Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Mengenal Keamanan Bergerak di Sekolah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Mengenal Keamanan Bergerak di Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Mengenal Keamanan Bergerak di Sekolah

PJOK - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Keamanan Bergerak di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Keamanan Bergerak di Sekolah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi perilaku dan aturan keamanan saat melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekolah melalui pengamatan gambar dan diskusi kelas
  2. Murid dapat menunjukkan sikap patuh terhadap aturan keamanan saat pembelajaran PJOK berlangsung di sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi jika kita bermain tanpa mengikuti aturan keamanan?
  2. Mengapa kita perlu memakai sepatu olahraga saat berolahraga?
  3. Di mana tempat yang aman untuk bermain di sekolah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid
  • Asesmen awal: Guru menanyakan pengalaman murid saat berolahraga atau bermain (Pernahkah kalian terjatuh saat bermain? Mengapa bisa terjatuh?)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar cara bergerak dengan aman agar terhindar dari cedera
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Apa yang terjadi jika kita bermain tanpa mengikuti aturan keamanan?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar anak-anak yang sedang melakukan aktivitas fisik di sekolah (menggunakan gambar dari buku siswa atau media visual)
  • Murid mengamati gambar dengan seksama dan mencermati perilaku anak-anak dalam gambar
  • Guru membuka diskusi kelas dengan pertanyaan: Apa yang mereka lakukan? Di mana mereka melakukan kegiatan itu? Bagaimana mereka melakukan kegiatan itu? Amankah cara tersebut?
  • Murid menyampaikan pendapat mereka secara bergantian, guru memfasilitasi diskusi agar semua anak terlibat
  • Guru menjelaskan konsep bergerak dengan aman: menjaga keselamatan saat bermain atau berolahraga agar terhindar dari cedera
  • Guru menyampaikan aturan keamanan bergerak di sekolah: menggunakan seragam olahraga, memakai sepatu olahraga, makan sebelum olahraga dengan jeda waktu, melakukan pemanasan, mengikuti perintah guru, tidak berolahraga di bawah terik matahari, bermain di tempat aman dan bersih, menggunakan alat dengan hati-hati
  • Murid mendengarkan penjelasan dan bertanya jika ada yang belum dipahami

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Murid (LKPD) yang berisi gambar berbagai sikap anak saat berolahraga
  • Murid diminta mengidentifikasi sikap yang benar (diberi tanda centang) dan sikap yang salah (diberi tanda silang) berdasarkan aturan keamanan yang telah dipelajari
  • Murid mengerjakan LKPD secara individu dengan bimbingan guru
  • Setelah selesai, guru membahas hasil kerja bersama-sama dan memberikan klarifikasi jika ada kesalahan pemahaman
  • Guru mengajak murid melakukan simulasi praktik keamanan: guru memperagakan situasi (misalnya, teman sedang memegang pemukul), murid diminta menunjukkan posisi berdiri yang aman
  • Beberapa murid maju ke depan untuk mempraktikkan sikap aman saat menunggu giliran, menggunakan alat olahraga, dan mengikuti instruksi guru
  • Murid lain mengamati dan memberikan apresiasi kepada teman yang mempraktikkan dengan benar

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk merefleksikan pembelajaran dengan pertanyaan: Apa yang sudah kalian pelajari hari ini? Mengapa penting bergerak dengan aman?
  • Murid menyampaikan refleksi mereka secara lisan, guru mendengarkan dengan penuh perhatian
  • Guru bertanya: Aturan keamanan mana yang paling mudah kalian lakukan? Mana yang masih sulit?
  • Murid berbagi pengalaman pribadi terkait keamanan bergerak
  • Guru menegaskan pentingnya mematuhi aturan keamanan agar terhindar dari cedera dan dapat bermain dengan senang
  • Murid membuat komitmen sederhana: Mulai sekarang, saya akan selalu memakai sepatu olahraga saat PJOK

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir: murid menjodohkan kalimat dengan gambar yang sesuai pada lembar asesmen formatif (berdiri di tempat aman saat menunggu giliran, melakukan gerakan loncat katak, dll.)
  • Guru memberikan penguatan positif kepada murid atas partisipasi dan pemahaman mereka
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami diberikan gambar tambahan dengan situasi keamanan yang lebih kompleks untuk dianalisis. Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan gambar yang lebih sederhana dengan jumlah lebih sedikit
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberikan bimbingan individual saat mengerjakan LKPD. Murid yang cepat selesai dapat membantu teman yang kesulitan atau membuat poster sederhana tentang aturan keamanan
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat mendemonstrasikan situasi berbahaya dan cara mengatasinya di depan kelas. Murid lain cukup menyebutkan 3-5 aturan keamanan yang mereka ingat secara lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid saat bermain atau berolahraga
  • Guru mengajukan pertanyaan: Pernahkah kalian terjatuh saat bermain? Mengapa bisa terjatuh? Apa yang kalian lakukan agar tidak terjatuh lagi?

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati gambar dan berdiskusi
  • Penilaian LKPD: kemampuan mengidentifikasi sikap aman dan tidak aman
  • Observasi praktik simulasi: kemampuan menunjukkan posisi dan sikap aman saat aktivitas fisik
  • Catatan anekdot untuk murid yang menunjukkan pemahaman mendalam atau membutuhkan bimbingan tambahan

Akhir:

  • Asesmen tertulis: menjodohkan kalimat keamanan bergerak dengan gambar yang sesuai
  • Penilaian sikap: kepatuhan murid terhadap aturan keamanan selama pembelajaran (memakai sepatu olahraga, mengikuti instruksi, berdiri di tempat aman)
  • Refleksi lisan: murid menyebutkan minimal 3 aturan keamanan yang telah dipelajari

Formatif:

  • Observasi sikap dan partisipasi murid selama diskusi kelas
  • Penilaian hasil kerja LKPD (identifikasi sikap benar dan salah)
  • Observasi praktik simulasi keamanan bergerak

Sumatif:

  • Asesmen formatif: menjodohkan kalimat dengan gambar yang sesuai
  • Penilaian sikap patuh terhadap aturan keamanan selama pembelajaran berlangsung

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan: Mengidentifikasi aturan keamanan bergerakMurid belum dapat menyebutkan aturan keamanan bergerak atau menyebutkan dengan tidak tepatMurid dapat menyebutkan 1-2 aturan keamanan bergerak dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 3-4 aturan keamanan bergerak secara mandiriMurid dapat menyebutkan 5 atau lebih aturan keamanan bergerak secara mandiri dan menjelaskan alasannya
Keterampilan: Mengidentifikasi sikap aman dan tidak aman pada gambar/LKPDMurid menjawab benar kurang dari 50% dari soal LKPDMurid menjawab benar 50-69% dari soal LKPDMurid menjawab benar 70-89% dari soal LKPDMurid menjawab benar 90-100% dari soal LKPD dan dapat menjelaskan alasannya
Sikap: Kepatuhan terhadap aturan keamanan saat pembelajaranMurid sering melanggar aturan keamanan dan perlu diingatkan berkali-kaliMurid kadang melanggar aturan keamanan dan perlu diingatkan 2-3 kaliMurid mematuhi aturan keamanan dengan diingatkan 1 kaliMurid selalu mematuhi aturan keamanan tanpa diingatkan dan mengingatkan teman
Komunikasi: Partisipasi dalam diskusi kelasMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi meskipun dimintaMurid berpartisipasi dalam diskusi setelah diminta dan dengan bantuan guruMurid berpartisipasi aktif dalam diskusi dengan menyampaikan pendapatMurid berpartisipasi aktif, menyampaikan pendapat dengan jelas, dan merespons pendapat teman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah tujuan pembelajaran tercapai? Bagaimana saya tahu?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan efektif untuk membantu murid memahami konsep keamanan bergerak?
  • Murid mana yang membutuhkan dukungan tambahan? Apa yang akan saya lakukan untuk mereka di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau tingkatkan untuk pembelajaran serupa di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah kamu pelajari hari ini tentang keamanan bergerak?
  • Aturan keamanan mana yang paling mudah kamu lakukan? Mana yang masih sulit?
  • Mengapa penting bagi kita untuk bergerak dengan aman?
  • Apa yang akan kamu lakukan mulai sekarang agar tetap aman saat bermain atau berolahraga?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka, Bab 5: Bergerak dengan Aman
  2. Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  3. Gambar ilustrasi anak-anak melakukan aktivitas fisik (aman dan tidak aman)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) identifikasi sikap aman
  5. Lembar asesmen formatif (menjodohkan kalimat dengan gambar)
  6. Alat olahraga sederhana: bola, kerucut latihan, pemukul (untuk demonstrasi)
  7. Ruang kelas atau halaman sekolah untuk simulasi praktik
  8. Papan tulis dan spidol untuk mencatat hasil diskusi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.