Modul AjarPertemuan 5Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Rangkaian Gerak Berirama dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 3 dengan topik "Rangkaian Gerak Berirama dan Manfaatnya bagi Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Rangkaian Gerak Berirama dan Manfaatnya bagi Kesehatan

PJOK - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Rangkaian Gerak Berirama dan Manfaatnya bagi Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikRangkaian Gerak Berirama dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui diskusi dan eksplorasi gerak, murid dapat mempraktikkan rangkaian variasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara mandiri (tanpa meniru contoh) mengikuti irama musik dalam aktivitas gerak berirama dengan percaya diri.
  2. Melalui tanya jawab dan refleksi, murid dapat mengidentifikasi manfaat aktivitas gerak berirama bagi kesehatan dan mengenali faktor-faktor yang membuat aktivitas gerak berirama menyenangkan untuk mendorong partisipasi aktif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu bergerak mengikuti irama musik? Bagaimana perasaanmu saat melakukannya?
  2. Menurut kamu, gerakan langkah kaki seperti apa yang bisa kamu padukan dengan ayunan tangan agar terlihat serasi dan menarik?
  3. Apa yang kamu rasakan di tubuhmu setelah melakukan gerak berirama — apakah tubuhmu terasa lebih segar atau lebih lelah? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kondisi murid hari ini.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan singkat — 'Siapa yang pernah melakukan gerak berirama atau senam?' dan 'Gerakan apa saja yang kamu ingat?' — untuk mengetahui pengetahuan awal dan pengalaman murid.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan merangkai dan mempraktikkan gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara mandiri, serta belajar memahami manfaatnya bagi kesehatan.
  • Guru memimpin pemanasan dinamis selama ±5 menit: jalan di tempat, putaran bahu, ayunan lengan ke depan-belakang, dan lompat kecil, diiringi musik berenergi rendah.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memutar musik dan mengajak murid duduk melingkar di lapangan. Murid diminta memejamkan mata sejenak, merasakan irama musik, dan menggerakkan tangan mengikuti ketukan secara bebas (mindful listening). — Prinsip: Berkesadaran
  • Guru memperlihatkan kartu gambar (atau gerakan singkat demonstratif) berisi 4 pola gerak: (1) langkah maju-mundur, (2) langkah samping kiri-kanan, (3) ayunan lengan ke atas-bawah, dan (4) ayunan lengan silang depan. Murid mengamati dan menyebutkan nama gerakan yang mereka kenali.
  • Guru mengajukan pertanyaan diskusi kelas: 'Mengapa gerakan ini dilakukan mengikuti irama musik, bukan sembarangan?' Murid berbagi pendapat. Guru mengarahkan pemahaman bahwa irama membantu gerakan menjadi teratur, terkoordinasi, dan menyenangkan. — Prinsip: Bermakna
  • Guru mengaitkan manfaat gerak berirama dengan kehidupan sehari-hari: jantung lebih kuat, tubuh lebih lentur, pikiran lebih senang. Murid mencatat 3 manfaat di lembar kecil (sticky note atau buku tulis).
  • Guru memfasilitasi tanya jawab singkat: 'Apa yang membuat gerak berirama terasa menyenangkan untukmu?' Beberapa murid berbagi jawaban.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang). Setiap kelompok mendapat 'Kartu Tantangan Gerak' berisi 2 pola langkah kaki dan 2 pola ayunan lengan yang harus mereka rangkai sendiri menjadi satu rangkaian gerak 8 hitungan. — Prinsip: Menggembirakan
  • Kelompok berdiskusi dan berlatih merancang rangkaian gerak mereka sendiri tanpa meniru contoh guru. Guru berkeliling memberi panduan berupa pertanyaan: 'Apakah gerakanmu sudah sesuai dengan ketukan musik?' dan 'Bagaimana caramu memastikan langkah kaki dan ayunan tangan terasa serasi?' — Prinsip: Bermakna
  • Musik diputar. Setiap kelompok mempraktikkan rangkaian gerak mereka (masing-masing 2 kali putaran 8 hitungan). Murid berlatih secara mandiri di dalam kelompok, saling memberi semangat.
  • Sesi 'Unjuk Gerak': setiap kelompok menampilkan rangkaian geraknya di depan kelompok lain selama 8-16 hitungan. Kelompok penonton memberikan apresiasi dengan tepukan. — Prinsip: Menggembirakan
  • Guru melakukan observasi dan pencatatan asesmen proses menggunakan lembar ceklis: ketepatan gerak dengan irama, variasi gerakan, dan kepercayaan diri murid.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid kembali duduk melingkar. Guru memandu 'Refleksi Tubuh': murid diminta merasakan detak jantung, napas, dan kondisi otot mereka setelah bergerak, lalu membandingkan dengan kondisi sebelum bergerak. — Prinsip: Berkesadaran
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Manfaat apa yang kamu rasakan langsung di tubuhmu setelah tadi bergerak berirama?' Murid menjawab secara bergantian.
  • Murid mengisi 'Jurnal Gerak Mini' (3 kolom: Gerakan yang aku buat, Yang aku rasakan, Manfaat yang aku temukan) di lembar kerja sederhana atau buku tulis. — Prinsip: Bermakna
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: membandingkan manfaat yang murid temukan sendiri dengan catatan manfaat yang mereka buat di tahap Memahami. Apakah ada manfaat baru yang mereka rasakan secara langsung?
  • Guru merangkum bersama murid: rangkaian gerak berirama yang mereka ciptakan sendiri terbukti menyehatkan dan menyenangkan — ini adalah bukti bahwa bergerak aktif punya dampak nyata bagi tubuh.

Penutup:

  • Guru mengajak murid melakukan pendinginan: peregangan statis ringan (lengan, kaki, punggung) selama ±3 menit diiringi musik pelan.
  • Asesmen Akhir (Sumatif Lisan): Guru mengajukan 2 pertanyaan kepada 3-4 murid secara acak — 'Sebutkan satu rangkaian gerak yang kamu buat tadi!' dan 'Sebutkan 2 manfaat gerak berirama bagi kesehatan!'
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian dan kreativitas dalam membuat rangkaian gerak sendiri.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: mengajak murid untuk mempraktikkan gerak berirama di rumah bersama anggota keluarga sebagai bentuk gaya hidup aktif.
  • Murid berdoa bersama untuk menutup kegiatan pembelajaran.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diberikan Kartu Tantangan Gerak dengan gambar ilustrasi gerakan yang lebih sederhana (hanya 2 pola: langkah maju-mundur + ayunan lengan atas-bawah). Murid yang sudah menguasai dapat menggunakan kartu dengan 3-4 pola kombinasi yang lebih variatif.
  • Proses: Murid yang lebih cepat dalam merancang rangkaian dapat diberi tantangan tambahan: menambahkan perpindahan arah (maju, mundur, serong) atau mengubah tempo gerakan mengikuti perubahan tempo musik. Murid yang kesulitan dapat berlatih terlebih dahulu bersama teman sebaya (peer learning) dalam kelompok sebelum tampil.
  • Produk: Murid yang sudah berkembang dapat menuliskan atau menggambar urutan rangkaian gerak yang mereka buat di Jurnal Gerak Mini secara lebih rinci. Murid yang masih berkembang cukup menjawab 2 kolom utama (gerakan yang dibuat dan yang dirasakan).

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik di pendahuluan: 'Siapa yang pernah melakukan gerak berirama atau senam?' untuk memetakan pengalaman awal murid.
  • Pertanyaan lanjutan: 'Gerakan apa saja yang kamu ingat dari gerak berirama?' untuk mengetahui kosakata gerak yang sudah dimiliki murid.
  • Guru mencatat respons secara mental/informal untuk menyesuaikan tingkat panduan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi aktif guru saat kelompok merancang dan berlatih rangkaian gerak (tahap Mengaplikasi): mencatat nama murid yang sudah mampu merangkai gerak secara mandiri dan yang masih memerlukan bimbingan.
  • Lembar ceklis observasi dengan 3 indikator: (1) gerakan sesuai irama musik, (2) ada variasi pola langkah kaki dan ayunan lengan, (3) dilakukan dengan percaya diri.
  • Tanya jawab lisan pada tahap Memahami: guru mencatat kualitas jawaban murid tentang manfaat gerak berirama sebagai data formatif.

Akhir:

  • Unjuk gerak kelompok dinilai dengan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) berdasarkan aspek: keterampilan rangkaian gerak dan kesesuaian irama.
  • Tes lisan 2 pertanyaan di penutup kepada murid terpilih secara acak: (1) Ceritakan satu rangkaian gerak yang kamu buat tadi! (2) Sebutkan 2 manfaat gerak berirama bagi kesehatan!
  • Jurnal Gerak Mini yang diisi murid dikumpulkan sebagai bukti belajar tertulis dan dinilai kelengkapannya.

Formatif:

  • Observasi guru dengan lembar ceklis selama sesi Mengaplikasi: menilai ketepatan gerak dengan irama, variasi pola gerak, dan kepercayaan diri.
  • Tanya jawab lisan pada tahap Memahami dan Merefleksi untuk mengecek pemahaman konsep manfaat gerak berirama.
  • Pengamatan jurnal gerak mini yang diisi murid pada tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Unjuk gerak kelompok: murid menampilkan rangkaian 8 hitungan yang dibuat secara mandiri, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Tes lisan singkat di penutup: murid menyebutkan rangkaian gerak yang dibuat dan 2 manfaat gerak berirama bagi kesehatan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Keterampilan Rangkaian Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Lengan (TP 3.5.5.1)Murid belum mampu merangkai gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara berurutan; gerak tidak teratur dan tidak mengikuti irama musik.Murid mulai dapat merangkai 1-2 pola gerak langkah kaki atau ayunan lengan, tetapi belum konsisten mengikuti irama musik dan masih meniru teman.Murid dapat merangkai variasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara mandiri, cukup sesuai irama musik, meskipun kadang masih terganggu ritmenya.Murid mampu merangkai variasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara mandiri, konsisten sesuai irama musik, dengan koordinasi yang lancar dan percaya diri.
Identifikasi Manfaat Gerak Berirama bagi Kesehatan (TP 3.5.5.2)Murid tidak dapat menyebutkan manfaat gerak berirama bagi kesehatan meskipun sudah dibantu pertanyaan pancingan.Murid dapat menyebutkan 1 manfaat gerak berirama bagi kesehatan dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat menyebutkan 2 manfaat gerak berirama bagi kesehatan secara mandiri dan mengidentifikasi 1 faktor yang membuatnya menyenangkan.Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih manfaat gerak berirama bagi kesehatan secara mandiri, mengidentifikasi beberapa faktor yang membuatnya menyenangkan, dan menghubungkannya dengan pengalaman langsung saat bergerak.
Kemandirian dan Percaya Diri dalam BergerakMurid tidak mau mencoba bergerak atau selalu menolak berpartisipasi dalam kegiatan.Murid mau bergerak tetapi sangat bergantung pada teman dan ragu-ragu dalam menampilkan rangkaian gerak.Murid aktif berpartisipasi dan menampilkan rangkaian gerak dengan cukup percaya diri di depan kelompok.Murid berpartisipasi dengan sangat aktif, menampilkan rangkaian gerak dengan percaya diri penuh, dan memberikan semangat kepada teman-teman sekelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil merangkai gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara mandiri? Siapa yang masih perlu pendampingan lebih?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional dan cukup untuk semua murid?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan diskusi kelas berhasil mendorong murid memahami manfaat gerak berirama secara bermakna?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah menjangkau kebutuhan murid yang memerlukan dukungan dan murid yang sudah mahir?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam strategi pembelajaran untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Gerakan apa yang paling kamu sukai dalam rangkaian yang kamu buat tadi? Mengapa?
  • Apa yang kamu rasakan di tubuhmu setelah melakukan gerak berirama hari ini?
  • Manfaat apa yang kamu temukan dari kegiatan hari ini yang ingin kamu ceritakan kepada orang di rumahmu?
  • Apakah kamu sudah bergerak secara mandiri hari ini tanpa meniru teman? Bagaimana perasaanmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek) — Bab 5 Aktivitas Gerak Berirama
  2. Musik iringan bertempo sedang (60-90 BPM), contoh: lagu anak Indonesia yang familiar atau musik instrumental ceria
  3. Speaker/pengeras suara atau perangkat pemutar musik
  4. Kartu Tantangan Gerak (kartu bergambar pola langkah kaki dan ayunan lengan, disiapkan guru)
  5. Lembar Jurnal Gerak Mini (lembar kerja sederhana 3 kolom: gerakan yang dibuat, yang dirasakan, manfaat yang ditemukan)
  6. Lembar Ceklis Observasi Guru (3 indikator: kesesuaian irama, variasi gerak, percaya diri)
  7. Sticky note atau buku tulis murid untuk mencatat manfaat gerak berirama
  8. Lapangan atau ruang terbuka yang cukup luas untuk gerak bebas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.