MODUL AJAR PJOK — Kelas 3 (Fase B) Topik: Kombinasi Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Lengan Berirama INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Kombinasi Gerak Langkah Kaki dan Ayunan Lengan Berirama |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, murid dapat menjelaskan prosedur kombinasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan dalam rangkaian aktivitas gerak berirama dengan benar.
- Melalui latihan kelompok, murid dapat mempraktikkan kombinasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan secara selaras mengikuti irama ketukan dengan atau tanpa iringan musik dengan menerapkan nilai gotong royong.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian melihat orang menari atau senam bersama? Apa yang membuat gerakan mereka terlihat kompak dan indah?
- Menurutmu, mengapa gerakan langkah kaki dan ayunan lengan harus dilakukan bersama-sama secara selaras, bukan satu per satu?
- Apa yang terjadi jika kamu bergerak tidak mengikuti irama ketukan? Bagaimana cara agar gerakanmu bisa serasi dengan teman sekelompok?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan mengecek kehadiran murid (2 menit).
- Asesmen awal diagnostik: guru mengajukan 2 pertanyaan lisan singkat — 'Siapa yang tahu apa itu gerak berirama?' dan 'Coba contohkan satu gerakan langkah kaki yang pernah kalian pelajari!' untuk memetakan pengetahuan awal murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar menjelaskan dan mempraktikkan kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan secara berirama bersama kelompok (2 menit).
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid (2 menit).
- Pemanasan: murid melakukan pemanasan terstruktur — jalan di tempat 8 hitungan, ayun lengan kanan-kiri 8 hitungan, dan kombinasi keduanya mengikuti aba-aba guru (5 menit).
- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil berisi 5–7 orang dan meminta mereka berdiri membentuk lingkaran atau baris sesuai kelompok (1 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan atau mendemonstrasikan dua pola gerakan secara terpisah: (a) pola gerak langkah kaki berirama — langkah maju, langkah di tempat, langkah tegap; dan (b) pola gerak ayunan lengan berirama — ayun ke depan-belakang, ke samping, dan silang depan dada (5 menit).
- Murid mengamati demonstrasi guru dengan cermat, kemudian secara individu mencoba menirukan masing-masing pola (langkah kaki dulu, lalu ayunan lengan) sambil berhitung 1–8 mengikuti irama ketukan (5 menit).
- Guru membimbing diskusi kelompok kecil: setiap kelompok berdiskusi dan menjawab pertanyaan — 'Apa perbedaan antara langkah biasa dan langkah tegap?' dan 'Bagaimana posisi lengan saat kaki melangkah maju?' Salah satu anggota kelompok mencatat jawaban (5 menit).
- Perwakilan 2 kelompok menyampaikan hasil diskusi secara lisan kepada kelas; guru meluruskan dan memperkuat pemahaman tentang prosedur kombinasi gerak (3 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru menjelaskan tugas latihan kelompok: setiap kelompok berlatih mempraktikkan kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan secara bersamaan mengikuti irama ketukan (tepuk tangan guru atau musik sederhana) selama ±8 menit.
- Latihan dibagi tiga sesi progresif: Sesi 1 — kombinasi langkah maju 4 hitungan + ayun lengan ke depan-belakang 4 hitungan; Sesi 2 — kombinasi langkah di tempat + ayun lengan ke samping; Sesi 3 — gabungan Sesi 1 dan 2 dalam rangkaian 16 hitungan (8 menit).
- Anggota kelompok saling memberi aba-aba dan menghitung bersama, memastikan gerakan kompak dan selaras — guru mendorong nilai gotong royong dengan meminta murid yang sudah bisa membantu teman yang kesulitan (4 menit).
- Setiap kelompok menampilkan rangkaian gerak hasil latihan selama 16 hitungan di depan kelas secara bergantian; kelompok lain mengamati dan memberi tepuk tangan sebagai apresiasi (5 menit).
- Guru melakukan observasi formatif selama sesi latihan dan penampilan, menggunakan lembar ceklis keterampilan kombinasi gerak.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua kelompok tampil, murid duduk bersama kelompoknya dan mendiskusikan dua pertanyaan refleksi: 'Gerakan mana yang paling mudah dan paling sulit dikombinasikan? Mengapa?' dan 'Bagaimana kalian saling membantu agar gerakan kelompok menjadi selaras?' (3 menit).
- Guru memandu sesi berbagi singkat: 2–3 murid secara sukarela menceritakan pengalaman dan kesulitan yang dihadapi selama latihan kelompok (2 menit).
- Guru mengaitkan pengalaman gerak berirama hari ini dengan manfaat nyata: koordinasi tubuh, kebugaran, dan kemampuan bekerja sama — sehingga murid memahami makna dari yang telah dipelajari (2 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan harus dilakukan selaras mengikuti irama agar gerakan berirama menjadi indah dan kompak (2 menit).
- Asesmen akhir: guru memberikan 2 pertanyaan lisan penutup kepada beberapa murid — 'Sebutkan dua pola langkah kaki yang kamu pelajari hari ini!' dan 'Bagaimana posisi lenganmu saat melangkah maju?' sebagai konfirmasi pencapaian TP 3.5.4.1 (3 menit).
- Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan semangat kerja sama murid, serta mengingatkan nilai gotong royong yang ditunjukkan selama latihan (2 menit).
- Pendinginan: murid melakukan gerakan pendinginan ringan — merentangkan tangan, mengayun lengan perlahan, dan mengatur napas (2 menit).
- Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menutup kelas dengan doa bersama (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan (lambat belajar) diberikan kartu panduan visual bergambar urutan gerakan langkah kaki dan ayunan lengan sehingga dapat mengikuti secara mandiri tanpa perlu menghafal instruksi lisan.
- Proses: Murid yang sudah menguasai kombinasi dasar (cepat belajar) diberi tantangan tambahan: menggabungkan 3 variasi pola dalam satu rangkaian 24 hitungan, atau mencoba memimpin aba-aba kelompoknya. Murid yang memerlukan dukungan lebih dipasangkan dengan teman sebaya yang sudah mahir (peer tutoring).
- Produk: Murid yang cepat belajar dapat mendemonstrasikan rangkaian gerak hasil kreasi sendiri (dengan menambahkan variasi arah langkah). Murid yang masih berkembang cukup menampilkan rangkaian dasar 8 hitungan dengan benar.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan diagnostik di awal pendahuluan: 'Siapa yang tahu apa itu gerak berirama?' untuk memetakan pengetahuan konseptual murid.
- Guru meminta murid mencontohkan satu gerakan langkah kaki secara spontan untuk memetakan keterampilan awal dan kepercayaan diri gerak.
- Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi miskonsepsi atau pengalaman gerak berirama yang sudah dimiliki.
Proses:- Observasi guru menggunakan lembar ceklis selama sesi latihan kelompok: (1) ketepatan pola langkah kaki sesuai irama, (2) koordinasi ayunan lengan, (3) keselarasan gerak antar anggota kelompok, (4) penerapan nilai gotong royong.
- Pemantauan diskusi kelompok pada tahap Memahami: guru berkeliling dan mencatat murid yang mampu menjelaskan prosedur kombinasi dengan kata-kata sendiri.
- Catatan anekdotal singkat: guru mencatat murid yang menunjukkan kesulitan khusus atau kemajuan signifikan selama latihan untuk tindak lanjut.
Akhir:- Penilaian penampilan kelompok: setiap kelompok menampilkan rangkaian kombinasi gerak 16 hitungan; guru menilai koordinasi, keselarasan irama, dan kekompakan menggunakan rubrik 4 level.
- Pertanyaan lisan penutup kepada beberapa murid terpilih: 'Sebutkan dua pola langkah kaki yang kamu pelajari hari ini!' dan 'Bagaimana posisi lenganmu saat melangkah maju?' untuk konfirmasi pencapaian TP 3.5.4.1.
- Refleksi kelompok tertulis/lisan singkat sebagai bukti pemahaman bermakna: murid menyebutkan satu hal yang dipelajari dan satu cara mereka membantu teman dalam kelompok.
Formatif:- Observasi langsung selama sesi latihan kelompok menggunakan lembar ceklis keterampilan: kesesuaian langkah kaki dengan irama, koordinasi ayunan lengan, dan keselarasan gerak dalam kelompok.
- Diskusi kelompok pada tahap Memahami: guru menilai kemampuan murid menjelaskan prosedur kombinasi gerak secara lisan.
- Tanya jawab singkat setelah penampilan kelompok untuk mengecek pemahaman prosedur gerak.
Sumatif:- Penampilan kelompok rangkaian kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan selama 16 hitungan mengikuti irama ketukan, dinilai menggunakan rubrik 4 level.
- Pertanyaan lisan penutup (2 pertanyaan) untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran pengetahuan gerak (TP 3.5.4.1).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengetahuan Gerak — Menjelaskan prosedur kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan | Murid belum dapat menyebutkan atau menjelaskan prosedur gerakan langkah kaki maupun ayunan lengan meskipun sudah dibimbing. | Murid dapat menyebutkan salah satu pola gerakan (langkah kaki atau ayunan lengan) tetapi belum dapat menjelaskan cara mengombinasikannya. | Murid dapat menjelaskan prosedur kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan dengan benar menggunakan bahasa sendiri, namun penjelasan kurang lengkap. | Murid dapat menjelaskan prosedur kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan secara lengkap, runtut, dan benar, serta mampu memberikan contoh variasi gerak. | | Keterampilan Gerak — Ketepatan koordinasi langkah kaki dan ayunan lengan | Murid belum dapat melakukan gerakan langkah kaki dan ayunan lengan secara bersamaan; gerakan terputus-putus dan tidak beraturan. | Murid dapat melakukan salah satu gerakan (langkah kaki atau ayunan lengan) dengan benar, tetapi saat digabungkan koordinasinya belum selaras. | Murid dapat mempraktikkan kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan secara bersamaan dengan koordinasi yang cukup baik, meskipun kadang kurang selaras dengan irama. | Murid dapat mempraktikkan kombinasi langkah kaki dan ayunan lengan secara selaras dan konsisten mengikuti irama ketukan dari awal hingga akhir rangkaian 16 hitungan. | | Kesesuaian dengan Irama | Gerakan tidak mengikuti irama ketukan; murid tidak merespons aba-aba hitungan. | Murid mencoba mengikuti irama tetapi sering tertinggal atau mendahului ketukan lebih dari 2 kali dalam rangkaian. | Murid mengikuti irama dengan cukup baik; hanya 1–2 kali kehilangan ritme dalam rangkaian 16 hitungan. | Murid mengikuti irama secara konsisten dari awal hingga akhir rangkaian tanpa kehilangan ritme. | | Gotong Royong — Kerja sama dalam latihan kelompok | Murid tidak mau berpartisipasi dalam latihan kelompok atau mengganggu jalannya latihan teman. | Murid ikut berlatih dalam kelompok tetapi lebih fokus pada gerakannya sendiri dan belum memperhatikan kekompakan kelompok. | Murid aktif berlatih bersama kelompok dan sesekali membantu atau memberi semangat kepada teman yang kesulitan. | Murid berperan aktif menjaga kekompakan kelompok, secara konsisten membantu teman yang kesulitan, dan berkontribusi pada keselarasan gerak bersama. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mampu mengikuti tahap Memahami dengan baik? Adakah konsep yang perlu dijelaskan ulang pada pertemuan berikutnya?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
- Sejauh mana diferensiasi yang diterapkan berhasil membantu murid yang kesulitan dan menantang murid yang cepat belajar?
- Apakah nilai gotong royong muncul secara nyata selama latihan kelompok? Apa yang perlu diperkuat untuk mendorong kolaborasi yang lebih baik?
Refleksi Murid:- Gerakan mana yang paling sulit kamu lakukan hari ini — langkah kaki atau ayunan lengan? Apa yang membuatnya sulit?
- Bagaimana perasaanmu saat berhasil melakukan gerakan kombinasi secara selaras bersama teman kelompokmu?
- Apa satu hal yang kamu lakukan untuk membantu teman sekelompokmu agar gerakan kalian menjadi kompak?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek) — Bab 5 Aktivitas Gerak Berirama, hal. 144–164.
- Video pembelajaran variasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan berirama (dapat diakses melalui internet atau platform edukasi seperti YouTube Kemdikbud/Rumah Belajar).
- Iringan musik sederhana atau rekaman ketukan ritmis (musik anak-anak bertempo sedang, ±80–100 BPM) untuk mengiringi latihan gerak.
- Peluit guru sebagai penanda aba-aba dan pergantian gerak.
- Kartu panduan visual bergambar urutan gerakan (untuk murid yang memerlukan diferensiasi konten) — dapat dibuat guru menggunakan gambar tangan/kaki dengan panah arah gerakan.
- Lembar observasi/ceklis keterampilan kombinasi gerak untuk asesmen formatif guru.
- Lapangan olahraga atau ruang terbuka yang cukup luas untuk aktivitas gerak kelompok.
- Cone atau tanda batas lapangan (opsional) untuk mengatur formasi kelompok.
|