Modul AjarPertemuan 3Bab 4Fase ASemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Mengenal Zat Gizi dan Manfaatnya bagi Tubuh

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Mengenal Zat Gizi dan Manfaatnya bagi Tubuh". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Mengenal Zat Gizi dan Manfaatnya bagi Tubuh

PJOK - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal Zat Gizi dan Manfaatnya bagi Tubuh

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal Zat Gizi dan Manfaatnya bagi Tubuh
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan zat gizi utama (karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serat) dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh secara sederhana
  2. Murid dapat mengelompokkan bahan makanan sehari-hari ke dalam kelompok zat gizi yang sesuai melalui aktivitas pengelompokan gambar makanan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang terjadi pada tubuhmu kalau tidak makan makanan sehat?
  2. Makanan apa yang membuatmu kuat dan tinggi?
  3. Kenapa kita harus makan nasi, sayur, dan buah setiap hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang sarapan tadi pagi? Apa yang kalian makan?' dan mencatat jawaban murid
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar tentang zat gizi dalam makanan dan manfaatnya untuk tubuh kita'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Setelah belajar hari ini, kalian bisa menyebutkan zat gizi dan mengelompokkan makanan sesuai jenisnya'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Kenapa kita harus makan nasi, sayur, dan buah setiap hari? Apa yang terjadi kalau kita hanya makan makanan manis terus?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan gambar atau contoh makanan nyata (nasi, telur, sayur bayam, jeruk, susu) dan meminta murid mengamati dengan seksama
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana tentang 5 zat gizi utama: karbohidrat (zat tenaga dari nasi, jagung, singkong), protein (zat pembangun dari telur, ikan, tempe), vitamin dan mineral (zat pelindung dari sayur dan buah), serta serat (dari sayur dan buah)
  • Guru menjelaskan manfaat setiap zat gizi: karbohidrat memberi energi untuk bergerak dan bermain, protein membuat tubuh tumbuh tinggi dan kuat, vitamin dan mineral melindungi dari penyakit, serta serat membantu pencernaan
  • Guru mengaitkan penjelasan dengan pengalaman sehari-hari murid: 'Kalau kalian merasa lemas saat bermain, itu artinya tubuh butuh zat tenaga dari nasi atau roti'
  • Murid diberi kesempatan bertanya tentang hal yang belum dipahami

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi 5-6 kelompok kecil (4-5 anak per kelompok) secara heterogen
  • Setiap kelompok diberi amplop berisi 15-20 gambar makanan sehari-hari (nasi, roti, ikan, telur, tempe, tahu, bayam, wortel, tomat, apel, pisang, susu, jagung, singkong, kacang hijau)
  • Guru menyiapkan 5 kertas karton besar di lantai dengan label: Zat Tenaga (karbohidrat), Zat Pembangun (protein), Zat Pelindung (vitamin & mineral), Serat, dan Kombinasi
  • Setiap kelompok berdiskusi dan mengelompokkan gambar makanan ke dalam kelompok zat gizi yang sesuai dengan menempelkannya di kertas karton
  • Guru berkeliling memantau kerja kelompok, memberikan bimbingan kepada kelompok yang kesulitan, dan mengajukan pertanyaan penggali: 'Kenapa kamu menaruh telur di kelompok itu? Apa manfaatnya?'
  • Setelah selesai, perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan mereka dan menjelaskan alasannya
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan kepada kelompok yang presentasi
  • Guru memberikan apresiasi dan koreksi jika ada kesalahan pengelompokan, serta memberikan penguatan pada konsep yang benar

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan refleksi bersama
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang zat gizi? Zat gizi mana yang paling penting menurut kalian? Kenapa?'
  • Murid diminta memikirkan menu sarapan atau makan siang mereka tadi dan mengidentifikasi zat gizi apa saja yang ada di dalamnya
  • Guru meminta beberapa murid berbagi: 'Setelah belajar hari ini, apa yang akan kalian lakukan agar tubuh tetap sehat dan kuat?'
  • Guru memberikan penguatan: 'Semua zat gizi penting dan kita butuh semuanya setiap hari. Makanya kita harus makan makanan yang beragam, tidak hanya satu jenis saja'
  • Murid diminta menuliskan atau menggambar satu komitmen sederhana tentang pemilihan makanan sehat di buku catatan mereka

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid secara individual menunjuk 3 makanan dari gambar yang ditampilkan dan menyebutkan termasuk zat gizi apa serta manfaatnya
  • Guru memberikan penguatan materi dengan menyimpulkan: '5 zat gizi utama adalah karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan serat. Semua penting untuk tubuh kita'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru mengingatkan murid untuk memilih makanan sehat setiap hari: 'Ingat ya, pilih makanan yang bersih, segar, dan beragam'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan tantangan tambahan untuk mengidentifikasi makanan yang mengandung kombinasi 2-3 zat gizi sekaligus (misalnya: susu mengandung protein, vitamin, dan mineral). Untuk murid yang lambat, guru fokuskan pada 3 zat gizi utama saja (karbohidrat, protein, vitamin) dengan contoh makanan yang sangat familiar
  • Proses: Murid yang cepat memahami dapat menjadi tutor sebaya dalam kelompoknya dan membantu teman yang kesulitan. Murid yang lambat mendapat bimbingan lebih intensif dari guru saat kegiatan kelompok dan diberi waktu tambahan untuk berpikir sebelum menjawab
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat poster sederhana tentang menu makanan sehat untuk satu hari dengan menunjukkan semua zat gizi. Murid yang lambat cukup menggambar 3-5 makanan favorit mereka dan menuliskan nama zat gizinya

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid tentang sarapan pagi: 'Siapa yang sarapan tadi pagi? Apa yang kalian makan?'
  • Guru mengajukan pertanyaan penggali: 'Menurut kalian, kenapa kita harus makan? Makanan apa yang membuat tubuh kita kuat?'
  • Guru mencatat jawaban murid untuk mengidentifikasi pemahaman awal tentang konsep makanan sehat dan zat gizi

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan mendengarkan penjelasan guru tentang zat gizi (apakah mereka fokus dan bertanya)
  • Penilaian proses saat murid berdiskusi dalam kelompok: keterampilan berkolaborasi, kemampuan mengidentifikasi dan mengelompokkan makanan
  • Tanya jawab spontan selama kegiatan berlangsung untuk mengecek pemahaman: 'Kenapa kamu menaruh ikan di kelompok zat pembangun?'
  • Observasi presentasi kelompok: kejelasan penjelasan dan ketepatan pengelompokan

Akhir:

  • Tes lisan individual: guru menunjukkan 5-6 gambar makanan acak dan meminta setiap murid memilih 3 makanan, menyebutkan termasuk zat gizi apa, dan menjelaskan manfaatnya bagi tubuh
  • Penilaian produk refleksi: guru menilai gambar atau tulisan komitmen murid tentang pemilihan makanan sehat (apakah mencerminkan pemahaman tentang zat gizi)
  • Observasi kemampuan murid menjawab pertanyaan refleksi dan mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok dan aktivitas pengelompokan makanan
  • Tanya jawab selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman konsep zat gizi
  • Penilaian hasil kerja kelompok dalam mengelompokkan gambar makanan

Sumatif:

  • Tes lisan individual: murid diminta menyebutkan 3 makanan dan mengidentifikasi zat gizi serta manfaatnya
  • Penilaian produk: gambar atau tulisan komitmen pemilihan makanan sehat yang dibuat murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menyebutkan zat gizi dan manfaatnyaMurid belum dapat menyebutkan zat gizi atau menyebutkan dengan tidak tepat, dan tidak dapat menjelaskan manfaatnyaMurid dapat menyebutkan 1-2 zat gizi dengan tepat tetapi penjelasan manfaatnya masih kurang jelas atau memerlukan banyak bantuanMurid dapat menyebutkan 3-4 zat gizi dengan tepat dan menjelaskan manfaatnya secara sederhana dengan sedikit bantuanMurid dapat menyebutkan 5 zat gizi (karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serat) dengan tepat dan menjelaskan manfaatnya bagi tubuh secara jelas tanpa bantuan
Kemampuan mengelompokkan makanan sesuai zat giziMurid belum dapat mengelompokkan makanan dengan tepat atau keliru dalam sebagian besar pengelompokanMurid dapat mengelompokkan beberapa makanan (kurang dari 50%) dengan tepat dan masih memerlukan banyak bimbinganMurid dapat mengelompokkan sebagian besar makanan (50-80%) dengan tepat dan dapat menjelaskan alasannya meskipun masih memerlukan sedikit bantuanMurid dapat mengelompokkan hampir semua makanan (lebih dari 80%) dengan tepat dan dapat menjelaskan alasan pengelompokan secara jelas
Kolaborasi dalam kerja kelompokMurid tidak terlibat aktif dalam diskusi kelompok, cenderung bekerja sendiri atau mengganggu temanMurid mulai terlibat dalam diskusi kelompok tetapi partisipasinya masih pasif atau hanya mengikuti pendapat teman lainMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan mendengarkan pendapat teman, meskipun kadang masih perlu diingatkanMurid sangat aktif berdiskusi, memberikan kontribusi ide, mendengarkan dengan baik, dan membantu teman yang kesulitan
Kesadaran akan pentingnya makanan sehat (refleksi)Murid belum menunjukkan kesadaran tentang pentingnya makanan sehat dalam refleksi atau komitmennyaMurid mulai menunjukkan kesadaran tetapi masih umum dan belum dikaitkan dengan konsep zat gizi yang dipelajariMurid menunjukkan kesadaran dengan dapat mengaitkan konsep zat gizi dengan kebiasaan makan sehari-hari dan membuat komitmen sederhanaMurid menunjukkan kesadaran tinggi dengan dapat menjelaskan pentingnya beragam zat gizi, mengidentifikasi makanan sehat di kehidupan sehari-hari, dan membuat komitmen spesifik yang realistis

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami konsep 5 zat gizi utama dan manfaatnya?
  • Apakah aktivitas pengelompokan makanan efektif membantu murid memahami materi?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik perhatian murid?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?
  • Apa yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan dalam pembelajaran berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah tepat?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang zat gizi?
  • Zat gizi mana yang paling penting menurutmu? Kenapa?
  • Apa yang membuatmu senang atau bingung dalam pelajaran hari ini?
  • Makanan apa yang akan kamu pilih untuk makan siang nanti? Zat gizi apa yang ada di dalamnya?
  • Apa yang akan kamu lakukan agar tubuhmu tetap sehat dan kuat?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka halaman 144-149 (Bab 4: Pilih Makanan Sehatmu)
  2. Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka halaman 198-210
  3. Gambar atau contoh makanan nyata: nasi, roti, jagung, singkong, telur, ikan, tempe, tahu, sayur bayam, wortel, tomat, apel, pisang, jeruk, susu
  4. Amplop berisi gambar-gambar makanan untuk setiap kelompok (15-20 gambar per amplop)
  5. Kertas karton besar ukuran A3 atau lebih (5 lembar) dengan label kelompok zat gizi
  6. Lem atau double tape untuk menempel gambar
  7. Spidol warna-warni untuk menulis label

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.