Modul AjarPertemuan 1Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Pengenalan Variasi Gerak Berjalan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 3 dengan topik "Pengenalan Variasi Gerak Berjalan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 3: Pengenalan Variasi Gerak Berjalan

PJOK - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Pengenalan Variasi Gerak Berjalan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikPengenalan Variasi Gerak Berjalan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep gerak dasar lokomotor berjalan (berjalan lurus, berjalan mengitari lingkaran, berjalan menyusuri kotak berderet) dengan benar.
  2. Murid dapat mempraktikkan variasi gerakan berjalan (berjalan lurus, berjalan mengitari lingkaran, berjalan menyusuri kotak berderet) dengan koordinasi yang terkontrol.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berjalan sambil mengikuti jalur yang berkelok-kelok atau berputar? Apa yang kamu rasakan?
  2. Menurutmu, apakah cara berjalan lurus berbeda dengan berjalan mengitari lingkaran? Apa bedanya?
  3. Bagaimana cara kita menjaga keseimbangan tubuh saat berjalan melewati rintangan seperti kotak-kotak yang berderet?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan semua dalam kondisi sehat dan siap mengikuti pelajaran.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru bertanya singkat kepada murid, 'Siapa yang tahu apa itu gerak berjalan? Sebutkan cara berjalan yang kalian ketahui!' — jawaban dicatat secara lisan untuk mengetahui pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar mengenal dan mempraktikkan variasi gerak berjalan (lurus, mengitari lingkaran, dan menyusuri kotak berderet).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu: 'Menurutmu, apakah cara berjalan lurus berbeda dengan berjalan mengitari lingkaran?'
  • Pemanasan: Guru memimpin pemanasan dinamis selama ±5 menit — murid berjalan santai mengelilingi lapangan sambil menggerakkan tangan, dilanjutkan peregangan ringan pada otot kaki, pinggang, dan lengan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berkumpul dan duduk melingkar di lapangan. Guru menjelaskan secara singkat konsep gerak dasar lokomotor berjalan: 'Gerak berjalan adalah gerakan yang membuat tubuh kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain.'
  • Guru mendemonstrasikan tiga variasi gerak berjalan secara langsung di depan murid: (1) berjalan lurus — berjalan tegak dengan langkah teratur dari titik A ke titik B; (2) berjalan mengitari lingkaran — berjalan mengikuti garis lingkaran yang sudah ditandai di lapangan; (3) berjalan menyusuri kotak berderet — berjalan melewati kotak-kotak yang disusun berderet dengan melangkahi atau menyusuri tepinya.
  • Guru mengajukan pertanyaan berkesadaran: 'Perhatikan kaki, tangan, dan pandangan mata saya. Apa yang berbeda dari ketiga cara berjalan tadi?' Murid diminta mengamati dan menjawab secara lisan.
  • Guru menjelaskan poin kunci koordinasi: posisi tubuh tegak, pandangan ke depan, ayunan tangan seimbang, dan langkah kaki terkontrol pada setiap variasi gerakan.
  • Murid diminta menirukan demonstrasi guru secara bersama-sama dalam formasi bebas di tempat (shadow walking) untuk membangun pemahaman awal sebelum praktik sesungguhnya.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi 3 kelompok kecil (5–6 orang per kelompok). Setiap kelompok mendapat giliran mencoba tiga pos latihan yang sudah disiapkan di lapangan.
  • Pos 1 — Berjalan Lurus: Murid berjalan lurus dari garis start ke garis finish (±10 meter) dengan langkah teratur dan tubuh tegak. Setiap anak melakukan 2 kali ulangan.
  • Pos 2 — Berjalan Mengitari Lingkaran: Murid berjalan mengikuti garis lingkaran berdiameter ±3 meter yang ditandai dengan cone atau kapur. Fokus pada menjaga arah dan keseimbangan. Setiap anak mengelilingi lingkaran sebanyak 2 kali.
  • Pos 3 — Berjalan Menyusuri Kotak Berderet: Murid berjalan menyusuri 5–6 kotak yang disusun berderet (dapat menggunakan cone, tanda kapur, atau simpai) dengan melangkahi batas kotak secara terkontrol. Setiap anak melewati jalur sebanyak 2 kali.
  • Selama praktik di pos, anggota kelompok yang menunggu giliran bertugas mengamati teman dan memberikan semangat — membangun suasana gotong royong dan kolaborasi.
  • Setelah semua kelompok mencoba semua pos, guru mengajak seluruh murid mencoba ketiga variasi secara berurutan dalam satu jalur terintegrasi (berjalan lurus → mengitari lingkaran → menyusuri kotak berderet) sebagai latihan akhir tahap aplikasi.
  • Guru memberikan umpan balik langsung selama praktik berlangsung — mengingatkan murid yang postur tubuhnya membungkuk, langkah kakinya tidak terkontrol, atau kehilangan arah di lingkaran.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berkumpul kembali dan duduk melingkar di lapangan setelah praktik selesai.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi kepada murid: 'Variasi berjalan mana yang menurutmu paling mudah? Mana yang paling sulit? Mengapa?'
  • Beberapa murid (3–4 orang) diberi kesempatan berbagi pengalaman mereka secara lisan di depan kelompok.
  • Guru menghubungkan pengalaman praktik dengan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari: 'Kita sering berjalan di jalan lurus, berbelok di tikungan, atau melangkahi benda di trotoar. Gerakan tadi melatih tubuh kita supaya lebih terkontrol dan seimbang dalam aktivitas sehari-hari.'
  • Murid diminta mengisi lembar refleksi singkat (dapat berupa gambar ceklis atau wajah emoji): (1) Sudah bisa berjalan lurus dengan baik? (2) Sudah bisa berjalan mengitari lingkaran? (3) Sudah bisa berjalan menyusuri kotak berderet?

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan: murid berjalan pelan mengelilingi lapangan satu kali sambil menarik napas dalam-dalam, dilanjutkan peregangan statis ringan selama ±3 menit.
  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan materi: 'Hari ini kita belajar tiga variasi gerak berjalan — berjalan lurus, berjalan mengitari lingkaran, dan berjalan menyusuri kotak berderet. Ketiganya melatih koordinasi dan keseimbangan tubuh kita.'
  • Asesmen akhir singkat (sumatif lisan): Guru menunjuk 3–4 murid secara acak untuk mendemonstrasikan satu variasi berjalan sesuai instruksi guru sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif dan semangat belajar hari ini.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang materi pertemuan berikutnya (variasi gerak berlari) agar murid memiliki gambaran awal.
  • Pembelajaran ditutup dengan berdoa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum memahami konsep, guru menyediakan kartu visual bergambar langkah-langkah tiga variasi berjalan sebagai panduan tambahan. Untuk murid yang sudah cepat memahami, guru memberikan tantangan tambahan berupa variasi berjalan dengan ritme (berjalan cepat-lambat) atau dengan variasi arah tangan.
  • Proses: Murid yang mengalami kesulitan koordinasi diberikan bimbingan individual oleh guru atau teman sebaya (peer tutoring) di pos latihan. Murid yang sudah mahir diminta membantu mengamati dan memberi umpan balik kepada teman di kelompoknya dengan arahan guru.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menunjukkan satu variasi berjalan dengan benar. Murid yang berkembang pesat diminta mendemonstrasikan ketiga variasi secara berurutan dalam satu rangkaian gerakan yang lancar dan terkontrol.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di pendahuluan: 'Siapa yang tahu apa itu gerak berjalan? Sebutkan cara berjalan yang kalian ketahui!' — guru mencatat secara mental atau pada lembar singkat untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang variasi gerak berjalan.
  • Guru mengamati murid saat berjalan masuk lapangan dan saat pemanasan untuk mengidentifikasi murid yang sudah terbiasa bergerak terkontrol dan yang membutuhkan perhatian lebih.

Proses:

  • Observasi menggunakan lembar ceklis selama praktik di pos: (1) postur tubuh tegak, (2) pandangan ke depan, (3) langkah kaki terkontrol, (4) arah gerak sesuai jalur.
  • Pertanyaan berkesadaran saat tahap Memahami: guru mengamati ketepatan dan kedalaman jawaban murid dalam mendeskripsikan perbedaan tiga variasi berjalan.
  • Pengamatan kualitas kolaborasi dalam kelompok: apakah murid saling memberi semangat dan umpan balik yang positif kepada teman.

Akhir:

  • Demonstrasi individu: 3–4 murid yang ditunjuk secara acak mempraktikkan variasi berjalan sesuai instruksi guru (berjalan lurus / mengitari lingkaran / menyusuri kotak berderet) di depan kelas.
  • Lembar refleksi diri murid diisi di akhir kegiatan inti — digunakan sebagai bukti kesadaran pencapaian tujuan secara mandiri.
  • Guru menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) untuk mencatat pencapaian murid pada aspek konsep dan praktik gerak berjalan.

Formatif:

  • Observasi langsung oleh guru selama praktik di tiga pos latihan — menggunakan lembar ceklis koordinasi gerak (postur tubuh, langkah kaki, arah gerak).
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami untuk memastikan murid memahami konsep tiga variasi berjalan.
  • Pengamatan antar teman (peer observation) saat bergiliran di pos — guru mengarahkan murid untuk saling memberi umpan balik sederhana.

Sumatif:

  • Demonstrasi akhir: murid yang ditunjuk mempraktikkan satu atau tiga variasi berjalan sesuai instruksi guru di akhir pertemuan.
  • Lembar refleksi diri murid (ceklis/emoji) sebagai bukti kesadaran diri terhadap pencapaian tujuan pembelajaran.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep Gerak Berjalan (TP 3.1.1.1)Murid belum dapat menyebutkan atau menjelaskan satu pun variasi gerak berjalan meskipun dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan nama variasi gerak berjalan (lurus, lingkaran, kotak) tetapi belum dapat menjelaskan perbedaannya.Murid dapat menjelaskan konsep dua dari tiga variasi gerak berjalan dengan cukup tepat.Murid dapat menjelaskan konsep ketiga variasi gerak berjalan (lurus, mengitari lingkaran, menyusuri kotak berderet) dengan benar dan mengaitkannya dengan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Praktik Berjalan Lurus (TP 3.1.1.2)Murid berjalan tidak lurus, postur membungkuk, dan langkah tidak teratur meskipun sudah diberi contoh.Murid dapat berjalan lurus tetapi postur tubuh belum tegak atau langkah masih tidak teratur.Murid dapat berjalan lurus dengan postur tubuh cukup tegak dan langkah yang cukup teratur.Murid dapat berjalan lurus dengan postur tubuh tegak, pandangan ke depan, ayunan tangan seimbang, dan langkah kaki teratur dan terkontrol.
Praktik Berjalan Mengitari Lingkaran (TP 3.1.1.2)Murid tidak dapat mengikuti jalur lingkaran dan sering keluar jalur.Murid dapat mengikuti jalur lingkaran tetapi sering oleng atau kehilangan keseimbangan.Murid dapat berjalan mengitari lingkaran dengan keseimbangan yang cukup baik dan jarang keluar jalur.Murid dapat berjalan mengitari lingkaran dengan keseimbangan terjaga, langkah terkontrol, dan konsisten mengikuti jalur dari awal hingga akhir.
Praktik Berjalan Menyusuri Kotak Berderet (TP 3.1.1.2)Murid tidak dapat melewati kotak-kotak berderet dan sering menendang atau melanggar batas kotak.Murid dapat melewati sebagian kotak berderet tetapi langkah tidak terkontrol dan sering menyentuh batas.Murid dapat berjalan menyusuri sebagian besar kotak berderet dengan langkah yang cukup terkontrol.Murid dapat berjalan menyusuri seluruh kotak berderet dengan langkah terkontrol, koordinasi kaki-mata yang baik, dan tanpa menyentuh batas kotak.
Kolaborasi dan Sikap dalam KelompokMurid tidak mau berpartisipasi dalam kelompok dan tidak memberikan dukungan kepada teman.Murid ikut dalam kegiatan kelompok tetapi pasif dan jarang memberikan dukungan kepada teman.Murid aktif berpartisipasi dan sesekali memberikan semangat atau umpan balik kepada teman.Murid aktif berpartisipasi, konsisten memberikan semangat dan umpan balik positif kepada teman, serta menunjukkan sikap gotong royong selama seluruh kegiatan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk mempraktikkan ketiga variasi gerak berjalan?
  • Apakah penjelasan dan demonstrasi saya sudah cukup jelas sehingga murid memahami perbedaan tiga variasi gerak berjalan?
  • Murid mana yang masih membutuhkan bimbingan lebih lanjut, dan strategi apa yang akan saya gunakan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk tiap pos latihan sudah proporsional? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek?
  • Apakah suasana pembelajaran sudah menggembirakan dan membuat murid merasa nyaman bergerak?

Refleksi Murid:

  • Variasi berjalan mana yang sudah bisa kamu lakukan dengan baik hari ini?
  • Variasi berjalan mana yang masih terasa sulit untukmu? Apa yang membuatnya sulit?
  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara berjalan yang baik dan terkontrol?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar bersama teman-teman hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru PJOK SD/MI Kelas III, Muhajir & Umi Hariyani, Kemdikbudristek 2022 (ISBN: 978-602-427-937-0)
  2. Lapangan atau halaman sekolah yang cukup luas untuk aktivitas gerak
  3. Cone atau marker sebanyak 8–10 buah untuk menandai jalur lingkaran dan pos latihan
  4. Simpai atau tanda kapur/lakban untuk membentuk kotak-kotak berderet (5–6 kotak)
  5. Lembar ceklis observasi guru (dicetak atau dicatat di buku catatan guru)
  6. Lembar refleksi diri murid (berupa gambar wajah emoji atau ceklis sederhana)
  7. Peluit untuk manajemen kelas di lapangan
  8. Media visual opsional: kartu bergambar langkah-langkah tiga variasi gerak berjalan (untuk murid yang membutuhkan diferensiasi konten)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.