MODUL AJAR PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bergerak Aman sebagai Gaya Hidup Aktif dan Sehat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Bergerak Aman sebagai Gaya Hidup Aktif dan Sehat |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menghubungkan kebiasaan bergerak dengan aman dalam berbagai aktivitas jasmani sehari-hari sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan sehat
- Murid dapat berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas jasmani sederhana dengan menerapkan prinsip keselamatan yang telah dipelajari
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang terjadi jika kita bermain tanpa mengikuti aturan keselamatan?
- Bagaimana cara bergerak yang aman agar kita tidak terluka?
- Mengapa kita perlu bergerak dengan aman setiap hari?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid (seragam olahraga, sepatu)
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya pengalaman murid tentang bermain dengan aman
- Guru menyampaikan topik pembelajaran: Bergerak Aman sebagai Gaya Hidup Aktif dan Sehat
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana
- Guru melontarkan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika kita bermain tanpa hati-hati?'
- Guru memimpin pemanasan selama 5 menit dengan gerakan ringan yang aman (peregangan leher, tangan, kaki, jogging di tempat)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan mendengarkan cerita singkat tentang Jaya yang cedera karena tidak mengikuti aturan keselamatan saat bermain
- Guru menjelaskan dengan demonstrasi visual (poster/gambar) tentang aturan bergerak dengan aman: gunakan seragam olahraga, pakai sepatu, makan sebelum bermain (beri jarak waktu), lakukan pemanasan, ikuti perintah guru, pilih tempat yang aman dan bersih, perhatikan waktu bermain
- Guru menunjukkan contoh konkret: bagaimana menggunakan alat olahraga (bola, tali) dengan hati-hati, tidak bermain di bawah terik matahari, bermain di area yang sudah ditentukan
- Murid mengidentifikasi bersama guru: mana perilaku yang aman dan mana yang berisiko melalui gambar yang ditampilkan
- Guru memfasilitasi diskusi ringan: 'Mengapa aturan ini penting untuk kita?'
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
- Setiap kelompok mendapat tantangan aktivitas jasmani sederhana yang harus dilakukan dengan menerapkan prinsip keselamatan: Kelompok 1-2 bermain lempar tangkap bola dengan jarak aman, Kelompok 3-4 lompat tali dengan giliran teratur, Kelompok 5 berlari zig-zag di area yang ditandai cone
- Sebelum mulai, murid dalam kelompok berdiskusi singkat: apa aturan keselamatan yang harus dipatuhi dalam aktivitas mereka?
- Guru membagikan checklist keselamatan sederhana (gambar) untuk setiap kelompok: cek sepatu, cek area aman, cek alat, ingat aturan
- Murid melakukan aktivitas selama 15 menit dengan rotasi antar pos setiap 5 menit
- Guru berkeliling mengamati, memberi bimbingan, dan apresiasi pada kelompok yang menerapkan prinsip keselamatan dengan baik
- Guru menghentikan aktivitas jika ada perilaku tidak aman dan mengingatkan kembali aturan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengumpulkan murid kembali duduk melingkar untuk refleksi
- Guru memfasilitasi diskusi: 'Bagaimana perasaan kalian saat bermain dengan aman? Apakah ada yang merasa kesulitan mengikuti aturan? Mengapa?'
- Setiap kelompok diminta menyebutkan satu aturan keselamatan yang mereka terapkan tadi
- Guru memandu murid menghubungkan pengalaman bermain hari ini dengan kegiatan sehari-hari di rumah: 'Bagaimana kalian bisa bergerak dengan aman saat bermain di rumah atau di lingkungan sekitar?'
- Murid diminta mengangkat tangan dan menyebutkan satu kebiasaan bergerak aman yang akan mereka terapkan mulai hari ini
- Guru memberikan penguatan positif dan apresiasi untuk partisipasi aktif murid
Penutup:- Guru memimpin pendinginan dengan peregangan ringan dan pernapasan dalam
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan kembali aturan bergerak aman yang telah dipelajari
- Guru memberikan kesimpulan: bergerak dengan aman membuat kita terhindar dari cedera dan bisa terus aktif setiap hari
- Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan kepatuhannya terhadap aturan keselamatan
- Guru mengingatkan murid untuk terus menerapkan kebiasaan bergerak aman di sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang sudah memahami prinsip keselamatan dasar diberi tantangan untuk mengidentifikasi potensi risiko tambahan dalam aktivitas yang lebih kompleks. Murid yang masih memerlukan bimbingan diberi kartu bergambar aturan keselamatan sebagai pengingat visual
- Proses: Murid yang cepat menguasai diberikan peran sebagai 'pengawas keselamatan' dalam kelompoknya untuk membantu teman yang masih kesulitan. Murid yang memerlukan waktu lebih banyak mendapat pendampingan langsung dari guru saat praktik dan diberikan instruksi lebih sederhana dengan demonstrasi berulang
- Produk: Murid yang lebih mampu diminta membuat gambar sederhana tentang 3 aturan bergerak aman untuk ditempel di kelas. Murid lainnya cukup menyebutkan secara lisan atau menunjukkan gerakan aman yang sudah dipelajari
ASESMENAwal:- Tanya jawab tentang pengalaman murid bermain atau berolahraga: apakah pernah terluka? apa penyebabnya?
- Observasi kesiapan murid: apakah sudah mengenakan seragam olahraga dan sepatu yang sesuai?
Proses:- Observasi saat tahap Memahami: apakah murid dapat mengidentifikasi perilaku aman dan berisiko dari gambar yang ditampilkan?
- Observasi saat tahap Mengaplikasi: apakah murid menerapkan aturan keselamatan dalam aktivitas kelompok? (cek: penggunaan sepatu, pemilihan area aman, penggunaan alat dengan hati-hati, mengikuti instruksi)
- Catatan anekdot tentang partisipasi, kolaborasi, dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan selama kegiatan
- Penilaian checklist keselamatan yang diisi kelompok sebelum aktivitas
Akhir:- Tanya jawab lisan di akhir pembelajaran: murid diminta menyebutkan 2-3 aturan bergerak aman
- Penilaian refleksi: apakah murid dapat menghubungkan kebiasaan bergerak aman dengan kehidupan sehari-hari?
- Observasi saat pendinginan: apakah murid mengikuti gerakan dengan tertib dan aman?
Formatif:- Observasi partisipasi dan kepatuhan murid terhadap aturan keselamatan selama aktivitas jasmani
- Tanya jawab lisan tentang aturan bergerak aman saat diskusi kelompok dan refleksi
Sumatif:- Penilaian kinerja: murid mempraktikkan aktivitas jasmani sederhana dengan menerapkan minimal 3 prinsip keselamatan yang telah dipelajari
- Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 2 kebiasaan bergerak aman yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman prinsip keselamatan | Murid belum dapat menyebutkan aturan bergerak aman dan belum memahami pentingnya keselamatan | Murid dapat menyebutkan 1 aturan bergerak aman dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan 2-3 aturan bergerak aman tanpa bantuan | Murid dapat menyebutkan lebih dari 3 aturan bergerak aman dan menjelaskan alasan pentingnya dengan bahasa sederhana | | Penerapan prinsip keselamatan dalam aktivitas | Murid tidak menerapkan aturan keselamatan saat aktivitas jasmani dan perlu diingatkan terus-menerus | Murid menerapkan 1-2 aturan keselamatan setelah diingatkan guru | Murid menerapkan 3 atau lebih aturan keselamatan dengan sedikit bimbingan | Murid secara mandiri menerapkan semua aturan keselamatan dan membantu mengingatkan teman | | Partisipasi aktif dalam aktivitas jasmani | Murid tidak berpartisipasi atau menolak mengikuti aktivitas jasmani | Murid berpartisipasi dengan dorongan dan bimbingan terus-menerus dari guru | Murid berpartisipasi aktif dalam sebagian besar aktivitas dengan antusias | Murid berpartisipasi aktif dalam seluruh aktivitas dengan antusias tinggi dan memotivasi teman | | Kemampuan menghubungkan dengan gaya hidup sehari-hari | Murid belum dapat menghubungkan kebiasaan bergerak aman dengan kehidupan sehari-hari | Murid dapat menyebutkan 1 contoh penerapan bergerak aman di kehidupan sehari-hari dengan bantuan | Murid dapat menyebutkan 2 contoh penerapan bergerak aman di kehidupan sehari-hari tanpa bantuan | Murid dapat menyebutkan lebih dari 2 contoh dan menunjukkan komitmen untuk menerapkannya secara konsisten |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami dan menerapkan prinsip keselamatan dalam aktivitas hari ini?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk membantu murid dengan kebutuhan berbeda?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat dan efektif?
- Bagaimana cara meningkatkan kualitas refleksi murid agar lebih mendalam?
- Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus untuk menerapkan kebiasaan bergerak aman?
Refleksi Murid:- Aturan keselamatan apa yang paling mudah kamu lakukan hari ini?
- Aturan keselamatan apa yang masih sulit kamu lakukan? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu saat bermain dengan aman hari ini?
- Kebiasaan bergerak aman apa yang akan kamu lakukan di rumah mulai hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka (Bab 5: Bergerak dengan Aman)
- Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Poster/gambar visual tentang aturan bergerak aman
- Alat olahraga: bola, tali skipping, cone pembatas
- Checklist keselamatan bergambar untuk kelompok
- Peluit untuk instruksi
- Area bermain yang aman dan bersih (lapangan/halaman sekolah)
|