MODUL AJAR PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Pertolongan Pertama pada Cedera Sederhana INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Pertolongan Pertama pada Cedera Sederhana |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan cara melakukan pertolongan pertama sederhana jika terjadi cedera ringan saat aktivitas fisik, seperti lecet atau memar
- Murid dapat mengidentifikasi alat-alat sederhana yang dapat digunakan untuk pertolongan pertama cedera dalam aktivitas fisik
- Murid dapat menjelaskan langkah-langkah mencari bantuan kepada orang dewasa saat terjadi cedera
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian atau teman kalian terluka saat bermain atau berolahraga?
- Apa yang kalian lakukan ketika teman kalian terjatuh dan lututnya lecet?
- Siapa yang bisa membantu kita ketika mengalami cedera saat bermain?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan presensi kehadiran murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang cara menolong diri sendiri dan teman saat cedera ringan
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah lecet atau memar saat bermain?' dan meminta 2-3 anak berbagi pengalaman singkat
- Guru menunjukkan gambar anak yang sedang mengalami cedera ringan (lecet di lutut) dan mengajukan pertanyaan pemantik
- Guru melakukan pemanasan ringan: gerak jalan di tempat, mengayunkan tangan, dan peregangan leher (5 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan atau menunjukkan gambar berbagai jenis cedera ringan: lecet, memar, benjol, dan luka gores
- Murid mengamati gambar dengan seksama dan menyebutkan nama cedera yang mereka kenali
- Guru menjelaskan perbedaan tiap jenis cedera dengan bahasa sederhana: lecet (kulit terkelupas), memar (kulit kebiruan karena benturan), benjol (kulit membengkak), luka gores (kulit tersayat tipis)
- Guru menunjukkan kotak P3K sederhana dan mengeluarkan alat-alat pertolongan pertama satu per satu: plester luka, kain kasa, air bersih dalam botol, dan es batu dalam plastik
- Murid diminta menyebutkan nama alat yang ditunjukkan dan menebak kegunaannya
- Guru menjelaskan fungsi setiap alat: plester untuk menutup luka, kasa untuk membersihkan, air bersih untuk mencuci, es batu untuk kompres memar atau benjol
- Guru menyampaikan langkah-langkah pertolongan pertama dengan gerakan: 1) Tetap tenang dan tarik napas, 2) Duduk di tempat aman, 3) Panggil teman atau guru, 4) Bersihkan luka dengan air bersih (kalau lecet), 5) Kompres dengan es batu (kalau memar/benjol), 6) Tutup dengan plester (kalau lecet)
- Murid mengikuti gerakan guru sambil menyebutkan langkah-langkahnya bersama-sama
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
- Guru memberikan skenario cedera sederhana pada setiap kelompok: Kelompok 1 (lecet di lutut), Kelompok 2 (memar di lengan), Kelompok 3 (benjol di dahi), Kelompok 4 (luka gores di tangan)
- Setiap kelompok mendapatkan kotak berisi alat pertolongan pertama sederhana (tiruan/dummy atau alat nyata yang aman)
- Murid dalam kelompok berlatih memeragakan pertolongan pertama sesuai skenario: satu anak menjadi yang cedera, satu anak menjadi penolong, yang lain mengamati dan memberi masukan
- Guru berkeliling memantau setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan memastikan langkah-langkah dilakukan dengan benar
- Setiap kelompok mempresentasikan peragaan mereka di depan kelas (2-3 menit per kelompok)
- Murid lain mengamati dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi
- Guru memberikan umpan balik positif dan koreksi jika ada langkah yang kurang tepat
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan saat menjadi penolong? Apa yang kalian rasakan saat menjadi yang ditolong?'
- Beberapa murid diminta berbagi perasaan dan pengalaman selama kegiatan praktek tadi
- Guru bertanya: 'Mengapa kita harus tetap tenang saat cedera? Apa yang terjadi kalau kita panik?'
- Murid berdiskusi singkat dan menyimpulkan bahwa tetap tenang membantu kita berpikir jernih dan mencari bantuan dengan baik
- Guru bertanya: 'Siapa saja orang dewasa yang bisa membantu kita saat cedera di sekolah?' Murid menyebutkan: guru, petugas UKS, kepala sekolah, satpam
- Guru mengingatkan: 'Kalau cedera parah (berdarah banyak, patah tulang, pingsan), jangan ditangani sendiri. Langsung panggil guru atau bawa ke UKS'
- Murid menuliskan atau menggambar satu hal baru yang mereka pelajari hari ini di kertas kecil (refleksi pribadi)
- Beberapa murid diminta membagikan refleksi mereka secara sukarela
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran: jenis cedera ringan, alat pertolongan pertama, langkah-langkah menolong, dan cara mencari bantuan
- Guru melakukan asesmen akhir dengan kuis lisan singkat: menunjukkan gambar alat P3K dan anak menyebutkan fungsinya, atau menyebutkan skenario cedera dan anak menyebutkan langkah pertolongan
- Guru memberikan penguatan: 'Kalian sudah hebat hari ini! Sekarang kalian tahu cara menolong diri sendiri dan teman saat cedera ringan. Tapi ingat, tetap minta bantuan orang dewasa ya'
- Guru memberikan tugas rumah (opsional): minta anak mengecek kotak P3K di rumah bersama orang tua dan menggambar isinya
- Guru menutup pembelajaran dengan pendinginan: menggerakkan tangan dan kaki pelan-pelan, lalu berdoa bersama
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami diberi tantangan mengidentifikasi alat P3K tambahan (kapas, betadine, gunting) dan fungsinya. Murid yang lambat diberi pendampingan ekstra dengan gambar langkah pertolongan yang lebih besar dan jelas
- Proses: Murid yang percaya diri diminta menjadi pemimpin kelompok dan mempresentasikan hasil praktek. Murid yang pemalu diberi peran mengamati dan mencatat, tidak harus tampil di depan. Guru memberikan scaffolding berupa kartu bergambar langkah-langkah untuk kelompok yang kesulitan
- Produk: Murid yang cepat dapat membuat poster sederhana 'Langkah Pertolongan Pertama' dengan gambar dan tulisan. Murid yang lambat cukup menggambar alat P3K favorit mereka dan mewarnainya
ASESMENAwal:- Tanya jawab: Siapa yang pernah mengalami lecet atau memar saat bermain?
- Observasi: Guru mencatat seberapa banyak murid yang sudah familiar dengan cedera ringan dan cara penanganannya
- Pre-test lisan: Guru menunjukkan gambar plester dan bertanya 'Untuk apa ini?'
Proses:- Observasi saat murid mengidentifikasi jenis cedera dari gambar
- Observasi saat murid menyebutkan nama dan fungsi alat P3K
- Observasi keterampilan dan kerjasama saat praktek pertolongan pertama dalam kelompok
- Mendengarkan dan mencatat respons murid saat diskusi refleksi
Akhir:- Unjuk kerja individu atau kelompok: memeragakan pertolongan pertama untuk skenario cedera yang diberikan guru
- Kuis lisan: guru menunjukkan 5 gambar alat P3K, murid menyebutkan namanya dan kegunaannya (minimal 3 benar)
- Post-test praktik: checklist langkah pertolongan pertama yang dilakukan murid
Formatif:- Observasi saat murid mengidentifikasi jenis cedera dan alat P3K
- Observasi keterampilan murid saat mempraktikkan pertolongan pertama dalam kelompok
- Tanya jawab selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman
Sumatif:- Unjuk kerja (performance test): murid memeragakan langkah pertolongan pertama sesuai skenario cedera yang diberikan
- Kuis lisan: mencocokkan gambar alat P3K dengan fungsinya
- Checklist: murid menunjukkan minimal 4 dari 6 langkah pertolongan pertama dengan benar
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi jenis cedera ringan | Belum dapat menyebutkan jenis cedera ringan yang ditunjukkan | Dapat menyebutkan 1 jenis cedera ringan (misal: lecet saja) | Dapat menyebutkan 2-3 jenis cedera ringan dengan benar | Dapat menyebutkan 4 jenis cedera ringan dan menjelaskan ciri-cirinya dengan tepat | | Mengidentifikasi alat pertolongan pertama | Belum dapat menyebutkan alat P3K dan fungsinya | Dapat menyebutkan 1 alat P3K dan fungsinya (misal: plester untuk luka) | Dapat menyebutkan 2-3 alat P3K dan fungsinya dengan benar | Dapat menyebutkan 4 atau lebih alat P3K dan menjelaskan fungsinya dengan tepat | | Mempraktikkan langkah pertolongan pertama | Belum dapat memeragakan langkah pertolongan pertama dengan benar | Dapat memeragakan 1-2 langkah pertolongan pertama (misal: tetap tenang dan duduk) | Dapat memeragakan 3-4 langkah pertolongan pertama sesuai urutan | Dapat memeragakan 5-6 langkah pertolongan pertama dengan benar, urut, dan percaya diri | | Menjelaskan cara mencari bantuan | Belum dapat menjelaskan cara mencari bantuan saat cedera | Dapat menyebutkan 1 cara mencari bantuan (misal: panggil guru) | Dapat menyebutkan 2-3 cara mencari bantuan dan orang dewasa yang dapat membantu | Dapat menjelaskan langkah lengkap mencari bantuan (apa, di mana, siapa, seberapa parah) dan menyebutkan 3 atau lebih orang dewasa yang dapat dimintai bantuan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat mengidentifikasi minimal 2 jenis cedera ringan dan 2 alat P3K?
- Apakah kegiatan praktek kelompok berjalan efektif? Apakah semua anak terlibat aktif?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik perhatian murid? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap kegiatan sudah tepat? Perlu penambahan atau pengurangan waktu di bagian mana?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
- Apa hal baru yang kamu pelajari tentang pertolongan pertama?
- Apakah kamu merasa lebih percaya diri untuk menolong diri sendiri atau teman jika ada yang cedera ringan?
- Apa yang masih sulit atau belum kamu pahami?
- Bagaimana perasaanmu saat menjadi penolong atau yang ditolong dalam praktek tadi?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka (Bab 5: Bergerak dengan Aman)
- Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Kotak P3K atau tiruan kotak P3K berisi: plester luka, kain kasa, air bersih dalam botol semprot, es batu dalam plastik ziplock
- Gambar/poster jenis-jenis cedera ringan: lecet, memar, benjol, luka gores
- Kartu bergambar langkah-langkah pertolongan pertama (visual aid)
- Kertas dan alat tulis/gambar untuk refleksi murid
- Ruang terbuka atau ruang kelas yang cukup untuk kegiatan praktek kelompok
|