Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Permainan untuk Melatih Kelentukan: Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Permainan untuk Melatih Kelentukan: Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Permainan untuk Melatih Kelentukan: Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang

PJOK - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Permainan untuk Melatih Kelentukan: Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPermainan untuk Melatih Kelentukan: Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan gerak kelentukan tubuh melalui aktivitas Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang secara bertahap dan aman
  2. Murid dapat mengidentifikasi manfaat latihan kelentukan bagi kesehatan dan kebugaran tubuh dalam aktivitas sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa di antara kalian yang bisa menyentuh ujung kaki tanpa menekuk lutut?
  2. Mengapa ular kobra bisa melengkungkan badannya dengan mudah?
  3. Apa yang terjadi jika tubuh kita tidak lentur saat bermain atau berolahraga?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang gerakan meregangkan tubuh
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran dan tujuan yang akan dicapai dengan bahasa sederhana
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan selama 5-7 menit: peregangan leher, lengan, pinggang, dan kaki dengan gerakan ringan dan menyenangkan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep kelentukan tubuh dengan bahasa sederhana: kelentukan adalah kemampuan tubuh untuk menggerakkan sendi sejauh mungkin tanpa rasa sakit
  • Guru menunjukkan gambar atau video singkat tentang gerakan Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang
  • Guru mendemonstrasikan ketiga gerakan secara perlahan sambil menjelaskan bagian tubuh yang bekerja
  • Guru menjelaskan manfaat latihan kelentukan: membuat tubuh lebih luwes, tidak mudah cedera, membantu bergerak lebih cepat, dan memperkuat otot
  • Guru mengaitkan kelentukan dengan aktivitas sehari-hari murid: mengambil barang di bawah meja, bermain, atau berolahraga
  • Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang gerakan yang akan dipraktikkan

Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan memastikan setiap kelompok memiliki matras atau alas empuk
  • Aktivitas 1 - Cium Lutut: Guru memandu murid duduk dengan kaki lurus ke depan, lutut menempel lantai, lalu membungkuk perlahan sambil memegang pergelangan kaki, mencoba menyentuh lutut dengan dahi. Murid melakukan 5-8 repetisi bergantian kaki kanan dan kiri
  • Guru mengingatkan murid untuk membuang napas saat membungkuk dan menghirup napas saat kembali tegak, menciptakan respirasi teratur
  • Aktivitas 2 - Sikap Kobra: Guru memandu murid berbaring tengkurap, meletakkan telapak tangan di samping bahu, lalu perlahan mengangkat dada dan kepala ke atas dengan meluruskan lengan, melengkungkan punggung seperti ular kobra. Tahan 5-10 detik, ulangi 3-5 kali
  • Guru menekankan agar murid melakukan gerakan dengan pelan dan tidak memaksakan tubuh
  • Aktivitas 3 - Sikap Kayang dari Posisi Telentang: Guru memandu murid berbaring telentang, menekuk lutut, meletakkan telapak tangan di samping kepala dengan jari menghadap bahu, lalu mendorong tubuh ke atas membentuk busur. Guru membantu murid yang kesulitan dan memastikan keamanan
  • Guru berkeliling mengamati gerakan murid, memberikan koreksi dan pujian langsung
  • Murid diberi kesempatan mencoba ketiga gerakan secara mandiri dengan pengawasan guru, menciptakan suasana yang menyenangkan dan saling mendukung

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru memandu gerakan pendinginan: menekuk siku di lutut, membungkuk mencium lutut, merangkak sambil memutar pergelangan tangan, duduk bersila sambil mempertemukan telapak kaki, berdiri sambil menekuk lutut
  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: gerakan mana yang paling mudah, mana yang sulit, dan bagaimana perasaan mereka
  • Guru meminta murid menyebutkan bagian tubuh mana yang terasa bekerja saat melakukan ketiga gerakan
  • Guru memandu murid menyimpulkan manfaat latihan kelentukan: tubuh jadi lentur, otot kuat, tidak mudah cedera, dan membantu bergerak lebih lincah
  • Guru mengajak murid merefleksi kapan mereka bisa mempraktikkan gerakan ini di rumah atau sebelum bermain

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan positif atas usaha dan pencapaian murid
  • Guru melakukan asesmen akhir secara lisan dengan menanyakan kembali manfaat latihan kelentukan
  • Guru memberikan tugas ringan: murid diminta mencoba salah satu gerakan di rumah dan menceritakan pengalamannya di pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah terbiasa bergerak aktif diberikan variasi gerakan yang sedikit lebih menantang (menahan posisi lebih lama), sedangkan murid yang kurang aktif diberi modifikasi gerakan yang lebih sederhana (rentang gerak lebih kecil, durasi lebih pendek)
  • Proses: Murid cepat dapat menjadi tutor sebaya membantu teman yang kesulitan, sementara murid lambat diberikan waktu tambahan dan bimbingan individual dari guru. Guru juga menyesuaikan kecepatan demonstrasi dan repetisi sesuai kesiapan murid
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman mereka dengan cara berbeda: mempraktikkan gerakan secara mandiri, menjelaskan manfaat kelentukan dengan kata-kata sendiri, atau menggambar gerakan yang mereka lakukan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid meregangkan tubuh sebelum bermain atau berolahraga
  • Observasi singkat kemampuan awal murid dalam merentangkan atau menekuk tubuh

Proses:

  • Observasi gerakan murid saat mempraktikkan Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang: ketepatan posisi tubuh, keamanan gerakan, dan usaha murid
  • Catatan anekdotal tentang kemajuan murid selama latihan
  • Tanya jawab informal saat murid berlatih untuk mengecek pemahaman mereka tentang gerakan dan manfaatnya

Akhir:

  • Unjuk kerja mandiri: setiap murid mempraktikkan ketiga gerakan di depan guru atau kelompok kecil
  • Tanya jawab lisan: murid menyebutkan manfaat latihan kelentukan untuk kehidupan sehari-hari
  • Refleksi tertulis sederhana atau lisan: murid menceritakan gerakan mana yang paling mereka sukai dan mengapa

Formatif:

  • Observasi selama aktivitas praktik: kesesuaian gerakan dengan teknik yang diajarkan
  • Tanya jawab lisan tentang bagian tubuh yang bekerja dan manfaat gerakan
  • Pengamatan sikap keselamatan dan kehati-hatian murid saat berlatih

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid mempraktikkan ketiga gerakan (Cium Lutut, Sikap Kobra, Sikap Kayang) secara mandiri dengan teknik yang benar
  • Penilaian pemahaman: murid menyebutkan minimal 2 manfaat latihan kelentukan bagi kesehatan tubuh

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Praktik Gerakan Cium LututMurid belum mampu duduk dengan kaki lurus dan kesulitan membungkuk ke arah lututMurid dapat duduk dengan kaki lurus tetapi hanya mampu membungkuk sedikit, belum menyentuh lututMurid dapat membungkuk dengan baik, hampir menyentuh lutut, dan melakukan gerakan dengan amanMurid dapat menyentuh lutut dengan dahi, melakukan gerakan dengan teknik benar, dan menerapkan pernapasan teratur
Praktik Gerakan Sikap KobraMurid kesulitan mengangkat dada dari lantai dan belum dapat melengkungkan punggungMurid dapat mengangkat dada sedikit tetapi lengan belum lurus dan punggung belum melengkung optimalMurid dapat melengkungkan punggung dengan baik, lengan hampir lurus, dan kepala terangkatMurid dapat melakukan sikap kobra dengan teknik sempurna: lengan lurus, punggung melengkung, pandangan ke atas, dan gerakan dilakukan perlahan
Praktik Gerakan Sikap KayangMurid belum mampu mengangkat tubuh membentuk busur dan membutuhkan bantuan penuhMurid dapat mengangkat pinggul sedikit tetapi tubuh belum membentuk busur yang jelasMurid dapat membentuk busur dengan tubuh terangkat, bertumpu pada tangan dan kaki meskipun masih memerlukan sedikit bantuanMurid dapat melakukan sikap kayang mandiri dengan tubuh membentuk busur sempurna, bertumpu kuat pada tangan dan kaki, serta menjaga keseimbangan
Pemahaman Manfaat KelentukanMurid belum dapat menyebutkan manfaat latihan kelentukanMurid dapat menyebutkan 1 manfaat latihan kelentukan dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 2 manfaat latihan kelentukan secara mandiriMurid dapat menyebutkan 3 atau lebih manfaat latihan kelentukan dan mengaitkannya dengan aktivitas sehari-hari
Sikap Keselamatan dan Kehati-hatianMurid melakukan gerakan terburu-buru dan tidak memperhatikan petunjuk keselamatanMurid mulai memperhatikan keselamatan tetapi masih perlu diingatkan guruMurid melakukan gerakan dengan hati-hati, mengikuti petunjuk, dan tidak memaksakan tubuhMurid sangat berhati-hati, melakukan gerakan bertahap, menghormati batas kemampuan tubuh, dan membantu teman dengan aman

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti ketiga gerakan dengan aman dan sesuai kemampuan mereka?
  • Diferensiasi apa yang paling efektif membantu murid dengan tingkat kemampuan berbeda?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan penjelasan manfaat kelentukan agar lebih bermakna bagi murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap aktivitas sudah sesuai, atau perlu penyesuaian di pertemuan mendatang?
  • Murid mana yang memerlukan perhatian khusus atau bimbingan tambahan?

Refleksi Murid:

  • Gerakan mana yang paling mudah kamu lakukan? Mengapa?
  • Gerakan mana yang paling sulit? Apa yang membuatnya sulit?
  • Bagian tubuh mana yang terasa bekerja saat kamu melakukan ketiga gerakan tadi?
  • Apa manfaat latihan kelentukan yang kamu pelajari hari ini?
  • Kapan kamu bisa mempraktikkan gerakan ini lagi di rumah atau saat bermain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka, Bab 3: Sehatkan Badanmu, halaman 119-123
  2. Buku Panduan Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka, halaman 166-170
  3. Video pembelajaran gerakan kelentukan (QR code di buku siswa atau tautan https://buku.kemdikbud.go.id/s/PJOK22)
  4. Matras atau alas empuk untuk praktik gerakan
  5. Gambar atau poster gerakan Cium Lutut, Sikap Kobra, dan Sikap Kayang
  6. Ruang terbuka atau aula yang aman untuk aktivitas fisik
  7. Pakaian olahraga yang longgar dan nyaman untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.