MODUL AJAR PJOK — Kelas 3 (Fase B) Topik: Bab 5 — Aktivitas Gerak Berirama INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Bab 5 — Aktivitas Gerak Berirama |
|---|
| Alokasi Waktu | 14 JP (14 x 35 menit = 490 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 5 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 3.5.1 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
- TP 3.5.2 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental ayunan lengan dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
- TP 3.5.3 Memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak berirama
- TP 3.5.4 Berpartisipasi secara positif dalam kelompok atau tim di dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama
- TP 3.5.5 Berpartisipasi dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama dan mengenali faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana cara kita menyesuaikan langkah kaki agar tepat mendarat mengikuti ketukan irama atau musik?
- Mengapa saat melakukan langkah kaki dalam aktivitas gerak berirama lutut kita sebaiknya mengeper lentur dan tidak kaku?
- Bagaimana rasanya mengayunkan lengan mengikuti ketukan musik atau hitungan?
- Mengapa ayunan lengan kita harus luwes dan tidak kaku saat melakukan senam berirama?
- Bagaimana gerakan tubuh kita saat musik berirama cepat dibandingkan saat musik berirama lambat?
- Bagaimana cara kita mengubah arah dan tingkatan tubuh saat melakukan rangkaian gerak berirama?
- Bagaimana perasaanmu saat melakukan senam berirama bersama teman-teman?
- Apa hal yang membuat gerak berirama bersama kelompok terasa menyenangkan?
- Bagaimana cara kita menjaga kekompakan saat memperagakan gerak langkah dan ayunan lengan bersama kelompok?
- Hal apa saja yang membuat aktivitas gerak berirama terasa sangat menyenangkan saat kita lakukan bersama teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki pada aktivitas gerak berirama — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.5.1 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
Pendahuluan:- Guru mengumpulkan murid di lapangan, mengucapkan salam, memimpin doa bersama, mengecek kehadiran, dan memastikan kondisi kesiapan fisik murid untuk beraktivitas jasmani (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu melatih dan menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki berirama (langkah biasa, langkah rapat, dan langkah keseimbangan) mengikuti ketukan hitungan (5 menit).
- Guru memandu pemanasan statis dan dinamis berirama hitungan 1-8 serta melakukan asesmen diagnostik awal dengan meminta murid memperagakan jalan di tempat berirama ketukan tepukan tangan; acuan pengamatan: kaki terangkat bergantian stabil dan mendarat tepat pada tiap tepukan (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru mendemonstrasikan 3 pola gerak fundamental langkah kaki berirama: (1) Langkah biasa (looppas): melangkah ke depan bergantian dengan tumit menyentuh lantai terlebih dahulu lalu mengeper, (2) Langkah rapat (bijtrekpas): melangkah ke depan diikuti kaki belakang menutup rapat di samping kaki depan, (3) Langkah keseimbangan (balanspas): melangkah ke depan, kaki belakang menyusul diangkat sedikit rileks lalu mundur kembali bergantian secara stabil (10 menit).
- Murid menyimak dan mencermati keselarasan antara tumpuan kaki dan ketukan ritme/hitungan 1 sampai 4, lalu menirukan gerakan dasar langkah kaki di tempat secara perlahan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mempraktikkan pengulangan 3 pola langkah kaki (langkah biasa 8 hitungan, langkah rapat 8 hitungan, dan langkah keseimbangan 8 hitungan) secara mandiri mengikuti ketukan peluit/tepukan guru (15 menit).
- Murid mempraktikkan permainan tantangan berirama 'Jejak Ketukan Ceria' di lintasan lurus berjarak 10 meter: murid melangkah melintasi garis penanda dengan mengubah pola langkah sesuai kode ketukan irama (ketukan 1 peluit = langkah biasa, 2 peluit = langkah rapat, 3 peluit = langkah keseimbangan) secara lentur, seimbang, dan tepat jatuh pada ketukan tanpa kaku (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid duduk melingkar dan mengevaluasi kehalusan langkah kakinya sendiri: memeriksa apakah pendaratan kaki sudah mengeper lentur serta apakah pergantian langkah sudah tepat jatuh pada tempo ketukan tanpa kehilangan keseimbangan (15 menit).
Penutup:- Guru memandu aktivitas pendinginan (cooling down) peregangan otot kaki dan pengaturan napas berirama (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan intisari penghalusan gerak langkah kaki (kuncinya: lutut mengeper, tumpuan stabil, selaras dengan ritme ketukan) dan mengonfirmasi hasil latihan harian (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut untuk menjaga kebiasaan aktif bergerak di rumah, berdoa bersama mengucap syukur, dan membubarkan barisan (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan variasi tempo ketukan: tempo lambat (60 bpm) untuk murid yang membutuhkan penyesuaian stabilitas dan tempo sedang (90 bpm) untuk murid yang siap menghaluskan gerak.
- Proses: Bagi murid yang masih kaku/kehilangan keseimbangan diberi bimbingan menghaluskan satu jenis langkah kaki terlebih dahulu dengan hitungan vokal lambat; bagi murid yang sudah mahir diberikan tantangan menggabungkan perpindahan ketiga pola langkah kaki dalam variasi arah lintasan lurus ke depan dan mundur.
- Produk: Tingkat kelancaran dan kestabilan peragaan 3 pola gerak langkah kaki berirama sesuai dengan batas koordinasi gerak masing-masing murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Uji peragaan singkat jalan di tempat berirama ketukan tepukan tangan guru selama 8 hitungan. Acuan: murid mampu mengangkat kaki bergantian secara stabil dan mendarat tepat pada tiap tepukan tangan tanpa kehilangan keseimbangan.
Proses:- Pengamatan langsung saat murid melakukan praktik 3 pola langkah kaki (langkah biasa, langkah rapat, langkah keseimbangan) 8 hitungan pada permainan 'Jejak Ketukan Ceria'. Acuan: (1) Langkah biasa: melangkah dengan tumpuan lentur mengeper tepat pada ketukan; (2) Langkah rapat: kaki penutup mendarat sejajar merapat stabil tepat pada hitungan genap; (3) Langkah keseimbangan: peralihan berat badan depan-belakang stabil tanpa goyah.
Akhir Pertemuan:- Cek keterampilan di akhir kegiatan inti: murid memperagakan rangkaian 3 pola langkah kaki berurutan (4 hitungan langkah biasa, 4 hitungan langkah rapat, 4 hitungan langkah keseimbangan). Acuan ketepatan: minimal 2 dari 3 pola langkah kaki diperagakan dengan tumpuan mengeper lentur dan selaras dengan ketukan ritme.
Formatif:- Observasi unjuk kerja penghalusan gerak fundamental langkah kaki (langkah biasa, langkah rapat, langkah keseimbangan) menggunakan lembar ceklis pengamatan koordinasi dan keselarasan ritme.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan gerak fundamental langkah biasa (looppas) | Belum mampu melangkah sesuai ritme ketukan, tumpuan kaki kaku atau sering tersandung. | Mampu melangkah biasa namun ketukan langkah sering mendahului/tertinggal dari irama dan lutut belum mengeper lentur. | Mampu melakukan langkah biasa dengan tumpuan mengeper lentur dan selaras dengan tempo ketukan irama secara mandiri. | Mampu melakukan langkah biasa dengan tumpuan sangat lentur, stabil, dan konsisten selaras dengan variasi perubahan tempo ketukan. | | Keterampilan gerak fundamental langkah rapat (bijtrekpas) | Belum mampu menutup kaki secara teratur pada hitungan genap, posisi kaki goyah. | Mampu menutup kaki merapat tetapi jeda langkah belum stabil atau langkah kaki tidak sesuai dengan ketukan. | Mampu merapatkan kaki secara bergantian dengan tumpuan stabil dan tepat pada ketukan irama secara konsisten. | Mampu merapatkan kaki secara bergantian dengan sangat halus, seimbang, dan presisi mengikuti ritme irama tanpa keraguan. | | Keterampilan gerak fundamental langkah keseimbangan (balanspas) | Kehilangan keseimbangan saat mengalihkan berat badan kaki depan dan belakang, gerakan terhenti. | Mampu memindahkan kaki ke depan dan belakang namun tubuh masih condong goyah dan gerakan belum mengalir sesuai ketukan. | Mampu menjaga keseimbangan saat memindahkan tumpuan kaki depan-belakang secara luwes sesuai irama ketukan. | Mampu menjaga keseimbangan tubuh dengan sangat stabil, luwes, dan halus pada seluruh siklus perpindahan tumpuan kaki sesuai irama. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pengelolaan tempo ketukan dan aba-aba sudah efektif membantu murid menghaluskan langkah kakinya?
- Bagian mana dari pola langkah kaki (biasa, rapat, keseimbangan) yang paling banyak memerlukan bimbingan teknik mengeper?
- Apakah seluruh murid dapat mengikuti aktivitas latihan dengan aktif dan bugar tanpa mengalami kendala fisik?
Murid:- Gerakan langkah kaki mana yang terasa paling mudah dan paling menantang untuk disesuaikan dengan ketukan irama?
- Bagaimana caramu agar lutut dan telapak kaki tidak terasa kaku saat mendarat di lantai mengikuti irama?
Pertemuan 2 — Menghaluskan keterampilan gerak fundamental ayunan lengan pada aktivitas gerak berirama — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.5.2 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental ayunan lengan dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
Pendahuluan:- Guru memimpin doa pembuka, memeriksa kehadiran, dan memandu pemanasan statis serta dinamis yang berfokus pada peregangan persendian bahu dan lengan (6 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menghaluskan keterampilan ayunan lengan dalam gerak berirama serta melakukan asesmen awal berupa tes peragaan mandiri 3 bentuk ayunan lengan (ayunan satu lengan ke depan-belakang, ayunan satu lengan ke depan-samping, dan ayunan satu lengan ke samping dengan memindahkan berat badan) untuk memetakan keluwesan gerak murid (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati peragaan guru dan penjelasan tentang teknik menghaluskan 3 variasi ayunan lengan: (1) ayunan satu lengan depan-belakang (lengan lurus rileks setinggi bahu), (2) ayunan satu lengan depan-samping (rentangan lengan membuka sejajar bahu tanpa kaku), dan (3) ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan (ayunan seirama dengan tumpuan kaki bergantian) (8 menit).
- Murid secara berkesadaran mencoba masing-masing bentuk ayunan lengan dalam tempo hitungan perlahan (1-4) di tempat untuk merasakan keluwesan gerak persendian bahu dan siku (7 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Dalam formasi berjarak aman, murid berlatih menghaluskan 3 variasi ayunan lengan mengikuti irama ketukan tepukan/musik tempo sedang (8 ketukan tiap variasi) secara mandiri dan berulang (15 menit).
- Murid mengikuti permainan tantangan gerak 'Ikuti Ketukan Ceria': murid merespons perubahan tempo ketukan (lambat ke sedang) sambil menerapkan 3 variasi ayunan lengan dalam situasi gerak baru (berpindah arah hadap: depan, kanan, kiri) secara mulus dan terkontrol (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid berhenti sejenak, mengamati kembali posisi lengannya, dan mengevaluasi apakah gerakannya masih terasa kaku atau sudah mengalir luwes sesuai irama ketukan (5 menit).
Penutup:- Guru memandu gerakan pendinginan lengan dan pernapasan untuk menurunkan denyut nadi serta mengendurkan otot bahu (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran ayunan lengan yang luwes dan teratur, memberikan umpan balik langsung terhadap performa murid, serta menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan berlatih ayunan lengan dengan panduan hitungan ketukan lambat secara bertahap, sedangkan murid yang mahir mencoba transisi antar-variasi ayunan lengan secara langsung dengan tempo musik sedang.
- Proses: Pemberian contoh peragaan ulang secara individual bagi murid yang gerakannya masih kaku, serta pemberian kebebasan eksplorasi arah hadap saat mengayun bagi murid yang sudah luwes.
- Produk: Murid memperagakan keterampilan menghaluskan 3 variasi ayunan lengan (depan-belakang, depan-samping, dan samping dengan memindahkan berat badan) sesuai kemampuan optimal keluwesan dan ketepatan ritmenya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes unjuk kerja diagnostik singkat: Murid diminta memperagakan 3 bentuk ayunan lengan sesuai aba-aba guru: (1) Ayunan satu lengan ke depan dan ke belakang (acuan: lengan diayun lurus rileks setinggi bahu), (2) Ayunan satu lengan ke depan dan ke samping (acuan: lengan membuka ke samping sejajar bahu tanpa patah), (3) Ayunan satu lengan ke samping disertai perpindahan berat badan (acuan: ayunan selaras dengan pemindahan tumpuan kaki). Guru mencatat kesiapan awal murid (kaku/kurang terkoordinasi vs luwes/terkoordinasi).
Proses:- Pengamatan formatif saat murid melakukan latihan dan permainan gerak ritmis: Memeriksa keluwesan dan koordinasi gerak pada 3 bentuk ayunan lengan: (1) Ayunan depan-belakang, (2) Ayunan depan-samping, (3) Ayunan ke samping dengan memindahkan berat badan (acuan: gerakan lengan tidak menyentak/kaku, lintasan ayunan stabil setinggi dada/bahu, dan ritme ayunan sinkron dengan ketukan 8 hitungan).
Akhir Pertemuan:- Cek penguasaan gerak di akhir inti/penutup: Murid memperagakan kombinasi 3 variasi ayunan lengan masing-masing 4 hitungan secara bersambung (total 12 hitungan) (acuan ketuntasan: murid dapat melakukan minimal 2 dari 3 variasi ayunan lengan dengan luwes, tidak kaku, dan ritmis sesuai ketukan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja menghaluskan keterampilan ayunan lengan menggunakan lembar pengamatan selama latihan dan permainan ritmis.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan menghaluskan ayunan satu lengan depan-belakang dan depan-samping | Gerakan ayunan lengan masih sangat kaku, menyentak, dan belum mengikuti arah ayunan yang benar. | Mampu mengayunkan lengan ke arah yang benar namun gerakan masih tampak kaku dan sering terputus-putus. | Mampu mengayunkan lengan dengan luwes, lintasan ayunan teratur setinggi bahu/dada, dan tidak menyentak secara konsisten. | Mampu mengayunkan lengan dengan sangat luwes, ritmis, stabil, dan transisi antar-arah ayunan dilakukan dengan sangat mulus secara mandiri. | | Keterampilan menghaluskan ayunan satu lengan ke samping bersamaan memindahkan berat badan | Belum mampu memadukan ayunan lengan ke samping dengan pemindahan berat badan kaki. | Dapat mengayunkan lengan ke samping dan memindahkan berat badan kaki namun koordinasinya belum selaras dan gerakan masih kaku. | Mampu mengayunkan lengan ke samping secara luwes bersamaan dengan pemindahan berat badan kaki secara selaras. | Mampu mengayunkan lengan ke samping bersamaan pemindahan berat badan kaki dengan sangat luwes, selaras, stabil, dan konsisten mengikuti ketukan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu latihan ayunan lengan cukup untuk membantu murid yang gerakannya masih kaku menjadi lebih luwes?
- Bagaimana respons murid terhadap variasi ketukan dalam permainan gerak berirama?
Murid:- Gerakan ayunan lengan mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu lakukan?
- Apakah lenganmu terasa lebih rileks dan luwes setelah mengikuti latihan ketukan berirama tadi?
Pertemuan 3 — Memperagakan berbagai konsep gerak dalam rangkaian gerak berirama — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.5.3 Memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak berirama
Pendahuluan:- Guru membariskan murid di lapangan/aula, memimpin doa bersama untuk memulai pembelajaran, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan meminta murid memperagakan 2 konsep gerak dasar saat mendengar tepukan: tepukan cepat bergerak dengan tempo cepat, tepukan lambat bergerak dengan tempo lambat (acuan: murid mampu menyesuaikan kecepatan gerak langkah sesuai tempo tepukan guru) (5 menit).
- Guru memimpin pemanasan statis dan dinamis yang dikombinasikan dengan irama hitungan 1-8 serta menyampaikan tujuan pembelajaran memperagakan konsep gerak (arah, tingkatan level, dan tempo) dalam rangkaian gerak berirama (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan 3 konsep gerak dalam gerak berirama: (1) Konsep Ruang/Arah (maju-mundur dan ke samping kanan-kiri), (2) Konsep Tingkatan/Level (tinggi: jinjit/lengan lurus ke atas; sedang: berdiri tegak biasa; rendah: lutut ditekuk/merendah), dan (3) Konsep Waktu/Tempo (tempo lambat 4 ketukan lambat dan tempo cepat 4 ketukan cepat) (10 menit).
- Murid menyimak dan menirukan satu per satu ketiga konsep gerak tersebut secara berulang di tempat dan berpindah tempat secara berkesadaran merasakan perubahan arah, tingkatan level tubuh, dan kecepatan tempo (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid melakukan permainan eksplorasi konsep gerak 'Lampu Lalu Lintas Berirama': saat guru membunyikan peluit 1 kali (lampu hijau) murid melangkah ke depan level tinggi tempo cepat, peluit 2 kali (lampu kuning) melangkah ke samping level sedang tempo sedang, peluit 3 kali (lampu merah) melangkah mundur level rendah tempo lambat (20 menit).
- Murid secara mandiri memperagakan rangkaian gerak berirama yang memadukan 3 konsep gerak secara utuh: 4 hitungan langkah maju level tinggi tempo cepat, 4 hitungan langkah ke samping level sedang tempo sedang, dan 4 hitungan langkah mundur level rendah tempo lambat (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati peragaan gerak berirama yang dilakukan guru atau teman dan mengidentifikasi apakah ketiga konsep gerak (arah, level tinggi/sedang/rendah, dan tempo cepat/lambat) sudah diperagakan dengan jelas dan tepat (10 menit).
- Murid memperagakan kembali bagian rangkaian gerak yang perpindahan level atau arahnya masih belum tepat hingga gerakannya mengalir sesuai irama (10 menit).
Penutup:- Guru memandu kegiatan pendinginan (cooling down) dengan ayunan lengan perlahan dan pernapasan berirama lembut (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik atas peragaan konsep gerak seluruh murid, menyampaikan ringkasan materi latihan hari ini, dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan ketukan ritmis perlahan (1 konsep gerak per repetisi), sedangkan murid yang lebih cepat diberikan variasi kombinasi arah serong.
- Proses: Latihan dilakukan bertahap dari tempo lambat ke tempo normal, dengan scaffolding berupa hitungan verbal langsung dari guru.
- Produk: Murid memperagakan rangkaian konsep gerak sesuai batas kelenturan dan koordinasi fisiknya masing-masing dengan acuan minimal 2 konsep gerak terlaksana jelas.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Peragaan diagnostik respons gerak: Murid diminta melangkah di tempat mengikuti 2 variasi tepukan guru (tepukan lambat dan tepukan cepat). Acuan ketercapaian: murid langsung mengubah kecepatan langkah kaki selaras dengan perubahan tempo tepukan.
Proses:- Observasi unjuk kerja selama tahap Mengaplikasi pada peragaan rangkaian gerak berirama dengan 3 indikator acuan: (1) Konsep arah: memperagakan perpindahan arah maju, mundur, dan samping; (2) Konsep tingkatan/level: memperagakan level tinggi (jinjit/tangan ke atas), sedang (biasa), dan rendah (lutut ditekuk); (3) Konsep tempo: memperagakan perbedaan tempo cepat dan lambat.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman peragaan mandiri di akhir kegiatan: Murid memperagakan satu rangkaian 12 ketukan yang memuat arah maju-samping-mundur, level tinggi-sedang-rendah, dan tempo cepat-lambat (acuan: minimal 2 dari 3 konsep gerak diperagakan secara tepat dan teratur).
Formatif:- Unjuk kerja memperagakan 3 konsep gerak (arah, level tingkatan, dan tempo waktu) dalam rangkaian gerak berirama menggunakan lembar ceklis observasi guru.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Peragaan Konsep Arah dalam Rangkaian Gerak Berirama | Belum mampu memperagakan perpindahan arah gerak (maju, mundur, samping) dalam rangkaian gerak berirama walau dengan bimbingan penuh. | Mampu memperagakan 1 perpindahan arah gerak (misal hanya maju) dalam rangkaian gerak berirama dengan bimbingan guru. | Mampu memperagakan minimal 2 perpindahan arah gerak (maju, mundur, atau samping) secara tepat dalam rangkaian gerak berirama. | Mampu memperagakan seluruh variasi arah gerak (maju, mundur, dan samping) secara tepat, luwes, dan konsisten dalam rangkaian gerak berirama secara mandiri. | | Peragaan Konsep Tingkatan/Level Tubuh dalam Rangkaian Gerak Berirama | Belum mampu memperagakan perbedaan tingkatan level tubuh (tinggi, sedang, rendah) saat bergerak berirama. | Mampu memperagakan 1 tingkatan level tubuh (level sedang saja) dalam rangkaian gerak berirama. | Mampu memperagakan 2 tingkatan level tubuh (level tinggi dan sedang, atau sedang dan rendah) secara tepat dalam rangkaian gerak berirama. | Mampu memperagakan ketiga tingkatan level tubuh (tinggi, sedang, dan rendah) secara jelas, tepat, dan konsisten dalam rangkaian gerak berirama secara mandiri. | | Peragaan Konsep Waktu/Tempo dalam Rangkaian Gerak Berirama | Belum mampu menyesuaikan gerak dengan perubahan tempo waktu (cepat dan lambat) dalam rangkaian gerak berirama. | Mampu memperagakan gerak mengikuti tempo waktu lambat saja dengan bantuan hitungan guru. | Mampu memperagakan gerak dengan menyesuaikan tempo lambat dan tempo cepat dalam rangkaian gerak berirama. | Mampu memperagakan gerak dengan transisi tempo lambat dan cepat secara tepat dan selaras dengan irama ketukan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid aktif dan mampu membedakan serta memperagakan konsep arah, tingkatan level, dan tempo dalam rangkaian gerak berirama?
- Bagian rangkaian konsep gerak manakah yang paling menantang bagi murid kelas 3 dan memerlukan modifikasi hitungan pada pertemuan berikutnya?
Murid:- Konsep gerak apa yang paling mudah dan paling menantang kamu peragakan (arah maju-mundur, tingkatan tubuh tinggi-rendah, atau tempo cepat-lambat)?
- Bagaimana perasaanmu saat mencoba bergerak dengan tempo cepat dan lambat mengikuti irama?
Pertemuan 4 — Berpartisipasi secara positif dalam kelompok serta mengenali faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani gerak berirama menyenangkan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.5.4 Berpartisipasi secara positif dalam kelompok atau tim di dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama
- TP 3.5.5 Berpartisipasi dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama dan mengenali faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan
Pendahuluan:- Guru mengumpulkan murid di lapangan, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan memastikan kondisi kesiapan fisik murid untuk beraktivitas (5 menit).
- Guru memandu pemanasan berirama yang ceria berupa gerakan melompat dan mengayun ringan mengikuti ketukan tepuk tangan (10 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan mengajukan pertanyaan lisan terkait faktor yang membuat bergerak bersama itu seru dan bentuk dukungan kepada teman kelompok (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menjelaskan dan memperagakan bentuk partisipasi positif dalam kelompok gerak berirama (misalnya saling memberi semangat, menyamakan langkah bersama teman, dan tidak mengejek teman yang keliru) (10 menit).
- Guru membagikan Lembar Pilihan Faktor Menyenangkan dan mengajak murid menyimak 4 faktor penyebab aktivitas gerak berirama menyenangkan: (1) Irama musik yang ceria, (2) Kebersamaan dan kekompakan dengan teman, (3) Variasi gerakan yang seru, dan (4) Suasana saling mendukung tanpa celaan (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (masing-masing 4-5 murid) untuk melakukan permainan gerak berirama 'Kereta Irama Gembira' mengikuti alunan musik secara bersama-sama (20 menit).
- Dalam kelompoknya, murid berpartisipasi aktif melakukan gerakan berirama bersama seraya mempraktikkan sikap positif seperti tersenyum, memberi aba-aba ramah, dan saling menyemangati saat berbaris menyamakan ritme (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setiap murid menandai pada Lembar Pilihan Faktor Menyenangkan dengan memilih minimal 2 dari 4 faktor yang paling mereka rasakan membuat aktivitas gerak berirama hari ini menyenangkan (10 menit).
- Murid menunjukkan hasil pilihannya secara berpasangan dan menceritakan secara singkat kepada teman di sebelahnya mengenai pengalaman bergerak bersama dalam kelompok (5 menit).
Penutup:- Guru memandu gerakan pendinginan santai dengan mengatur napas berirama lambat (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi positif seluruh kelompok dan mengulas kembali faktor-faktor yang membuat olahraga gerak berirama terasa membahagiakan (3 menit).
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan arahan untuk berganti pakaian (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar pilihan faktor menyenangkan yang dilengkapi simbol visual ceria (musik, senyum teman, gerakan seru, jempol suportif) untuk memudahkan murid memahami pilihan.
- Proses: Bagi murid yang masih canggung, guru mendampingi langsung di kelompoknya untuk memberikan dorongan partisipasi; bagi murid yang sangat percaya diri diarahkan untuk berbaris berdampingan menyemangati temannya.
- Produk: Murid dapat mengenali faktor menyenangkan dengan mencentang kartu gambar faktor atau menyebutkannya langsung secara lisan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan 1 hal yang membuat kalian senang saat senam berirama bersama teman!' (Kriteria penerimaan: murid menyebutkan unsur kesenangan seperti musik, seru, tertawa bersama, atau bergerak kompak bersama teman; acuan: faktor keceriaan gerak jasmani).
Proses:- Lembar observasi partisipasi positif kelompok: Mengamati apakah murid ikut bergerak bersama kelompok tanpa memisahkan diri dan menunjukkan sikap ramah/mendukung teman.
- Pemeriksaan Lembar Faktor Menyenangkan: Memeriksa apakah murid dapat memilih minimal 2 faktor dari 4 daftar faktor yang disediakan: (1) Irama musik yang ceria, (2) Kebersamaan/kekompakan dengan teman, (3) Variasi gerakan yang seru, (4) Suasana saling mendukung tanpa celaan.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Murid secara acak ditanya menunjukkan salah satu faktor yang membuat aktivitas gerak berirama hari ini terasa menyenangkan (Acuan jawaban benar: memilih salah satu dari: irama musik, bersama teman, gerakan seru, atau saling mendukung).
Formatif:- Observasi lembar ceklis partisipasi positif murid dalam kerja sama kelompok selama aktivitas gerak berirama
- Pemeriksaan lembar pilihan pengenalan faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Partisipasi positif dalam kelompok | Murid enggan berpartisipasi dan memisahkan diri dari aktivitas gerak berirama kelompok. | Murid mulai ikut berpartisipasi dalam gerak berirama kelompok namun masih perlu sering diingatkan guru untuk tidak pasif. | Murid berpartisipasi secara aktif dan menunjukkan sikap positif (ramah, mengikuti ritme bersama) dalam kelompok secara mandiri. | Murid berpartisipasi secara konsisten dan aktif menunjukkan dukungan positif kepada seluruh anggota kelompok sepanjang aktivitas berirama. | | Mengenali faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan | Belum mampu mengenali faktor penyebab aktivitas berirama menyenangkan meskipun sudah dipandu. | Mengenali tepat 1 faktor yang menyebabkan aktivitas menyenangkan dari 4 faktor acuan yang disediakan. | Mengenali tepat minimal 2 hingga 3 faktor yang menyebabkan aktivitas menyenangkan dari 4 faktor acuan yang disediakan. | Mengenali seluruh 4 faktor yang menyebabkan aktivitas menyenangkan dari daftar acuan secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat terlibat secara aktif dan merasa gembira dalam kegiatan kelompok gerak berirama?
- Bagaimana respons murid terhadap identifikasi faktor-faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan?
Murid:- Bagian mana dari kegiatan gerak berirama bersama kelompok tadi yang paling kamu sukai?
- Sikap apa yang kamu lakukan tadi yang membuat teman satu kelompokmu merasa senang?
Pertemuan 5 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.5.1 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
- TP 3.5.2 Menghaluskan keterampilan gerak fundamental ayunan lengan dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru pada aktivitas gerak berirama
- TP 3.5.3 Memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak berirama
- TP 3.5.4 Berpartisipasi secara positif dalam kelompok atau tim di dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama
- TP 3.5.5 Berpartisipasi dalam berbagai aktivitas jasmani gerak berirama dan mengenali faktor-faktor yang menyebabkan aktivitas jasmani menyenangkan
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, memandu doa bersama, dan mengecek kesiapan fisik serta kehadiran seluruh murid di lapangan (5 menit).
- Guru memandu pemanasan berirama terpandu dengan ketukan tepuk tangan untuk mempersiapkan otot tungkai dan lengan serta mengondisikan konsentrasi gerak (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menjelaskan tata tertib dan prosedur pelaksanaan asesmen sumatif unjuk kerja rangkaian gerak berirama kelompok, urutan tampil kelompok 1 s.d. 7, serta kriteria rubrik yang mencakup ketepatan langkah kaki, ayunan lengan, penerapan konsep gerak, kekompakan/partisipasi kelompok, dan refleksi lisan (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Tugas 1: Setiap kelompok (beranggotakan 4-5 murid) secara bergiliran tampil memperagakan rangkaian gerak berirama yang memadukan keterampilan langkah kaki (langkah biasa, langkah rapat), ayunan lengan (ayunan satu lengan depan-belakang, ayunan dua lengan), dan konsep gerak (arah depan/belakang/samping, tingkatan level gerak sedang/rendah, serta kesesuaian tempo ketukan/musik) selama 7-8 menit per kelompok termasuk transisi, sementara guru menilai unjuk kerja dan mengamati partisipasi positif anggota tim (60 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Tugas 2: Seluruh murid duduk melingkar di lapangan mengikuti pendinginan terpandu, kemudian secara bergiliran menuturkan secara lisan faktor yang membuat aktivitas jasmani gerak berirama menyenangkan berdasarkan daftar acuan refleksi (misalnya: irama musik/ketukan yang ceria, gerakan bersama teman, rasa gembira saat tubuh bergerak aktif) sementara guru mencatat pada lembar ceklis refleksi (20 menit).
Penutup:- Guru merangkum ketercapaian seluruh rangkaian pembelajaran Bab 5 Aktivitas Gerak Berirama, memberikan apresiasi atas kerja sama tim, mengumumkan tindak lanjut, dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan penyesuaian posisi berdiri (di depan atau di tengah barisan kelompok) bagi murid yang membutuhkan panduan visual arah tanpa mengubah kriteria peragaan.
- Proses: Menyediakan aba-aba ketukan hitungan pendukung bagi kelompok yang membutuhkan bantuan menjaga tempo saat peragaan.
- Produk: Format unjuk kerja dan refleksi lisan tetap seragam untuk seluruh murid sesuai acuan rubrik sumatif.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Cek kesiapan dan kebugaran fisik murid saat pemanasan serta konfirmasi kesiapan kelompok untuk urutan tampil asesmen peragaan gerak berirama.
Proses:- Observasi keterlibatan dan saling dukung antaranggota kelompok saat masa tunggu dan persiapan memasuki arena peragaan.
Sumatif Bab:- Unjuk kerja peragaan rangkaian gerak berirama kelompok dan refleksi lisan terpandu: Praktik rangkaian gerak berirama yang memadukan langkah kaki dan ayunan lengan sesuai ketukan/irama secara harmonis, lembar observasi keterlibatan positif dalam kelompok, serta rekaman penuturan lisan murid tentang hal-hal yang membuat aktivitas berirama menyenangkan
- unjuk kerja kelompok: Peragaan rangkaian gerak berirama beregu (4-5 murid per kelompok, total 6-7 kelompok bergantian tampil masing-masing 7-8 menit termasuk transisi) yang memadukan keterampilan langkah kaki, ayunan lengan, keteraturan irama, serta kekompakan dan partisipasi positif anggota tim (75 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan gerak berirama dan lembar observasi kerja sama kelompok)
- refleksi lisan klasikal dan bergiliran: Penuturan lisan singkat murid saat pendinginan terpandu (lingkaran kelas) mengenai pengalaman gerak dan faktor yang membuat aktivitas gerak berirama menyenangkan (seperti irama musik, gerakan bersama teman, dan rasa gembira saat bergerak aktif) (30 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis refleksi lisan faktor kesenangan gerak jasmani)
Sumatif:- Unjuk kerja peragaan rangkaian gerak berirama kelompok dan refleksi lisan terpandu: Praktik rangkaian gerak berirama yang memadukan langkah kaki dan ayunan lengan sesuai ketukan/irama secara harmonis, lembar observasi keterlibatan positif dalam kelompok, serta rekaman penuturan lisan murid tentang hal-hal yang membuat aktivitas berirama menyenangkan
- unjuk kerja kelompok: Peragaan rangkaian gerak berirama beregu (4-5 murid per kelompok, total 6-7 kelompok bergantian tampil masing-masing 7-8 menit termasuk transisi) yang memadukan keterampilan langkah kaki, ayunan lengan, keteraturan irama, serta kekompakan dan partisipasi positif anggota tim (75 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan gerak berirama dan lembar observasi kerja sama kelompok)
- refleksi lisan klasikal dan bergiliran: Penuturan lisan singkat murid saat pendinginan terpandu (lingkaran kelas) mengenai pengalaman gerak dan faktor yang membuat aktivitas gerak berirama menyenangkan (seperti irama musik, gerakan bersama teman, dan rasa gembira saat bergerak aktif) (30 menit; kelompok; instrumen: lembar ceklis refleksi lisan faktor kesenangan gerak jasmani)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Keterampilan Langkah Kaki (TP 3.5.1) | Gerakan langkah kaki (langkah biasa/rapat) belum teratur dan sering keluar dari ketukan irama. | Mampu memperagakan langkah kaki tetapi koordinasi dan kehalusan gerak saat berganti arah masih kaku atau sesekali hilang ketukan. | Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki dengan runtut, teratur, dan tepat mengikuti ketukan irama. | Menghaluskan keterampilan gerak fundamental langkah kaki secara luwes, konsisten pada ketukan, dan mulus saat transisi arah atau variasi langkah baru. | | Keterampilan Ayunan Lengan (TP 3.5.2) | Gerakan ayunan lengan belum selaras dengan langkah kaki dan tidak mengikuti ketukan irama. | Mampu mengayunkan lengan namun koordinasi pergantian ayunan satu/dua lengan masih kaku atau belum stabil. | Menghaluskan keterampilan ayunan lengan secara terkoordinasi dan harmonis mengikuti ketukan irama aktivitas gerak berirama. | Menghaluskan keterampilan ayunan lengan secara alami, luwes, tepat tempo, dan selaras penuh dengan variasi langkah kaki. | | Konsep Gerak dalam Rangkaian (TP 3.5.3) | Belum mampu memperagakan konsep gerak (ruang arah, tingkatan level gerak, dan tempo ketukan) dalam rangkaian. | Memperagakan 1 konsep gerak (misal hanya arah ruang) tetapi belum memadukan level atau tempo secara utuh. | Memperagakan konsep gerak secara lengkap meliputi variasi arah (depan/belakang/samping), level gerak, dan kesesuaian tempo ketukan dalam rangkaian. | Memperagakan seluruh konsep gerak (ruang, level, tempo) dengan sangat rapi, jelas batas perubahannya, dan harmonis sepanjang rangkaian gerak. | | Partisipasi Positif Kelompok (TP 3.5.4) | Belum menunjukkan partisipasi aktif dan sering bergerak sendiri tanpa memperhatikan rekan kelompok. | Berpartisipasi dalam peragaan kelompok namun masih pasif dalam menjaga kekompakan formasi barisan. | Berpartisipasi secara positif dalam kelompok dengan menjaga kekompakan gerak dan formasi tim dari awal hingga akhir peragaan. | Berpartisipasi secara konsisten dan positif, menunjukkan keselarasan penuh dengan seluruh anggota kelompok tanpa terputus. | | Refleksi Faktor Menyenangkan (TP 3.5.5) | Belum mampu menyebutkan faktor yang membuat aktivitas gerak berirama menyenangkan saat refleksi lisan terpandu. | Menyebutkan faktor kesenangan secara ragu-ragu atau membutuhkan bimbingan berulang dari guru. | Mengenali dan menyebutkan secara lisan minimal 1-2 faktor yang menyebabkan aktivitas gerak berirama menyenangkan sesuai daftar acuan (irama musik/ketukan, gerak bersama teman, atau rasa gembira saat aktif). | Mengenali dan menyebutkan secara lisan lebih dari 2 faktor yang menyebabkan aktivitas menyenangkan dengan lugas dan percaya diri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh kelompok berhasil menampilkan rangkaian gerak berirama dengan pembagian waktu yang efektif?
- Bagaimana keterlibatan murid dalam mengenali faktor-faktor yang membuat aktivitas jasmani menyenangkan saat refleksi melingkar?
Murid:- Bagian gerakan mana dari penampilan kelompok tadi yang paling kamu sukai?
- Faktor apa yang paling membuatmu merasa senang dan bersemangat selama berolahraga gerak berirama hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek 2022).
- Peluit dan perkusi/tamborin (atau tepukan berirama) sebagai pemandu ritme.
- Cone/kerucut penanda garis lintasan gerak berirama.
- Lapangan atau halaman sekolah yang rata dan aman.
- Buku Panduan Guru PJOK Kelas III SD
- Peluit, pemutar musik/tamburin/alat ketukan
- Lapangan atau aula sekolah yang aman dan rata
- Buku Panduan Guru PJOK untuk SD Kelas III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
- Peluit dan perkusi ritmis (rebana/tamburin/ketukan kayu)
- Pemutar audio/musik berirama dengan variasi ketukan tempo lambat dan cepat
- Area lapangan atau aula sekolah yang rata dan aman
- Buku Panduan Guru PJOK Kelas III SD Kurikulum Merdeka
- Speaker portabel dan pemutar audio musik berirama ceria
- Lembar Pilihan Faktor Menyenangkan bergambar visual
- Peluit dan cone pembatas area kelompok
- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas III
- Peluit, pemutar audio/musik gerak berirama atau alat rebana/ketukan
- Lembar observasi penilaian unjuk kerja dan lembar ceklis refleksi lisan guru
|