MODUL AJAR PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif: Demonstrasi dan Evaluasi Perilaku Etis dalam Olahraga INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | PJOK |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Demonstrasi dan Evaluasi Perilaku Etis dalam Olahraga |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid mampu mendemonstrasikan perilaku fair play dan partisipasi yang setara secara terpadu dalam simulasi aktivitas jasmani sebagai bukti ketercapaian kompetensi perilaku etis dalam olahraga.
- Murid mampu merefleksikan dan mempresentasikan evaluasi diri mengenai perkembangan perilaku etis, fair play, dan kontribusi dalam kerja tim sepanjang pembelajaran bab ini sebagai bagian dari asesmen sumatif.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | ✓ | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Mengapa perilaku etis dan fair play sangat penting untuk diterapkan dalam setiap pertandingan olahraga?
- Bagaimana cara kamu mengevaluasi diri sendiri terkait kontribusi dan perilaku etis yang telah kamu tunjukkan dalam kerja tim selama ini?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran murid.
- Guru menanyakan kondisi kesehatan murid dan memastikan semua siap mengikuti aktivitas fisik.
- Guru melakukan asesmen awal menggunakan metode self-check (periksa diri) secara lisan mengenai pemahaman etika olahraga dan kesiapan melakukan asesmen sumatif.
- Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran yang fokus pada demonstrasi fair play (praktik) dan presentasi evaluasi diri (refleksi) sebagai asesmen sumatif Bab 5.
- Guru menjelaskan skenario simulasi aktivitas jasmani yang akan dilakukan dan kriteria penilaian sumatif.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid duduk melingkar dan secara bergantian menyampaikan secara singkat pemahaman esensial mereka tentang pentingnya kesetaraan, fair play, dan perilaku etis berdasarkan pengalaman belajar di pertemuan sebelumnya.
- Guru memberikan penguatan singkat tentang bagaimana perilaku etis memengaruhi atmosfer pertandingan dan capaian kelompok.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid dibagi ke dalam beberapa tim yang seimbang untuk melakukan simulasi aktivitas jasmani (misalnya permainan invasi atau net yang dimodifikasi).
- Selama simulasi berlangsung, murid secara aktif mendemonstrasikan perilaku fair play, menghargai keputusan wasit (yang diperankan bergantian oleh siswa), dan memastikan partisipasi yang setara bagi seluruh anggota tim.
- Guru bertindak sebagai fasilitator dan observer, mencatat insiden kritis terkait perilaku etis, kolaborasi, dan pengambilan keputusan menggunakan lembar observasi sumatif.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah simulasi selesai, murid melakukan pendinginan dan kembali berkumpul.
- Murid mengisi lembar evaluasi diri secara mandiri mengenai perkembangan perilaku etis, penerapan fair play, dan kontribusi mereka dalam kerja tim selama bab ini.
- Murid mempresentasikan hasil refleksi dan evaluasi diri mereka di hadapan kelompok kecil atau kelas, menceritakan tantangan yang dihadapi dan strategi perbaikan di masa depan.
- Rekan sejawat dan guru memberikan umpan balik yang konstruktif dan saling memuliakan.
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas kejujuran, sportivitas, dan keberanian murid dalam mendemonstrasikan fair play serta mempresentasikan evaluasi diri.
- Guru menyampaikan tindak lanjut: bagi yang sudah mencapai tujuan akan diberikan tugas pengayaan (menganalisis kerangka Figueroa atau menyusun kode etik), sedangkan yang belum akan mendapat pendampingan tutor sebaya.
- Murid dan guru menyimpulkan pembelajaran secara keseluruhan pada Bab 5.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Guru menyediakan berbagai format lembar evaluasi diri (tertulis, panduan lisan, atau peta pikiran) sesuai dengan gaya belajar murid.
- Proses: Murid yang membutuhkan bantuan dalam simulasi gerak diberikan peran strategis yang tetap menuntut pengambilan keputusan etis (misalnya sebagai wasit atau pengatur strategi), sementara yang mahir memimpin dinamika tim di lapangan.
- Produk: Presentasi refleksi dapat dilakukan secara lisan langsung, melalui jurnal tertulis, atau rekaman audio/video singkat sesuai kenyamanan dan minat murid.
ASESMENAwal:- Self-check lisan: 'Apakah kamu sudah memahami cara menunjukkan perilaku fair play dalam situasi tertinggal skor?', 'Apakah kamu siap mengevaluasi kontribusimu dalam tim secara jujur?'
Proses:- Observasi keterlibatan aktif, pengambilan keputusan, dan respons emosional murid saat simulasi pertandingan berlangsung.
Akhir:- Rubrik penilaian sumatif yang mencakup dua aspek utama: (1) Demonstrasi perilaku fair play dan kesetaraan di lapangan, (2) Kedalaman refleksi dan kejelasan presentasi evaluasi diri.
Formatif:- Observasi guru selama tahap Memahami dan diskusi awal.
- Penilaian sejawat (peer assessment) berupa umpan balik saat presentasi refleksi.
Sumatif:- Penilaian unjuk kerja (demonstrasi fair play dalam simulasi aktivitas jasmani).
- Penilaian presentasi dan dokumen evaluasi diri (refleksi perilaku etis dan kontribusi tim).
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Demonstrasi Fair Play dan Kesetaraan | Belum mampu menunjukkan perilaku fair play, sering melanggar aturan, dan mendominasi permainan tanpa memberikan kesempatan pada rekan setim. | Mulai menunjukkan perilaku fair play namun masih perlu diingatkan, kadang-kadang memberikan kesempatan berpartisipasi kepada rekan setim. | Mampu mendemonstrasikan fair play, menghargai keputusan wasit, dan secara aktif mendorong partisipasi yang setara dari seluruh anggota tim secara konsisten. | Sangat konsisten mendemonstrasikan fair play, menjadi teladan/pemimpin dalam menjaga etika olahraga, dan mampu menengahi konflik di lapangan dengan bijak. | | Refleksi dan Evaluasi Diri | Belum mampu mengidentifikasi perilaku etis diri sendiri dan tidak dapat menjelaskan kontribusinya dalam kerja tim. | Mampu menyebutkan perilaku etis secara umum, namun evaluasi diri masih dangkal dan belum mengaitkan dengan pengalaman nyata selama simulasi. | Mampu merefleksikan dan mengevaluasi perilaku etis, fair play, serta kontribusi diri dalam tim dengan jujur, disertai contoh konkret dari pengalaman belajar. | Mampu melakukan refleksi mendalam, menganalisis dampak perilakunya terhadap capaian kelompok, dan menyusun strategi perbaikan diri yang sangat jelas untuk masa depan. | | Keterampilan Komunikasi (Presentasi) | Menyampaikan hasil refleksi dengan tidak jelas, sulit dipahami, dan tidak ada kontak mata. | Menyampaikan hasil refleksi dengan cukup jelas meski masih terbata-bata dan kurang percaya diri. | Menyampaikan hasil refleksi dengan jelas, terstruktur, percaya diri, dan mampu merespons umpan balik dengan baik. | Menyampaikan hasil refleksi dengan sangat artikulatif, inspiratif, mampu memikat perhatian audiens, dan sangat terbuka terhadap umpan balik. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah simulasi aktivitas jasmani yang dirancang berhasil memunculkan situasi yang menuntut pengambilan keputusan etis dan fair play?
- Bagaimana kualitas refleksi murid? Apakah mereka sudah jujur dan mendalam dalam mengevaluasi diri?
- Tindakan apa yang perlu saya lakukan untuk murid yang masih berada di tahap 'Belum Berkembang' dalam aspek perilaku etis?
Refleksi Murid:- Momen apa dalam simulasi tadi yang paling menguji kesabaran dan sportivitasmu?
- Bagaimana perasaanmu ketika berhasil menerapkan fair play meskipun timmu sedang dalam posisi kalah?
- Apa satu hal spesifik yang ingin kamu perbaiki terkait perilakumu saat berolahraga bersama orang lain di masa depan?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X
- Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X
- Alat olahraga sesuai simulasi (bola, net, peluit, rompi tim)
- Lembar kerja evaluasi diri dan rubrik penilaian
- Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) versi Deep Learning
|