Modul AjarPertemuan 5Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Bergerak Aman di Rumah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Bergerak Aman di Rumah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Bergerak Aman di Rumah

PJOK - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Bergerak Aman di Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBergerak Aman di Rumah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi situasi dan potensi risiko saat melakukan aktivitas fisik di rumah serta cara menghindarinya
  2. Murid dapat memilih alat-alat rumah tangga yang boleh dan tidak boleh digunakan anak untuk mendukung aktivitas fisik yang aman

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Di bagian rumah mana saja kalian biasa bermain dan bergerak?
  2. Pernahkah kalian atau teman kalian terluka saat bermain di rumah? Apa yang terjadi?
  3. Alat rumah tangga apa saja yang kalian gunakan saat bermain di rumah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Asesmen awal: Guru menanyakan pengalaman murid bermain di rumah (di mana mereka bermain, dengan apa, pernah terluka atau tidak)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar bagaimana bergerak dengan aman di rumah
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau menceritakan situasi anak bermain di berbagai area rumah (ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, tangga, halaman)
  • Murid diminta mengamati dan menyebutkan tempat-tempat mana yang aman dan tidak aman untuk bermain
  • Guru memandu diskusi kelas: mengapa kamar mandi dan tangga berbahaya? (lantai licin, bisa terpeleset)
  • Murid mengidentifikasi potensi risiko di setiap area rumah melalui tanya jawab
  • Guru menjelaskan prinsip memilih tempat bermain yang aman: lapang, datar, tidak licin, jauh dari benda tajam
  • Guru menunjukkan berbagai alat rumah tangga (melalui gambar atau benda asli): bola, sapu, gunting, pisau, piring plastik, gelas kaca, kursi, meja
  • Murid diminta mengamati dan mengelompokkan alat mana yang boleh digunakan anak dan mana yang tidak boleh

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3-4 orang)
  • Setiap kelompok mendapat lembar kerja bergambar berbagai area rumah dan alat-alat rumah tangga
  • Tugas kelompok: memberi tanda centang pada tempat dan alat yang aman, serta tanda silang pada yang berbahaya
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan pilihan mereka
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan meluruskan jika ada pemahaman yang keliru
  • Murid melakukan simulasi sederhana: mempraktikkan cara memilih tempat bermain yang aman di area kelas (menghindari sudut tajam, lantai basah, dll)
  • Guru memandu murid menyusun daftar 'Aturan Bermain Aman di Rumah' secara bersama-sama

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Murid diminta menceritakan: apa yang mereka pelajari hari ini tentang keamanan bermain di rumah?
  • Murid merefleksikan: apakah selama ini mereka sudah bermain di tempat yang aman? Apa yang akan mereka ubah setelah belajar hari ini?
  • Murid diminta memikirkan: siapa yang akan mereka minta bantuan jika mengalami cedera di rumah?
  • Guru meminta murid membuat komitmen pribadi: satu hal yang akan mereka lakukan untuk bermain lebih aman di rumah
  • Beberapa murid berbagi komitmen mereka secara sukarela

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: tempat aman untuk bermain di rumah dan alat rumah tangga yang boleh/tidak boleh digunakan anak
  • Asesmen akhir: murid mengerjakan lembar evaluasi individu (memilih gambar tempat aman dan alat yang boleh digunakan)
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi murid
  • Guru memberikan tugas rumah: murid diminta mengamati rumah mereka dan membuat daftar 3 tempat aman dan 3 tempat yang harus dihindari untuk bermain, kemudian mendiskusikannya dengan orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, berikan gambar situasi rumah yang lebih kompleks dengan lebih banyak area dan alat. Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, gunakan gambar yang sederhana dengan 3-4 pilihan saja dan berikan contoh konkret
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin diskusi kelompok dan membantu teman. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat bekerja dengan bimbingan guru atau pendamping secara langsung, menggunakan pendekatan tanya jawab satu per satu
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat membuat poster 'Bermain Aman di Rumah' dengan gambar dan tulisan sederhana. Murid yang masih berkembang cukup menunjukkan pemahaman melalui mewarnai gambar tempat aman/tidak aman atau menempelkan stiker pada lembar kerja

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid bermain di rumah
  • Guru mencatat jawaban murid untuk memahami pengetahuan awal mereka tentang keamanan bermain di rumah

Proses:

  • Observasi dan catatan anekdot saat murid berdiskusi dalam kelompok
  • Checklist partisipasi murid saat mengidentifikasi tempat dan alat aman/tidak aman
  • Umpan balik lisan langsung saat murid mempresentasikan hasil kerja kelompok
  • Penilaian kemampuan murid dalam simulasi memilih tempat aman

Akhir:

  • Lembar kerja individu dengan 8-10 gambar tempat dan alat rumah tangga yang harus dipilih oleh murid
  • Penilaian kemampuan murid menjelaskan alasan memilih tempat/alat tertentu sebagai aman atau tidak aman
  • Penilaian komitmen pribadi tertulis atau lisan tentang tindakan bermain aman yang akan dilakukan

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas tentang tempat aman dan tidak aman
  • Penilaian kerja kelompok saat mengidentifikasi dan memilih alat rumah tangga yang aman
  • Penilaian presentasi kelompok dan kemampuan menjelaskan pilihan mereka

Sumatif:

  • Lembar evaluasi individu: murid memberi tanda centang dan silang pada gambar tempat dan alat rumah tangga
  • Penilaian komitmen pribadi yang dibuat murid tentang bermain aman di rumah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi tempat aman dan tidak aman di rumahMurid belum dapat membedakan tempat aman dan tidak aman, atau memilih secara acak tanpa alasanMurid dapat mengidentifikasi 1-2 tempat aman atau tidak aman dengan bantuan guruMurid dapat mengidentifikasi 3-4 tempat aman dan tidak aman serta memberikan alasan sederhanaMurid dapat mengidentifikasi 5 atau lebih tempat aman dan tidak aman serta menjelaskan alasannya dengan jelas dan memberikan contoh cara menghindari bahaya
Memilih alat rumah tangga yang aman untuk anakMurid belum dapat memilih alat yang aman atau memilih alat berbahaya sebagai amanMurid dapat memilih 1-2 alat yang aman dengan bantuan guru atau temanMurid dapat memilih 3-4 alat yang aman dan menjelaskan mengapa alat tertentu berbahayaMurid dapat memilih 5 atau lebih alat dengan tepat, menjelaskan alasan dengan jelas, dan memberikan alternatif alat yang lebih aman
Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid pasif, tidak memberikan pendapat atau ide dalam diskusi kelompokMurid mulai memberikan pendapat namun masih sangat bergantung pada teman atau guruMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan mendengarkan pendapat temanMurid sangat aktif, memimpin diskusi, membantu teman memahami, dan mampu menyimpulkan hasil diskusi kelompok
Refleksi dan komitmen tindakan bermain amanMurid belum dapat merefleksikan pembelajaran atau membuat komitmen tindakanMurid dapat menyebutkan 1 hal yang dipelajari namun kesulitan membuat komitmen tindakanMurid dapat merefleksikan pembelajaran dan membuat 1 komitmen tindakan bermain aman yang spesifikMurid dapat merefleksikan pembelajaran secara mendalam, membuat komitmen tindakan yang spesifik dan realistis, serta menjelaskan bagaimana akan melaksanakannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengidentifikasi tempat dan alat yang aman di rumah?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif dalam membantu murid memahami konsep keamanan bermain?
  • Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau ditambahkan untuk pembelajaran serupa di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang bermain aman di rumah?
  • Di mana tempat paling aman untuk kamu bermain di rumah?
  • Alat rumah tangga apa yang tidak boleh kamu gunakan untuk bermain? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar tetap aman saat bermain di rumah?
  • Siapa yang akan kamu minta bantuan jika terluka saat bermain di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka, Bab 5: Bergerak dengan Aman
  2. Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  3. Gambar atau poster berbagai area rumah (ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, tangga, halaman)
  4. Gambar atau benda asli alat rumah tangga (bola, sapu, gunting, pisau, piring plastik, gelas kaca, mainan, alat tulis)
  5. Lembar kerja bergambar untuk kegiatan kelompok dan individu
  6. Video pendek tentang keamanan bermain di rumah (opsional, jika tersedia proyektor)
  7. Alat tulis (pensil, crayon, spidol) untuk kegiatan murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.