Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Permainan Sederhana: Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Permainan Sederhana: Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 2: Permainan Sederhana: Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif

PJOK - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Permainan Sederhana: Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPermainan Sederhana: Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerapkan kombinasi gerak nonlokomotor, lokomotor, dan manipulatif dalam permainan sederhana
  2. Murid dapat menerapkan sikap menaati aturan permainan dan menghargai teman saat mengikuti permainan sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja gerakan yang bisa kamu lakukan di tempat dan sambil berpindah?
  2. Bagaimana caramu membantu teman saat bermain bersama?
  3. Apa yang harus kamu lakukan agar permainan berjalan dengan adil dan menyenangkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama dipimpin oleh salah satu murid
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang permainan yang pernah dilakukan (diagnostik)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menggabungkan berbagai gerakan dalam permainan sederhana dan belajar bermain dengan sportif
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
  • Guru memimpin pemanasan: peregangan ringan (menekuk, meliuk, mengayun) dan permainan sederhana 'Ikuti Gerakan Gurumu' selama 5 menit

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mendemonstrasikan kombinasi gerak: nonlokomotor (menekuk lutut, meliuk), lokomotor (berjalan, berlari, melompat), dan manipulatif (melempar, menangkap, menendang bola)
  • Murid mengamati demonstrasi guru dengan penuh perhatian
  • Guru menjelaskan nama setiap gerakan dan kapan gerakan itu digunakan dalam permainan
  • Murid mencoba menirukan setiap gerakan secara bertahap: dimulai dari gerakan di tempat (menekuk, meliuk), kemudian berpindah tempat (berjalan, berlari), lalu menggunakan bola (melempar, menangkap)
  • Guru memberikan umpan balik positif dan koreksi ringan pada gerakan murid
  • Guru menjelaskan aturan permainan sederhana yang akan dimainkan dan pentingnya menaati aturan serta menghargai teman

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi 4-5 kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Guru memperkenalkan permainan 'Estafet Kombinasi Gerak': setiap kelompok berbaris, anak pertama berlari zigzag melewati cone, melompat ke dalam ban bekas, menangkap bola dari guru, berjalan di atas garis lurus sambil membawa bola, lalu melempar bola ke keranjang/target, kemudian kembali berlari dan memberikan giliran ke teman berikutnya
  • Guru mendemonstrasikan alur permainan satu kali secara lengkap
  • Setiap kelompok melakukan permainan secara bergiliran, guru berkeliling memberikan pendampingan dan motivasi
  • Murid menerapkan kombinasi gerak nonlokomotor, lokomotor, dan manipulatif dalam permainan
  • Murid saling memberikan semangat kepada teman satu kelompok dan menaati aturan permainan
  • Guru melakukan observasi dan mencatat kemampuan murid dalam melakukan kombinasi gerak dan sikap sportif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar di area yang teduh untuk pendinginan dan refleksi
  • Guru memandu gerakan pendinginan: menarik napas dalam, peregangan ringan, dan relaksasi
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Gerakan apa yang paling mudah/sulit bagimu?', 'Bagaimana perasaanmu saat bermain tadi?', 'Apa yang kamu lakukan untuk membantu temanmu?'
  • Murid berbagi pengalaman dan perasaan mereka secara sukarela
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan sikap sportif yang ditunjukkan
  • Guru menegaskan kembali pentingnya kombinasi gerakan dalam kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai sportivitas

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: kita telah belajar menggabungkan berbagai gerakan dan bermain dengan sportif
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid mendemonstrasikan kombinasi gerak yang dipelajari
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi untuk terus berlatih
  • Guru mengingatkan murid untuk mencuci tangan dan minum air putih setelah berolahraga
  • Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah mahir dapat mencoba variasi gerakan lebih kompleks (berlari lebih cepat, melempar lebih jauh), sedangkan yang masih belajar dapat melakukan gerakan dasar dengan kecepatan yang disesuaikan
  • Proses: Murid yang cepat menguasai dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang membutuhkan bantuan; murid yang memerlukan waktu lebih dapat melakukan pengulangan dengan pendampingan guru
  • Produk: Murid dapat menunjukkan penguasaan melalui cara yang sesuai kemampuan: ada yang dapat melakukan semua gerakan dengan lancar, ada yang masih dalam tahap berlatih namun menunjukkan usaha maksimal dan sikap sportif

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid bermain permainan yang melibatkan berbagai gerakan
  • Observasi informal saat pemanasan untuk melihat kemampuan awal gerak dasar murid

Proses:

  • Observasi sistematis menggunakan catatan anekdot saat murid melakukan permainan estafet kombinasi gerak
  • Pengamatan sikap sportif: menaati aturan, menghargai teman, memberikan semangat, dan menerima hasil permainan dengan lapang dada
  • Dokumentasi foto/video (opsional) untuk portofolio perkembangan gerak murid

Akhir:

  • Unjuk kerja individu: 2-3 murid mendemonstrasikan rangkaian kombinasi gerak yang telah dipelajari
  • Refleksi lisan: murid menjawab pertanyaan tentang gerakan yang dilakukan dan nilai-nilai yang dipelajari
  • Penilaian diri sederhana: murid mengacungkan jempol (sudah bisa), telunjuk (masih belajar), atau kelingking (perlu bantuan) untuk setiap jenis gerakan

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan inti: guru mengamati kemampuan murid melakukan kombinasi gerak dan sikap menaati aturan
  • Tanya jawab selama refleksi untuk mengecek pemahaman murid tentang gerakan dan nilai sportivitas

Sumatif:

  • Unjuk kerja: murid mendemonstrasikan kombinasi gerak nonlokomotor, lokomotor, dan manipulatif dalam permainan estafet
  • Pengamatan sikap: murid menunjukkan sikap menaati aturan dan menghargai teman selama permainan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan ManipulatifMurid belum dapat melakukan kombinasi gerak dengan benar, banyak gerakan yang terlewat atau tidak sesuai instruksiMurid dapat melakukan sebagian kombinasi gerak dengan benar namun masih memerlukan banyak bantuan dan pengulanganMurid dapat melakukan kombinasi gerak dengan benar namun masih perlu perbaikan pada koordinasi atau kecepatanMurid dapat melakukan kombinasi gerak nonlokomotor, lokomotor, dan manipulatif dengan lancar, koordinasi baik, dan sesuai aturan permainan
Sikap Menaati Aturan dan Menghargai TemanMurid belum menaati aturan permainan dan belum menunjukkan sikap menghargai temanMurid mulai berusaha menaati aturan namun masih sering lupa, dan kadang-kadang menunjukkan sikap menghargai temanMurid menaati aturan permainan dengan baik dan menunjukkan sikap menghargai teman dalam sebagian besar situasiMurid konsisten menaati aturan permainan, menghargai teman, memberikan semangat, dan menerima hasil permainan dengan lapang dada

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam permainan? Jika ada yang belum, apa yang bisa saya lakukan?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai? Tahap mana yang perlu penyesuaian?
  • Bagaimana efektivitas diferensiasi yang saya berikan? Apakah murid dengan kebutuhan berbeda dapat belajar dengan optimal?
  • Apakah media dan alat peraga (cone, ban bekas, bola) sudah memadai dan aman?
  • Nilai-nilai karakter apa yang berhasil tertanam dalam pembelajaran hari ini?

Refleksi Murid:

  • Gerakan apa yang paling kamu sukai hari ini? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit bagimu? Bagaimana kamu bisa berlatih lebih baik?
  • Bagaimana perasaanmu saat bermain dengan teman-teman?
  • Apa yang kamu lakukan saat temanmu kesulitan dalam permainan?
  • Apa yang akan kamu lakukan di rumah untuk terus berlatih gerakan ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka (Kemdikbudristek, 2024)
  2. Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka (Kemdikbudristek, 2024)
  3. Alat: cone/pembatas (6-8 buah), ban bekas (4-5 buah), bola plastik/bola karet (4-5 buah), keranjang/target lemparan
  4. Media: peluit, area lapangan/halaman sekolah yang aman
  5. Sumber digital (opsional): video tutorial gerakan dasar untuk referensi guru

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.