Modul AjarPertemuan 8Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Asesmen Sumatif — Serunya Bermain!

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif — Serunya Bermain!". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Asesmen Sumatif — Serunya Bermain!

PJOK - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif — Serunya Bermain!

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif — Serunya Bermain!
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif dalam bentuk permainan pilihan, murid dapat menunjukkan penerapan perilaku fair play (menghargai, jujur, menaati aturan) secara konsisten dalam aktivitas jasmani dan permainan sederhana.
  2. Melalui asesmen sumatif dalam bentuk permainan pilihan, murid dapat menunjukkan penerapan strategi kolaborasi (menyusun strategi, berkomunikasi efektif, berpartisipasi aktif) bersama tim dalam permainan sederhana.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana caramu membantu teman saat bermain?
  2. Apa yang kamu lakukan saat timmu kalah dalam permainan?
  3. Bagaimana caramu berkomunikasi dengan teman satu tim agar menang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang pernah bermain dengan fair play? Apa artinya fair play?'
  • Guru mengamati respons murid untuk memahami pemahaman awal mereka tentang perilaku fair play dan kolaborasi.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menunjukkan perilaku fair play dan strategi kolaborasi melalui permainan sirkuit.
  • Guru memimpin pemanasan ringan: peregangan statis dan dinamis, berlari di tempat, dan permainan kecil 'Ikuti Gerakanku' (5-7 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan aturan permainan sirkuit yang akan dilakukan sebagai asesmen sumatif: sirkuit terdiri dari beberapa pos dengan aktivitas berbeda (berlari zigzag, melompat ke dalam ban, mengurutkan bola warna, atau Gobak Sodor).
  • Guru mendemonstrasikan satu pos permainan sirkuit sebagai contoh, sambil menekankan perilaku fair play: menghargai teman, bermain jujur, dan menaati aturan.
  • Guru menjelaskan peran kolaborasi dalam permainan: menyusun strategi sederhana, berkomunikasi dengan efektif, dan berpartisipasi aktif dalam tim.
  • Murid dibagi menjadi 4-5 kelompok kecil (3-4 anak per kelompok) secara heterogen berdasarkan hasil asesmen sebelumnya.
  • Setiap kelompok berdiskusi singkat (2-3 menit) untuk merencanakan strategi: siapa melakukan apa, bagaimana berkomunikasi, dan bagaimana saling membantu.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memulai permainan sirkuit. Setiap kelompok melakukan permainan pilihan (sirkuit bola warna atau Gobak Sodor) secara bergiliran.
  • Guru mengobservasi setiap kelompok menggunakan rubrik penilaian: apakah murid menunjukkan sikap menghargai, jujur, menaati aturan, menyusun strategi, berkomunikasi efektif, dan berpartisipasi aktif.
  • Murid menerapkan perilaku fair play dan strategi kolaborasi secara konsisten selama permainan berlangsung (20-25 menit).
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan positif kepada kelompok yang menunjukkan perilaku baik, serta mengingatkan kelompok yang masih perlu bimbingan.
  • Guru mencatat hasil observasi untuk setiap murid menggunakan lembar penilaian yang telah disiapkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah permainan selesai, guru mengumpulkan semua murid dalam formasi duduk melingkar.
  • Guru memfasilitasi refleksi kelompok dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaanmu saat bermain tadi? Apa yang berhasil kalian lakukan sebagai tim? Apa yang masih bisa diperbaiki?'
  • Setiap kelompok diberi kesempatan berbagi pengalaman mereka (1-2 menit per kelompok).
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas usaha mereka dalam menerapkan fair play dan kolaborasi.
  • Murid mengisi lembar refleksi mandiri sederhana (berupa gambar emotikon atau checklist sederhana) tentang perilaku yang mereka tunjukkan hari ini.

Penutup:

  • Guru memimpin pendinginan: peregangan statis dan pernapasan dalam (3-5 menit).
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan kembali: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang bermain bersama teman?'
  • Guru memberikan penguatan positif tentang pentingnya fair play dan kolaborasi dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat bermain.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
  • Murid diminta merapikan peralatan dan kembali ke kelas dengan tertib.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan kemampuan berkembang dapat memilih permainan yang lebih kompleks (Gobak Sodor), sedangkan yang mulai berkembang dapat memilih permainan sirkuit bola warna yang lebih terstruktur.
  • Proses: Untuk murid yang belum berkembang, guru memberikan bimbingan langsung dan pendampingan khusus selama permainan, mengingatkan mereka tentang perilaku fair play. Untuk murid cakap, guru memberikan tantangan tambahan sebagai kapten kelompok yang memimpin strategi tim.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menunjukkan 1-2 indikator fair play dan kolaborasi. Murid yang cakap ditargetkan menunjukkan seluruh indikator secara konsisten dan membantu teman lain.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pemahaman murid terhadap konsep fair play dan kolaborasi menggunakan pertanyaan pemantik.
  • Observasi respons dan antusiasme murid saat guru menjelaskan tujuan pembelajaran.

Proses:

  • Observasi langsung menggunakan lembar observasi selama murid melakukan permainan sirkuit di setiap pos.
  • Umpan balik formatif dari guru kepada setiap kelompok tentang perilaku fair play dan strategi kolaborasi yang ditunjukkan.
  • Catatan anekdotal tentang perilaku spesifik murid selama bermain.

Akhir:

  • Penilaian kinerja menggunakan rubrik dengan 7 indikator: menghargai teman, menghargai lawan, menaati aturan, jujur, menyusun strategi, berkomunikasi efektif, dan berpartisipasi aktif.
  • Lembar refleksi diri sederhana yang diisi murid dengan gambar emotikon atau checklist.
  • Tanya jawab reflektif di akhir pembelajaran untuk mengukur pemahaman murid tentang pentingnya fair play dan kolaborasi.

Formatif:

  • Observasi langsung selama permainan berlangsung menggunakan lembar observasi dengan indikator fair play dan kolaborasi.
  • Umpan balik lisan langsung dari guru kepada murid selama proses permainan.
  • Diskusi kelompok saat tahap refleksi untuk mengetahui pemahaman murid tentang perilaku yang ditunjukkan.

Sumatif:

  • Penilaian kinerja (performance assessment) melalui observasi terstruktur selama permainan sirkuit menggunakan rubrik penilaian dengan indikator: menghargai teman/lawan, jujur, menaati aturan, menyusun strategi, berkomunikasi efektif, dan berpartisipasi aktif.
  • Lembar penilaian diri (self-assessment) sederhana berupa checklist gambar yang diisi murid setelah permainan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menghargai teman dan lawanMurid belum menunjukkan sikap menghargai teman atau lawan, sering mengeluh atau menyalahkan orang lain.Murid mulai menunjukkan sikap menghargai teman atau lawan, namun masih perlu diingatkan.Murid menunjukkan sikap menghargai teman dan lawan secara konsisten tanpa diingatkan.Murid secara konsisten menghargai teman dan lawan, serta membantu teman lain untuk melakukan hal yang sama.
Menaati aturan permainanMurid sering melanggar aturan permainan atau tidak mengikuti instruksi.Murid mulai menaati aturan permainan, namun masih perlu diingatkan.Murid menaati aturan permainan secara konsisten.Murid menaati aturan dengan disiplin tinggi dan mengingatkan teman lain untuk menaati aturan.
Menunjukkan sikap jujurMurid belum menunjukkan sikap jujur saat bermain, seperti curang atau tidak mengakui kesalahan.Murid mulai menunjukkan sikap jujur, namun masih perlu dorongan.Murid bermain dengan jujur dan mengakui kesalahan sendiri.Murid bermain dengan sangat jujur, mengakui kesalahan, dan menjadi teladan kejujuran bagi teman.
Menyusun strategi sederhanaMurid belum mampu menyusun strategi sederhana dan bermain tanpa rencana.Murid mulai mencoba menyusun strategi sederhana dengan bantuan guru atau teman.Murid mampu menyusun strategi sederhana bersama kelompok.Murid mampu memimpin penyusunan strategi kelompok dan menjelaskannya kepada anggota tim.
Berkomunikasi dengan efektifMurid jarang berkomunikasi dengan anggota tim atau komunikasinya tidak jelas.Murid mulai berkomunikasi dengan anggota tim, namun masih kurang jelas atau efektif.Murid berkomunikasi dengan jelas dan efektif kepada anggota tim.Murid berkomunikasi dengan sangat efektif, memastikan semua anggota tim memahami dan terlibat.
Berpartisipasi aktif dalam timMurid pasif dan jarang terlibat dalam aktivitas tim.Murid mulai berpartisipasi, namun masih perlu dorongan atau motivasi.Murid berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam tim.Murid berpartisipasi sangat aktif, memotivasi teman, dan memastikan semua anggota tim terlibat.
Konsistensi penerapan perilakuMurid hanya sesekali menunjukkan perilaku fair play dan kolaborasi.Murid menunjukkan perilaku fair play dan kolaborasi di beberapa momen, namun belum konsisten.Murid menunjukkan perilaku fair play dan kolaborasi secara konsisten sepanjang permainan.Murid menunjukkan perilaku fair play dan kolaborasi secara konsisten, reflektif, dan menjadi role model bagi teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah asesmen sumatif yang saya rancang mampu mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara menyeluruh?
  • Bagaimana respons murid terhadap permainan sirkuit sebagai bentuk asesmen? Apakah mereka antusias dan terlibat aktif?
  • Murid mana yang masih memerlukan bimbingan tambahan dalam menerapkan fair play dan kolaborasi?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan efektif untuk mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pelaksanaan asesmen sumatif di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat bermain tadi bersama teman-teman?
  • Apa yang paling kamu sukai dari permainan hari ini?
  • Apakah kamu sudah bermain dengan jujur dan menghargai teman serta lawan?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik sebagai anggota tim?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki di lain waktu saat bermain bersama teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas II, Kemendikbudristek 2024
  2. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SD/MI Kelas II, Kemendikbudristek 2024
  3. Alat dan bahan: bola kecil warna-warni, gelas plastik, kardus bekas, pembatas lapangan (cone atau kapur), ban bekas, peluit
  4. Lapangan atau halaman sekolah yang aman dan cukup luas
  5. Lembar observasi dan rubrik penilaian
  6. Lembar refleksi diri sederhana untuk murid (gambar emotikon atau checklist)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.