MODUL AJAR PJOK — Kelas 3 (Fase B) Topik: Asesmen Sumatif: Variasi Pola Gerak Dasar Nonlokomotor INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Variasi Pola Gerak Dasar Nonlokomotor |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan konsep dan perbedaan variasi gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk) secara lisan maupun tertulis dengan benar.
- Murid dapat mempraktikkan seluruh variasi pola gerak dasar nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, dan meliuk) secara mandiri dalam rangkaian gerak yang runtut sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Coba ingat-ingat, gerakan apa saja yang sudah kita pelajari selama beberapa pertemuan ini — apa bedanya gerakan memutar dan meliuk?
- Menurutmu, bagian tubuh mana yang paling banyak bergerak saat kamu melakukan gerakan mengayun? Mengapa?
- Jika kamu diminta membuat rangkaian 5 gerakan nonlokomotor secara berurutan, kira-kira urutan mana yang paling nyaman dan enak dilakukan? Mengapa?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru melakukan presensi dan memastikan semua murid siap mengikuti kegiatan asesmen.
- Guru menyampaikan apersepsi singkat dengan pertanyaan pemantik untuk mengaktifkan ingatan murid tentang materi yang telah dipelajari sebelumnya.
- Asesmen awal diagnostik: guru meminta murid secara lisan menyebutkan minimal 3 nama gerakan nonlokomotor yang mereka ingat untuk mengecek kesiapan belajar.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu murid akan menunjukkan pemahaman dan kemampuan geraknya melalui asesmen sumatif.
- Guru menjelaskan alur kegiatan asesmen: (1) asesmen pengetahuan tertulis, (2) asesmen keterampilan praktik, dan (3) refleksi diri.
- Guru memimpin pemanasan selama 5 menit: gerakan ringan seperti mengayunkan lengan, memutar kepala perlahan, dan menekuk lutut bergantian untuk menyiapkan tubuh.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan kartu gambar atau poster 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) di papan tulis.
- Murid mengerjakan lembar asesmen pengetahuan tertulis secara mandiri: (a) menjodohkan nama gerakan dengan gambar, (b) menuliskan 1 kalimat penjelasan singkat tentang cara melakukan masing-masing gerakan, dan (c) menuliskan perbedaan antara dua gerakan yang ditentukan guru.
- Guru berkeliling memantau proses pengerjaan dan memastikan setiap murid mengerjakan secara mandiri dan jujur.
- Setelah selesai, murid mengumpulkan lembar jawaban kepada guru.
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):- Murid diberi waktu 3 menit untuk mempersiapkan diri secara mandiri: mengingat urutan gerakan dan berlatih pelan-pelan di tempat.
- Guru menjelaskan prosedur asesmen keterampilan: setiap murid tampil secara bergiliran mempraktikkan rangkaian 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) secara runtut, masing-masing gerakan dilakukan minimal 4 hitungan.
- Murid boleh menentukan sendiri urutan dan variasi (besar/kecil gerakan, cepat/lambat) sesuai kreativitas dan kemampuannya, asalkan kelima gerakan terwakili.
- Guru dan murid lain yang menunggu giliran mengamati dengan sikap menghargai; murid penonton dapat menggunakan lembar observasi sejawat sederhana (mencontreng nama gerakan yang berhasil teridentifikasi).
- Guru melakukan penilaian menggunakan rubrik keterampilan selama murid tampil.
- Bagi murid yang sudah selesai tampil, mereka menyelesaikan lembar penilaian diri (self-assessment) tentang gerakan yang sudah dikuasai dan gerakan yang masih perlu latihan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua murid selesai tampil, guru mengajak seluruh kelas duduk membentuk lingkaran.
- Guru memandu diskusi refleksi singkat: 'Gerakan mana yang paling mudah bagimu? Gerakan mana yang masih terasa sulit? Mengapa?'
- Beberapa murid secara sukarela berbagi jawaban; guru memberikan apresiasi verbal atas keberanian dan kejujuran mereka.
- Murid mengisi lembar refleksi diri sederhana (3 pertanyaan: satu gerakan yang sudah dikuasai, satu gerakan yang perlu diperbaiki, dan satu hal yang akan dilakukan untuk berlatih di rumah).
- Guru memberikan umpan balik umum kepada kelas tentang hal-hal positif yang diamati selama asesmen dan satu-dua poin yang perlu ditingkatkan secara umum, tanpa menyebut nama murid secara negatif.
Penutup:- Guru mengajak murid melakukan pendinginan: peregangan ringan pada bagian tubuh yang tadi digunakan (lengan, pinggang, lutut) selama 3 menit.
- Guru menyampaikan simpulan materi pembelajaran: kelima gerakan nonlokomotor memiliki ciri khas tersendiri dan semuanya berguna untuk kebugaran serta kelincahan tubuh.
- Guru menyampaikan informasi tindak lanjut: murid didorong untuk berlatih gerakan-gerakan ini di rumah bersama keluarga atau teman.
- Guru memberikan pesan motivasi singkat tentang pentingnya terus aktif bergerak untuk kesehatan.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam penutup dari guru.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih, guru menyediakan kartu panduan bergambar langkah-langkah setiap gerakan yang dapat dipegang selama asesmen pengetahuan tertulis. Untuk murid yang cepat memahami, guru menyediakan soal pengayaan berupa pertanyaan analitis seperti 'Jelaskan hubungan antara gerakan meliuk dan fleksibilitas tubuh'.
- Proses: Saat asesmen keterampilan, murid yang memerlukan dukungan diperbolehkan melihat kartu gambar gerakan sebagai pengingat urutan, namun tetap melakukan gerakan secara mandiri. Murid yang sudah sangat terampil ditantang untuk membuat transisi antar gerakan lebih halus dan menambahkan ekspresi atau variasi kecepatan pada rangkaiannya.
- Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup mempraktikkan setiap gerakan berdiri di tempat dengan hitungan yang jelas. Murid yang cepat dapat menampilkan rangkaian gerak dengan perpindahan posisi atau tingkat kesulitan yang lebih tinggi (misalnya gerakan meliuk sambil berjalan kecil di tempat).
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang masih ingat, apa saja nama gerakan nonlokomotor yang sudah kita pelajari?' — guru mencatat respons murid untuk memetakan kesiapan belajar.
- Guru meminta satu atau dua murid secara sukarela mencontohkan satu gerakan nonlokomotor yang paling diingat untuk mengecek pemahaman awal secara visual.
Proses:- Observasi guru selama murid mengerjakan lembar pengetahuan tertulis: guru mencatat murid yang kesulitan membedakan konsep gerakan sebagai data umpan balik.
- Pengamatan kualitas gerakan saat murid berlatih mandiri sebelum tampil: guru memberi aba-aba korektif secara singkat jika ada kesalahan teknik yang signifikan.
- Penilaian lembar observasi sejawat: guru mengumpulkan dan mengecek hasil observasi murid untuk melihat kemampuan mengidentifikasi gerakan.
- Penilaian diri yang diisi murid setelah tampil: digunakan sebagai data formative untuk mengetahui kesadaran diri murid tentang kompetensinya.
Akhir:- Nilai pengetahuan: hasil lembar asesmen tertulis (menjodohkan + deskripsi + perbedaan gerakan) dinilai menggunakan pedoman penskoran yang telah disiapkan guru.
- Nilai keterampilan: hasil penampilan rangkaian 5 gerakan nonlokomotor dinilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) dengan aspek kelengkapan gerakan, keruntutan, dan kebenaran teknik.
- Lembar refleksi diri murid dikumpulkan sebagai dokumentasi kesadaran diri dan dijadikan bahan pertimbangan tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
Formatif:- Observasi lisan saat apersepsi: guru mengamati kemampuan murid mengingat nama-nama gerakan nonlokomotor.
- Pemantauan selama pengerjaan lembar pengetahuan tertulis: guru mencatat murid yang mengalami kebingungan sebagai catatan tindak lanjut.
- Lembar observasi sejawat sederhana: murid mencontreng nama gerakan yang berhasil diidentifikasi saat teman tampil.
- Penilaian diri (self-assessment): murid menilai gerakan yang sudah dan belum dikuasai secara mandiri.
Sumatif:- Asesmen pengetahuan tertulis: menjodohkan gambar gerakan, menjelaskan cara melakukan gerakan secara tertulis, dan membedakan dua gerakan nonlokomotor.
- Asesmen keterampilan praktik: murid mempraktikkan rangkaian 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) secara bergiliran dinilai menggunakan rubrik 4 level.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengetahuan: Menjelaskan Konsep dan Perbedaan Gerakan Nonlokomotor | Murid tidak dapat menyebutkan atau menjelaskan nama dan konsep gerakan nonlokomotor dengan benar, atau jawaban tidak relevan. | Murid dapat menyebutkan 1-2 nama gerakan nonlokomotor tetapi penjelasannya belum tepat atau tidak lengkap; belum mampu membedakan gerakan satu dengan yang lain. | Murid dapat menyebutkan dan menjelaskan 3-4 gerakan nonlokomotor dengan cukup benar, serta mampu membedakan dua gerakan meskipun penjelasan masih sederhana. | Murid dapat menjelaskan konsep dan perbedaan seluruh 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) secara lisan dan tertulis dengan benar, jelas, dan menggunakan kalimatnya sendiri. | | Keterampilan: Kelengkapan Gerakan dalam Rangkaian | Murid hanya mempraktikkan 1-2 dari 5 gerakan nonlokomotor yang diminta, atau gerakan tidak dapat diidentifikasi. | Murid mempraktikkan 3 dari 5 gerakan nonlokomotor yang diminta. | Murid mempraktikkan 4 dari 5 gerakan nonlokomotor yang diminta. | Murid mempraktikkan seluruh 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) secara lengkap dalam satu rangkaian. | | Keterampilan: Keruntutan dan Kemandirian Rangkaian Gerak | Murid tidak dapat melakukan rangkaian gerak secara runtut; sering berhenti, bingung, atau membutuhkan bantuan terus-menerus dari guru. | Murid melakukan rangkaian gerak dengan beberapa jeda panjang dan masih membutuhkan pengingat dari guru untuk melanjutkan urutan. | Murid melakukan rangkaian gerak secara cukup runtut dengan sedikit jeda; sebagian besar dilakukan secara mandiri. | Murid melakukan rangkaian 5 gerakan secara runtut, mengalir, dan mandiri tanpa bantuan guru, dengan transisi yang jelas antar gerakan. | | Keterampilan: Kebenaran Teknik Dasar Gerakan | Gerakan yang ditampilkan tidak menunjukkan teknik dasar yang benar untuk semua jenis gerakan nonlokomotor yang dipraktikkan. | Teknik dasar 1-2 gerakan tampak benar; sisanya masih keliru dalam posisi tubuh, arah, atau anggota tubuh yang digerakkan. | Teknik dasar 3-4 gerakan tampak benar dengan posisi tubuh yang cukup tepat; satu atau dua gerakan masih perlu perbaikan minor. | Teknik dasar seluruh 5 gerakan ditampilkan dengan benar: posisi tubuh tepat, arah gerakan sesuai, dan anggota tubuh yang digerakkan sesuai dengan nama gerakan. | | Kreativitas dan Ekspresi dalam Rangkaian Gerak | Murid menampilkan gerakan yang seragam tanpa variasi apapun, atau tidak menyelesaikan rangkaian. | Murid menampilkan gerakan dengan sedikit variasi pada satu aspek (misalnya hanya variasi kecepatan pada satu gerakan). | Murid menampilkan variasi pada beberapa gerakan (misalnya mengubah kecepatan atau amplitudo gerakan) sehingga rangkaian terlihat lebih personal. | Murid menampilkan rangkaian gerak dengan ekspresi dan variasi yang kreatif dan orisinal (variasi kecepatan, amplitudo, urutan yang unik) sesuai potensi dan kreativitasnya, sehingga rangkaian tampak bermakna dan personal. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menunjukkan pemahaman dan keterampilannya dalam asesmen hari ini?
- Gerakan nonlokomotor mana yang paling banyak salah dipraktikkan murid? Apa yang perlu diperbaiki dalam strategi pengajaran ke depan?
- Apakah instrumen asesmen (lembar tertulis dan rubrik keterampilan) sudah mampu mengukur capaian tujuan pembelajaran 3.2.6.1 dan 3.2.6.2 dengan baik?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah cukup membantu murid yang memerlukan dukungan lebih tanpa mengurangi tantangan bagi murid yang lebih cepat?
- Apa tindak lanjut yang perlu disiapkan untuk murid yang belum mencapai kriteria minimal berdasarkan hasil asesmen hari ini?
Refleksi Murid:- Gerakan nonlokomotor mana yang paling mudah kamu lakukan hari ini? Mengapa menurutmu itu mudah?
- Gerakan mana yang masih terasa sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk berlatih gerakan itu agar semakin baik?
- Bagaimana perasaanmu saat tampil di depan teman-teman hari ini? Apa yang membuatmu percaya diri atau gugup?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 3 SD/MI — Bab 2 Aktivitas Pola Gerak Dasar Nonlokomotor
- Buku Guru PJOK Kelas 3 SD/MI — Panduan Pembelajaran Bab 2
- Kartu gambar/poster 5 gerakan nonlokomotor (memutar, mengayun, membungkuk, menekuk, meliuk) — dibuat atau dicetak guru
- Lembar Asesmen Pengetahuan Tertulis (disiapkan guru: soal menjodohkan, deskripsi, perbedaan gerakan)
- Lembar Rubrik Keterampilan (untuk digunakan guru saat mengamati penampilan murid)
- Lembar Penilaian Diri Murid (self-assessment sederhana 3 pertanyaan)
- Lembar Observasi Sejawat Murid (sederhana: mencontreng nama gerakan yang teridentifikasi)
- Lembar Refleksi Diri Murid (3 pertanyaan refleksi singkat)
- Peluit (untuk pengaturan giliran tampil)
- Matras atau area lantai bersih yang cukup luas untuk praktik gerak
- Gelang raja atau alat bantu sederhana (opsional, untuk aktivitas gerakan meliuk sesuai buku guru)
|