulis satu per satu: (1) tubuh menjadi kuat, (2) tidak mudah sakit, (3) pikiran menjadi lebih fokus, (4) tidur lebih nyenyak, (5) suasana hati menjadi baik.
- Guru mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman: 'Apa itu kebugaran jasmani? Siapa bisa menyebutkan satu manfaatnya?' — murid menjawab secara bergantian (teknik tunjuk acak).
- Guru merangkum pemahaman awal bersama murid menggunakan bagan sederhana 'Kebugaran Jasmani = Tubuh Aktif + Tubuh Sehat' yang ditulis di papan tulis.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4–5 orang per kelompok) secara heterogen.
- Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi: (a) kolom 'Apa itu kebugaran jasmani?', (b) kolom 'Sebutkan 3 manfaat kebugaran jasmani', dan (c) tabel 'Faktor yang membuat olahraga menyenangkan' dengan pilihan seperti: dilakukan bersama teman, musik yang seru, cuaca yang nyaman, permainan yang menarik — murid memberi tanda centang dan menambahkan ide sendiri.
- Kelompok berdiskusi selama ±10 menit untuk mengisi LKPD. Guru berkeliling membimbing kelompok yang mengalami kesulitan dengan pertanyaan pancingan seperti: 'Coba ingat, aktivitas apa yang pernah kalian lakukan bersama teman? Apakah itu terasa lebih menyenangkan?'
- Setiap kelompok memilih satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas (masing-masing ±1–2 menit). Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan tanggapan atau tambahan.
- Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada konsep yang kurang tepat, sambil memperkuat jawaban yang benar.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengajak murid kembali duduk melingkar atau di tempat masing-masing, lalu meminta mereka menutup mata sejenak (±30 detik) dan membayangkan tubuh mereka yang sehat dan aktif — guru mengiringi dengan narasi singkat: 'Bayangkan tubuhmu kuat, tidak mudah lelah, dan semangat bermain setiap hari. Itulah tubuh yang bugar.'
- Guru membagikan kartu refleksi kecil (ukuran kartu pos). Murid menuliskan: (a) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang kebugaran jasmani, dan (b) satu aktivitas fisik yang ingin mereka lakukan lebih sering agar tubuh tetap bugar.
- Beberapa murid (3–4 orang sukarela) berbagi tulisannya kepada kelas. Guru merespons dengan hangat dan mengapresiasi setiap pendapat.
- Guru mengajak murid membuat 'Janji Sehat Bersama' secara lisan: semua murid mengangkat tangan dan bersama-sama mengucapkan, 'Aku akan rajin bergerak dan berolahraga agar tubuhku bugar dan sehat!'
- Guru menyimpulkan pembelajaran bersama murid dengan teknik tanya-jawab singkat: 'Jadi, kebugaran jasmani itu apa? Apa saja manfaatnya? Apa yang membuat olahraga terasa menyenangkan?'
Penutup:- Guru bersama murid merangkum poin-poin utama pembelajaran: pengertian kebugaran jasmani, manfaatnya bagi kesehatan, dan faktor yang membuatnya menyenangkan.
- Asesmen Akhir: Guru memberikan 3 pertanyaan lisan singkat secara klasikal (murid mengacungkan tangan untuk menjawab): (1) Apa yang dimaksud kebugaran jasmani? (2) Sebutkan dua manfaat kebugaran jasmani! (3) Apa yang membuat kamu semangat berolahraga?
- Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mengamati aktivitas fisik yang mereka lakukan di rumah selama 2 hari ke depan dan mengingatnya untuk dibagikan pada pertemuan berikutnya.
- Guru memberikan pesan motivasi singkat: 'Tubuh yang sehat dimulai dari kebiasaan bergerak setiap hari. Yuk, jadikan olahraga bagian dari hidupmu!'
- Guru mengajak murid melakukan pendinginan singkat: meregangkan tangan, kaki, dan leher perlahan selama ±2 menit.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum memahami: guru menyediakan kartu bergambar dengan kalimat sangat sederhana (1–2 kata per kartu) tentang manfaat kebugaran. Untuk murid yang sudah cepat memahami: disediakan teks bacaan tambahan tentang jenis-jenis aktivitas kebugaran dan boleh mengisi LKPD pengayaan yang meminta mereka menyusun 'jadwal aktivitas fisik mingguan' sederhana.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi LKPD berpasangan dengan teman sebaya yang sudah paham (peer tutoring), atau mendapat bimbingan langsung dari guru saat diskusi kelompok. Murid yang cepat selesai dapat membantu teman satu kelompok atau mengerjakan tantangan tambahan.
- Produk: Murid dapat memilih cara menunjukkan pemahamannya: (a) mengisi LKPD tertulis, (b) menyampaikan secara lisan kepada guru atau teman, atau (c) menggambar satu manfaat kebugaran jasmani dengan keterangan singkat.
ASESMENAwal:- Guru menampilkan dua gambar (anak aktif berolahraga vs anak pasif menonton TV) dan bertanya secara klasikal: 'Mana yang lebih sehat? Mengapa?' Guru mencatat respons lisan untuk memetakan pemahaman awal murid tentang konsep kebugaran dan gaya hidup aktif.
Proses:- Observasi oleh guru saat diskusi kelompok: guru menggunakan lembar pengamatan untuk mencatat keterlibatan aktif, kemampuan mengemukakan pendapat, dan ketepatan konsep yang disampaikan tiap murid.
- Review LKPD kelompok saat presentasi: guru menilai apakah kelompok dapat menjelaskan pengertian kebugaran jasmani dan mengidentifikasi minimal 2 manfaat serta 2 faktor yang membuatnya menyenangkan.
- Pertanyaan pancingan selama berkeliling: guru menilai respons murid terhadap pertanyaan bimbingan sebagai indikator pemahaman individual.
Akhir:- Penilaian kartu refleksi individual: dinilai berdasarkan rubrik 4 level untuk aspek pemahaman konsep kebugaran jasmani dan kesesuaian rencana aktivitas fisik yang dituliskan.
- Tiga pertanyaan lisan di sesi penutup yang dijawab murid secara bergantian: (1) Apa yang dimaksud kebugaran jasmani? (2) Sebutkan dua manfaat kebugaran jasmani bagi tubuh! (3) Apa yang membuat kamu semangat berolahraga? — dinilai menggunakan rubrik ketepatan dan kelengkapan jawaban.
Formatif:- Observasi partisipasi murid selama diskusi kelompok menggunakan lembar pengamatan sederhana (aktif bertanya, aktif berpendapat, mau mendengar teman).
- Penilaian LKPD kelompok: ketepatan jawaban tentang pengertian kebugaran jasmani, jumlah manfaat yang teridentifikasi, dan faktor-faktor yang disebutkan.
- Pertanyaan lisan acak (teknik tunjuk) selama tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal setiap murid.
Sumatif:- Penilaian kartu refleksi: kualitas isi satu hal baru yang dipelajari dan satu rencana aktivitas fisik yang dituliskan murid.
- Pertanyaan lisan penutup (3 pertanyaan): kemampuan murid menjelaskan pengertian kebugaran jasmani, menyebutkan manfaat, dan mengidentifikasi faktor yang membuat olahraga menyenangkan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan Pengertian Kebugaran Jasmani | Murid tidak dapat menjelaskan pengertian kebugaran jasmani atau jawaban tidak relevan sama sekali. | Murid dapat menyebutkan kata kunci terkait kebugaran jasmani (misal: 'sehat' atau 'olahraga') namun belum dapat merangkainya menjadi penjelasan yang utuh. | Murid dapat menjelaskan pengertian kebugaran jasmani dengan kalimat sendiri secara cukup tepat, menyebutkan bahwa kebugaran berkaitan dengan kemampuan tubuh melakukan aktivitas tanpa mudah lelah. | Murid dapat menjelaskan pengertian kebugaran jasmani dengan kalimat sendiri secara tepat dan lengkap, menyertakan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari. | | Menyebutkan Manfaat Kebugaran Jasmani | Murid tidak dapat menyebutkan manfaat kebugaran jasmani atau menyebutkan hal yang tidak relevan. | Murid dapat menyebutkan 1 manfaat kebugaran jasmani bagi kesehatan tubuh. | Murid dapat menyebutkan 2–3 manfaat kebugaran jasmani bagi kesehatan tubuh dengan benar. | Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 manfaat kebugaran jasmani bagi kesehatan tubuh dan menghubungkannya dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. | | Mengidentifikasi Faktor yang Membuat Aktivitas Kebugaran Menyenangkan | Murid tidak dapat mengidentifikasi faktor apapun yang membuat aktivitas kebugaran menjadi menyenangkan. | Murid dapat menyebutkan 1 faktor yang membuat aktivitas kebugaran menyenangkan (misal: 'karena dilakukan bersama teman'). | Murid dapat mengidentifikasi 2–3 faktor yang membuat aktivitas kebugaran menjadi menyenangkan dan bermanfaat, dengan penjelasan singkat. | Murid dapat mengidentifikasi lebih dari 3 faktor, menjelaskan alasannya, dan mengaitkannya dengan pengalaman atau contoh aktivitas fisik yang pernah dilakukan. | | Partisipasi dalam Diskusi Kelompok | Murid tidak terlibat dalam diskusi kelompok, diam, atau mengganggu jalannya diskusi. | Murid mengikuti diskusi kelompok namun hanya mendengarkan, belum aktif menyampaikan pendapat. | Murid aktif menyampaikan pendapat minimal satu kali dalam diskusi kelompok dan mendengarkan pendapat teman dengan baik. | Murid sangat aktif dalam diskusi: menyampaikan lebih dari satu pendapat, merespons pendapat teman, dan membantu kelompok menyelesaikan LKPD. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid dapat memahami pengertian kebugaran jasmani sesuai tujuan pembelajaran? Kelompok mana yang masih perlu dukungan lebih pada pertemuan berikutnya?
- Apakah pertanyaan pemantik yang digunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Apa yang perlu disesuaikan?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang butuh penyesuaian?
- Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau murid dengan kemampuan berbeda? Apa buktinya?
- Sejauh mana prinsip Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan berhasil diterapkan dalam pembelajaran hari ini?
Refleksi Murid:- Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang kebugaran jasmani?
- Apa manfaat kebugaran jasmani yang paling ingin kamu rasakan dalam hidupmu? Mengapa?
- Aktivitas fisik apa yang paling kamu sukai dan ingin kamu lakukan lebih sering? Apa yang membuatnya menyenangkan bagimu?
- Apakah kamu sudah cukup paham tentang kebugaran jasmani? Apa yang masih ingin kamu ketahui lebih lanjut?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 3 SD (Kurikulum Merdeka) — Bab 7: Aktivitas Kebugaran untuk Kesehatan
- Buku Guru PJOK Kelas 3 SD (Kurikulum Merdeka) — Panduan Pembelajaran Bab 7
- Poster/gambar tentang aktivitas kebugaran jasmani (berlari, bersepeda, berenang, senam) — dapat dicetak atau ditampilkan via proyektor
- Kartu manfaat kebugaran jasmani berwarna-warni (disiapkan guru, berisi tulisan singkat setiap manfaat)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) — disiapkan guru sesuai materi pertemuan ini
- Kartu refleksi ukuran kartu pos (satu per murid)
- Proyektor atau papan tulis dan spidol warna-warni
- Video singkat aktivitas kebugaran anak (opsional, durasi ±2 menit) bila tersedia fasilitas di sekolah
|