Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Pentingnya Sarapan Pagi dan Membuat Pilihan Sehat Setiap Hari

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Pentingnya Sarapan Pagi dan Membuat Pilihan Sehat Setiap Hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Pentingnya Sarapan Pagi dan Membuat Pilihan Sehat Setiap Hari

PJOK - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Pentingnya Sarapan Pagi dan Membuat Pilihan Sehat Setiap Hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPentingnya Sarapan Pagi dan Membuat Pilihan Sehat Setiap Hari
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan manfaat sarapan pagi bagi kesehatan dan konsentrasi belajar dengan menceritakan kebiasaan makan paginya
  2. Murid dapat menyusun contoh menu makan harian sederhana yang bergizi seimbang (sarapan, makan siang, makan malam) sesuai panduan Isi Piringku

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang tadi pagi sudah sarapan sebelum ke sekolah?
  2. Apa yang kamu rasakan saat belajar kalau sudah sarapan? Bagaimana kalau belum sarapan?
  3. Makanan apa saja yang biasa kamu makan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tadi pagi tidak sarapan?' dan mengajak 3-4 murid menceritakan kebiasaan sarapan mereka
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar tentang pentingnya sarapan pagi dan membuat menu makan harian yang sehat
  • Guru menayangkan gambar berbagai makanan sarapan (nasi goreng, roti isi, bubur, telur, susu) dan bertanya: 'Mana yang pernah kamu makan untuk sarapan?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan manfaat sarapan pagi: memberi tenaga untuk belajar dan bermain, membantu berpikir dengan baik, membuat tubuh tidak cepat lemas (10 menit)
  • Guru menunjukkan ilustrasi anak yang sarapan vs tidak sarapan, lalu mendiskusikan perbedaannya (anak yang sarapan lebih semangat, fokus, tidak ngantuk di kelas)
  • Guru meminta murid mengangkat tangan: 'Siapa yang pernah merasa lemas atau sulit konsentrasi karena belum sarapan?'
  • Guru menjelaskan petunjuk sarapan: tidak terlalu sedikit (tubuh cepat lemas), tidak terlalu banyak (bisa ngantuk), dan jangan lupa minum air putih
  • Guru mengenalkan panduan Isi Piringku dengan gambar piring bergizi seimbang: setengah piring sayur dan buah, seperempat makanan pokok (nasi/roti), seperempat lauk pauk (protein)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja 'Daftar Menu Makan Harian' dengan tabel hari (Senin-Minggu) dan waktu makan (Sarapan, Makan Siang, Makan Malam) (20 menit)
  • Murid mengisi tabel dengan menu yang biasa mereka makan setiap hari, boleh bertanya pada orang tua jika lupa nama makanannya (pekerjaan rumah yang dilanjutkan di kelas)
  • Guru meminta 5-6 murid maju ke depan kelas untuk menceritakan menu makan harian mereka, terutama sarapan pagi
  • Guru membimbing murid menyusun contoh menu makan harian sederhana yang bergizi seimbang untuk satu hari menggunakan panduan Isi Piringku
  • Contoh menu: Sarapan (nasi, telur dadar, sayur bayam, air putih), Makan Siang (nasi, ayam goreng, tumis kangkung, pisang), Makan Malam (nasi, ikan bakar, sayur sop, jeruk)
  • Murid menggambar atau menuliskan menu pilihan mereka di lembar kerja, lalu memajangnya di dinding kelas

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berdiskusi: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang sarapan pagi?' (10 menit)
  • Murid berbagi: makanan apa yang sudah sehat dan mana yang perlu diperbaiki dari menu makan harian mereka
  • Guru bertanya: 'Apa yang akan kamu lakukan besok pagi agar tidak lupa sarapan?'
  • Murid membuat komitmen sederhana: 'Besok pagi saya akan sarapan sebelum ke sekolah'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang sudah aktif belajar hari ini

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan pertanyaan lisan: 'Sebutkan 2 manfaat sarapan pagi!' dan 'Sebutkan contoh menu sarapan yang bergizi seimbang!' (10 menit)
  • Guru memberikan tugas rumah: mengisi tabel menu makan harian selama seminggu dengan bantuan orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi: 'Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini?' (ikon wajah: senang, biasa, sedih)
  • Guru mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar menulis dapat menggambar menu makanan mereka dengan bantuan guru. Murid yang sudah lancar dapat menuliskan nama makanan dan alasan memilih menu tersebut.
  • Proses: Murid yang cepat memahami dapat membantu teman yang kesulitan menyusun menu bergizi seimbang. Murid yang lambat dapat bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru lebih intensif.
  • Produk: Murid dapat memilih antara menggambar menu makan harian dengan gambar berwarna atau menuliskan daftar menu dalam bentuk tabel. Murid yang kreatif dapat menambahkan dekorasi pada lembar kerjanya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang tadi pagi tidak sarapan?' dan mengajak 3-4 murid menceritakan kebiasaan sarapan mereka
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang makanan sehat dengan menanyakan: 'Menurutmu, makanan apa yang baik untuk sarapan?'

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan penjelasan guru tentang manfaat sarapan pagi: apakah fokus dan responsif
  • Pengamatan saat murid mengisi lembar kerja menu makan harian: apakah memahami panduan Isi Piringku
  • Penilaian kemampuan komunikasi saat murid menceritakan menu makanan mereka di depan kelas: kejelasan, kepercayaan diri, kelengkapan informasi

Akhir:

  • Tes lisan: murid menyebutkan minimal 2 manfaat sarapan pagi bagi kesehatan dan konsentrasi belajar
  • Tes lisan: murid menyebutkan contoh menu sarapan yang bergizi seimbang sesuai panduan Isi Piringku
  • Penilaian produk lembar kerja 'Daftar Menu Makan Harian' menggunakan rubrik: kelengkapan menu, kesesuaian dengan gizi seimbang, kerapian

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid saat menjawab pertanyaan pemantik dan berdiskusi tentang kebiasaan sarapan
  • Penilaian proses saat murid menyusun menu makan harian: apakah sudah sesuai panduan Isi Piringku
  • Pengamatan kemampuan komunikasi murid saat menceritakan menu makanan kesukaan di depan kelas

Sumatif:

  • Penilaian produk lembar kerja 'Daftar Menu Makan Harian' berdasarkan kelengkapan dan kesesuaian dengan gizi seimbang
  • Tes lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan manfaat sarapan pagi dan contoh menu bergizi seimbang
  • Penilaian kemampuan murid menjelaskan alasan memilih menu makanan tertentu berdasarkan panduan kesehatan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan manfaat sarapan pagiMurid belum dapat menyebutkan manfaat sarapan pagiMurid dapat menyebutkan 1 manfaat sarapan pagi dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 manfaat sarapan pagi secara mandiriMurid dapat menjelaskan 3 atau lebih manfaat sarapan pagi dengan contoh konkret dari pengalaman pribadi
Menyusun menu makan harian bergizi seimbangMurid belum dapat menyusun menu makan harian yang sesuai gizi seimbangMurid dapat menyusun menu untuk 1 waktu makan (sarapan saja) dengan panduan guruMurid dapat menyusun menu untuk 2-3 waktu makan (sarapan, makan siang, makan malam) sesuai panduan Isi PiringkuMurid dapat menyusun menu lengkap untuk 3 waktu makan dengan variasi makanan bergizi seimbang dan menjelaskan alasan pemilihan menu tersebut
Komunikasi (menceritakan kebiasaan makan)Murid belum berani atau belum dapat menceritakan kebiasaan makan paginyaMurid dapat menyebutkan 1-2 makanan yang biasa dimakan dengan bantuan pertanyaan guruMurid dapat menceritakan kebiasaan sarapan dengan jelas (jenis makanan, waktu, alasan)Murid dapat menceritakan kebiasaan makan pagi dengan detail (aroma, rasa, warna, alasan menyukai) dengan percaya diri dan antusias
Kesadaran gaya hidup sehatMurid belum menunjukkan kesadaran tentang pentingnya makan bergizi seimbangMurid mulai memahami pentingnya sarapan pagi setelah penjelasan guruMurid dapat mengidentifikasi makanan sehat dan tidak sehat dalam menu hariannyaMurid menunjukkan komitmen untuk membiasakan sarapan pagi dan memilih makanan bergizi seimbang setiap hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami pentingnya sarapan pagi dan dampaknya terhadap kesehatan?
  • Apakah metode bercerita dan diskusi efektif untuk mengajak murid berbagi pengalaman tentang kebiasaan makan mereka?
  • Apakah murid dapat menyusun menu makan harian bergizi seimbang sesuai panduan Isi Piringku dengan baik?
  • Diferensiasi apa yang perlu saya tingkatkan untuk membantu murid yang masih kesulitan?
  • Apa yang bisa saya lakukan agar lebih banyak murid menunjukkan komitmen untuk sarapan setiap pagi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang sarapan pagi?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar membuat menu makan harian yang sehat?
  • Apa yang akan kamu lakukan besok pagi agar tidak lupa sarapan?
  • Apakah kamu sudah tahu makanan apa yang baik untuk tubuhmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Bab 4: Pilih Makanan Sehatmu halaman 156-160
  2. Buku Guru PJOK Kelas 2 Bab 4: Pilih Makanan Sehatmu halaman 216-218
  3. Gambar panduan Isi Piringku (poster atau tayangan digital)
  4. Gambar berbagai jenis makanan sarapan (nasi goreng, roti isi, bubur, telur, susu, buah)
  5. Lembar kerja 'Daftar Menu Makan Harian' (tabel kosong untuk diisi murid)
  6. Spidol warna, kertas HVS, krayon atau pensil warna untuk menggambar menu makanan
  7. Video perjalanan makanan di dalam tubuh (opsional, QR Code di Buku Siswa hal. 159)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.