MODUL AJAR PJOK — Kelas 3 (Fase B) Topik: Gerak Dasar Manipulatif: Menendang dan Menahan Bola INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Gerak Dasar Manipulatif: Menendang dan Menahan Bola |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan prosedur gerak menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki dengan benar.
- Murid dapat mempraktikkan gerakan menendang dan menahan bola secara berpasangan dan bertiga dengan menggunakan berbagai bagian kaki.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu bermain sepak bola atau menendang bola? Bagian kaki mana yang kamu gunakan untuk menendang?
- Menurutmu, apakah cara menendang bola dengan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki menghasilkan arah bola yang sama? Mengapa?
- Apa yang harus kamu lakukan agar bola yang datang tidak memantul jauh saat kamu menahannya?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat: meminta murid mengacungkan tangan — siapa yang pernah menendang bola, dan tanyakan secara lisan bagian kaki mana yang biasa mereka pakai (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar cara menendang dan menahan bola dengan tiga bagian kaki, lalu mempraktikkannya bersama teman.' (2 menit)
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu murid (2 menit).
- Murid melakukan pemanasan dinamis dipandu guru: jogging keliling lapangan 2 putaran, dilanjutkan peregangan statis bagian kaki, pinggang, dan paha (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan secara langsung di depan kelas tiga teknik menendang: (1) kaki bagian dalam — posisi kaki membentuk sudut 90°, tendang bola dengan sisi dalam telapak kaki; (2) kaki bagian luar — tendang menggunakan sisi luar punggung kaki; (3) punggung kaki — tendang dengan bagian tengah punggung kaki, jari-jari ditekuk ke bawah. Guru juga mendemonstrasikan cara menahan bola dengan kaki bagian luar, telapak kaki, dan punggung kaki (5 menit).
- Murid mengamati demonstrasi guru dengan penuh perhatian (berkesadaran). Guru meminta murid untuk memerhatikan posisi kaki, arah pandangan, dan posisi tubuh pada setiap teknik.
- Guru bertanya secara klasikal: 'Apa perbedaan yang kalian lihat dari ketiga cara menendang tadi?' Murid menjawab secara bergantian (bermakna — mengaitkan pengamatan dengan pengalaman bermain bola mereka sehari-hari).
- Guru menjelaskan prosedur gerak menendang dan menahan bola secara ringkas menggunakan bahasa yang mudah dipahami kelas 3: posisi awal berdiri, ancang-ancang, ayunan kaki, titik kontak bola, dan posisi akhir setelah menendang.
- Murid diminta menyebutkan kembali tiga bagian kaki yang digunakan untuk menendang dan tiga bagian kaki untuk menahan bola secara bersama-sama (pengecekan pemahaman awal).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membagi murid menjadi pasangan-pasangan. Setiap pasangan mendapat satu bola (menggembirakan — suasana aktif dan bergerak bersama teman).
- Aktivitas 1 — Menendang dan Menahan Berpasangan di Tempat (5 menit): Murid berdiri berhadapan berjarak sekitar 3–4 meter. Secara bergantian, satu murid menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, sementara pasangannya menahan bola dengan telapak kaki. Setelah 1 menit, teknik diganti ke kaki bagian luar, lalu punggung kaki. Guru memberikan aba-aba pergantian teknik.
- Aktivitas 2 — Menendang dan Menahan Berpasangan Sambil Bergerak (5 menit): Pasangan yang sama mulai berjalan maju-mundur sambil tetap mengoper dan menahan bola. Dilanjutkan dengan bergerak menyamping ke kanan dan ke kiri. Murid menghitung berapa bola yang berhasil ditendang dan ditahan selama 2–3 menit.
- Aktivitas 3 — Menendang dan Menahan Bertiga (8 menit): Guru menggabungkan dua pasangan menjadi kelompok bertiga. Satu murid ditempatkan di tengah. Dua murid di sisi kiri dan kanan mengoper bola sambil bergerak menyamping. Murid di tengah bertugas menahan bola yang datang lalu mengoper ke arah lain. Peran dirotasi setiap 2 menit. Murid menggunakan berbagai bagian kaki secara bergantian (bermakna — simulasi situasi nyata dalam permainan sepak bola).
- Selama aktivitas berlangsung, guru berkeliling mengamati, memberikan umpan balik korektif langsung kepada murid yang kesulitan, misalnya memperbaiki posisi kaki atau posisi tubuh saat menahan bola.
- Guru memberikan motivasi positif dan pujian spesifik: 'Bagus! Kakimu sudah membentuk sudut yang benar saat menendang dengan kaki bagian dalam.'
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid berkumpul kembali di tengah lapangan. Guru meminta murid duduk berpasangan atau bertiga sesuai kelompok latihan tadi (berkesadaran — jeda untuk memaknai pengalaman gerak).
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Teknik menendang mana yang paling mudah untukmu? Yang mana yang masih sulit? Apa yang ingin kamu coba perbaiki?'
- Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) sederhana: guru membacakan pernyataan, murid mengacungkan jempol ke atas (sudah bisa), jempol ke samping (kadang-kadang), atau jempol ke bawah (belum bisa) untuk masing-masing teknik — menendang kaki dalam, menendang kaki luar, menendang punggung kaki, dan menahan bola.
- Murid saling memberi satu kalimat umpan balik kepada pasangan/kelompoknya tentang hal yang sudah bagus dan satu hal yang bisa diperbaiki (penilaian sejawat/peer assessment — bermakna karena belajar dari teman).
- Guru merangkum poin-poin penting: bagian kaki yang digunakan, pentingnya posisi tubuh, dan manfaat menguasai teknik ini dalam permainan sehari-hari.
Penutup:- Murid melakukan pendinginan: peregangan statis ringan dipandu guru — meregangkan otot paha depan, paha belakang, dan betis masing-masing 15 detik (3 menit).
- Guru melakukan asesmen akhir singkat secara lisan: memilih 3–4 murid secara acak untuk menyebutkan satu prosedur teknik menendang atau menahan bola yang mereka pelajari hari ini (2 menit).
- Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi semua murid dan menyampaikan keterkaitan materi hari ini dengan permainan sepak bola yang lebih lengkap di pembelajaran berikutnya (2 menit).
- Guru mengingatkan murid untuk minum air, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan setelah berolahraga (pesan hidup sehat).
- Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum familiar dengan bola, guru menyederhanakan instruksi dengan hanya fokus pada satu teknik dulu (kaki bagian dalam) sebelum beralih ke teknik lain. Untuk murid yang sudah cukup terampil, guru memperkenalkan variasi arah tendangan (diagonal, jauh-dekat).
- Proses: Murid yang kesulitan dapat berlatih menendang bola ke tembok atau pagar lebih dahulu tanpa pasangan untuk membangun kepercayaan diri dan kontrol bola. Murid yang cepat menguasai dapat meningkatkan jarak tendangan atau mencoba aktivitas bertiga dengan gerakan lebih kompleks (bergerak maju sambil mengoper).
- Produk: Murid yang belum berkembang cukup menunjukkan satu teknik menendang dan satu teknik menahan. Murid yang sudah berkembang menunjukkan tiga teknik menendang dan menahan bola dalam simulasi bertiga dengan perpindahan posisi.
ASESMENAwal:- Guru bertanya secara klasikal dan meminta murid mengacungkan tangan: 'Siapa yang pernah menendang bola? Bagian kaki mana yang kamu pakai?' — untuk memetakan pengalaman awal murid.
- Guru meminta 2–3 murid secara sukarela mendemonstrasikan cara mereka biasa menendang bola, sehingga guru dapat mengidentifikasi murid yang sudah memiliki teknik dasar dan yang belum.
Proses:- Observasi langsung saat Aktivitas 1, 2, dan 3: guru menggunakan lembar checklist sederhana untuk mencatat apakah setiap murid dapat (a) menendang dengan kaki bagian dalam, (b) menendang dengan kaki bagian luar, (c) menendang dengan punggung kaki, dan (d) menahan bola dengan benar.
- Umpan balik korektif lisan diberikan secara langsung dan individual saat guru berkeliling, misalnya: 'Coba tekuk lututmu sedikit saat menahan bola agar lebih stabil.'
- Penilaian diri murid di tahap Merefleksi menggunakan isyarat jempol untuk tiga teknik menendang dan teknik menahan bola.
Akhir:- Tes lisan singkat: guru memilih 3–4 murid secara acak untuk menjelaskan prosedur satu teknik menendang (bagian kaki mana, posisi tubuh, titik kontak bola).
- Demonstrasi berpasangan: sebelum pendinginan, guru memilih 2–3 pasangan untuk menunjukkan kemampuan menendang dan menahan bola dengan teknik yang benar sebagai sampel konfirmasi ketercapaian tujuan pembelajaran.
Formatif:- Observasi guru selama aktivitas praktik: mengamati posisi kaki, kontrol bola, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok menggunakan lembar checklist.
- Penilaian diri (self-assessment) murid menggunakan isyarat jempol untuk mengukur keyakinan diri terhadap penguasaan masing-masing teknik.
- Penilaian sejawat (peer assessment): murid memberikan umpan balik satu kalimat kepada pasangan/kelompok.
Sumatif:- Tes lisan singkat di penutup: murid terpilih menjelaskan prosedur salah satu teknik menendang atau menahan bola.
- Demonstrasi gerak: murid secara berpasangan menunjukkan kemampuan menendang dan menahan bola dengan minimal dua bagian kaki secara benar dan terkontrol.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan prosedur gerak menendang bola (kaki dalam, luar, punggung kaki) | Murid tidak dapat menyebutkan bagian kaki yang digunakan untuk menendang bola. | Murid dapat menyebutkan satu bagian kaki yang digunakan untuk menendang, namun belum dapat menjelaskan prosedurnya. | Murid dapat menyebutkan dua atau tiga bagian kaki dan menjelaskan prosedur menendang dengan satu teknik secara benar. | Murid dapat menjelaskan prosedur menendang bola dengan ketiga bagian kaki (dalam, luar, punggung) secara runtut dan benar, termasuk posisi awal dan titik kontak bola. | | Mempraktikkan gerak menendang bola dengan berbagai bagian kaki | Murid tidak dapat menendang bola dengan terarah menggunakan bagian kaki mana pun. | Murid dapat menendang bola dengan satu bagian kaki secara terarah, namun belum konsisten. | Murid dapat menendang bola dengan dua bagian kaki secara terarah dan terkontrol dalam sebagian besar percobaan. | Murid dapat menendang bola dengan ketiga bagian kaki (dalam, luar, punggung) secara terarah, terkontrol, dan konsisten dalam berbagai situasi (di tempat maupun bergerak). | | Mempraktikkan gerak menahan bola dengan berbagai bagian kaki | Murid tidak dapat menahan bola sehingga bola selalu memantul jauh. | Murid dapat menahan bola sesekali dengan telapak kaki, namun bola sering lepas kendali. | Murid dapat menahan bola dengan dua bagian kaki (misal telapak dan kaki bagian luar) dengan cukup terkontrol. | Murid dapat menahan bola dengan beberapa bagian kaki (telapak, luar, punggung) secara terkontrol dan langsung siap mengoper kembali. | | Kerja sama dalam aktivitas berpasangan dan bertiga | Murid tidak mau atau tidak mampu berinteraksi dan bekerja sama dengan pasangan/kelompok. | Murid mau bekerja sama namun sering menunggu atau tidak aktif memberikan giliran kepada teman. | Murid aktif bekerja sama, memberikan giliran dengan baik, dan merespons operan teman dengan cukup baik. | Murid sangat aktif bekerja sama, berkomunikasi positif dengan kelompok, memberikan semangat kepada teman, dan merespons setiap operan dengan cepat dan tepat. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempraktikkan ketiga teknik menendang dan menahan bola selama pertemuan ini?
- Teknik atau bagian mana yang paling banyak menyebabkan murid kesulitan, dan bagaimana saya akan menindaklanjutinya di pertemuan berikutnya?
- Apakah instruksi dan demonstrasi yang saya berikan sudah cukup jelas dan mudah dipahami murid kelas 3?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah efektif melayani murid dengan kemampuan gerak yang berbeda-beda?
Refleksi Murid:- Teknik menendang mana yang sudah bisa kamu lakukan dengan baik hari ini? (kaki bagian dalam / luar / punggung kaki)
- Apa bagian yang masih terasa sulit untukmu — menendang atau menahan bola? Mengapa menurutmu itu sulit?
- Apa yang ingin kamu latih lebih banyak agar semakin bagus dalam menendang dan menahan bola?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru PJOK untuk SD/MI Kelas III (Kemendikbudristek) — Bab 3: Aktivitas Pola Gerak Dasar Manipulatif
- Bola sepak ukuran 3 atau 4 (disesuaikan dengan ukuran tangan dan kaki murid kelas 3), satu bola untuk setiap dua murid
- Lapangan atau halaman sekolah yang cukup luas dan rata
- Cone/patok penanda untuk batas area latihan (opsional, membantu mengatur jarak dan area kerja kelompok)
- Peluit untuk aba-aba pergantian aktivitas
- Lembar checklist observasi guru (dicetak sebelum pembelajaran)
|