Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Promosi Kesehatan Pribadi dan Sosial

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif: Promosi Kesehatan Pribadi dan Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar PJOK Kelas 10: Asesmen Sumatif: Promosi Kesehatan Pribadi dan Sosial

PJOK - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif: Promosi Kesehatan Pribadi dan Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif: Promosi Kesehatan Pribadi dan Sosial
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mempromosikan upaya pencegahan risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak sehat menggunakan berbagai media (poster, video, atau presentasi) berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan.
  2. Murid mampu mendemonstrasikan keterampilan pertolongan pertama sesuai POS dan mempertanggungjawabkan pilihan gaya hidup sehat serta menu bergizi yang telah dirancang sebagai bukti capaian belajar bab Kesehatan Pribadi dan Sosial.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba ada teman yang pingsan di depanmu?
  2. Bagaimana cara kamu menyampaikan pesan kesehatan agar menarik perhatian orang lain?
  3. Mengapa kita perlu tahu cara menolong orang lain yang mengalami serangan jantung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pertemuan dengan salam, menanyakan kabar, dan meminta ketua kelas memimpin doa (dimensi Keimanan).
  • Guru melakukan presensi singkat dan memeriksa kesiapan belajar murid (tes diagnostik lisan: 'Apa yang kalian ingat tentang gaya hidup tidak sehat dan cara mempromosikan kesehatan?').
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: asesmen sumatif untuk menunjukkan kemampuan promosi kesehatan dan keterampilan pertolongan pertama.
  • Guru menjelaskan skenario asesmen: murid akan bergiliran mempresentasikan media promosi dan mendemonstrasikan pertolongan pertama, serta mengingatkan rubrik penilaian yang telah dibagikan sebelumnya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengulas kembali kriteria penilaian sumatif: konten promosi (evaluasi risiko & pencegahan), kreativitas media, ketepatan prosedur pertolongan pertama sesuai POS, serta sikap komunikasi dan tanggung jawab.
  • Murid dipersilakan bertanya jika ada hal yang belum jelas terkait penugasan.
  • Murid menyimak contoh singkat demonstrasi pertolongan pertama (RJP) yang diperagakan guru atau melalui video pendek untuk menyegarkan ingatan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Secara bergiliran (individu atau kelompok kecil sesuai rancangan), murid mempresentasikan media promosi (poster, video, atau slide presentasi) yang telah dibuat, menjelaskan risiko kesehatan gaya hidup tidak sehat serta ajakan pencegahan melalui aktivitas jasmani dan pola makan bergizi.
  • Murid lain menyimak dan mencatat poin penting untuk umpan balik.
  • Setelah presentasi, murid yang sama mendemonstrasikan satu atau dua keterampilan pertolongan pertama (misal: langkah RJP atau penanganan luka berdarah) di depan kelas atau di area yang telah disiapkan, menggunakan alat peraga (manekin, perban).
  • Guru dan teman sejawat memberikan apresiasi dan umpan balik singkat langsung setelah setiap penampilan, fokus pada kejelasan pesan dan kebenaran prosedur.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid melakukan penilaian diri dan penilaian sejawat menggunakan lembar refleksi sederhana: menilai sejauh mana mereka mampu menyampaikan promosi yang meyakinkan dan melakukan pertolongan pertama dengan benar.
  • Murid menuliskan refleksi singkat: 'Apa hal terpenting yang saya pelajari dari kegiatan ini?' dan 'Keterampilan apa yang masih perlu saya tingkatkan?'
  • Guru memimpin diskusi singkat: mengajak murid berbagi perasaan saat mempromosikan kesehatan dan melakukan P3K, serta menghubungkannya dengan tanggung jawab terhadap kesehatan diri dan lingkungan (kesadaran).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap capaian keseluruhan dan menyoroti contoh baik dari beberapa penampilan.
  • Guru mengumumkan hasil asesmen sumatif berdasarkan rubrik dan memberikan catatan kemajuan.
  • Murid diminta mengumpulkan produk media promosi dan lembar refleksi untuk dokumentasi.
  • Guru menawarkan sesi tanya jawab singkat dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya.
  • Pertemuan ditutup dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan tambahan bahan bacaan atau video tutorial bagi murid yang masih membutuhkan penguatan konsep promosi kesehatan atau langkah P3K.
  • Proses: Murid diperbolehkan bekerja secara individu atau berpasangan sesuai kenyamanan; untuk demonstrasi P3K, murid yang kurang percaya diri dapat dibantu oleh teman atau guru.
  • Produk: Murid bebas memilih media promosi (poster, video, atau presentasi) dan jenis keterampilan pertolongan pertama yang akan didemonstrasikan (minimal satu prosedur wajib) sesuai minat dan kemampuannya.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan singkat: 'Sebutkan satu risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak aktif dan satu langkah mencegahnya!' serta 'Tunjukkan posisi tangan yang benar saat melakukan kompresi dada pada RJP!'

Proses:

  • Mengamati kemampuan murid menjelaskan konten promosi, menjawab pertanyaan teman, dan menggunakan media saat presentasi (asesmen for learning).
  • Merekam ketepatan prosedur pertolongan pertama sesuai POS melalui ceklist observasi (asesmen as learning).

Akhir:

  • Rubrik penilaian sumatif untuk produk promosi (poster/video/presentasi) dan demonstrasi P3K yang mencakup konten, kreativitas, keterampilan, dan komunikasi.
  • Lembar refleksi diri yang diisi murid sebagai bagian dari nilai sikap tanggung jawab.

Formatif:

  • Observasi partisipasi saat presentasi dan tanya jawab
  • Penilaian sejawat menggunakan lembar ceklist sederhana

Sumatif:

  • Penilaian produk promosi kesehatan menggunakan rubrik
  • Penilaian demonstrasi keterampilan pertolongan pertama menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Konten Promosi Risiko dan PencegahanInformasi tidak jelas, tidak menyebutkan risiko kesehatan spesifik atau upaya pencegahannya.Menyebutkan satu-dua risiko kesehatan tetapi belum terhubung dengan aktivitas jasmani atau pola makan, data kurang akurat.Mencakup tiga risiko utama (misal obesitas, penyakit jantung, diabetes) disertai penjelasan dampak gaya hidup tidak sehat dan usulan pencegahan yang relevan.Analisis risiko mendalam, pencegahan spesifik berbasis data/sumber terpercaya, mengaitkan dengan kebutuhan aktivitas jasmani dan gizi secara meyakinkan.
Kreativitas dan Kualitas Media PromosiMedia tidak menarik, tanpa elemen visual yang mendukung, pesan sulit dipahami.Ada upaya merancang visual tetapi masih minim, pesan kurang terstruktur.Media cukup menarik, tata letak/bentuk membantu penyampaian pesan, jelas dan mudah diikuti.Media sangat kreatif, estetis, inovatif, dan efektif menggugah kesadaran penonton (misal video dengan narasi kuat, poster infografis eye-catching).
Keterampilan Demonstrasi Pertolongan Pertama (Sesuai POS)Tidak dapat mempraktikkan prosedur, atau melakukan dengan banyak kesalahan fatal yang membahayakan.Melakukan beberapa langkah dengan benar namun masih ragu, urutan tidak lengkap, atau teknik perlu perbaikan.Melakukan sebagian besar langkah dengan urutan dan teknik yang benar, dapat menjelaskan alasan prosedur, cukup percaya diri.Langkah sempurna, tepat, percaya diri, sesuai POS, disertai kemampuan menjelaskan kapan dan mengapa prosedur itu penting, serta mampu beradaptasi pada skenario berbeda.
Sikap Komunikasi dan Tanggung JawabPasif, tidak mampu menjelaskan, gugup berlebihan, tidak menunjukkan tanggung jawab atas pilihan gaya hidup sehat.Berbicara dengan terbata, hanya membaca teks, kurang meyakinkan, tanggung jawab belum tampak.Komunikatif, mampu menjelaskan promosi dengan tenang, menunjukkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan bertanggung jawab atas pilihan yang dirancang.Sangat meyakinkan, interaktif, mampu menjawab pertanyaan dengan lugas, menunjukkan komitmen pribadi terhadap gaya hidup sehat dan menginspirasi orang lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mencapai TP yang ditetapkan? Indikator apa yang menunjukkan keberhasilan?
  • Bagaimana efektivitas asesmen sumatif dalam mengukur kemampuan promosi dan P3K? Adakah penyesuaian yang diperlukan?
  • Apa kendala yang muncul selama pelaksanaan dan bagaimana solusi untuk pertemuan serupa di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling berkesan dari kegiatan mempromosikan kesehatan dan mendemonstrasikan pertolongan pertama hari ini?
  • Bagaimana perasaanku saat menyampaikan promosi kepada teman-teman? Apakah aku sudah percaya diri dan jelas?
  • Keterampilan pertolongan pertama apa yang masih perlu kutingkatkan? Rencana apa yang akan kulakukan untuk memperbaikinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa PJOK Kelas X (Edisi Revisi, Kemendikbudristek 2023)
  2. Buku Guru PJOK Kelas X (Kemendikbudristek)
  3. Manekin RJP, AED trainer (jika tersedia), perban, dan alat peraga P3K lainnya
  4. Laptop, proyektor, speaker untuk presentasi dan pemutaran video
  5. Contoh poster/video promosi kesehatan hasil karya murid tahun lalu sebagai inspirasi
  6. Video tutorial resusitasi jantung dari sumber tepercaya (misal AHA atau PMI)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.