MODUL AJAR PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Gerak Manipulatif: Menggiring dan Menendang Bola INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Gerak Manipulatif: Menggiring dan Menendang Bola |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan gerak dasar manipulatif menggiring dan menendang bola menggunakan kaki dengan benar
- Murid dapat mengeksplorasi strategi gerak menggiring dan menendang bola dalam berbagai situasi permainan sederhana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian menendang bola? Bagaimana cara menendang agar bola masuk ke gawang?
- Apa yang kalian rasakan saat menggiring bola? Apakah mudah atau sulit menjaga bola tetap dekat dengan kaki?
- Mengapa kita perlu berlatih menggiring dan menendang bola dengan benar?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan fisik dan mental murid
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menggiring dan menendang bola dengan cara yang benar
- Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah menendang bola? Bagian kaki mana yang kalian gunakan?
- Guru memimpin pemanasan: berlari kecil di tempat, gerakan memutar pergelangan kaki, peregangan otot kaki, dan permainan Simon Says dengan gerakan kaki
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mendemonstrasikan teknik menggiring bola: menggunakan kaki bagian dalam, bola tetap dekat dengan kaki, pandangan ke depan
- Guru menjelaskan mengapa bola harus dekat dengan kaki saat menggiring (agar tidak mudah diambil lawan)
- Guru mendemonstrasikan teknik menendang bola: menggunakan kaki bagian dalam untuk akurasi, kaki tumpu di samping bola, ayunan kaki dari belakang
- Murid mengamati demonstrasi dengan seksama dan diperbolehkan bertanya
- Guru mengajak murid menyebutkan langkah-langkah menggiring dan menendang yang baru saja dilihat
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Kegiatan 1 - Menggiring Bola Melalui Lintasan: Guru menyiapkan lintasan zigzag menggunakan cone atau botol, murid menggiring bola melewati lintasan dengan kontrol yang baik
- Guru mengamati dan memberikan umpan balik langsung: perhatikan posisi bola, jaga jarak bola dengan kaki, pandangan ke depan
- Kegiatan 2 - Menendang Bola ke Target: Guru menempatkan kaleng atau cone sebagai target, murid menendang bola dari jarak 3-5 meter
- Murid berlatih secara bergantian, yang menunggu giliran memberikan semangat kepada teman
- Kegiatan 3 - Kombinasi Menggiring dan Menendang: Murid menggiring bola melalui lintasan pendek, kemudian menendang ke arah target
- Guru memberikan variasi tantangan: ubah pola lintasan, ubah jarak target, tambah kecepatan
- Kegiatan 4 - Permainan Sederhana Bola Masuk: Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 anak), setiap kelompok menggiring bola dan menendang ke area yang ditentukan, kelompok yang paling banyak memasukkan bola ke target dalam waktu tertentu menjadi pemenang
- Guru menekankan pentingnya kerjasama, sportivitas, dan saling membantu dalam permainan
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan melakukan pendinginan ringan (peregangan kaki dan pernapasan)
- Guru memfasilitasi refleksi dengan pertanyaan: Bagaimana perasaan kalian setelah bermain tadi? Apa yang mudah? Apa yang sulit?
- Murid berbagi pengalaman: gerakan mana yang paling kalian sukai? Mengapa?
- Guru mengajak murid menyimpulkan: Apa yang harus diperhatikan saat menggiring bola? Bagaimana cara menendang bola agar tepat sasaran?
- Murid menyampaikan apa yang telah mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka bisa berlatih di rumah
- Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan partisipasi mereka
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan mengamati kemampuan murid dalam menggiring dan menendang bola
- Guru memberikan penguatan positif dan umpan balik konstruktif kepada murid
- Guru menyampaikan pesan moral: pentingnya latihan, kerjasama, dan sportivitas
- Guru memberikan tugas ringan: berlatih menendang bola di rumah bersama keluarga (jika memungkinkan)
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang sudah mahir: tambahkan variasi teknik menggiring (menggunakan kaki bagian luar). Untuk murid yang masih kesulitan: fokus pada satu keterampilan dulu (menggiring saja atau menendang saja) dengan target yang lebih mudah
- Proses: Murid yang cepat dapat mencoba lintasan yang lebih kompleks atau jarak tendangan yang lebih jauh. Murid yang lambat mendapat bimbingan lebih intensif dari guru dan diberi waktu latihan tambahan dengan lintasan yang lebih sederhana
- Produk: Murid yang sudah mahir diminta mendemonstrasikan teknik menggiring dan menendang yang benar kepada teman-teman. Murid yang masih belajar cukup menunjukkan usaha terbaik mereka dalam menggiring dan menendang dengan kontrol dasar
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah menendang bola? Bagian kaki mana yang kalian gunakan? Apakah kalian pernah menggiring bola?
- Observasi awal kemampuan motorik kasar murid saat pemanasan
Proses:- Observasi partisipasi murid dalam setiap kegiatan inti
- Checklist kemampuan: apakah murid dapat menggiring bola dengan kontrol, apakah murid dapat menendang bola ke arah target
- Umpan balik langsung kepada murid untuk perbaikan teknik
- Observasi sikap kerjasama dan sportivitas dalam permainan kelompok
Akhir:- Unjuk kerja individu: menggiring bola melalui 4-5 cone dan menendang ke target kaleng dari jarak 3 meter
- Penilaian menggunakan rubrik dengan 4 level perkembangan
- Refleksi verbal: murid menyampaikan apa yang telah dipelajari dan apa yang masih perlu diperbaiki
Formatif:- Observasi selama kegiatan menggiring bola: apakah bola tetap dekat dengan kaki, apakah murid dapat melewati lintasan
- Observasi selama kegiatan menendang bola: apakah murid menggunakan kaki bagian dalam, apakah tendangan mengarah ke target
- Catatan anekdot: mencatat murid yang menunjukkan kemajuan atau memerlukan bimbingan tambahan
Sumatif:- Unjuk kerja: murid menggiring bola melalui lintasan zigzag dan menendang bola ke target dalam satu rangkaian gerakan
- Penilaian menggunakan rubrik yang mencakup aspek teknik menggiring, teknik menendang, kontrol bola, dan sikap kerjasama
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Teknik Menggiring Bola | Murid belum dapat menggiring bola, bola sering lepas jauh dari kaki, tidak dapat melewati lintasan | Murid dapat menggiring bola tetapi kontrol masih kurang, bola kadang lepas dari kaki, dapat melewati sebagian lintasan dengan bantuan | Murid dapat menggiring bola dengan kontrol yang cukup baik, bola tetap dekat dengan kaki, dapat melewati lintasan meskipun kadang tersendat | Murid dapat menggiring bola dengan kontrol yang baik, bola selalu dekat dengan kaki, dapat melewati lintasan dengan lancar dan cepat | | Teknik Menendang Bola | Murid belum dapat menendang bola dengan benar, tidak menggunakan kaki bagian dalam, bola melenceng jauh dari target | Murid dapat menendang bola tetapi teknik belum tepat, sesekali menggunakan kaki bagian dalam, bola jarang mengenai target | Murid dapat menendang bola dengan teknik yang cukup baik, menggunakan kaki bagian dalam, bola sering mendekati atau mengenai target | Murid dapat menendang bola dengan teknik yang benar, konsisten menggunakan kaki bagian dalam, bola akurat mengenai target | | Eksplorasi Strategi Gerak | Murid belum mencoba strategi berbeda, hanya mengulang satu cara yang sama meskipun tidak berhasil | Murid mulai mencoba cara berbeda setelah diberi arahan guru, tetapi belum mandiri dalam mengeksplorasi | Murid dapat mencoba beberapa cara berbeda dalam menggiring dan menendang, mulai memahami strategi mana yang lebih efektif | Murid aktif mengeksplorasi berbagai strategi gerak, dapat menyesuaikan teknik dengan situasi permainan, dan memilih strategi yang paling efektif | | Sikap Kerjasama dan Sportivitas | Murid tidak mau bekerjasama, sering menyalahkan teman, tidak mengikuti aturan permainan | Murid mulai mau bekerjasama setelah diberi arahan, kadang masih menyalahkan teman, mengikuti sebagian aturan | Murid dapat bekerjasama dengan baik, tidak menyalahkan teman saat ada kesalahan, mengikuti aturan permainan dengan konsisten | Murid aktif bekerjasama, memberikan semangat kepada teman, membantu teman yang kesulitan, dan menjadi contoh sportivitas bagi teman lainnya |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid terlibat aktif dalam pembelajaran? Siapa yang memerlukan perhatian khusus?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap kegiatan sudah tepat? Kegiatan mana yang perlu ditambah atau dikurangi waktunya?
- Apakah lintasan dan target yang disiapkan sesuai dengan kemampuan murid kelas 2?
- Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk murid dengan kemampuan berbeda?
- Bagaimana cara meningkatkan antusiasme dan partisipasi murid di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang menggiring dan menendang bola?
- Gerakan mana yang menurutmu paling mudah? Mana yang paling sulit?
- Bagaimana perasaanmu saat bermain bersama teman-teman?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk menjadi lebih baik dalam menggiring dan menendang bola?
- Apakah kamu senang belajar PJOK hari ini? Mengapa?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Buku Guru PJOK Kelas 2 Kurikulum Merdeka
- Bola sepak ukuran 4 (sesuai usia murid) sejumlah kebutuhan
- Cone atau botol plastik untuk lintasan (minimal 10-15 buah)
- Kaleng bekas atau target penanda untuk sasaran tendangan
- Peluit guru
- Lapangan atau halaman sekolah yang aman dan cukup luas
- Air minum untuk murid
|